Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Sangat Mudah Membunuh


Bab 470 Sangat Mudah Membunuh


“Apa yang kamu lakukan denganku,” ucap Dai Mubai sungguh sangat serius sambil menghirup nafas secara martabat.


“Apa yang aku lakukan? Tentu saja aku hanya ingin memberi pelajaran kepadamu karena berani sekali mempunyai niat untuk mencelakai ketika muridku,” balas Long Fai tanpa sedikit rasa takut.


“Huhh! Kamu sungguh sangat sombong! Pahami bagaimana status kamu dan aku, kesenjangannya sungguh sangat luar biasa lebih baik kamu menyerah dan ketika murid itu akan aku sandra untuk dijadikan murid seutuhnya.” Dai Mubai menginstruksi.


Long Fai mengacungkan jari tengahnya dan seketika sosoknya menghilang sudah di hadapan Dai Mubai langsung mencekik lehernya.


"Engah!"


“Pahami apa yang akan kukatakan kepadamu dasar tua bangka, kamu adalah semut kerajaanmu adalah rumah semut dibandingkan dengan aku itu hanya bisa diinjak-injak harga dirimu pahami apa yang aku katakan!” Long Fai langsung meremass leher Dai Mubai seketika langsung hancur dan mengucapkan darah sehingga membasahi baju Oscar dan Bibi Dong.


“Ahhh raja Dai Mubai meninggal!” Seketika Shi Yang langsung berteriak untuk mengantisipasinya seluruh tubuhnya mengeluarkan asap hitam dan berubah menjadi beberapa bentuk ekor yang sangat runcing untuk menusuk-nusuk tubuh Long Fai.


"Swosh!"


Serangan asap hitam itu sungguh sangat cepat. Akan tetapi setelah langsung dilirik oleh Long Fai, tiba-tiba asap hitam tebal itu langsung hancur tersebar ke semua arah.


“Sekarang giliran kamu wahai mata satanic!” Long Fai meraung kearah Shi Yang langsung menggunakan dua jarinya untuk memotong leher Shi Yang.


"Ahhh!"


Shi Yang sungguh ketakutan sampai ingin kencing di tempat. Dia mundur beberapa langkah akan tetapi kecepatan serangan Long Fai langsung membuat lehernya terputus dari badannya.


"Ahhh!"


"Sring!"


Walaupun darah bercacaran di mana-mana, tetapi baju yang dikenakan oleh Long Fai tidak mengalami terkena darah.


Untuk menggambarkan jubah sarjana yang digunakan oleh Long Fai, adalah jubah versi dari Doctor Strange.


Long Fai melirik ke arah Oscar dan berkata: “Walaupun kamu belum membuat tindakan untuk mencelakai ketiga muridku tetapi kamu juga memiliki niat yang tidak baik. Maka aku akan membuat hukuman kepadamu yang sangat ringan.”


Seketika, Long Fai menggunakan keterampilan artefak lantai 4 langsung di atas langit dari kekosongan itu muncul lah beberapa rantai langsung mengikat Oscar langsung ditarik sehingga langsung hilang dari pandangan Bibi Dong.


Oscar hanya diberikan hukuman tidak bisa melihat cahaya hanya mendekam di kegelapan selama 10 tahun.


Setelah membereskan kedua raja yang sangat jahat, Long Fai melirik ke arah Bibi Dong.


“Kamu wanita yang beruntung, karena aku sudah membasmi Dai Mubai sehingga mungkin saja perasaanmu sudah sedikit tenang karena tidak ada pengganggu seperti dia di dalam hidupmu.”


Ketika sedang berkata, tiba-tiba ada murid dari Dai Mubai langsung mencoba membunuh Long Fai. Walaupun dia memiliki kecantikan yang sangat mempesona, hanya sekali melirik saja wanita itu langsung meledak menjadi kabut darah.


“Maaf wanita cantik, aku sengaja membunuhmu.”


Kemudian Long Fai tiba-tiba menghilang di udara tipis sehingga Bibi Dong langsung tersesat sejenak. Dia sungguh sangat terkejut setelah melihat Bagaimana cara raja Long membunuh penguasa yang memiliki peringkat tinggi begitu sangat mudah.


Bahkan, dia sudah memastikan ketika Long Fai membunuh beberapa Raja itu, ada banyak darah yang berceceran. Akan tetapi, setelah menghilangnya jejak Long Fai ruangan ini menjadi sangat bersih dan sepertinya pembunuhan yang dirinya dilihat hanyalah ilusi.


Namun, sosok Dai Mubai dan Shi Yang sudah menghilang entah ke mana sehingga dirinya merasa sangat aneh dengan tindakan yang dilakukan Long Fai.


Sementara itu, Yang Chen dan dua lainnya melihat raja Shi Yang dan kedua raja lainya sepertinya sudah menghilang di udara tipis. Mungkin saja, tindakan itu adalah tindakan yang dilakukan oleh Long Fai.


“Hmmm mungkin mereka sudah dilenyapkan oleh Tuan kita,” kata Xia Wanying.


Alhasil mereka bertiga keluar dari ruangan megah itu dan meninggalkan Bibi Dong yang sedang menatap linglung ke arah seluruh ruangan.


“Hmm Raja Long Fai sungguh tidak terduga. Secepatnya aku harus berkunjung ke kerajaan yang misterius itu. Mungkin saja dia adalah kerajaan kuno yang baru bangun belum lama ini.” Bibi Dong sungguh sangat serius kemudian langsung meninggalkan ruangan ini sambil diikuti beberapa punggawa.


Untuk kematian dari Shi Yang dan Dai Mubai dia tidak peduli sama sekali sehingga untuk dirinya menaiki peringkat lebih tinggi lagi akan bisa dipenuhi setelah dua raja itu sudah gugur.


Tentu saja, mungkin Bibi Dong akan melakukan invasi kepada wilayah Sherk dan Wilayah Dai Mubai. Dia percaya dengan kecantikannya bisa merebut para penduduk kedua wilayah itu.


Sementara itu, Ji Yao yang sedang duduk di sebuah peron yang sudah disediakan, tiba-tiba menemukan bahwa ada Yan Dongliu sepertinya mendekati.


“Hmmm aku melihat mu secara seksama, menemukan bahwa kamu wanita yang sangat cantik. Aku melihat wajahmu pertama kali langsung jatuh cinta. Aku datang mendekatimu hanya ingin mengenalmu lebih dalam.” Yan Dongliu sungguh sangat sopan agar dipandang oleh Ji Yao tidak menjadi menyebalkan.


Akan tetapi Ji Yao yang sudah menjadi budak cinta dari Long Fai, melihat tindakan Yan Dongliu seketika langsung ingin muntah darah sehingga tanpa berlama-lama langsung mengatakan dengan tidak sopan. “Menyingkirlah dari hadapan ku,”


Sontak Yan Dongliu langsung kaget sehingga raut wajahnya seperti tidak sedap dipandang langsung berkata dengan ingin tahu.


“Aku datang untuk mengenalmu lebih dalam, kenapa kamu membalas niat baikku dengan tidak sopan?” kata Yan Dongliu ingin tahu.


“Maaf aku tidak tertarik denganmu bahkan untuk melihat dalam Bagaimana perlakuanmu aku tidak tertarik,” kata Ji Yao tanpa melirik sedikitpun ke arah Yan Dongliu.


Yan Dongliu sungguh sangat marah langsung ingin mencekik leher Ji Yao. Alhasil, hanya lambaian tangan saja sosok Yan Dongliu langsung terhempas menjauh dari Ji Yao sampai langsung mengalami cedera yang sangat luar biasa akibat satu lampion dari wanita yang menurut dirinya begitu lemah.


‘Sial! Apakah kerajaan Naga Azhure semuanya adalah monster! Kenpa kesenjangannya begitu sangat besar. Ahh Bajingan!’ Yan Dongliu berteriak di dalam hatinya karena tidak puas setelah dipermalukan semua hadapan dari kerajaan yang ikut berpartisipasi pertarungan antar kerajaan.


Bahkan, tidak dipungkiri senja raja hanya bisa menggelengkan kepalanya kepada Yan Dongliu. Karena menganggap Yan Dongliu sungguh sangat serakah.


“Kamu wanita jalangg beraninya mempermalukan aku di depan umum.” Yan Dongliu menggertakkan giginya.


“Aku tidak peduli, aku tidak tertarik melihat mu dan berhadapan dengan mu.” Ji Yao langsung menutup mata dan tidak ingin melihat wajah Yan Dongliu yang sangat memuakkan.