Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Aku Yang Tak Terkalahkan


Bab 77 Aku Yang Tak Terkalahkan


Dayan Sumei bingung, bahkan dia tidak tahu apa yang terjadi kepada dirinya. Jelas-jelas dia menggunakan kekuatan penuh, tapi entah kenapa kekuatan itu tidak berfungsi sama sekali terhadap Long Fai seseolah kekuatanya di penjara.


"Hei apakah kamu tuli? Jawab kata-kata aku, bagai mana kamu sangat lemah sekali kamu tidak pernah makan apa!" Long Fai menatap ke arah Dayan Sumei sambil memarahi.


"Kamu bajingan!" Dayan Sumei bangun dari duduknya, dia masih merasakan rasa sakit di bokongnya akibat terjatuh dalam posisi duduk. Lalu dia meninju ke arah Long Fai, namun hasilnya sama juga, kepalan itu sangat mudah di tangkap.


Setelah menangkap kepalan Dayan Sumei, tangan kiri Long Fai mencoba menamparnya.


"Plak!"


"Kamu sialan berani menampar aku..!" Dayan Sumei mengeram marah tangan kirinya mencoba meninju Long Fai lagi namun begitu mudah di tangkap lagi.


"Bug!"


Long Fai mendorong Dayan Sumei sangat keras, sehingga dia tersungkur. Melihat dia tersungkur Long Fai mendekati langsung dan menendang bokongnya hingga Dayan Sumei menjerit.


"Ahhh!" Dayan Sumei merasakan sakit di pantatnya.


Bahkkan, Bai An yang sudah sembuh, melihat tindakan Long Fai bingung. Dalam pandangan sendiri, jelas-jeas Dayan Sumei menggunakan kekuatan penuh. Tapi entah kenapa ketika melawan Long Fai itu seperti pertengkaran anak kecil.


Semua yang ada di sekitarnya sangatlah terkejut, hanya Tun Ri lah yang tidak demikian. Karena dia juga pernah dalam posisi Dayan Sumei, anda melawan Long Fai tiba-tiba kekuatan anda hilang seperti di segel.


"Kamu kenapa seperti anjing yang menyedihkan? Bahkan masih tidak berkutik oleh seorang yang di anggap Fana.'' Long Fai memandang ke Dayan Sumei yang masih tersungkur tanpa lama-lama, Long Fai mendekati Dayan Sumei


"Apa yang ingin kamu lakukan..!" Teriak Dayan Sumei. Dia ingin menggerakan kekuatanya tapi tidak bisa bahkan dia merasakan rasa cedera lebam karena terjatuh tersungkur.


Namun Long Fai tidak menjawab dia mengeluarkan seruling hitamnya, dia langsung memukul bokong Dayan Sumei sangat keras.


"Pak!"


"Ahhh!" Dayan Sumei menjerit kesakitan dia tidak bisa berkutik.


"Ini sangat sakit kamu bedebah!"


"Pak!"


"Pak!"


"Pak!"


Bokong Dayan Sumei lecet bahkan berdarah dia berteriak: "Ayah selamatkan aku.. Aku sangat kesakitan!"


Bahkan Dayan Xiobai sendiri bingung apa yang dia lihat, kenapa anak sendiri menyerang Long Fai tidak menggunakan kekuatan.


Dayan Xiobai melototi Long Fai dan bergegas ke depan mencoba meninju dada Long Fai, namun ada pemandangan aneh. Tinju itu tiba-tiba kekuatannya menghilang menjadi tinju biasa seperti 10 kali lipat dari manusia biasa yang lemah.


Tinju Dayan Xiobai, penuh dengan canggung sehingga membuat Long Fai sangat mudah untuk menghindar.


Long Fai, menghindar ke kiri. Setelah itu dia memukul tangan kanan Dayan Xiobai yang di gunakan untuk meninju di pergelangan menggunakan seruling.


"Pak!"


"Ahh!" Dayan Xiobai merasakan sakit amat luar biasa ketika pergelangan tanganya di pukul oleh seruling hitam Long Fai.


Namun Long Fai memukul lagi di bagian kepala sangat keras.


"Pak!"


"Bajingan kamu bocah keparat... Beraninya sekali mempermalukan Raja ini...!" Teriak Dayan Xiobai dia penuh rasa sakit di kepala dan pergelangan tangan.


"Raja kamu sangat lemah, bagai mana orang lemah menjadi raja, bahkan melawan aku seperti anjing!" Long Fai berkata sambil tersenyum. Lalu, siku kaki Long Fai menendang perut Dayan Xiobai hingga terpental 4 meter.


"Ahhh!"


"Crack!"


Dayan Xiobai menjerit, bahkan dia merasakan rasa sakit tulang patah di bagian Dada. Sekarang Dayan Xiobai terjatuh bahkan tidak bisa berdiri dia menatap ganas ke arah Long Fai.


"Kamu menatap aku seperti itu, oh tidak aku sangat takut! Tapi sayang tatapan kamu itu tidak bisa membunuh aku." Long Fai meraih batu kerikil yang sangat kecil, dia kemudian berkata kepada Artefak Naga dalam hati: "Artefak.. Aku ingin menggunakan jurus melempar batu tingkat surga apakah akan baik-baik saja?


Dia takut jika jurus ini mengakibatkan bencana bagi dunia Tongtian.


Artefak Naga membuat getaran informasi. Selama anda mengunakan jurus tanpa basis kekuatan maka tidak apa-apa tapi anda di sarankan untuk menggunakan tenaga yang pling kecil.


Long Fai memutuskan untuk menggunakan kekuatan yang pling kecil. Dia menatap Dayan Xiobai sambil tersenyum.


"Apa yang ingin kamu lakukan!" Dayan Sumei waspada dia merasakan niat buruk terhadap Long Fai.


Long Fai menjawab sambil tersenyum: "Kamu adalah penghianat maka aku harus membunuh kamu.."


"Aku adalah putri kerajaan, apakah kamu begitu lancang untuk membunuh aku secara terang-terangan!" Dayan Sumei saat ini ketakutan.


"Hahaha jadi apa? Jika aku membunuh kamu maka dewa sekalipun tidak berpihak sama kamu." Long Fai menatap Dayan Sumei sambil tersenyum lucu.


"Kamu sangat percaya diri,, kamu masih manusia Fana." Dayan Sumei mentapa ke arah Long Fai yang sedang menatap ke arah dirinya.


"Kamu adalah kultivator yang sedang mencari ke abadian. Namun akun tidak bisa berkata apa-apa setelah melihat kamu hanya menggonggong layaknya anjing yang selalu merendahkan manusa biasa dan selalu mengumpat." Long Fai menatap ke arah Dayan Sumei kemudian melanjutkan lagi: "Apakah kamu tahu, kamu seperti itu sangat lah berisik, jika aku tidak membunuh kamu, maka kamu selalu mengoceh di depan aku setiap waktu."


Kemudian Long Fai menjentikan jarinya seketika dia melemparkan krikil yang sangat kecil dan melesat sangat cepat.


"Bomm!"


Kepala Dayan Sumei meledak seperti semangka. Bahkan Wang Roualan dan lainya berseru.


"Ini jurus macam apa ini.. Sungguh menakutkan!" Batin Wang Roulan. Bahkan dia melihat Long Fai awal hingga akhir dia tidak menggunakan kekuatanya. Tapi walau tanpa kekuatan, serangan itu sungguh menakutkan sampai membunuh putri kerajaan seketika.


Kepala Dayan Sumei meledak seperti semangka, bahkan otak-otaknya menyebar seperti kembang api. Namun Long Fai yang di dekatnya, entah kenapa bajunya masih bersih tanpa ada darah yang terciprat dari kepala Dayan Sumei yang menciprat.


"Ahhhhhh... bajingan kamu lanknat berani membnuh anak aku...!" Dayan Xiobai meraung dia gila dia seperti kehilangan jiwa. Bahkan dia bergegas menyerang Long Fai sambil melupakan rasa sakit yang dia alami.


Namun hasilnya tetap sama, ketika dia menyerang Long Fai dia merasakan kekuatannya di penjara sehingga menjadi manusia biasa.


Long Fai bereaksi langsung menangkap serangan Dayan Xiobai, setelah itu Long Fai angkat tubuh Dayan Xiobai dia langsung membanting tubuh Dayan Xiobai ke tanah seperti smack down


"Bug!"


"Engah!"


Dayan Xiobai memuntahkan darah sangat banyak dari mulutnya. Namun di sisi Long Fai jurus ini sangat lah keren jika anda menyerang tidak menggunakan kekuatan maka musuh akan menjadi lemah 10x lipat dari pada manusia biasa.


Setelah habis smack down Dayan Xiobai, Long Fai berkata: "Aku adalah yang terbaik dalam hal mengambil jalan yang berbeda. Dengan hanya membalik tanganku, aku akan mengambil jalan yang jarang dilalui. Aku mencari jauh dan luas, hanya untuk menemukan diri aku tak terkalahkan dan tak tertandingi. Jadi sekarang saya bertanya, siapa lagi yang bisa menandingi kehebatan aku? Bahkan kamu, dewa budha dewa iblis akan terjatuh tidak bisa menandingi aku."