Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Mengajak Membuat Anak


Bab 480 Mengajak Mebuat Anak.


Bocah yang bernamakan Fang Ang, bertanya: “Ada apa?”


Baru saat itulah Wu Lan mengatakan tujuan dirinya datang ke sini sambil menunjuk wanita cantik yang sedang tergeletak di tanah.


“Kalian memintaku untuk membawakan gadis ini pergi ke tempat ibukota kerajaan Naga Azhure?” Fang Ang berkata kepada Wu Lan.


“Hehehe benar,” ucap Wu Lan sambil menggaruk rambut panjang yang sedang terurai.


Fang Ang adalah pemilik bison Angin. Dia kesehariannya hanya berlulu lalang kepenjuru Naga Azhure. Terkadang, dia juga mengantar beberapa penduduk yang ingin pergi dari ke daerah satu dan lainnya.


Walaupun sebenarnya memberikan tunggangan berupa bison angin tidak terlalu berguna, karena penduduk wilayah Xiandi bisa terbang menggunakan kecepatan yang sangat tinggi. Tetapi sifat manusia adalah merepotkan dia hanya ingin menunggangi bison angin dan sambil melihat pemandangan dari atas yang indah.


“Hmmm ...” Kemdian Fang Ang berdeham sambil melihat Li Qingyu yangs sedang tergeletak di tanah tak sadarkan diri.


“Baiklah ini bisa dibicarakan,” ucapnya setelah itu dia menggunakan hukum angin untuk menerbangkan Li Qingyu untuk naik di atas punggung bison Angin raksasa.


"Moooo!"


Bison itu mendengus dan kembali seperti semula. Fang Ang juga melompat terbang dan mendarat di punggungnya bison Angin.


Saat itu juga, beberapa anak kecil menatap ke Fang Ang penuh harap.


Fang Ang tahu apa yang sedang dipikirkan sehingga langsung berkata: “Kalian anak kecil, ayo ikutlah dengan ku!”


Begitu diucapkan, mereka semua bersemangat dan melompat-lompat.


Hore!


Fang Ang setelah mengetahui semuanya sudah naik di atas punggung bison raksasa angin, akhirnya menepuk punggung Bison itu dengan sangat lembut.


“Appa, Yip Yip!”


Roar!


Bison itu yang memiliki enam kaki langsung terbang ke atas dan ekor beserta kakinya digunakan sebagai sumber angin untuk terbang.



Hanya ilustrasi!


Sepuluh menit kemudian!


Di atas angin dan beberapa hewan terbang begitu sumringah, Li Qingyu yang sedang pingsan, tiba-tiba kedua bola matanya berkerut langsung membuka begitu tajam.


“Ahh aku tidak mati!” Li Qingyu sontak langsung mengecek seluruh tubuhnya. Terutama dibagikan kaki yang tergigit ular. Sebelum kesadaran menghilang, dia mendengarkan suara yang menakutkan dan kakinya memiliki rasa yang sangat perih.


Namun, sekarang setelah kesadaran pilih, Li Qingyu menemukan sudah selamat dan seluruh badannya baik-baik saja.


Ketika sudah sadar, baru saat itulah sebenarnya dirinya sedang menunggangi hewan raksasa. Hewan besar sedang dikendalikan oleh bocah belasan tahun.


Anak kecil sekelompok dengan Wu Lan bernama Bo Sai Xi, langsung melihat Li Qingyu bahwa sudah bangun dari pingsannya.


“Kakak perempuan! ternyata sudah bangun.” Bo Sai Xi mengangguk.


“Kakak perempuan mungkin lupa. Kita semua hanya ingin mengantarkan ketempat dimana kamu menemui Raja Xiandi.” Bo Sai Xi menjelaskan.


”Ahh jadi seperti itu,” ucapan Li Qingyu akhirnya lega. Li Qingyu yang sedang menunggangi bison, dia tidak pernah luput untuk melihat kesekeliling permukaan wilayah Naga Azhure.


Walaupun wilayah Naga ini tidak seperti Yan Agung yang memiliki pulau terapung, tetapi dibanding kualitas penduduk, kualitas pemandangannya, Yan Agung masih kalah jauh.


Li Qingyu sungguh sangat khawatir jika Yan Dongliu mengetahui bahwa ada kerajaan yang sangat bagus seperti peri mungkin sudah serakah dan berniat menginvasi.


Kerajaan Naga Azhure tergolong memiliki penduduk yang sangat sedikit. Itu karena penduduk asli dari keluarga tekemuka dan beberapa manusia biasa sudah meninggal akibat pembantaian Dayan Xiaobei pada masa lalu.


Sekarang jumlah penduduk sungguh sangat sedikit tidak sebanding dengan luas wilayahnya.


Namun, Li Qingyu tidak mengetahui bahwa Naga Azhure bukan hanya di dunia Tongtian saja, memlainkan sudah mencaplok di berbagai universe dan pengikut Xiandi sudah tersebar penjuru dimensi yang paling kecil.


Sekarang Li Qingyu setelah mengetahui bahwa Naga Azhure sungguh sangat indah dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, sepertinya dia tidak berniat untuk kembali ketempat kerajaan Yan Agung.


Meskipun demikian, setengah tahun harus mengeluarkan ribuan keping emas sehingga Li Qingyu menjadi berdarah hatinya.


Jumlah kepingan emas itu sungguh membuat dirinya menggigil karena pendapatan itu juga pendapatan dua pekan dari penginapan Ayahnya.


‘Sal! Andai kata aku adalah selir Xiandi, bahagia hidupku!’ Li Qingyu meraung dihatinya.


~


~


~


#Istana Naga Azhure Wilayah Tongtian!


Beberapa saat, akhirnya Long Fai sudah sampai dan Yang Chen beserta yang lain juga sudah pergi ke tempat rumah masing-masing.


Fu Xiao Lin dialah yang paling beringas untuk pergi ke rumahnya, karena dia akan melakukan hubungan intim dengan istri tercintanya setelah sudah beberapa hari berpisah.


Untuk Long Fai dia yang pertama langsung pergi ke toko kelontong di dunia Naga sehingga pada saat itu, dia menemukan Murong Ruyue sudah memiliki perut yang sudah besar.


Bahkan Long Fai cukup tersesat sejenak. Dia hanya pergi ke alam bawah sekitar beberapa hari, tetapi perbedaan waktu sungguh berbeda sehingga di dunia Naga sudah empat bulan telah berlalu sehingga Murong Ruyue memiliki usia kandungan tujuh bulan sebentar lagi akan memasuki masa matang.


Murong Ruyue sedang duduk sambil disamping ada Wang Roulan yang selalu menemaninya.


“Hmmm ternyata sudah lama aku pergi dari dunia ini, aku tak menyangka bayi ini akan keluar hahaha!” Long Fai tidak sabar menjadi Ayah.


Wang Roulan yang di sisinya Murong Ruyue langsung memuntahkan kata-kata kepada Long Fai, “Kamu suami bedebah! Beraninya meninggalkan Murong Ruyue cukup lama! Apakah kamu tahu setiap hari dia menanyakan kabar mu!”


Long Fai tidak bisa mengelak. Tetapi dia berusaha menjawab secara jujur bahwa ketika kembali didunia bawah, hanya berlangsung lima hari. Dia tidak menyangka di dunia Naga sudah lima bulan berlalu.


Wang Roulan memeluk kedua tangannya tidak berkata apa-apa lagi.


Namun, seketika Long Fai mengirim pesan menggunakan indra prespektif nya, ‘Sebenarnya, aku datang disini juga ingin membuat anak dengan mu Lanlan,’


Seketika Wang Roulan tersipu dan berjalan kebelakang dengan beralasan ingin membuat minuman.