
Bab 588
Mereka akhirnya sudah memasuki pesawat terbang yang dimiliki oleh Teri. Pada saat itu, mereka sedang menanyakan kabar bagaimana keadaan Tazna sendiri.
Tetapi menurut kabar Tazna, dia baik-baik saja tapi katanya kelompok kalian harus cepat-cepat untuk datang pergi ke planet B-1000.
Booommm!
Ledakan unik dari pesawat itu sangat keras dan kecepatannya juga tidak main-main. tidak membutuhkan beberapa waktu, akhirnya kapal terbang milik Teri, seketika sudah mendarat di planet B-1000.
Dalam jangkauan layar pengamat dari pesawat sepertinya robot-robot raksasa yang sedang menggempur, memiliki jumlah yang banyak. Benteng pertahanan dari devisi sendiri hampir roboh.
Robot dari devisi pihak kita, kalah telak dengan musuh. Perbandingannya juga sangat jauh, seratus bangung seribu.
Kita tidak tahu jika Long Fai belum ikut andil dalam maslah ini, mungkin akan mengalami kekalahan telak. Bahkan tidak dipungkiri seluruh devisi akan meninggal.
Untungnya kita punya Long Fai, dan dia hampir saja mendarat untuk membantu Tanza.
”Kalian semua keluar bantu putri Tanza!" Teri menginstruksi langsung membuka kabin pesawat alhasil mereka semua terjun bebas. Seketika Lacia dan lainya langsung menumbuhkan tubuh Mecha.
Hanya ada satu yang belum menggunakan Mecha untuk melindungi tubuhnya, dia yang tidak lain adalah Long Fai.
Long Fai terjun bebas sangat tenang dan akibat perjanjian ketika kaki itu mengenai tanah langsung membuat gelombang yang sangat berbahaya karena diakibatkan ada angin yang sangat menakutkan.
Selena tidak tahu gelombang angin berasal dari mana karena ketika pandangannya ditunjukkan ke sumber angin tersebut banyak debu-debu yang menutupi penglihatannya.
Tetapi setelah debu itu menghilang dia melihat dengan diameter 10 m² yang cukup dalam, dia juga setelah mendekati kamu itu melihat di tengah-tengahnya ada Long Fai.
“Apakah kamu terjun bebas tanpa menggunakan baju robot?” tanya Selena.
“Aku menggunakan. Tapi setelah mendarat, aku kembali ke bentuk semula,” balas Long Fai langsung meloncat mendekati Selena dan setelah itu katanya melihat dari sekumpulan robot hitam yang raksasa sedang menembak peluru ke arah tertentu.
Long Fai sudah menebak mungkin saja dari jarak 100 meter ada pertempuran yang kemungkinan mereka adalah masih satu dengan divisi kita.
Benar saja, Lacia yang sudah berubah dalam bentuk model robot terbang sangat cepat untuk menolong area yang sedang digempur oleh peluru raksasa dari robot hitam.
Bom!
Bom!
Bom!
Lacia seketika kedua tangannya mengeluarkan pedang besi bercahaya merah sambil terbang meliuk-liuk menebas robot hitam itu dengan sangat cepat.
Hanya sekali serang menggunakan pedang, robot hitam itu meledak menimbulkan asap pekat yang sangat beracun. Akan tetapi, setelah robot hitam itu meledak ada beberapa ratusan bola kecil yang keluar dari intip itu langsung menjadi bom yang membombardir Lacia.
Bommmmm!
Ahhhh!
Lacia walaupun sedang menggunakan robot dengan ketinggian 3 m tentu saja bobotnya juga tidak kalah berat tetapi akibat terkena ledakan akhirnya dia berputar-putar seperti gangsing di udara dengan jarak lebih dari 50 m dan menabrak bebatuan maupun bekas bangunan yang sudah bobrok.
Bom!
”Kamu berhati-hati, jangan gegabah.” Tanza mendekati dan melihat sekumpulan robot bulat kecil-kecil sudah meledak seketika menyatu kembali menjadi bentuk robot kembali.
“Robot dunia bawah para kriminal memiliki teknologi yang lebih canggih daripada kebanyakan, kita tidak bisa membunuh dan membasmi robot itu. Jika itu mudah dari tadi aku sudah menghancurkan semuanya,” imbuhnya sambil menggelengkan kepalanya.
Kita tidak tahu, jenis Mecha yang digunakan dari kelompok penjahat tersebut, tapi setidaknya kita bisa melihat bahwa robot itu walaupun sudah hancur, masih berubah menjadi robot bulat kecil-kecil yang bisa meledak dan menyatukan kembali seperti semula.
Pada saat ini, setelah Lacia maupun Tanza melihat robot hitam yang sudah meledak tapi menyatu kembali, akhirnya mereka langsung tatapannya menjadi bermartabat.
Tenang saja! Kita memiliki protagonis Long Fai. Setidaknya bisa mengalahkan robot itu dengan mudah!
Pada saat mereka sedang melihat robot itu, seketika tercengang.
"Menghindar!"
Bom!
Ada dua robot saksa ketika tangannya berubah menjadi pedang mencoba menyerang Tazna dan Lacia.
Bom!
Mereka berdua terbang mundur. Tapi sayangnya robot yang lain mengejar berubah menjadi robot kecil.
Dentang!
"Cloe cepat bantu aku!” Lacia seketika menggertakan giginya untuk sekuat tenaga menghindari serangan robot itu.
Walaupun ada beberapa komponen chip robotnya ada yang hancur, tapi dia masih berusaha sekuat tenaga agar nyawa terselamatkan.
Bom!
Bom!
Cloe dan beberapa anggota devisi mencoba menyerang robot brengsek itu, tapi setiap tembakan akan mengenai sasaran, robot itu memecah menjadi ribuan robot kecil dan setelah memecah, robot itu menjadi satu kembali.
“Ini sangat mustahil bagi kita semua! Dia sungguh licin!" Cloe sendiri sungguh sangat marah. Jika seperti ini terus, maka energi chip akan habis dan pada akhirnya kamu harus mengisi kembali.
Mereka sungguh sangat tidak tahu harus bagaimana. Tapi Lacia seketika tersentak karena pada saat itu, dia ingat ada Arthur.
“Arthur bantu kami semua!” Lacia beteriak sambil melihat ratusan robot kecil seperti lebah ingin menyerang dirinya. Pada saat itu, Long Fai terbang mendekati Lacia dan lainya.
Seketika Long Fai berubah menjadi super Hero Blue Battle dengan dipunggungnya ada sayap kumbang biru yang menyala.
Tangan kanannya berubah menjadi tembakan dan mengeluarkan sinar biru yang menyembur dengan radius dua kilo meter.
Bom!