
Bab 164 Tubuh Dao Surgawi
“Baiklah cukup sampai di sini, hari pertunangan aku sebentar lagi akan di mulai aku harus secepatnya pergi dan pulang ke tempat Ho Tu.”
“Dan aku pergi dan kasih ke enam adik kecil itu, untuk memakai baju ini, baju yang aku berikan adalah, baju ajaib akan berguna jika memakainya.” Long Fai bertanya kepada Li Jeju.
‘‘Baik... aku berpamitan dulu.. selamat tinggal semuanya..!” Li Jeju bangun dari duduknya dan berpamitan kepada Long Fai dan lainnya dengan memasang wajah bahagia.
Long Fai menoleh ke dua wanita itu. “Kamu setelah ini, apa yang akan kamu lakukan?”
“Aku pergi kembali pulang, dan beristirahat dengan nyaman.” Kata Hu Mulan.
“Tuan, aku adalah pengemis dan tidak memiliki ibu dan ayah, bahkan rumah aku tidak ada. Bolehkah aku mengikuti kamu.” Mei An sedih. Dia baru pertama kali memiliki kebahagiaan dengan Hu Mulan dan Long Fai. Tapi kebahagiaan itu, sangat singkat dan sekarang sudah kembali seperti sebelumnya yaitu kesendirian.
“Kamu tidak perlu khawatir, pengikut Naga Azhure bersama kamu. Jika kamu merasa sendiri, kamu bisa ikut bersama Hu Mulan. Benarkah begitu?” Long Fai melirik ke arah Hu Mulan.
“Kamu benar, jika adik merasa sedih ikutlah dengan aku.” Hu Mulan tersenyum kepada Mei An.
“Apakah bisa begitu, maka aku akan ikut dengan kamu mohon bantuannya.” Mei An gembira akhirnya dia tidak merasakan kesendirian.
“Baik sekarang aku memiliki adik..” Hu Mulan bahagia. Tapi dia berkata lagi: “Tapi aku ingin mengikuti kamu sebentar aku hanya memastikan apakah kata-kata kamu itu benar, Bahwa kamu adalah tunangan Ho Tu?”
“Sampai sekarang, kamu tidak percaya..!” Long Fai menatap ke arah Hu Mulan sangat luar biasa.
“Huhhh aku adalah wanita yang tidak mudah percaya begitu saja, apa kamu mengerti?” Hu Mulan memeluk kedua tangannya dan membuang wajah ke samping.
“Ok.. ok... baiklah.. ayo kita bergegas pergi dari sini.” Long Fai mengangkat bahu.
Kemudian setelah makan, dia membayar dan pergi ke istana Ho Tu. Sudah tidak terasa sudah lima hari berpetualang di dunia lain dan mendapatkan wilayah sama satu permaisuri.
Long Fai curiga, apakah di masa depan jika dia pergi ke dunia lain yang baru sebelum menjajah wilayah apakah harus mendapatkan wilayah yang di perintahkan oleh ratu? Sehingga dia bisa menikahi sekaligus mendapatkan wilayah tersebut?
Long Fai merasa bahwa saran yang tersirat di otaknya adalah sarana yang cukup bagus. Tapi, sarana ini di gunakan ketika tidak ada opsi lain.
“Hmm mungkin aku di takdirkan untuk menguasai suluruh alam dan semua kecantikan tingkat atas adalah milik aku.” Diam-diam dia mengangguk.
“Ehh apa yang sedang kamu bicarakan?” Hu Mulan ingin tahu, dia mendengar gumaman Long Fai yang tidak jelas.
“Tidak, aku hanya berpikir mengikat ribuan kecantikan agar menjadi selir aku bagus juga?” Long Fai memandang kepada Hu Mulan seringai.
“Kamu sangat mesum dan serakah.” Hu Mulan terkekeh. Tapi dia berkata dengan nada bercanda. “Apakah kamu tahu, di alam semesta yang sangat luas ini terdapat wanita yang sangat cantik, tapi terlepas dari kecantikan itu ada Milf yang cantik apakah kamu akan begitu jahat merebut kecantikan atas yang sudah berumah tangga?”
“Pikiran kamu sangat jauh, aku tidak sejahat itu. Tapi saran kamu bagus juga?” Long Fai bercanda sambil mengelus dagu yang tidak memiliki jenggot.
“Sial kamu memang bajingan..!” Hu Mulan tertawa.
“Apa boleh buat?” Kata Long Fai kemudian pergi meninggalkan rumah makan dan kembali ke istana ratu Ho Tu.
...----------------...
Li Jeju yang sudah tiba di sekumpulan ke enam anak kecil itu. Anak kecil yang pada waktu Long Fai bermain karet gelang, adalah anak kecil yang tidak memiliki orang tua.
Namun, sekarang setelah memakan permen ajaib, dia sudah berubah. Entah kenapa dia memiliki energi yang meluap-luap di dalam tubuhnya yang terus memancar bagikan cahaya terang yang tidak pernah padam.
“Woww kakak Jeju, baju ini sungguh bagus...!” Li Xuaner bersorak-sorak karena bahagia. Bahkan setelah dia pakai sangat merasakan perasaan yang menyegarkan.
Ximen Li yang sedang mencium harumnya bau dari pakaian baru, berkata kepada Li Jeju. “Kakak Jeju, apakah pakaian ini di berikan oleh kamu.. khusus untuk kita?”
“Bukan baju ini di hadiahku khusus untuk kalian oleh Long Fai.” Li Jeju tersenyum lembut kemudian melanjutkan perkataannya lagi: “Apakah kamu tahu Long Fai?”
“Ahhh aku tahu.. dia adalah pahlawan aku...!” Tiba-tiba Min Ren berkata duluan dengan semangat sambil mengepalkan tangannya. Dia mengingat ketika adegan Long Fai memukul menggunakan seruling untuk membunuh sekawan bandit.
Ding Fan yang selama ini diam, kemudian berkata sambil tersenyum lembut. “Kakak Jeju, dimanakah tuan Long Fai? Aku ingin melihat tuan Long Fai?”
“Dia sudah pergi, dan mungkin saja akan bertemu lagi di masa depan.” Li Jeju menjelaskan.
Setelah itu, dia juga menjelaskan semuanya bahwa mereka adalah pengikut Naga Azhure dan Jeju sudah menceritakan bahwa Long Fai adalah pemimpin geng Naga Azhure. Kita yang menjadi pengikut akan di jamin keselamatan dan dia hanya berpesan geng Naga Azhure tidak di wajibkan untuk memasuki sekte manapun karena naga sejatinya terbang bebas tanpa ada kekangan.
Mereka ber enam akhirnya menurut. Karena Li Jeju menceritakan keburukan sekte kepada ke enam anak itu sehingga terkena doktrin.
“Kakak Jeju kami tidak akan memasuki sekte manapun karena sekte itu licik.” Qing Sui berkata mewakili seluruh anak ini. Dia akan patuh terhadap peraturan Naga Azhure dan tidak akan ke barat jika di perintahkan ke timur, mereka tidak ingin menjadi babi karena pada sejatinya dia adalah naga yang melambung.
“Bagus... sangat bagus, kamu adalah adik kecil aku yang terhebat.” Li Jeju sangat bahagia. Pada awalnya ketika dia baru bertemu anak kecil ini dia tidur di tumpukan sampah dan sangat kotor. Namun entah kenapa setelah menelan permen ajaib, dia sangat berbelas kasih dan mencoba membeli rumah kecil dari uang yang dia kumpulkan.
Dan pada akhirnya juga, rumah ini dia gunakan untuk bersembunyi ketika dia menyelinap pergi keluar dari sekte tersebut apa lagi jika bertemu Ning Xue akan merepotkan.
Walau rumah ini sangat kecil dan sangat sederhana, tapi terlihat sangat rapih. Bahkan mereka semuanya merawat pelataran ini sampai bersih dan asri.
“Ok baiklah karena kakak ini dalam keadaan yang baik, kita membuat acara makan bersama, aku akan memasak dan kalian dengan senang hati, bisakah meminta tolong untuk pergi ke pasar terdekat untuk membeli daging monster.”
Ding Fan yang anak teladan, langsung maju: “Kakak aku yang pergi untuk membeli daging monster.”
“Baiklah berhati-hatilah!” Li Jeju memberikan kepingin emas untuk membeli daging. Sebenernya dia sedikit ragu-ragu karena dia belum mengerti kemampuan aneh yang di miliki Ding Fan. Namun dia masih percaya bahwa Ding Fan juga kemampuan yang hebat.
Ding Fan menerima kepingan emas itu dan berjalan keluar dari rumah kecil sangat tenang.
Ketika sedang berjalan, dia mengingat informasi demi informasi yang masuk dalam pikirannya pada waktu itu setelah memakan permen. Yang dia tahu adalah, dirinya mempunyai tubuh bawaan Dao yang di berkati oleh surga.
Namun, dia mendapatkan seni yang menentang surga. Salah satunya adalah, seni tangan dao surgawi. Teknik ini bisa mengunci serangan lawan hanya menggunakan satu jari saja. Sekuat apapun dewa itu menyerang, hanya satu jari bisa menahan amukan dan menahan serangan itu menggunakan tangannya saja. Bahkan dari teknik ini, dia bisa mengeluarkan tangan raksasa dan mengunci lawan hingga lumpuh tidak bisa berkutik.
Dan ada lagi selain teknik tangan surgawi. Yaitu seni tinju surgawi, seni tendangan surgawi, mata kebenaran surgawi dan seni pedang surgawi. Apalagi, tubuh Dao surgawi ini sungguh menakutkan fisiknya sebanding dengan Min Ren.
Karena itulah dia sangat takut untuk menggunakan seni itu jika tidak ada hal yang mendesak karena dirinya lebih tau dari pada teman temanya bahwa dirinya lah yang paling kuat mungkin.
Saat ini, dia sedang melamun karena memikirkan jurus yang menakutkan itu sehingga tanpa sadar, dia di persimpangan bertabrakan dengan Ning Xue.
"Bug!"
"Aduh..!" Ning Xue terjatuh. Semantara itu, Ding Fan hanya mundur satu langkah.
“Ahh maaf..” Ding Fan panik dan meminta maaf langsung.