Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Kepalan Tangan Yang Bicara


Bab 463 Kepalan Tangan Yang Bicara


Liu Wanmo berkata menghina kepada Yang Chen. “Dilihat penampilan mu memiliki tubuh yang sangat kecil. Kamu sungguh percaya diri untuk melawan aku, hahahah!”


“Lebih baik kamu diam. Karena diam bagiku kamu lebih baik, semakin kamu banyak berbicara, semakin aku ingin muntah karena bau mulut mu," ucap Yang Chen sambil tersenyum menghina.


“Sialan kamu mengejek ku!” Lue Wanmo, seketika langung memukul wajah Yang Chen hingga Yang Chen terpental sangat jauh dan menabrak lusinan rumah dan beberapa pohon hingga rusak.


Setelah menghempaskan Yang Chen sampai terpental sangat jauh, Liu Wanmo mendengus dingin seperti menahan amarahnya.


“Kamu sudah mati, ini akibatnya menghinaku.” Liu Wanmo mendengus dingin.


Tetapi dia tidak melihat bahwa Yang Chen sedang terbang sangat cepat langsung beteriak.


“Tinju tidak serius kekuatan 1%!”


"Bang!"


Alhasil, kepalanya Liu Wanmo ditinju Yang Chen langsung motor planter sangat bangkok dan berputar-putar di udara sampai mendarat sangat jauh sekitar dua kali lipat hempasan Yang Chen.


“Sudah aku bilang, bau mulutmu sampai tercium sangat jauh, alhasil aku memukul mu untuk menghindari bau mulut di sini.” Yang Chen mengangkat bahu sambil menyringai.


Di kejauhan, Liu Wanmo gigi-giginya langung pada rontok sangat banyak. Dia menyipit tajam langsung berlari seperti bison. Bahkan akibat berlari, getaran itu seperti gempa.


“Ahhh kamu memukul ku awas kamu! Akan aku patahkan tulang mu!” Liu Wanmo berlari dan menabrak benteng peron pertempuran hingga gugur.


"Bang!"


Kemudian, Liu Wanmo mengambil bongkahan benteng itu yang memiliki masa tiga kali lipat dari besar tubuhnya.


Bongkahan itu langung di lemparkan kearah Yang Chen.


"Wosh!"


“Rasakan kamu bocah kerempeng!”


Yang Chen hanya tersenyum dan mengangkat tanganya dan...


"Bam!"


Hanya sekali tinju, bongkahan besar itu hancur dan berubah menjadi serpihan kecil yang menyebar kemana-mana.


“Serangan mu, seperti air yang tidak memiliki sakit hahah!” Yang Chen tertawa menghina kemudian, langung meninju udara. Alhasil, udara itu langsung mengamuk dan menerpa ke arah Liu Wanmo.


"Bushh!"


"Ahh tidak mungkin!" Liu Wanmo terbang keatas langit sampai ingin menembus anmosfer luar planet. Akibat gesekan itu, punggung Liu Wanmo langsung gosong terbakar.


"Ahhh punggung ku!" Liu Wanmo menjerit dan mencoba meseat turun kebawah dan menukik hingga menabrak tanah sangat keras.


"Bam!"


Satu batang dupa terlalu akhirnya sosok Liu Wanmo sudah terlihat oleh mata telanjang semua para penonton. Saat itu juga semuanya melihat bahwa punggung Liu Wanmo sudah kosong seperti ayam panggang.


Karena Liu Wanmo tidak sadarkan diri akhirnya pertandingan itu dimenangkan oleh Yang Chen.


Long Fai yang melihatnya tertawa: “Bhahaha! Lihat kalian apakah kalian sudah membuka mata lebar, bukannya aku diam saja karena takut dengan ejekan kalian, tetapi buat apa menanggapi ejekan kalian semua karena yang aku yakini bahwa kamu semuanya badut yang sedang beratraksi hahaha!”


Perkataan Long Fai membuat dari pihak kerajaan manapun langsung malu seseolah, dia sudah ditampar sangat keras berkali-kali dari Long Fai.


Yan Dongliu tidak setuju dengan perkataan Long Fai sehingga langsung berkata: “Kamu jangan terlalu senang terlebih dahulu masih ada beberapa praktisi yang ingin bertarung denganmu ini baru permulaan. Kamu juga mengetahuinya bahwa ketika orang sombong akan dijatuhkan oleh kesombongan yang kamu perbuat.”


“Aku sombong karena kekuatan ku nyata. Kalian juga tahu hukum di dunia ini yaitu kepalan tangan yang menentukan. Jika peraturan itu memberatkanmu, maka dengan kepalan tangan peraturan itu bisa dibicarakan.”


Yan Songyi melihat dominasi dari Long Fai, sungguh tidak setuju dan langsung melompat ingin memenggal kepalanya.


Akan tetapi, pelayan kecil Ji Yao langsung menghadang dan menangkap pedang itu hanya menggunakan kedua jari yang kecil.


“Untuk berani melawan Raja maka, itu adalah lancang. Apakah kamu tidak diajarkan sopan santun dari orang tuamu bahwa Raja adalah yang terdepan.” Min Rui berkata dengan tenang. Tetapi ada cicak membunuh yang terpampang jelas di wajahnya.


Setelah berkata, Min Rui langsung mendorong pedang itu dengan sangat ringan sehingga Yan Songyi langsung terguyung-guyung mundur sambil menata Min Rui dengan sangat terkejut.


‘Sial bagaimana kerajaan sampah level 7 memiliki kekuatan sangat menakutkan seperti itu!' Yan Songyi menggelengkan kepalanya terus-menerus sambil menatap Min Rui penuh waspada.


“Sekarang, kamu Jangan menghalangi pandangan dari raja Long kami, jika tidak maaf pihak kami akan menampar dengan keras.”Min Rui mengangguk dengan tenang.


“Kamu!” Yan Songyi sungguh tidak bisa berkata apa-apa. Dia ingin melawan tetapi juga merasakan kekuatan wanita yang ada di depannya sungguh sangat kuat.


Jika satu pelayan memiliki kekuatan yang sangat menakutkan, bukankah berarti Raja itu sendiri memiliki kekuatan yang lebih daripada bawahannya? Memikat hal itu akhirnya Yan Songyi sungguh menyesal telah mengatakan hal yang vulgar seperti itu. Jika pada waktu pertama melihat kerajaan Long Fai, dan tidak mengatakan hal memalukan seperti itu mungkin dirinya bisa berdekatan dengan sang raja Long Fai. Bahkan tidak dipungkiri dirinya akan menjadi selir selanjutnya jika pada waktu awal bisa menjalin hubungan dengan baik.


Tetapi penyesalan datang dari terakhir sehingga untuk meminta maaf juga tidak ada gunanya.


"Tsk!" Yan Songyi langsung mendecakkan lidahnya.


Yan Dongliu melihat putri sendiri yang mengalami kekecewaan akhirnya berkata kepada Long Fai, ”Maafkan Putri kamu yang lajang terhadap raja Long, karena putri kami dari mudanya selalu dimanjak sehingga mengalami pembangkangan dan berani kepada siapapun mohon maafkan kami.”


“Tidak masalah, aku hanya datang di sini ingin melihat dunia dan tidak ingin membawa musuh." Long Fai mengangkat bahu. Tetapi, kemudian berkata lagi: “Meskipun begitu, raja ini masih ingat dengan kata-kata hinaan kalian.”


Yan Dongliu wajahnya jelek dan berpura-pura terbatuk.


"Uhuk! Mari kita lanjutkan pertempuran ini!” Untuk mengalihkan isu, Yan Dongliu Harus berpikir jernih untuk Bagaimana cara mengalihkan ketegangan antara kerajaan Long Fai dan lainya.


Yang Chen juga setelah melihat gesekan antara kerajaan sendiri dan kerajaan lain, hanya tersenyum.


Dia hanya mengikuti instruksi. Bahkan dia bisa membunu Yan Songyi hanya satu pukulan. Tetapi itu membuat dirinya menjadi kejam.


“Ayo siapa yang ingin melawan aku lagi? Tunjukan sifat superior tadi?” Yang Chen berteriak.