Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Menculik Long Xiaoyu


Bab 567 Menculik Long Xiaoyu


“Banyak bacot!" Yang Chen menghina langsung melompat untuk mendekati Li Aotian dengan menghina.


Dia langsung terbang sangat cepat untuk menghajar Li Aotian karena diperintahkan oleh Long Fai.


Sial! Li Aotian marah sambil dengan sigap, langung mengeluarkan benteng batu untuk menghalangi Yang Chen.


Hanya saja Yang Chen masih mnghina dan menendang batu itu yang sudah menghalangi pandangannya.


Bang!


Bang!


Fisik Yang Chen sungguh kuat seperti Saitama, “Hahaha ketemu juga!" Setelah tertawa Yang Chen membuat kepalan tinju lambung menghajarnya hingga Li Aotian terhempas dengan tulang hancur seperti bubur mendarat tepat dekat Long Fai.


Long Fai langsung menangkap menggunakan tangan kanannya dan membanting ke tenah hingga tanah itu retak seperti ada jaring laba-laba.


Bang!


Cengkraman Long Fai membuat tubuh Li Aotian langsung putus sehingga tubuhnya hancur patah menjadi dua.


Ketika Li Aotian mati, tidak ada tanda-tanda energi kehidupan yang muncul dari tubuhnya. Karena itulah Long Fai diberitahu oleh Artefak Naga bahwa yang sedang kamu hadapi hanyalah boneka sama seperti kamu.


Otomatis Long Fai meminta petunjuk agar bisa mendapatkan posisi tubuh asli dari Li Aotian. Hanya saja Artefak Naga langsung cemberut karena dia merasa bahwa Long Fai sungguh payah. Bahkan Artefak Naga menghina Long Fai seperti Nobita. Otomatis Long Fai canggung sehingga dia hanya terbang ke suatu tempat dengan ngasal.


Alhasil tanpa disadari Long Fai terbang melintasi waktu sehingga tidak membutuhkan beberapa saat, dia sudah di hutan yang sangat lebat. Kemudian Long Fai pandangann tertuju di suatu tempat yang tinggi karena ada pohon raksasa.


Long Fai hanya mencoba menggunakan pikiranya untuk memanggil petir agar menyambar pohon raksasa.


Alhasil seketika langit menjadi mendung. Tidak membutuhkan lama, tiba-tiba ada kilatan listrik langsung melesat ke arah pohon raksasa itu hingga menghancurkan sebagian atas pohon tersebut.


Klarak Jeder!


“Ahhh Bajingan!” Li Aotian ketakutan hingga ingin pingsan. Dia tak tahu kenapa tiba-tiba ada petir yang sangat menakutkan hingga ingin menyambar ke arah dirinya.


Bahkan ada dua Boneka yang sudah tiba di sisinya sambil mendukung untuk tidak terjadi sesuatu apa-apa dengan tubuh asli Li Aotian yang sedang bersemayam di dalam pohon itu.


Hanya saja dua boneka itu setelah mendukung tubuh asli Li Aotian, seketika ada kepalan yang langsung mendarat ke dua boneka itu.


Wush!


Bang!


Bang!


Dua boneka kepalanya langung pecah sehingga Li Aotian asli, seketika terpana dan merasakan rasa horor yang tinggi.


Long Fai menyringai, ”Ketemu, 'kan?’’


Long Fai tanpa basa-basi, mengeluarkan bata yang sudah tidak dipakai langsung memukul kepala Li Aotian hingga tubuhnya hancur sampai menembus tanah-tanah hingga menjadi cekung selebar satu mil.


Bang!


Hanya sekali pukul, Li Aotian meninggal dengan tubuh hancur meledak hingga membuat tanah radius satu mil menjadi cekung.


Wuss!


Long Fai memasuki retakan ruang dan dia sudah dihadapan Bibi Dong. “Kamu tidak perlu khawatir. Sekarang dia sudah meninggal. Ternyata dia bersembunyi cukup dalam dan dia juga mengincar kamu agar dia bisa menjadikannya kamu alat.”


“Terimakasih Long Fai, akhirnya aku bisa tenang tanpa ada pengganggu Li Aotian bastard itu.” Bibi Dong menghela nafas panjang.


Long Fai mengangguk dan mendekati Bibi Dong langsung meraih tangan halus dan meminta kepada Tang Ning, “Aku meminta izin kepadamu untuk membawakan dia kewilayah aku. Istriku ingin membuktikan bahwa aku sudah mengambil Bibi Dong di jadikan wanitaku."


Tang Ning mengangguk dia tidak mencegat. Dia juga sudah senang jika Bibi Dong akhirnya mendapatkan kekasih yang kuat seperti Long Fai. Kemudian Tang Ning berkata: “Baik Anda hati-hati yang mulia Ratu,”


Bibi Dong mengangguk dan melirik ke arah Long Fai dengan lembut, “Baik. Jaga wilayah ini sebentar saya akan pergi sebentar.”


Long Fai terbang menaiki gerobak istana yang sangat megah yang muncul secara tiba-tiba dan yang membawakan gerobak itu adalah Biksu dengan wajah yang sangat menyilaukan hingga Long Fai dan lainnya tidak bisa melihat wajahnya.


“Siapa kamu?” tanya Long Fai kepada Biksu misterius.


“Saya adalah malaikat keberkahan. Saya sedang berinisiatif untuk mengantarkan Anda tuan dengan wujud seperti ini mungkin tidak ada orang yang ketakutan.” Malaikat keberkahan menjawab dengan hormat.


“Baiklah terimakasih malaikat.” Long Fai dan Bibi Dong memasuki kereta kencana surgawi. Pada saat itu dalam pandangan Long Fai atau Bibi Dong diluar Grobak itu hanya luas empat meter persegi. Akan tetapi setelah memasuki ke dalam, betapa terkejutnya dia setelah memasuki Grobak surgawi itu, dia melihat luasnya dunia berserta gunung-gunung yang sangat memanjakan mata.


“Ini ... apakah aku sedang berhalusinasi!'' Bibi Dong terbelalak matanya.


Long Fai walaupun sedikit terkejut, dia langsung kembali seperti semula. “Kamu tidak sedang mimpi. Ini kenyataan kok.”


Menggelengkan kepalanya, Bibi Dong langsung menatap ke arah Long Fai dengan luar biasa.


~


~


#Dataran Naga!


Long Xiaoyu sedang tertidur pulas. Kebetulan Murong Ruyue sedang melayani pelanggan yang semakin membludak.


Hanya saja tiba-tiba di kamar tersebut, ada retakan ruang langsung memunculkan dua mahkluk yang sama-sama memiliki tanduk seperti banteng.


Masing-masing hidung mahluk itu ada cincin layaknya banteng sesungguhan. Dia adalah suku Fang yang sudah beberapa kali mencoba menculik Long Xiaoyu. Hanya saja mereka berdua sudah mengalami hal kejadian mistis yang tidak bisa diterima akal sehat.


“Fyuhhh... akhirnya kita bisa menembus kamar ini. Sial... kita sudah berusaha untuk semaksimal mungkin sekarang akhirnya kita dapat memasuki kamar bayi Bastard ini.” Dia akhirnya menghela nafas. Dia juga ingat sebelum bersama rekan satunya sudah beberapa kali ingin menyusup agar bisa menculik ketika bayi itu tidur. Akan tetapi, tiba-tiba satu rekan terpeleset kulit pisang sehingga langung kepalanya membentur ke siku kasur hingga meninggal.


Kejadian itu bahkan setelah melapor kepada Tetua Agung tidak percaya jika hanya terpleset kulit pisang seketika meninggal. Karena suku Fang sungguh kuat. Tetapi suku Fang yang kuat tiba-tiba meninggal akibat terpeleset kulit pisang dan kepalanya membentur siku kasur.


“Ayo kita mumpung tidak ada orang, kita culik bayi ini sehingga ketika kita membesarkan bayi ini, bisa dijadikan alat untuk Menghancurkan pertahanan Long Fai bajingan!”


“Ayo kita ambil mumpung tidak ada seorang yang berada di sini,” bisik lainya.


Hmmm! Mereka berdua mengangguk langsung mencoba meraih bayi Long Xiaoyu. Akan tetapi, tiba-tiba suku Fang satunya berbisik dengan panik.


“Sial ... Tidak aku ingin bersin! Hidungku!”


“Bajingan apakah kamu ingin membangunkan bayi ini hingga kita gagal lagi untuk menculik!”