Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Konflik Tak Terelakan (2)


Bab 195 Konflik Tak Terelakan (2)


Gu Qinseng mundur selusin langkah sambil meneteskan darah terus menerus dari mulutnya.


kemudian dia menatap ke arah Long Fai yang sedang menetap dirinya dengan sangat menghina.


“Kamu bedebah sialan beratnya sekali kepada gubernur ini Apakah kamu ingin mati hah kedepan kamu Long Fai...!” dirinya Gu Qinseng sangat malu dipermalukan terus-menerus sama pemuda laknat itu.


Bahkan dirinya seperti menelan ludah sendiri karena sebelum konflik dimulai, dia terus menghina dengan alasan anda adalah manusia biasa yang tidak bisa bermotivasi, jadi sepatunya meninggalkan sang ratu ini.


Tapi setelah dia mempermalukan Long Fai dia tidak menuai hasil, malahan dirinya yang dipermalukan terus-menerus apalagi di tempat kerumunan banyak orang. Memikirkan ini sungguh sangat tidak diterima.


“Kamu adalah gubernur, aku adalah calon Raja wilayah ini. Apakah kamu paham babi..lihatlah status kamu dan status aku perbedaan sangat jauh..! Bahkan jika aku tidak menjadi raja ini kamu bukan tandinganku.”


“Lebih baik kamu menyingkir lah dari pandangan aku.. jika tidak aku akan mengusir kamu secara tidak sopan...!”


Long Fai memuntahkan kata-kata yang sangat mengerikan kepada Gu Qinseng bahkan sendiri yang mendengarkan sangat malu karena diperlihatkan semua orang-orang.


“Sialan kamu aku tidak akan menyerah dengan pemuda rendah hati seperti kamu...!” Gu Qinseng masih bersih keras untuk merobohkan Long Fai. Bahkan jika dirinya kalah dia harus bergabung ke kerajaan Ye Fan.


“Kamu sangat keras kepala, karena kepala kamu sungguh keras maka sebaiknya aku akan memukul kepala kamu hingga lunak Apakah kamu mau?” kemudian Long Fai mengambil seruling yang dipegang sebelah kiri sambil memukulkan ke tangan kirinya sendiri dan menatap ke arahku Gu Qinseng dengan main-main.


“Hahaha ayo lakukan hanya seruling biasa.. itu tidak akan melukaiku... kamu bisa melukaiku karena alat aku mengalami gagal fungsi.” Dia percaya akan hal itu. Kenapa artefak Kendil yang sangat kuat bahkan bisa menyedot manusia itu sendiri tidak berfungsi? Itu karena mengalami kegagalan yang tidak diketahui Bahkan dia telah berpikir bahwa penyebabnya adalah Long Fai sendiri.


“Baiklah karena kamu sangat sombong, aku akan mencoba memukul kepala kamu.. lihatlah apa yang kamu perbuat apakah masih organ yang seperti ini, apakah bisa jadi menjadi sangat menyedihkan daripada pengemis itu sendiri.” kemudian langkah mendekati ke arahku ginseng dengan tenang. bahkan dewa sekelas Long Bing tidak berdaya oleh pemukulan dirinya pada waktu itu.


Dan sekarang anda meremehkan kehebatan seruling andalan aku.. bahwa seruling yang aku gunakan adalah seruling biasa. Jadi mari kita lihat apakah kamu setelah dipukuli oleh aku akan menjadi babi yang menyedihkan?


Gu Qinseng setelah melihat Long Fai sedang mendekati dirinya dia bersiap-siap sambil menghina ke arah Long Fai. Tapi apa yang dia tidak ketahui adalah Ho Tu sudah pernah melawan Long Fai sendiri pada waktu itu, Long Fai mempunyai cara yang aneh sehingga kekuatan sendiri hilang seketika.


Bukan hanya itu saja seruling yang digunakan oleh Long Fai, memiliki kekerasan yang sangat mencengangkan dia sudah yakin seruling yang dimiliki dia adalah seruling kelas peri.


Saat ini, Long Fai sudah dekat di depan Gu Qinseng sekira-kiranya setengah meter. Dia langsung memukul kepala Gu Qinseng sangat tenang tanpa ada jejak keterburu-buruan.


Di sisi Gu Qinseng mencibir terus-menerus. Karena dia melihat Long Fai yang akan memukul kepala sendiri tanpa ada jejak kekuatan. kemudian dia menggunakan seni beladiri andalannya yaitu seni bela diri tinju membelah bumi.


“Hahaha apakah kamu pikir hanya sebuah seruling biasa bisa hentikan tinju aku yang mendominasi huhh kamu sangat percaya diri....” Kata Gu Qinseng dia sudah bersiap-siap untuk meninju seruling.


Ketika seruling sudah ditebaskan ke arah kepala dirinya dia sudah bersiap-siap meninjau seruling itu. Namun ada pemandangan yang sangat aneh tiba-tiba tinju sendiri seseorang kehilangan fungsi semestinya.


Dia merasakan bahwa kekuatan sendiri juga menghilang seperti sudah menjadi manusia biasa.


Tiba-tiba....


"Pak!"


kepala Gu Qinseng dipukul oleh Long Fai menggunakan seruling hitam milik Long Fai.


"Ahh..!"


Gu Qinseng menjerit sangat keras Bahkan dia sakit ketika memegang kepala itu menggunakan kedua tangannya.


"Plak...!"


Seketika tamparan itu membuat gigi bagian kiri langsung rontok dan hancur.


“Hahahah bagaimana perasaan menjadi babi yang menyedihkan gubernur Gu?” Long Fai tersenyum iblis sambil menatap ke arah Gu Qinseng terus-menerus.


Gu Qinseng marah: “Ahhhhh kamu bedebah sialan kepala berani sekali mati kamu ahhhh!”


Gu Qinseng mulai berdiri, dia hendak memukul Long Fai. Tapi Long Fai langsung menjejakkan kakinya ke arah dada Gu Qinseng sehingga terlempar kesakitan 10 meter dari hadapannya.


"Bang!"


"Bug!"


"Bug!"


Setelah itu kemudian Long Fai berkata kepada semua yang menontonnya. “Para tamu yang saya hormati, apakah kalian pernah melihat tong kosong nyaring bunyinya?”


“Jika kamu tidak pernah melihat tong kosong nyaring bunyinya, maka kamu sekarang melihatnya di depan hadapan kalian semua. Yaitu gubernur Gu.”


“Gubernur Gu berbicara terus menerus seperti hewan yang sangat kelaparan. Tapi alhasil tindakan dari apa yang dikatakan tidak sebanding dengan ucapannya jadi dialah tong kosong yang sebenarnya.”


“Dan kamu...!” Long Fai menunjuk ke arah tamu dengan tenang kemudian berkata lagi: “ketika Gu Qinseng berkata menghina kepada aku, kamu adalah salah satu yang paling bersemangat dan paling berniat mengina aku, jika kamu punya kemampuan ayo datang ke sini melawan aku.. jika kamu tidak bisa melawan kamu salah satu dengan gubernur Gu itu sendiri.”


Orang yang ditunjuk oleh long Fai, seketika malu. Bahkan dia ingin menggali tanah untuk menguburkan dirinya supaya menghilangkan rasa malu itu.


“Bahkan kamu tidak bisa menjawab kamu lebih rendah daripada aku kamu mempunyai mulut yang besar tapi tindakan adalah kosong.” Long Fai menghina terus menerus ke arah orang itu.


“Bagi kalian semua yang merasa keberatan karena aku bertunangan dengan kedua wanita yang kecantikan yang setingkat nasional, kemarilah aku akan melawan kalian semua.” kata Long Fai sambil merentangkan kedua tangannya dia membuat kode agar orang yang tidak puas untuk mendekatinya dan melawannya.


Tapi tidak ada satupun orang yang bergegas maju sehingga dia berkata seperti: “Kalian sungguh tak tahu malu kalian sungguh berani kepada orang-orang yang menurut kalian lemah tapi kamu tidak percaya dengan kekuatan absolut.”


“Aku akan menggambarkan kepada kamu bahwa kalian itu sampah..!” Long Fai sambil mengacungkan jari tengahnya kepada orang-orang yang tadi berteriak-teriak menghina dirinya.


Tiba-tiba ketika Long Fai ingin mendekati kedua wanita ada orang yang memanggilnya.


‘‘Tunggu aku akan melawan kamu..!” Sosok itu adalah Huang Xialong. Dia langsung mendekati


Long Fai sambil tatapan martabat.


Dia berniat untuk melawan karena merasa tidak kuat tapi dia tidak akan mengatakan sepenuhnya bahwa dirinya sangat cemburu.


“Oh jadi kamu jenderal Huang..” Long Fai minum sambil melakukan kepala terus menerus.


......................