
Bab 179 Yan Ming Mati
Setelah Ta Kong mendekati Yan Ming, dia langsung memenggal kepalanya sangat keras.
"Sring!"
"Puf!"
Darah Itu, muncrat itu seperti letusan gunung Merapi ketika mengeluarkan Lavanya. Bahkan takong melihat sendiri kepala Yang Ming yang menggelinding melihat matanya masih terbuka dengan tatapan yang mengerikan dan penuh horor.
“Sekarang tidak ada lagi keluarga Yan keluarga Yan hanya tinggal nama sudah terkubur dalam abu” Kata Ta Kong sambil melihat tubuh Yan Ming dan tumpukan daging Yan Ling.
Kemudian dia berteriak "Hua Qin....! Kemarilah..”
4 detik setelah Ta Kong berteriak, akhirnya Hua Qin dan Ta Mei keluar dari rumahnya. Ta Mei akhirnya setelah keluar dari rumah menatap ke depan dengan tatapan luar biasa.
Karena dia melihat tubuh Yan Ming dan kepalanya itu terputus menjadi dua bagian bahkan banyak sekali tumpukan daging yang berceceran di pelataran rumah ini.
"Huekkk..” Ta Mei muntah terus-menerus, karena dia baru pertama kali melihat adegan pembunuhan yang sangat menjijikkan.
Ta Kong menggaruk rambutnya karena dia baru menyadari anaknya sendiri baru melihat pembunuhan yang begitu sadis. “Uhhh nak... mungkin kamu begitu mual sekarang. Tapi lambatnya tahun, lambatnya hari, kamu akan terbiasa. Karena dunia ini sungguhlah kejam, bahkan dewa tidak bergandengan tangan untuk berbelas kasih. Hanya diri sendiri yang menjadi penolong jadi aku harap kamu terbiasalah.”
“Baik ayah.. aku tahu aku akan terbiasa untuk melihat adegan yang sangat kejam seperti ini.” Suhut Ta Mei sambil mengangguk sangat serius.
Ketika dia sedang berdiskusi tanpa sadar takong memiliki sebuah ide dia menatap ke arah Hua Qin. “Apakah Kendil ajaib kamu itu bisa menyerap mayat ini semuanya?”
Hua Qin juga terkejut kemudian dia menatap ke arah suaminya dengan tatapan mata cerah. “Mari kita coba siapa tahu ada keajaiban tertentu.”
2 detik kemudian, tangan hoakin melambai ke arah di mana mayat keluarga yang sedang berserakan. Seketika dia menyerap semua jasad mayat ini ke dalam artefak Kendil ajaibnya.
ketika Hua Qin sudah menyerap semua jasad dari keluarga yang tanpa sedikitpun dia sepertinya merasakan energi yang sangat meluap meluap dari tubuhnya bukan hanya itu saja ketika jasad itu diserap dan ditimbun ke pasir emas tiba-tiba keluarlah pohon berwarna merah dengan buah yang sangat besar seperti kelapa.
Buah itu juga berwarna merah seperti buah delima. Hua Qin dia ingin tahu sehingga memutuskan untuk memasuki Kendil ajaibnya itu.
Ketika dia memasuki Kendil ajaib, dan dia memetik buah dari tumbuhan Yan Ling dia memakan buah itu seketika dia membelakakan matanya penuh tidak kepercayaan.
Karena ketika dia memakan buah dari jasad Yan Ling dia sepertinya mempunyai akar spiritual layaknya patriak Yan.
Kemudian dia sangat gugup, langsung keluar dari Kendil ajaib. Dia menceritakan semuanya apa yang dia tahu kepada suaminya bahwa, ketika anda membunuh dan menyerapnya untuk ditanam di Kendil ajaib, maka anda bisa mempunyai kekuatan dan kemampuan yang sama dimiliki mayat itu.
Ketika Ta Kong mendengar penjelasan istrinya, D
Dia juga terkejut bukan main. Jika seperti itu bukankah dia memiliki modal untuk menentang surga?
Bahkan dia sangat bersyukur atas rahmat yang diberikan oleh Long Fai dia sudah berjanji selama sisa hidupnya, dia akan mengabdi kepada Naga Azhure.
Tapi ketika sedang dalam keadaan gembira ada selulet yang sangat cepat yang memenggal kepala Ta Mei hingga terputus.
"Puf!"
“Tidak Mei'er...!” Hua Qin menjerit sedih.
...----------------...
Di sisi lain Long Fai yang sedang tertidur sangat nyenyak akhirnya terbangun. Dia melihat bahwa Xia Fei dan Ho Tu sedang memeluk dirinya sangat erat tanpa busan.
Long Fai mengguncang tubuhnya agar mereka berdua terbangun.
“Uhh.. kalian berdua, ini sudah siang.. bangunlah..!" Long Fai sangat cemberut.
Pada saat ini, akibat guncangan yang di lakukan oleh Long Fai, akhirnya kedua orang itu membuka mata. Kedua orang itu, memeluk erat kepada Long Fai.
Xia Fei melihat Ho Tu yang tidak memakai pakaian sama sekali, begitu juga sebaliknya sehingga mereka sadar telah berbagi suami.
“Kamu bangunlah, aku sungguh tidak bisa bergerak..” Long Fai menangis.
“Hmm... baiklahh..” Kedua wanita berkata canggung.
Tapi, setelah mereka sudah melepaskan untuk memeluk Long Fai, tiba-tiba Long Fai berkata sedikit menyeringai: “Bagai mana..? Apakah tadi malam sungguh memuaskan heheh!”
"Bug!"
Long Fai di lempar bantal yang lembut, Tapi di bantal itu, ada sedikit cairan kental yang di miliki kedua wanitanya.
“Kamu sangat jangan berterus terang, dan rapatkan mulutmu itu...!” Ho Tu tersipu. Di samping Xia Fei dia hanya tersenyum bahagia.
“Suami.. aku ingin lagi ketika malam tiba..!” Xia Fei bercanda.
“Apakah kamu ingin lagi..” Long Fai mengepalkan tangannya membuat Tinju kepada Xia Fei. Dia khawatir jika setiap malam melakukan hal seperti itu, dia takut tubuh ini menjadi kering. Walau tubuh yang dia sedang pakai adalah tubuh clone, namun masih merasakan sakit.
“Hehehe.” Xia Fei terkekeh.
Akhirnya kedua wanita itu, pergi meninggalkan Long Fai, dia juga sudah tahu satu hari lagi akan mengadakan acara yang sangat meriah. Yaitu, dia akan melakukan pertunangan Akbar di istana ini.
Dia juga sudah menantikan siapa orang yang berani berurusan dengannya, sehingga dia bisa melakukan karung pasir.