
Bab 404 Raja Shin Jing
Mereka semuanya yang telah mengambil buah-buahan, seketika langsung memakannya sehinga tanpa disadari rasa kelaparan dan sejenisnya sudah hilang digantikan dengan tenaga yang selalu bergejolak.
Ada yang memiliki penyakit kakinya membusuk seketika sembuh dan menjadi seperti semula, karena semua sudah memakan buah-buahan sepertinya keseratus orang sudah dijauhkan rasa kelaparan dan kegelisahan.
Satu Orc sudah memberikan buah-buahan kemudian, langsung memberikan baju yang layak untuk menghangatkan badan.
Orc itu berkata, “Kalian akan menempati wilayah ini, aku harap kalian bisa mengembangkan wilayah bekas Orc menjadi subur mengalahkan wilayah manusia yang serakah!”
Mereka semua bersungguh-sungguh, akan tetapi tiba-tiba ada satu orang yang maju untuk memberikan sebuah suara.
“Tuan Orc kita semua sangat berterimakasih, sekarang karena sudah membantu mengusir rasa kelaparan, kita semua akan mengabdikan
untuk tinggal di sini selamanya, namun ada satu yang masih membuat ku khawatir.”
“Apa yang membuat mu khawatir?” Orc bingung dan ingin tahu.
“Jika gagasan yang Tuan buat tercapai, aku khawatir jika manusia serakah akan merebut wilayah yang kita kelola,” ucap manusia tersebut.
Orc hanya tersenyum dan berkata: “Kalian tidak perlu risau ada Tuan yang selalu membantu kita semua, kita hanya bekerja seperti intruksi Tuan.”
Akhirnya satu manusia tidak berbicara lagi, dia hanya menuruti apa yang Orc katakan. Untuk Tuan yang dikatakan Orc mungkin saja sangat kuat dibandingkan Raja iblis dunia ini.
Maka dari itu, mereka hanya mengangguk dan percaya semua ini.
Kemudian dari seratus orang sudah membantu para Mayat hidup untuk membuat tempat tinggal.
Mereka membuat jalan setapak untuk dilalui jika ada penduduk kerajaan lain datang atau melewati wilayah ini.
Membuat jalan setapak sekitar tiga langkah kaki manusia dengan kepanjangan sampai batas yang di inginkan.
Dulu suku Orc hanya mengandalkan ternak sapi dan berburu. Sekarang karena sudah ada manusia setidaknya lahan yang kosong akan dijadikan sebagai tanaman.
Selama satu bulan, para manusia yang sudah tersebar di bekas wilayah Orc sudah membuat pemukiman yang baru. Jalan setapak menghubungkan daerah satu kesatunya lagi.
Meskipun mereka sudah kuat dan bisa terbang, mereka semuanya diajarkan untuk rendah hati dan berperilaku seperti alakadarnya dan tidak perlu mencolok.
Dari daerah satu ke lainnya memiliki jenis perkebunan berbeda-beda sehingga karena sudah satu bulan berlalu, kerajaan Singa Agung tidak menyadari bahwa tempat bekas Orc sekarang berubah menjadi tempat yang bagus walaupun masih minim penduduk.
Sekarang, satu bulan lebih satu minggu telah berlalu, akhirnya menunggu dua bulan lagi untuk memanen pohon padi dan sebagian di bagi rata ke penduduk bekas Orc.
Karena penduduk belum sepenuhnya banyak, lumbung padi sebagian cukup untuk beberapa pekan.
Sebagian akan dijual kerajaan sebelah dan kepingan emas itu akan diserahkan kepada Long Fai.
~
~
#Istana Bawah Tanah.
Pada saat ini, terdapat manusia tampan yang sedang duduk di singgasana yang terbuat dari tulang monster kuno.
Tangan kanannya bergerak-gerak dan otaknya berpikir cepat setelah beberapa mata-mata sudah menyelidiki bekas wilayah Orc.
Raja itu seperti manusia, hanya saja memiliki tiga mata yang terpasang di dahinya.
Pupil mata ketiga, berwana emas semua pelayan maupun pekerja kerajaan, tidak akan berani memandang mata tersebut karena efek sihir yang sangat luar biasa.
Orang itu adalah raja Shin Jing, penguasa wilayah Shin.
Dia juga salah satu Raja iblis dan kekuatan peringkat tiga.
“Ini benar? Kami mengamati dari pertama sampai sekarang satu bulan lebih bahwa orang-orang itu pada mulanya adalah penduduk kerajaan yang tersebar di dunia ini yang memiliki peringkat terendah seperti budak dan manusia biasa.”
“Dalam pengamatan hamba ini sepertinya bekas wilayah Orc akan menjadi kerajaan baru, kami melihat ada istana yang sangat megah bahkan kemegahan tidak dibandingkan dengan istana Kerajaan Shin.”
Shin Jing dahinya berkerut Siapa yang memerintahkan bekas wilayah Orc? Dia berkesimpulan tidak mungkin dan mustahil manusia biasa seperti budak dan sebagainya akan mendirikan kerajaan karena untuk mendirikan, harus memiliki sumber daya yang cukup lebih.
Mata Shin Jing terpejam sebentar kemudian berkata lagi, “Baik, sepertinya ada musuh baru dan kita tidak mengetahui musuh tersebut.”
Tamparan Shin Jing sangatlah jahat dia membantai suku orc karena ingin merebut wilayah untuk dijadikan wilayah sendiri.
Sekarang setelah hanya beberapa jengkal hari untuk meresmikan wilayah itu untuk dijadikan wilayah sendiri, tiba-tiba apa yang tidak diduga adalah kabar terburuk bahwa wilayah bekas Orc sekarang di tempati suku manusia.
Mata-mata langsung berlutut dan berkata, “Kami juga menemukan masih ada setidaknya lima suku orc yang masih hidup dan bertahan,”
“Apa? Orc masih ada yang tersisa?” Tatapan Shin Jing sangatlah luar biasa dia sudah mengetahui bahwa suku itu sudah musnah tapi tidak disangka ada suku Orc yang masih bertahan sampai sekarang.
Ini kabar yang sangat menarik sehingga bibir Shin Jing tanpa sadar tersenyum tipis seperti bulan sabit.
“Hahaha aku tidak mengira masih ada Orc yang bertahan hidup. Cepat kalian pergi ke tempat wilayah Orc bawa dan ambil semua kepalanya!”
“Baik Raja!"
Mata-mata sekaligus pembunuh, berkata serentak dan menghilang di udara tipis.
Kemudian setelah beberapa saat mata-mata sekaligus pembunuh sudah di samping pinggiran kerajaan Orc.
Setelah sudah sampai mereka semua melihat ada bendera yang baru berdiri berwarna hitam ada logo Naga berwarna emas dan bertulisan Naga Azhure.
“Naga Azhure?” Mata-mata bingung dan menduga ini adalah kerajaan baru yang bernama Naga Azhure.
Nama kerajaan itu cukup mendominasi sehingga mereka semuanya sangat tertarik bagaimana rupa dari pemimpin kerajaan Naga Azhure.
Kemudian mereka semua merubah penampilannya menjadi pengemis untuk berpura-pura memasuki ke dalam kerajaan Naga Azhure.
Gapura yang dilapisi batu dan emas, sehingga mereka takjub akan kemewahan gapura tersebut.
Jika kerjaan Shin memiliki gapura yang bagus tapi tidak dilapisi dengan emas sehingga dibandingkan dengan gapura yang ada di depannya, itu masih kalah jauh.
Setidaknya ada dua yang berpura-pura menjadi pengemis dan kelompok lainnya masih mengamati dari kejauhan.
Dua kelompok seketika memasuki gapura itu, sehingga langsung dipertanyakan kepada penjaga gapura.
“Saudara jauh, jika berkenan apakah kalian semua adalah petualang dari kerajaan lain atau kalian datang kesini hanya ingin sesuatu?” ucap penjaga gapura sambil memandang dari kaki sampai ke atas.
Penjaga gapura itu, sedikit curiga karena jika yang ada di depannya adalah seseorang pengemis atau manusia biasa mungkin akan memiliki wajah yang kotor dan baju yang kotor. Akan tetapi, berbeda kedua orang itu sepintas memiliki baju kotor tapi kulit dan wajahnya bersih seperti orang bangsawan kelas atas.
Ini cukup mencurigakan!
“Anu, kami dari berjalan jauh kerajaan lain untuk pergi ke kerajaan lain. Tetapi, tanpa diduga kami melihat kerajaan ini yang sepertinya cukup tidak asing?”
“Oh hahah itu memang benar, wilayah ini bekas dari kerajaan Orc, sekarang sudah berganti nama menjadi Naga Azhure.”
“Ohh seperti itu!” Mata-mata berpura-pura berseru. Akan tetapi, di dalam hatinya, sudah menebak bawah nama kerajaan Orc, sudah menjadi sejarah sekarang digantikan menjadi kerajaan Naga Azhure.
“Hmmm benar, sekarang Orc sudah menghilang. Oh iya jika kalian berdua merasa capek ayo! Mampirlah di tempat yang teduh, kami akan memberikan beberapa air untuk melepas dahaga.”
“Baik!” Mata-mata hanya mengangguk mereka semua memiliki hati yang baik tapi hati yang baik akan dimanfaatkan untuk mencari informasi dan ketika informasi itu telah didapatkan maka harus dibunuh.
Kedua mata-mata seketika di dalam hatinya, langsung mencibir sangat jahat. Mereka semua sungguh sangat mudah untuk dibodohi hanya tinggal memakan waktu untuk membunuh mereka.