
Bab 441 Bertemu Wang Roulan dan Kedua Wanitanya
Long Fai hanya menghela nafas kepada Fang Molin yang manja ini. "Mari kita eksekusi nanti jika dia datang ke sini membawa kaki-kaki anjingnya. Jika Aku membunuh satu maka tidak terasa sekalian harus membunuh semuanya biar cepat teratasi."
“Baiklah, yang terpenting aku ingin melihat dia lagi tepat di depan wajahku.” Fang Molin berharap.
“Baiklah.” Long Fai juga menganggukan kepalanya. Untuk masalah seperti itu memang cepat diselesaikan jika semua keluarga Jun, datang secara bersamaan.
Jika kamu membunuh hanya satu maka di kemudian hari ada satu lagi yang ingin membunuhnya. Seperti kasusnya Sekte Teratai Salju sampai sekarang belum teratasi sampai akar-akarnya karena penerus Sekte itu, sampai sekarang melarikan diri belum memiliki cara untuk menyerangnya.
Mungkin saja, mereka sudah takut duluan bisa jadi sedang memikirkan cara yang lebih efektif dan lebih matang untuk berurusan dengan dirinya. Tetapi, jika kamu menyerang menggunakan cara yang sudah sematang, mungkin kamu tidak bisa melawannya itu sudah menjamin.
Long Fai tidak berpikir dengan keselamatan bawahannya karena sudah yakin dengan kekuatannya. Cukup bawahannya yang mengurusi masalah itu kemudian Long Fai hanya berpetualang.
Untuk sekarang, Long Fai hanya ingin menemui Wang Roulan karena pada saat itu sebenarnya ingin memberi hadiah sebuah buah hati kepadanya. Sayangnya karena salah target racun Tintin memasuki kedalam tubuh Murong Ruyue yang pada saat itu tidak pernah berpikir jauh bahwa Murong Ruyue akan menjadi kekasihnya.
Long Fai kemudian langsung membuka ruang untuk mencari keberadaan Wang Roulan mungkin saja, dia sudah berteman akrab dengan Ji Yao.
Ketika Long Fai menghilang di toko itu, Fang Molin dan Murong Ruyue tiba-tiba baru sadar bahwa Long Fai sudah tidak ada.
“Dimana dia?” Fang Molin yang pertama-tama menyadari itu langsung berkata kepada Murong Ruyue.
“Aku tidak tahu, mungkin Ida sedang menemui salah satu wanitanya,” kata Murong Ruyue ya tersenyum pahit entah kenapa ketika Long Fai sudah tidak ada ada perasaan kehilangan. Bukan hanya Murong Ruyue saja, bahkan Fang Molin tiba-tiba memegang dadanya seperti ada yang perasaan yang sakit tereris-iris di hatinya.
‘Perasaan apa ini? kenapa hatiku merasakan tidak nyaman Bahkan aku merasa ada sesuatu yang kehilangan?’ Fang Molin berguman terus menerus.
Entah kenapa, Fang Molin seketika ingin melihat wajah Long Fai terus-menerus akan tetapi dia menemukan Long Fai sudah tidak ada.
‘Bjingan kamu Long Fai, kamu tidak diizinkan untuk berlama-lama meninggalkanku, jika tidak aku bisa gila!’ Fang Molin kedua tangannya langsung mengepal erat.
Namun, apa yang mereka tidak ketahui setelah Long Fai menghilang dari udara tipis, beberapa suku Fang yang sedang mengintip di kehampaan akhirnya saling mengangguk satu sama lain.
“Hei lihat, Long Fai sepertinya memiliki dua wanita salah satunya, Fang Molin. Apakah kita harus menculik keduanya itu? Sepertinya wanita itu sedang mengandung anak dari Long Fai? Anak itu adalah kunci dari kita untuk membobol kelemahan Long Fai.” Suku Fang yang memiliki tubuh dilumuri apik yang membara berkata dengan tidak sabar.
“Tunggu dulu, kita harus menunggu jangan terlalu cepat,” ucap suku Fang yang memiliki satu mata.
“Baik!"
Salah satu mereka hanya setuju untuk menahan dulu agar tidak terlalu cepat untuk mengambil kedua wanita Long Fai.
~
~
~
Seperti biasanya, Ji Yao sebagi wanita dengan menyukai alat musik dan syair dari Long Fai dan menghafal satu buku yang sangat tebal akhirnya sekarang sudah tidak terkalahkan untuk pencapaian musik dan nyanyiannya.
Bahkan para pelamar yang menyukai Ji Yao secara diam-diam tidak bisa melawan lagi kehebatan Ji Yao. Apalagi, sekarang di samping Ji Yao ada duu wanita yang sangat cantik sebanding dengan Ji Yao dalam penampilannya. Bahkan wanita itu juga sangat pandai memainkan alat musik.
Ketika ketiga orang itu memainkan musik, maka sepertinya orang yang menonton dan mendengarkan lantunan musik itu seperti memasuki alam peri.
Sekarang, Wang Roulan sudah akrab dengan Ji Yao dan Xiao Yun. Bahkan yang pada awalnya Xiao Yun canggung, seketika bisa bergaul dengan sangat baik.
Setelah selesai memainkan alat musik dengan kombinasi tiga wanita itu, akhirnya para orang yang sedang menonton langsung bertepuk tangan sangat meriah.
Yang Ying Feng yang dari awal sampai sekarang tidak pernah menyerah apalagi ditambah dua wanita itu kau serakahkan ingin mendapatkan semuanya langsung membara-bara.
Yang Ying Feng setelah mendengarkan lantunan musik yang begitu indah selesai, dia berjalan maju ke depan untuk berkata dengan tulus.
“Nona Yao, Nona Roulan dan Nona Yaun, pahami kata-kata aku, aku sudah berkata kepada Kalian bertiga bahwa aku sangat tulus mencintaimu. Lihatlah Aku mempunyai dua wanita di rumah itu tidak masalah aku masih bisa merawatnya, sekarang aku ingin membawakan kalian bertiga untuk dijadikan selirku, kalian daripada menunggu pemuda Long Fai datang kepada kamu lebih baik melupakan dia, aku yakin banjingan Long Fai sudah mendapatkan wanita lain yang kecantikannya di atas kalian bertiga.”
Xiao Yun kemudian berkata: ”Kamu tidak pernah lelah untuk merayu kami bertiga, sudahlah Kami bertiga tidak ada niatan untuk berkhianat kepada Long Fai. Aku yakin dia juga masih mengingat Kami bertiga.”
“Lebih baik, kamu pergi dari wilayah ini karena kamu tahu kalau kami bertiga salah satunya adalah ratu wilayah Xinping. Wilayah Xinping sedang berseteru dengan King Tanguan. Untuk istri-istrimu lebih baik pergi dari sini.”
“Sebelem aku mendapatkan Kalian bertiga aku tidak akan menyerah!” Yang Ying Feng masih bersikeras untuk bisa mendapatkan hati ketiga wanita itu.
“Jangan bermimpi, kami semua tidak menyukai mu!” Ji Yao salah satu ke tiga wanita yang paling muak dengan Yang Ying Feng karena dialah yang pertama diganggu oleh Yang Ying Feng pada awal debutnya menjadi pemain musik dan alat musik.
Yang Ying Feng kemudian membuat alasan: “Walapun Kalian bertiga tidak memiliki rasa kepadaku tetapi juga kalian menerima aku sebagai suaminya maka rasa cinta itu akan dipupuk dan perlahan-lahan akan tumbuh percayalah kepadaku.”
Pada saat ini, Yang Ying Feng sedang berlutut untuk memohon kepada ketiga wanita itu agar menjadi wanitanya sehingga tanpa sadar tiba-tiba Yang Ying Feng seketika ditendang pantatnya.
"Bang!"
"Aduh pantatku!”
Yang Ying Feng meluncur sangat jauh sekitar 15 meter.
Tiba-tiba setelah Yang Ying Feng terpental sangat jauh, ada sosok pemuda berpakaian hitam dengan seruling di pinggang kanan dan kiri ada kipas hitam.
Seketika ketiga wanita itu langsung membuang alat musik dan langsung berlari untuk mendekati Long Fai. Hanya Xiao Yun dan Wang Roulan yang berani memeluk Long Fai. Sementara itu, Ji Yao hanya di belakangnya sambil tersenyum tersipu malu.
Akan tetapi, Long Fai langsung meraih tanganya untuk menjadikan perilakunya sebagai adil.