Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Festival Musim Semi


Bab 256 Festival Musim Semi


Tanpa di sadari dia hanya berniat tidur hanya sebentar tapi ketika anda membuka matanya tiba-tiba sudah malam.


“Apakah aku terlewatkan..?” Long Fai terbangun dari tidurnya kemudian dia mencoba menyingkirkan Xiao Yun yang sedang memeluk erat seperti bantal guling.


Ketika Long Fai sudah menyingkirkan Xiao Yun dari pelukannya tiba-tiba dia tersenyum lucu. Karena ketika dia melihat lengan kanan yang bekas ditempel kepala Xiao Yun banyak dilumuri air liur.


”Wanita ini kapan dia menjadi mengiler kalau tidur..” Long Fai berguman sendiri sambil menatap wajah Xiao Yun yang sangat imut ketika tidur.


Setelah itu, dia pergi ke samping untuk mendekatkan ke jendela setelah itu dia membuka tirai tipis untuk melihat keadaan sekitar.


“Hmmm seperti namanya ibukota dari kerajaan sungguh sangat ramai dan meriah.." Long Fai mengangguk kepalanya. setelah itu dia mendekati Xiao Yun yang sedang terbaring tidur.


"Tik!"


"Tik!"


"Tik!"


Long Fai mengetuk dahi Xiao Yun sangat lembut sehingga ketika ketukan itu berlangsung tiba-tiba mata Xiao Yun langsung memicingkan sangat imut.


“Aduh.. suami Kenapa kamu melakukan itu aku ingin tidur masih ngantuk..” Xiao Yun berkata kepada Long Fai secara sadar dan tidak sadar.


“Hai bangunlah sekarang sudah larut malam.. dan apa kamu tahu di luar sana sangat meriah ayo kita melihat apakah kita tidak ingin berkencan?” Kata-kata “Kencan„ membuat mata Xiao Yun membuka sangat lebar dan langsung cerah matanya.


“Apakah yang dikatakan kamu benar ayo kita pergi bergegas secepatnya..!” Kemudian Xiao Yun langsung bangunkan membersihkan cairan lengket yang berada di tubuhnya menggunakan multipasinya sehingga seketika langsung bersih tempat ada cairan yang menempel.


Melihat Xiao Yun yang sangat energik langsung menggelengkan kepalanya dia juga perlahan-lahan membuang cairan yang menempel di bagian pahanya setelah itu dia menggunakan baju hitam andalannya.


Setelah sekiranya mereka berdua sudah berpakaian rapi langsung meninggalkan Su Hao dari tidurnya dan dia pergi berkencan.


ketika long file sudah tiba di tempat keramaian yang sangat ramai tiba-tiba dia keningnya berkerut karena dia melihat banyak pria atau wanita yang memakai baju yang sama seperti baju adat istiadat.


Long Fai ingin tahu dan berkata kepada warga yang kebetulan lewat di sampingnya. “Maaf rekan Kenapa di sini sangat ramai dan aku juga melihat para warga atau kamu memakai baju yang sepertinya satu sama persis dengan warga lainnya?”


Sontak warga itu yang diberhentikan oleh Long Fai seketika menatap ke arah Long Fai dengan tatapan tidak percaya. Sambil terheran-heran akhirnya warga itu berkata kepada Long Fai.


“Ini.. apakah kalian tidak mengetahui ini sekarang di kerajaan Tanguan adalah hari festival musim semi, festival ini dilakukan setiap satu tahun satu kali?”


“Apakah kalian berdua bukan asli dari penduduk sini sehingga kalian berkata karena ingin tahu?”


Long Fai akhirnya berkata jujur: “Bener rekan kami berasal dari kerajaan yang jauh bukan asli dari penduduk di sini sehingga ketika kami pergi ke wilayah ini, kami sungguh sangat terkejut setelah melihatnya.”


“Ohh seperti itu..” Warga itu menganut terus menerus sambil memegang dagu yang tidak memiliki jenggot.


Kemudian orang itu berkata lagi: “Baiklah karena aku sudah memberitakan apa yang aku tahu kepadamu aku berpamit dulu selamat tinggal..”


Long Fai terlebih dahulu berkata: “Yuner apakah kamu ingin mencobanya berpakaian seperti layarnya warga di sini?”


“Pertimbangannya sangat bagus ayo mari kita coba..” Xiao Yun tersenyum.


Akhirnya mereka berdua langsung pergi ke tempat toko baju untuk membeli pakaian budidaya adat dari kota Tanguan.


Namun sesampainya di toko yang cukup meriah dan sangat besar dia hanya membelikan satu set kepada Xiao Yun. karena dirinya tak perlu untuk membeli seperti itu dengan jubah sarjana seketika berubah menjadi pakaian adat dari kerajaan Tanguan.


“Suami apakah baju ini menurutmu sungguh sangat bagus hah.. hah..hah..? Bagaimana? apakah pantas..” Kata Xiao Yun.


“Ini sangat pantas..” Kata Long Fai dia sudah mengatakan seperti itu berulang kali sangat lama karena Xiao Yun setelah memilih baju satu dan menurutnya dirinya tidak pantas dia akan mengganti baju yang lain.


“Ini sama sekali tidak pantas huh..!” Xiao Yun cemberut imut.


“Brengsek apakah kamu minta ini sekarang sudah larut malam kita akan ketinggalan Jika kamu seperti ini terus-menerus ayo cepat kamu sudah cantik pakaian apapun yang kamu gunakan sudah pantas ayo..!” Long Fai mengepalkan tangannya sambil mengarah kepada Xiao Yun.


"Pfff!"


Xiao Yun tersenyum dan memegang bibirnya dengan tangan yang sangat halus. setelah itu dia mencari baju yang lainnya dan alhasil dia menemukan baju tradisional berwarna merah bercampur coretan hitam.


Xiao yun mengambil baju ini dan mendekati tapi tiba-tiba ada suara wanita yang sekitar 4 meter dari dirinya yang berkata. “Aku juga ingin baju yang seperti itu dia..!”


kemudian Pemuda gendut itu melihat ke arah show Yun yang sedang memagang baju merah itu. “Hei.. maaf Nona bisakah kamu menyerahkan baju itu kepadaku wanitaku ingin memakai baju itu..!”


Sontak Xiao Yun langsung mengerutkan keningnya dia berhenti dari berjalan kemudian dia menatap ke arah pria yang gendut. Bahkan pria berbadan gendut seketika melihat wajah yang sangat menawan yang terpancar dari aura Xiao Yun langsung terkesima bahkan dia lupa ingin berkata apa.


Xiao Yun berkata terlebih dahulu: “Maaf baju ini sudah aku pesan sebelum kamu jadi aku tidak ingin menyerahkan ini kepadamu sekali lagi aku minta maaf kepadamu.”


“Ini...” Pria yang memiliki badan gemuk langsung bingung dia mengharukan kepalanya karena tidak tahu apa yang dikatakan lagi.


Tapi wanita yang manja itu dan memiliki wajah riasan yang sangat tebal cemberut kepada Xiao Yun. “Aku bilang aku ingin baju ini serahkan secepatnya..!”


Xiao Yun sangat kaget kemudian dia ingin berkata tapi tiba-tiba Long Fai menghampiri langsung berkata. “Nona maafkan wanitaku sudah memesan baju ini terlebih dahulu, jika kamu ingin merebut dah baju ini kepadamu aku mohon maaf aku akan melawan.”


Wanita dengan rias yang sangat tebal langsung terkejut apa yang dia lihat dari wajah Long Fai yang begitu sangat tampan. Namun, dia masih cemberut dan berkata kepada pria gendut. “Cepat aku ingin baju ini.. dan kalahkan dia jika tidak aku tidak akan mau denganmu lagi..”


Pria gendut itu, langsung maju menatap ke arah Long Fai melihat bawah Long Fai memiliki kekuatan lebih rendah daripada dirinya sehingga dia semakin berani. “Oi.. karena kamu tidak menyerahkan baju ini maka aku harus memaksamu dengan kekerasan apakah kamu mau..?”


Namun Long Fai hanya tersenyum dia hanya mengacungkan jari tengahnya ke arah pria gendut.


Wajah pria gendut itu langsung jelek karena merasa diejek dia langsung berteriak sambil ingin menampar pipi Long Fai.


“Brengsek.. kamu sungguh berani kepadaku..hah..!”


"Swoshh!"