Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tidak Perlu Takut


Bab 418 Tidak Perlu Takut


Long Fai berkata kepada monster kuno yang memiliki tubuh aneh. “Kamu adalah monster di sini? Aku tidak sengaja datang ke sini karena melihat dari kejauhan ada jeruji besi yang sangat besar menancap.”


Monster kuno tidak jawab perkataan Long Fai. Akan tetapi dia hanya mengajukan pertanyaan lagi kepada Long Fai.


“Tubuhku pada dasarnya, memiliki racun yang sangat mematikan. Namun, sepertinya kamu memiliki kekebalan untuk melawan racun yang telah dikeluarkan dari tubuhku?” balas m monster kuno itu sambil menatap terus-menerus kepada Long Fai.


“Racun apa? Kenapa aku tidak merasakan? Jika air itu mengandung racunnya sangat tinggi? Kenapa aku tidak merasakan? Apakah kamu memang benar monster kuno yang telah hidup sudah lama Apakah racun yang ada di dalam tubuhmu sudah habis sehingga tidak mempan untuk meracuni ku?" Long Fai berkata dengan pura-pura bodoh.


Monster kuno itu, tiba-tiba sedikit tidak senang setelah kekuatan racunnya yang dimiliki dari tubuh sendiri tidak mempan bahkan dia mengatakan kepada dirinya bahwa racunnya sungguh lemah.


Karena merasa tidak menyenangkan apa yang dilontarkan Long Fai, monster kuno itu berkata sambil mendengus.


“Bocah kamu baru lahir di dunia ini, Kamu tidak tahu apa sebenarnya kekuatan yang kumiliki bahkan jika aku mendengus semua daratan akan mati akibat kandungan racun yang dikeluarkan dari hidungku.”


Long Fai tentu saja hanya berpura-pura bodoh sambil menggaruk kepalanya kemudian berkata kepada monster kuno itu. ”Oh? Apakah seperti itu? kenapa aku tidak merasakan kandungan racun mu?‘


“Bajingan! Kamu meremehkan kekuatan racunku!”


"Hiyaaa!”


Monster kuno seketika mengaung membuka mulutnya sangat lebar dan menyemburkan beberapa asap untuk mematikan Long Fai.


Akan tetapi, tiba-tiba apa yang dimuntahkan dari monster kuno itu adalah asap berwarna pink yang memenuhi ruangan itu sendiri.


Long Fai seketika menghirup asap yang berwarna pink itu. “Hmm asap ini, memiliki bau buah-buahan strawberry.”


“Apa bagaimana mungkin!” Mata monster kuno langsung terbelalak tajam karena tidak mempercayai apa yang dilihat sekarang. Bahkan dirinya setelah mengeluarkan asap racun itu langsung mencium baunya dan mengakui bahwa asap itu memiliki bau yang sangat harum seperti strawberry.


”Hah kamu pembohong asap ini bukanlah racun tapi asap yang sangat harum seperti strawberry!” Mata Long Fai menatap lurus ke arah monster kuno itu.


“Bagaimana mungkin! Bagaimana mungkin kamu melakukan itu kepadaku!” Tubuh monster kuno itu sedikit bergetar karena ketakutan, kemudian tanpa sadar kaki tangannya seketika mencoba menampar Long Fai.


"Plak!"


Akan tetapi Long Fai langsung mengangkat tangan kirinya dan menghalau menggunakan tangan kosong.


"Bang!"


Seketika kaki dari monster kuno itu langsung merasakan nyeri dan kebas.


“Apa yang ingin kamu lakukan kepadaku!” Monster kuno sangat waspada setelah melihat Manusia yang aneh seperti yang ada di depannya.


Dia lolos dari perlindungan Array yang menempel di jeruji besi yang sangat besar. Kemudian, saya juga bisa merubah serangan asap yang keluar dari mulutnya berubah menjadi pink dan bau yang harum.


Karena merasa terancam akhirnya monster itu sungguh sangat waspada.


Long Fai tentu saja melihat gerak-gerik monster itu sepertinya, sedang ketakutan sehingga bibirnya langsung tersenyum tipis lalu berkata, “Tenang saja, Aku hanya ingin melihat-lihat tidak ingin mengganggumu.”


“Aku tidak percaya, mungkin kamu akan melakukan sesuatu kepadaku.” Tatapan monster itu, sungguh sangat bermartabat. Dibandingkan musuh di zaman prasejarah, sepertinya yang sekarang yang sedang berhadapan lebih menakutkan daripada musuh yang dulu.


Monster kuno tidak ingin mati menyedihkan dia ingin bebas untuk melihat dunia yang lama ribuan abad sudah dipenjara di jeruji raksasa ini.


Long Fai tahu, bahwa monster kuno itu sedang dipenjara oleh manusia zaman dulu untuk tidak membuat bahaya di dunia luar sehingga disegel di tempat yang terpencil selama ribuan abad.


Long Fai mengetahui informasi itu karena artefak naga memberitahu dan artefak naga itu juga menyarankan untuk monster itu dibawakan ke dalam dunia Artefak untuk berkembang biak.


Di dunia Artefak lantai satu masih banyak makhluk yang seperti di hadapannya.


“Kamu tidak perlu takut, aku di sini hanya ingin menolongmu untuk membebaskan dari tempat yang seperti ini.” Long Fai kemudian menjelaskan lagi kepada mosnter kuno yang ada di depannya. Kemudian tangan kiri yang sedang menghalau kaki monster itu, langsung didorong sehingga monster kuno itu terpelanting ke belakang sekitar sepuluh meter.


"Bang!"


‘Dia sangat kuat!’ pekik monster kuno itu di dalam hatinya. Hanya dorongan secara ringan tapi bisa menghempaskan sangat jauh. Bahkan, ketika monster kuno itu menyerang Long Fai, ada sedikit rasa kebas tepat di kaki yang digunakan untuk menyerang Long Fai.


“Kamu peringatkan jangan memberontak turuti saja apa yang akan aku lakukan kepadamu.” Long Fai seketika mendekati ke monster itu dengan pelan sehingga tiba-tiba ketika Monster ingin menyerang lagi langsung kekuatannya hilang seperti menguap begitu saja.


“Ahhh kekuatan ku! Bagaimana mungkin ahh kembalikan kekuatan ku!” Monster itu, bisa nggak ketakutan dia ingin berdiri tapi tidak bisa karena merasakan rasa lemas yang amat luar biasa di sekujur tubuhnya.


Dia tidak ingin mati, dia ingin melihat luasnya dunia tanpa dikurung selamanya di tempat terpencil ini.


Long Fai hanya tersenyum, baginya sekarang hanya mencari monster kuno yang masih hidup ataupun yang masih di penjara akibat ulah para Kultivator untuk dikembalikan ke dunia Artefak agar bisa bebas.


Sekarang Long Fai menemukan tiga ekor monster prasejarah yang yaitu, monster Killin, santo pelindung, dan sekarang yang sedang beradaptasi di hadapannya.


Kemudian, Long Fai sudah berjarak sekitar dua langkah di hadapan monster kuno itu, seketika langsung mengatakan secara ringan. “Jadilah katak sementara,”


Beberapa setelah kata-kata terucap, tiba-tiba di sekujur tubuh monster Gunung itu langsung berubah menjadi cahaya emas dan menyusut menjadi seekor katak kecil.


Long Fai tanpa berbasa-basi, langsung meraih dan di taruh ke bahu sebelah kiri. Setalah menaruh katak penjelmaan monster di bahu sebelah kiri, Long Fai kembali pergi meninggalkan tempat yang terkurung.


Long Fai melewati jeruji besi itu sungguh sangat mudah sehingga hanya beberapa saat sudah tiba di pinggiran danau yang luas.


Katak yang sedang bertengker di bahu Long Fai seketika terpana, “Kamu bagaimana kamu melakukan? Kenapa pelindung itu tidak berfungsi terhadap mu?"


“Apa yang aku lakukan? tentu saja aku hanya melewati dengan mudah tanpa membuang tenaga?” Long Fai menjawab dengan nada yang ambigu.


Katak itu, mengalihkan topik langsung berkata: ”Kamu tahu para cultivator yang menyegel tubuhku masih hidup jika aku keluar dari jeruji itu, maka akan menyadari,"


“Tenang masih ada aku, kamu tidak perlu khawatir, ngomong-ngomong aku belum pernah bertarung secara serius, hanya mengandalkan hukum jasa,”


“Ketika dia datang kesini, aku akan hajar dia menjadi beberapa potong dag...” Belum menyelesaikan perkataannya, Long Fai seketika tanpa sebab langsung ditinju wajahnya sampai terpental sekitar 20 KM sehingga kembali lagi ke tempat di mana Qingua sedang mencari dirinya.


"Bom!"


"Baom!"


“Ada apa lagi ini? Ledakan apa itu?” Qingua yang sedang mencari sosok Long Fai seketika dikejutkan oleh ledakannya sangat keras seperti meteor.


Bahkan pemukiman para warga langsung hancur tidak juga ada yang mati seketika akibat tabrakan energi akibat Long Fai di tinju.


Meskipun Long Fai di tinju di bagian wajahnya dia masih memiliki kulit yang sangat bagus tanpa ada luka sedikitpun.


Kemudian, Long Fai melotot terbang ke atas langit sambil melihat dari kejauhan. Long Fai langsung berkata kepada katak yang sedang di bahu. “Apakah yang menyerang aku barusan itu adalah apa yang kamu bicarakan?”


“Benar?” Katak itu menjawab dengan ketakutan. Dia ingat ketika zaman dahulu masih ada lusinan suku yang sama persis seperti dirinya. Akibat di bantai oleh makhluk itu, akhirnya hanya satu yaitu dirinya saja.


“Kamu tidak takut, ada aku kamu aman.” Long Fai berkata sangat serius sampai tidak mengetahui bahwa pada saat itu, Qingua yang melihat Long Fai seketika langsung mimisan sangat deras.


“Bajingan kamu Long Fai, Kenapa kamu bertelanjang bulat tanpa busana!" Qingua sepertinya ingin bergegas untuk memukuli kepalanya.


Akan tetapi, ketika sedang mengutuk secara diam-diam kepada Long Fai, tiba-tiba dirinya melihat di Long Fai ada tangan yang tiba-tiba muncul langsung meninju dada Long Fai sehingga seketika Qingua melihat Long Fai terpental sangat jauh sampai menabrak gunung. Gunung itu seketika hancur akibat dihantam Long Fai.


"Bam!"


"Ahhh!"


“Lari ada pertempuran yang mengerikan!”