Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Naga Azhure Yang Luar Biasa


Bab 168 Naga Azhure Yang Luar Biasa


Mereka semuanya mengerutkan keningnya. Siapa orang itu? Apakah orang itu ingin di pukuli!


Li Jeju melihat ke semua anak-anak kemudian berkata: “Mari kita lihat siapa sih orang itu.. apakah ingin pemukulan..”


“Baik..” Semua orang mengganguk. Akhirnya keluar dari rumah kecil itu. Ketika mereka semua keluar dari rumah, akhirnya melihat ada tiga orang yang berpakaian jubah rapih dan dari pawakan adalah orang yang kekar.


Li Jeju tentunya mengenal orang itu, dia adalah pemilik rumah ini pada waktu lalu dan dia menjualnya dengan sangat murah. Tentunya Li Jeju tidak menghiraukan ke anehan pada orang itu, yang dia inginkan adalah rumah untuk berteduh bagi para anak-anak yang terlantar.


Tapi sekarang dia menyadari bahwa pemilik orang ini adalah, pemilik yang sangat licik seperti rubah tua.


“Bisakah kamu berkata sopan? Apakah kamu tidak takut untuk di pukuli jika kamu berteriak seperti orang gila?” kata Li Jeju sangat kesal.


“Hhehe gadis, aku di sini hanya memberi tahu kepada kamu bahwa uang yang aku terima, adalah jumlah harga untuk empat hari, jika kamu ingin sepenuhnya ingin mendapatkan rumah ini, maka setidaknya kamu harus membayar tiga puluh ribu keping emas. Bagai mana gadis, apakah kamu setuju?” Orang itu berkata licik. Dia juga terpana setelah melihat paras wajah Ning Xue yang berada di samping Li Jeju, sehingga ada darah mendidih yang terasa di tubuhnya.


“Kamu dasar penipu... bukankah kamu dan aku sudah sepakat bahwa harga yang kamu tawarkan pada waktu itu adalah harga mati dan tidak boleh di tambah dan di kurang? Kamu bagai mana kamu akan melakukan curang seperti itu..!” Li Jeju sangat marah dan wajahnya tidak sedap di pandang. Dia ingin sekali memukul orang itu karena sangat curang.


Untuk mengeluarkan kepingan emas sebanyak itu, untuk saat ini tidak mungkin. Bahkan jika anda meminta kepada ayahnya bisa jadi anda terkena pukul terus menerus.


Orang itu tersenyum penuh kemenangan. Dia berkata sangat garang: “Bagai mana apakah kamu bersedia? Jika kamu tidak sanggup lebih baik kamu pergi dari rumah ini..”


“Oh aku bercanda, sebenarnya ada opsi lain. Yaitu, teman kamu yang di sebelahnya bisa bermain dengan aku selama dua hari, maka urusan ini akan lunas. Bagaimana gadis, apakah kamu bersedia?” Orang itu berkata dengan tampilan menjilat bibirnya.


“Kamu sungguh tidak tahu malu.. kamu sangat mesum... aku tidak akan menyerahkan atau mengijinkan kamu menyentuh aku..” Ning Xue juga marah. Dia tidak tahu kenapa hari ini sungguh sial.


“Hahah jika kamu tidak mau, aku tidak memaksa. Tapi kamu harus keluar dari rumah ini cepat...!” Juragan rumah itu berkata sangat lantang, dia adalah Que Li salah satu pemilik dan pedagang rumah-rumah.


Que Li sudah terkenal dengan Julukan pedagang serakah. di samping kultivasi yang tinggi dia adalalah bastard yang sangat licik dan mesum. Awalnya dia hanya menargetkan Li Jeju, namun ketika dia melihat Ning Xue sarana dan rencana itu berubah dia langsung mengincar sosok cantik berpenampilan dewasa.


Ning Xue maju langsung seraya berkata: “Kamu bilang bahwa harga rumah ini adalah 30ribu keping emas. Ok aku akan membayarkan sekarang juga.”


Que Li mengangguk: “Ini benar. Pada awalnya, harga adalah 30 ribu keping emas, tapi karena kalian menatap aku sangat tida sopan dan bermusuhan, maka harga di naikan menjadi 50 Ribu keping emas.”


“Apakah kamu memeras... hah!” Ning Xue bergegas maju langsung ingin meninju Que Li yang tidak sedap di pandang. Tapi, tiba-tiba Qing Sui berkata.


“Kakak Ning kamu tidak perlu mengotori tangan untuk memukul paman gila ini, biara anak ini yang melakukan...!” Qing Sui berkata hormat.


Untung saja, dia melakukan percobaan di hutan terdekat, jika tidak? Maka jika dia menggunakan api putih itu di tempat ini dia akan khawatir membakar wilayah ini.


“Kakak Jeju.. aku yakin aku sekarang bisa mengendalikan. Kakak harus percaya.” Qing Sui meyakinkan.


“Baiklah.. adik kamu berhati-hatilah...” Li Jeju mengangguk dan dia langsung meraih ke lima anak itu untuk menjauh dari Qing Sui takut terbakar.


“Yah...” Qing Sui mengangguk dan maju selangkah mendekati Que Li. Dia menatap ke arah Que Li tanpa rasa takut dan penuh ketabahan yang mendalam.


“Boacah kecil ini, apakah kamu meremehkan hah..?” Que Li tidak senang langsung memerintahkan kedua anteknya untuk menyandra Qing Sui.


Kedua antek itu, langsung meraih bahu kecil Qing Sui hanya untuk di Sandra, tapi sesaat kemudian dia melihat anak itu melambaikan tanganya, seketika tangan sendiri langsung hangus menjadi abu.


"Ahhh...!"


Satu bawahan Que Li tanganya hilang menjadi abu. Bahkan Ning Xue yang melihatnya tidak bisa lagi terpana, dia masih belum percaya apakah ini benar-benar kelompok Naga Azhure adalah kelompok para monster berkumpul.


Karena tangannya hilang, dan menatap ke arah Qing Sui sangat marah. Dia mengeluarkan tombak emas yang sangat runcing dia bertujua untuk menusuk dari kejauhan sehingga tubuh sendiri akan selamat.


Tapi ketika pucuk tombak itu hendak mengenal tubuh bocah kecil, tiba-tiba dia melihat bahwa tombaknya meleleh menjadi Lava.


“Kamu..kamu...!” Dia menggelengkan kepalanya sambil mundur selangkah demi langkah.


Tapi Qing Sui berkata: “Kata tuan Long Fai, menjadi pengikut Naga Azhure harus kejam kepada musuh..!”


Sedetik kata di ucapkan, mata Qing Sui terpejam langsung menghilangkan dua antek menjadi abu.


"Ahhhh!"


Teriakan sangat menggema seketika sunyi. Karena kedua antek itu, sudah menjadi abu.


Que Li yang melihatnya lututnya lemas dia ingin mundur.. Namun tiba-tiba ada sambaran petir yang keluar dari langit langsung menghantam tubuh Que Li dan meledak.


Qing Sui kesal karena yang mebunuh Que Li bukan dirinya namun Mingyue Gelou.


“Heheheh.!” Mingyue Gelou tertawa manis.