Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Pelelangan Di Mulai


Bab 64 Pelelangan Di Mulai


Gadis bertopeng akhirnya dia terengah-engah lagi. Dia sangat marah ketika dia mengingat kata-kata Long Fai.


"Coba aku lihat, secantik apa wanita kamu di bandingkan dengan aku huh..!" Wanita bertopeng mendengus, dia yang memiliki garis keturunan rubah ekor sembilan yang memiliki paras kecantikan tiada tara, di bandingkan kecantikan yang lain, dia sudah yakin bahwa kecantikan rubah ekor sembilan adalah yang teratas.


Wanita bertopeng dia bernama Zhao Wan, bahkan di kerajaan Dayan, tidak ada orang yang tahu selain dirinya.


"Kamu kemasi item benda ini, ayo kita taruh di tempat pelelangan kita serahkan kepada panitia." Zhao Wan berkata kepada Feng Zhi untuk memerintahkan ke tiga barang ini untuk di serahkan kepada panitia.


"Baik.!" Feng Zhi mengangguk dia pergi dan mebawa tiga barang itu untuk di serahkan kepada panitia.


Tapi sebelum di serahkan, dia membawa sebuah kotak yang bagus untuk di kemas sehingga terlihat rapih.


"Dia adalah manusia Fana, namun kekuatanya tak terhingga? Bahkan Feng Zhi tidak berdaya." Zhao Wan bingung dengan kekuatan Long Fai bahkan dia lebih bingung dari mana asal barang yang di keluarkan.


Bahkan dia melihat sekilas bahwa seruling yang di pakai Long Fai setidaknya seruling kualitas terbaik.


"Ini menarik, dan lebih menarik lagi kamu berani meremehkan kecantikan yang aku miliki." Memikirkan ini Zhao Wan tersenyum menawan dia sangat tertarik kepada Long Fai.


Di samping Long Fai, dia ketika sedang berjalan untuk menghampiri Wang Roualan entah kenapa tubuhnya merinding.


"Sial!" Long Fai cemberut dia merasa merinding tanpa sebab jalas, bahkan dia curiga bahwa alasan bulu kuduk merinding adalah karena wanita bertopeng sedang membicarakan dirinya.


Setelah itu, Long Fai menghampiri Wang Roulan dan Yun Che yang sedang duduk di bangku barisan nomer 4 di bagian kiri.


Wang Roulan ketika melihat Long Fai yang memasang wajah murung, dia tidak bisa berkata seperti ini. :"Kamu kenapa sangat murung?"


"Tidak ada apa-apa aku hanya sedikit kesal kepada wanita yang tidak masuk akal.." Jawab Long Fai dia cemberut langsung duduk di samping Wang Roulan.


"Siapa yang di sebut tidak magsud akal?" Wang Roulan sangat ingin tahu, dia tertarik apakah sifat sebenarnya Long Fai adalah orang yang lurus, tapi mengapa ketika dia bertemu dengannya Long Fai sangat tak tahu malu, dan vulgar.


"Jadi seperti ini..! Nah seperti itu." Long Fai akhirnya menjelaskan semua ketika dari awal bertemu pemilik pavilium Wanjie, bahkan Long Fai mengatakan semuanya kepada Wang Roualan, sehingga Wang Roulan tanpa sadar tersenyum indah.


"Pff!" Wang Roulan mencoba menahan agar dia tidak tertawa, namun Long Fai yang melihatnya malah cemberut.


"Kenapa kamu tertawa? Apakah ada yang lucu." Long Fai bingung bahkan menurut dirinya tidak lucu sama sekali.


"Hmm tidak.. tidak.. Aku hanya bingung sama kamu." Ucap Wang Roulan dia sambil menggelengkan kepalanya.


"Apa magsud kamu?" Long Fai sama sekali tidak paham apa yang di katakan Wang Roulan.


"Aku tidak mengira bahwa kamu adalah pria yang sangat lurus, tapi aku bingung kepada kamu, jika kamu pria yang lurus tapi kenapa kamu begitu tak tahu malu kepada aku bahkan kamu berani sembrono di depan murid-murid." Wang Roulan terkekeh, namun ada sedikit rona merah di wajahnya.


"Aku adalah pria yang sangat normal dan lurus. Jiika kamu mengatakan bahwa aku pria yang tidak tahu malu, kamu sungguh benar. Tapi yakinlah aku berkata tak tahu malu hanya berlaku kepada kamu."


Long Fai hanya bercanda, jika Long Fai mengatakan bahwa peristiwa itu, karena plot yang salah dan akhirnya termakan oleh kata-kata sendiri, mungkin saja Wang Roulan akan mencakar-cakar wajahnya hingga berdarah. Namun lambatnya waktu, Long Fai menyadari bahwa dia, diam-diam mulai ada perasaan tumbuh benih cinta kepada Wang Roulan. Jadi alasan Long Fai sedikit ada benarnya juga.


"Apakah kamu yakin?" Wang Roulan curiga namun dia sedikit percaya.


"Yakinlah Lanlan aku hanya padamu!" Long Fai menjawab sambil mengangguk serius.


Ketika Long Fai sedang menunggu, dia melihat wanita yang sangat cantik keluar dari ruangan tertentu, bahkan para taipan kaya melihat wanita itu, langaung menatap cerah.


Menurut Long Fai, wanita itu adalah di tugaskan sebagai juru bicara dan mengidentifikasi barang tersebut kepada orang yang menghadiri acara pelelangan.


Katika wanita anggun dan bergunung besar mengeluarkan satu item dari kotak, semua orang yang menghadiri acara pelelangan, akhirnya semua mata tertuju kepada item yang ada di benda itu.


Wanita yang bergunung besar berkata. :"Ini adalah jepit rambut dari suami Raja Ye Futian yang bernama Mo Rongrong, walau jepit ini adalah jepit biasa, namun jepit rambut ini memiliki sejarah cukup panjang dan pastinya sudah melewati musim berdarah di setiap masa.


Seperti yang anda tahu, sebelum ada kerajaan Dayan, Nalan dan lainnya, menurut rumor dulu di benua Tonxtian hanya ada satu kerajaan. Kerajaan itu yang di pimpin Ye Futian namun karena sebab yang tidak di ketahui Raja Ye Futian dan berapa istri dan selir, secara misterius minghilang.


Menghilangnya kaisar Ye Futian ada yang percaya bahwa Raja itu menaiki ke dunia abadi. Namun semua ini hanyalah rumor karena di zaman kuno hanya sebuah legenda.


"Lanlan apakah kamu menginginkannya?" Tiba-tiba Long Fai berkata kepada Wang Roulan.


"Jepit itu memancarkan aura ratu yang kelasik, aku sangat menyukainya." Wang Roulan mengangguk.


"Baiklah aku usahakan untuk mendapatkan." Kata Long Fai dia menatap ke Wanita ber gunung besar.


"Untuk melelang jepit rambut ini, harga awal di mulai dari 200 keping emas."


"Aku menawar 300 keping mas!"


"Aku 500!"


"Aku 550!"


"Aku.....!"


"Aku menawar 1000 keping emas.!" Semua yang menghadiri sedang menawar jepit rambut itu dengan sengit, namun tiba-tiba ada suara wanita yang sangat dingin dan kedinginan itu seperti menjauh ribuan mill seperti tak tersentuh.


"Siapa wanita ini?"


"Wanita ini berani menawar tinggi bisa jadi dia adalah keluarga tersembunyi.!"


"Ya ampun... 1000 keping emas hanya untuk jepit rambut biasa. Sial wanita itu sangat murah hati bukan?"


Semua orang sungguh kaget, bahkan ada yang ingin tahu siapa wanita ini yang di balik cadar.


Wanita dengan gunung besar akhirnya memecah keheningan dia berkata. :"Apakah ada yang ingin menawar lebih tinggi lagi dari 1000 keping emas? Jika tidak ada maka juri akan mengetuk palu."


Semua orang akhirnya tidak ada yang berani menawar, alhasil wanita gunung besar ini memerintahkan juri untuk mengetuk palu.


Di samping wanita bercadar itu, akhirnya dia senang karena dia berhasil mendapatkan jepitan permaisuri dari Ye Futian.


Namun tiba-tiba ada suara yang menawar lagi


"Aku menawar sepuluh ribu keping mas...!" Pekik Long Fai sambil berdiri dia berpose seperti kaisar.