
Bab 193 Acara Pertunangan (7)
Sudah enam menit berlalu....
“Lihat... di sana...!” Ada orang yang tanpa sadar melihat sosok yang sangat gagah dan sangat tampan sedang berjalan ke arah kedua wanita itu.
Semua tamu yang melihat tentunya langsung menoleh ke arah jari orang yang sedang menunjukan ke suatu tempat.
Ketika melihat sosok pemuda yang sangat tampan akhirnya para pengunjung langsung ada ledakan heboh yang tidak terhindar kan.
Semua orang melihat ada pemuda yang menggunakan baju tradisional Tiongkok dengan berwarna hitam dan ada sedikit merah di baju itu.
Dari bagian kiri pinggang terdapat seruling hitam dan di bagian kanan ada satu kipas hitam. Pemuda itu berjalan sangat tenang ke arah Xia Fei dan Ho Tu.
Dari sorot matanya itu seperti mengandung tatapan dewa Budha sendiri, sehingga siapapun yang melihat mata pemuda itu, akan tersihir oleh babtisan mata pemuda itu.
Dari alis yang sangat hitam den seperti pedang yang sangat tajam, wajah sepeutuh susu dan kulit sehalus batu giok, hanya ada kata yang menggambarkan bahwa pemuda itu seperti di lahirkan oleh pahatan dewa tertinggi karena dari perilaku dan cara berjalan sangat lah tenang dan sangatlah sempurna.
“Ya ampun, siapa itu... sungguh sangat tampan..!”
“Aku melihat bahwa pemuda itu datang menemui nyonya Xia Fei dan Ho Tu? Apakah dia calon tunangan permaisuri Ho Tu...!”
“Ini benar jangan-jangan di adalah calon tunangan permaisuri Ho Tu kita...!”
Semua tamu langsung heboh lagi. Bahkan Ning Xue yang melihat Long Fai yang sedang mendekati Xia Fei dan Ho Tu, menggosokkan matanya terus menerus.
Sosok penampilan Long Fai hanya di gambarkan sangat sempurna. Walaupun dia melihat dari kejauhan, dia masih sangat jelas penampilan yang di pancarkan kepada dirinya.
“Ini benar, pemuda yang sangat tampan seperti pangeran, sudah layak di sandingkan dengan permaisuri Ho Tu.” Ning Xue memegang dagu dan mengangguk terus menerus.
Di samping Ta Mei, mulut itu berbentuk O karena terpana dan sangat terkagum-kagum dengan penampilan Long Fai. “Wah sangat tampan bahkan aku yang masih kecil ingin mempunyai anak dengan tuan ...!”
“Kamu gadis kecil... kamu jangan berpikir keras...!” Li Jeju tersenyum bercanda.
“Hahaha apasalahnya jika di takdirkan ketika taun di masa depan dengan Tuan siapa tahu?” Ta Mei juga membalas dengan mata berbinar.
Adapun di sisi Ye Fan, dia juga merasa cemburu dengan apa yang ditampilkan oleh Long Fai. Wajah dan penampilan itu sungguh membuat dirinya menjadi iri, wajah yang sangat putih... rambut hitam yang terurai yang sangat lurus... .bahkan baju yang kualitasnya sangat bagus dia di gambarkan seperti sarjana yang sangat mengagumkan.
Tapi walaupun begitu, karena hatinya sudah diisi dengan rasa iri kebencian dan dengki, dia masih mencari celah untuk menjatuhkan Long Fai. sampai suatu ketika dia mengecek basis kultivasi akhirnya dia menyadari bahkan ini sepertinya kesempatan baginya untuk menghajar Long Fai brengsek ini.
“Tunggu saja kamu sialan kamu berani merebut wanita yang aku sukai jangan berharap kamu lolos dari cengkraman aku..” Ye Fan berkata
Suram sangat lirih. Tapi kedua tangannya bergetar karena menahan amukan untuk meninju Long Fai.
Di sisi Long Fai, dia menatap kedua wanita yang sedang duduk saling berjejeran yang menetap ke arah dirinya dengan tatapan yang takjub juga.
Hanya ada sebuah kata untuk digambarkan kedua wanita itu. wanita itu seperti periang dari langit ke-7 untuk datang ke arah dirinya untuk meminta kehangatan musim semi.
Tentu saja dirinya yang melihat kedua wanita itu tidak berkedip sama sekali malahan dirinya menatap sangat rakus seseorang kedua wanita itu memiliki visual yang sangat mengagumkan.
Apa yang dipikirkan oleh Long Fai, tidak berbeda juga dengan kedua wanita ini. Kedua wanita itu melihat Long Fai sampai detak jantung berdebar-debar, bahkan tanpa sadar keduanya sangat gugup, tidak tenang dalam mengambil cara berpose penampilan. Apalagi setiap langkah yang di lakukan oleh Long Fai membuat dirinya ingin jatuh ke pangkuan dan memeluknya. Hanya satu kata bagi Long Fai. visual Long Fai seperti pangeran.
“Hei apakah menurutmu Long Fai sangat tampan?” Kata Xia Fei berkata kepada Ho Tu di sebelahnya dengan wajah yang sangat merah.
“Huhh itu seperti biasanya, dia hanyalah pemuda yang sembrono.” Ho Tu mengelak.
“Jika seperti itu, kenapa tadi malam kamu sangat ganas, bahkan mengambil inisiatif terlebih dahulu.” Xia Fei terkekeh sambil berbisik pelan.
“Kamu sialan.. kamu sangat licik berpura-pura tidur..” Ho Tu melotot terus menerus ke arah Xia Fei.
Berapa menit kemudian, akhirnya Long Fai sudah dekat di kedua wanita itu. Kemudian Long Fai mengangguk kepada Xia Fei dan Ho Tu. Setelah itu, dia menoleh ke arah tamu dan berteriak. “Hallo salam kenal.. perkenalkan nama saya adalah Long Fai saya adalah calon tunangan kedua wanita ini...!”
Seketika semua para hadirin langsung heboh, karena dia mendengar Long Fai sangat percaya diri Bernai melamar kedua wanita keindahan nasional.
“Brengsek... dia sangat Fierce... dia bisa mengikat kedua wanita kecantikan nasional...”
“Tidak mungkin... apakah kita sedang bermimpi...!”
Tentu saja semuanya orang yang berada di situ, sangat mustahil dia mengira bahwa pendengaran mereka sudah rusak. Sehingga tidak mempercayainya apa yang di katakan oleh Long Fai.
Di samping Ye Fan dia sampai terkejut sehingga bangun dari dudukny.a Dia sangat tidak sabar untuk bergegas ke arah Long Fai untuk menghajar secara keras.
Dirinya berpikir bahwa sebagai identitas raja, untuk menaklukkan kedua wanita ini sangatlah sulit. Tapi entah kenapa orang yang bernama Long Fai yang sudah jelas-jelas tidak memiliki kekuatan dengan gampangnya dia memikat dua ekor kecantikan tingkat nasional secara langsung.
Jika ada orang yang tidak setuju dengan pertolongan ini dia nomor satu yang duluan mengutarakan pendapat ini.
“Long Fai ya, akan aku habisi kamu.. sekarang... juga...! Jika kamu berani mendekati kedua wanita aku, maka kamu harus mati Tunggu saja kamu Long Fai bedebah...!” kedua tangan Raja yang mengepalkan erat ia sangat murah bahkan ingin menghancurkan semua benda yang ada di hadapannya.
Di sisi Long Fai, dia tidak memikirkan reaksi semua yang mendengarkannya kata-kata dirinya. Jika ada yang berani membuat masalah dengan dirinya, ayo.. selesaikan dengan secara jantan! siapa Yang pantas mendapatkan kedua wanita ini di tentukan oleh kekuatan!
......................