
Bab 222 Tembok Raksasa Xianjiang
Long Fai saat ini sungguh gugup. Melihat Gou Peng sangat menyembah kepada dirinya sungguh khusyuk.
“Hahaha biarkan aku memeluk kaki kamu lebih lama ini adalah kehormatan bagi aku hahaha..” Gou Peng masih tertawa sambil menatap ke arah lantai penuh dengan pemujaan.
“Ini..” Long Fai masih bingung bahkan sedikit canggung.
Di samping Yun Che dia hanya mengangkat bahu sepertinya tidak peduli dengan apa yang dia lihat sekarang di depannya. Mungkin peristiwa ini adalah peristiwa yang wajar karena Gou Peng baru pertama melihat bentuk rupa asli dari penguasa Xiandi.
Di sisi Long Fai karena merasa canggung dan tidak nyaman akhirnya dia berinisiatif untuk meraih punggung Gou Peng untuk berdiri secepatnya. Bahkan dia melihat di sekitarnya banyak penduduk dari wilayah naga Azhure maupun dari wilayah kerajaan Timur, sekarang menatap ke arah dirinya dengan ingin tahu.
Keinginantahuan penduduk Xianjiang hanya sebentar, ketika penduduk itu mendengar bahwa pemuda yang sedang dipeluk kakinya oleh Gubernur Gou Peng berkata bahwa pemuda itu penguasa Xiandi.
Sontak seketika penduduk naga Azhure yang mendengarnya langsung heboh bahkan seketika mata penduduk menatap ke arah Long Fai dengan bercahaya dan ada Jejak memuja.
Di samping itu penduduk asli dari kerajaan Timur menatap ke arah Long Fai dengan ingin tahu seseolah penduduk asli kerajaan Timur yang tinggal di situ sedikit ada rasa takut kepada Long Fai.
Dia hanya takut jika raja yang sekarang yang di kadang-kadang bernama Long Fai tidak jauh berbeda dengan Raja kerajaan timur yang jahat.
Namun seketika, ketika penduduk asli dari kerajaan timur melihat bahwa raja Xiandi itu sepertinya darmawan dan baik hati sehingga dia tanpa sengaja ingin tahu kepada penduduk negara suruh saling bertanya-tanya.
Sontak setelah mendengar penjelasan dari penduduk naga Azhure bahwa Raja Xiandi adalah raja yang sangat baik berbeda dengan raja pada umumnya yang rata-rata serakah dan tamak menindas yang lemah.
karena menurut rumor bahwa Raja yang sekarang adalah raja yang baik hati seketika semua penduduk yang berada di situ khususnya penduduk asli dari kerajaan Timur langsung berlutut.
“Tuan Xiandi tolong berkati kami jika raja memberkati kami maka kami akan sujud setia kepada raja selama-lamanya.”
Semua penduduk di situ, semuanya sedang berlutut kusuk seseolah sedang meminta bantuan kepada dirinya bahkan ada yang menangis bersedu-sedu dengan pakaian caompang-camping, seperti pengemis.
Rata-rata penduduk kerajaan Timur yang masih menetap di sini adalah penduduk yang rata-rata tidak memiliki basis kultivasi bahkan jika ada yang memiliki basis kultivasi itu tidaklah tinggi sehingga percuma saja jika dia pergi melarikan diri dari jajahan Raja Naga Azhure itu tidak ada gunanya.
Tentu saja Long Fai yang melihatnya sangatlah sedih, penduduk ini sepertinya ditakdirkan untuk menjadi bagiannya. Sehingga dia membuat pose seperti raja yang berbudi luhur langsung berkata sangat sopan namun sedikit keras.
“Wahai pendudukku yang tercinta sekarang karena wilayah ini menjadi bagian dari Raja ini maka kalian juga menjadi penduduk negara Azhure yang harus diprioritaskan keselamatannya. kalian tidak perlu risau dengan raja ini, kalian akan hidup selamat sentosa bahkan mencapai kebahagiaan yang belum kamu rasakan.”
Bukan hanya penduduk di sekitar sini melainkan penduduk yang masih tersebar di wilayah Xianjiang, dia memerintahkan prajurit untuk menelusuri setiap pelosok untuk memberikan satu set baju yang sangat layak. Bahkan dari prajurit itu melaporkan bahwa ada sejumlah rumah keluarga besar yang melarikan diri dan sekarang rumah itu sepertinya kosong.
Rumah itu digunakan untuk penduduk yang tidak memiliki rumah dan ditinggali.
Setelah berapa lama Long Fai memberikan satu set baju identitas negaranya, akhirnya semua penduduk itu sangat berterima kasih bahkan penduduk itu yang memakai baju yang diberikan oleh Long Fai sepertinya, memiliki kekuatan yang misterius memasuki ke dalam sel-selnya.
Karena efek dari baju tersebut akhirnya semua penduduk langsung menjadi semangat dan darahnya mendidih.
Bukan hanya itu saja setelah membagikan satu set baju para prajurit dan para penduduk yang sukarela membantu langsung mendirikan Banten untuk perbatasan dari kerajaan Timur dan provinsi Xianjiang.
Walaupun tembok itu tidak ada gunanya karena rata-rata prajurit bisa terbang tapi tembok itu adalah tembok pembatas wilayah dan dibandingkan dengan tembok Cina raksasa, tembok yang sekarang Long Fai dibuat setidaknya lebih tebal dan lebih kokoh.
Karena yang membuat tembok adalah seseorang cultivator kecepatan membuat tembok itu sungguh mencengangkan. setiap 100 meter dari tembok itu ditancapkan bendera naga Azhure dan patung Long Fai.
Setiap patung didirikan di sebelahnya persis ada kastil Tiongkok kuno yang berdiri sangat megah itu bertujuan agar prajurit yang berjaga-jaga di situ, bisa beristirahat dengan sangat nyaman.
Bahkan bukan hanya itu saja karena barang-barang yang diproduksi oleh naga Azhure, menyebabkan kerusuhan atau mengguncangkan dunia akhirnya dia membatasi tidak ada tumbuhan kelas peri yang liar di wilayah Xianjiang.
Tapi, bukan berarti wilayah Xianjiang tidak ada tumbuhan atau barang-barang kelas peri, di setiap daerah ada pertanian yang dikhususkan untuk menanam tumbuh-tumbuhan kualitas terbaik bahkan wilayah Xianjiang membuat irigasi air untuk dialirkan ke pertanian tersebut.
Sudah 4 hari berlalu Long Fai yang sedang di wilayah Xianjiang akhirnya melihat proyek maha dahsyat yang dilakukan olehnya. Saluran irigasi yang menghubungkan dari timur ke tengah wilayah Xianjiang yang tidaklah singkat tapi, lumayan jauh. Namun karena ini adalah dunia cultivator yang mustahil tidak akan menjadi mustahil dalam 5 hari mendatang sudah hampir sempurna.
Long Fai setelah melihatnya dia berdecak kagum jika proyek ini dilakukan di bumi mungkin saja akan mencapai guinness rekor dunia dengan pembangunan yang maha dahsyat yang sangat singkat.
Bahkan negara Tiongkok yang digadang-gadangkan memiliki pembangunan yang sangat cepat, akan kalah dengan kecepatan pembangunan yang dilakukan oleh penduduk naga Azhure.
Setelah itu Long Fai melirik ke arah Gou Peng: “Paman Kamu adalah gubernur yang menjaga wilayah Xianjiang. Aku harap kamu bisa menjaga amanah ini.”
“Akan kuserahkan kepadamu paman, Jika ada yang berani mengusik wilayah Xianjiang ku ini, maka Paman harus bertindak sigap. Paman aku harap saling bekerja sama terima kasih.”
Gou Peng yang sedang di sebelahnya langsung menjadi kusuk dia membalas perkataan Long Fai seperti ini: “Yang mulia raja, kamu tidak perlu khawatir. Paman ini akan sekuat tenaga mempertahankan wilayah yang baru ini kita kuasai tidak akan pernah lepas lagi bahkan Raja Timur tidak akan bisa mengambilnya lagi aku akan mengerahkan seluruh kekuatanku untuk mempertahankannya.”
“Baik.. baik mohon bantuannya paman..”