Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Hanya Satu Jentikan Jari


Bab 471 Hanya Satu Jentikan Jari


Sebenarnya Yan Dongliu ingin mencoba menyerang kembali. Tetapi, Yan Qinchen langsung meraih dan berkata: ”Ayah, harap tenang. Apakah Ayah akan mempermalukan kita semua!”


Sementara itu Yan Songyi dan Yan Mofan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit. Ayah sendiri dari dulu, selalu serakah terhadap wanita. Apalagi, wanita yang memiliki kecantikan yang belum pernah dia temui.


Selagi wanita itu cantik dan menawan, amaka Yan Dongliu akan kehilangan akal untuk menjaga ketenangan. Dia tidak peduli dan harus mendapatkan wanita yang menarik baginya.


Bahkan dua tahun yang lalu, pangeran ke sepuluh bunuh diri akibat wanita yang sudah bersama dengannya cukup lama, karena ada satu hal yaitu dia memperkenalkan wanitanya kepada Yan Dongliu sehingga karena keserakahan Ayah sendiri, alhasil wanita yang dicintai langsung berkhianat.


Bahkan yang membuat tidak bisa menerima adalah wanita yang dicintai tiba-tiba sudah mengandung anak ayahnya dalam usia 5 bulan.


Karena tidak siap secara goncangan hati, alhasil pangeran kesepuluh bunuh diri dan mantan kekasih tidak peduli karena sudah dibutakan oleh Raja Yan sekaligus ayahnya.


Sudah dua tahun berlalu, wanita itu sudah melahirkan dan memiliki seseorang wanita kecil berumur dua tahunan.


Peristiwa bunuh diri pangeran kesepuluh, secara rahasia di sembunyikan dan membeberkannya berita palsu bahwa dia meninggal akibat terkena serangan Monster ganas.


Akibat konspirasi itu, semua penduduk Yan Agung mempercayai berita kematian pangeran kesepuluh akibat terkena serangan Monster.


Akibat peristiwa itu, dan sifat Yan Dongliu yang begitu serakah kepada wanita, beberapa pangeran sungguh takut untuk memulai hubungan kekasih. Karena jika melakukan hubungan sepasang kekasih akan dikhawatirkan jika kejadian terburuk akan menimpa seperti pangeran kesepuluh.


Sekarang apa yang tidak diinginkan oleh para pangeran dan putri, akhirnya terjadi juga. Karena dia melihat ayah sendiri sedang tergila-gila kepada sang Ratu dari kerajaan Naga Azhure.


Tindakan itu sangatlah tidak etis karena banyak orang yang menonton. Apalagi dengan perilaku Yan Dongliu sekarang reputasi buruknya akan tercemar karena perbuatannya.


“Ayah! hentikan apakah ayah akan membuat semua anak malu! Apakah ayah tidak cukup, jumlah selir yang Ayah ambil dari dulu sampai sekarang?” Yan Songyi menggertakan giginya.


Yan Dongliu menggelengkan kepalanya, “Selama itu cantik, aku akan merebut sampai aku bisa menggenggam seutuhnya. Semua wanita cantik adalah milik ku tidak ada yang berani mengambilnya dari ku!”


Seketika tubuh Yan Dongliu langsung mengeluarkan pesona dari jurus memetik buah persik sehingga pada saat itu, ketik jurus digunakan semua penonton wanita dan para selir raja yang melihat Yan Dongliu langsung tersipu dan sedikit ada getaran hatinya.


Jurus itu sungguh sangat ampuh dan pertama Yan Dongliu menggunakan tidak ada wanita yang menolak langsung menyerahkan selakangann untuk dicicipi dirinya.


Tetapi pada saat ini, dia sungguh gembira jika jurus itu bisa mempengaruhi Ji Yao. Sampai pada suatu saat, akhirnya Yan Dongliu melihat keanehan dari wajah Ji Yao.


Dia melihat Ji Yao sedang menatap ke arah dirinya dengan tatapan sinis hanya beberapa saat langsung memalingkan wajahnya dan langsung mengabaikan Yan Dongliu.


Alhasil Yan Dongliu, seketika langsung terbujur kaku sambil melihat tempramen dingin dari Ji Yao yang sedang mengabaikan kearah dirinya.


“Tidak mungkin, kenapa jurus monyet memetik Persik tidak berfungsi, ada apa? Kenapa menjadi seperti ini?” Yan Dongliu menggelengkan kepalanya terus menerus sungguh tidak mempercayainya.


Pada saat itu, Ji Yao melihat sifat sayu dari wajah Yan Dongliu begitu putus asa seseolah tidak mempercayainya. Ji Yao mengabaikan kemudian mengelus-ngelus alat musik Guqin untuk membubarkan efek jurus monyet memetik Persik sehingga para wanita tidak akan tergoda lagi dengan jurus Yan Dongliu.


Saat ini, Ji Yao menggunakan nada telolet Basuri versi dua dan tiga dengan berulang-ulang. Sehingga suara itu begitu sangat memekik kepenjuru istana Yan Agung dan beberapa selir raja lain yang sedang menonton pertempuran dirinya dan Yan Dongliu.


Setelah Nada telolet Basuri digunakan, alhasil semua wanita tersadar langsung belenggu jurus monyet memetik buah persik, langsung hilang.


Bahkan lusinan selir Naga Azhure langsung bisa berpikir jernih, sehingga semuanya langsung menangis dan menyadari bahwa dirinya sudah dicuci otaknya oleh Yan Dongliu sampai menikah dan memiliki anak sudah besar.


Bukan hanya itu saja, mantan kekasih pangeran kesepuluh juga menyadari langsung kesalahan yang diperbuat dulu sehingga langsung menangis sejadinya.


Saat ini, Yan Dongliu bertambah bodoh setelah merasakan bahwa hukum keterikatan jiwa dalam perbudakan percintaan dari monyet memetik buah persik hilang langung terjatuh dan berlutut.


“Bagaimana mungkin aku raja yang sudah hampir 500 tahun berkuasa tidak mengalami kesulitan dan kegelisahan, pada saat ini kalah hanya menggunakan sebuah alat musik saja?”


Yan Dongliu putus asa dan menatap ke arah Ji Yao dengan ganas.


”Walaupun kamu telah mempermalukan aku didepan umum ini, aku tidak akan menyerah karena aku adalah Yan Dongliu sipenakluk wanita!”


"Ahhhh!”


Yan Dongliu langsung melompat tanpa sepengetahuan ketiga anaknya untuk mencoba meraih Ji Yao.


Alhasil, Ji Yao langsung menggunakan senar Guqin langung.


"Bang!"


Seketika Yan Dongliu bentar langsung sambil berputar-putar sangat cepat sehingga menabrak beberapa dinding langsung cedera sangat parah.


"Uhuk!”


Yan Dongliu memuntahkan beberapa suap darah segar dari mulutnya.


“Tidak aku adalah Raja kelas empat, tidak akan kalah dengan kroco seperti kalian!”


"Berdengung!"


Seketika kedua tangannya mengeluarkan cahaya berwarna pink yang menyelimuti seluruh tangannya dan pada saat itu, sinar berwarna pink itu langsung melesat ke arah Ji Yao.


"Huhhh!"


Ji Yao langsung melambaikan tangannya dan pada saat itu ada beberapa relek kuno yang berputar sangat cepat langsung membungkus seluruh dinding agar cahaya pink itu tidak mengenai tubuh dirinya.


Tangan kanan membuat relok kuno, sementara itu tangan kirinya sedang memainkan alat musik sampai terbang seperti Dewa musik.


Satu jentik jari mengenai senar, seketika tubuh Yan Dongliu langsung mengalami guncangan hebat seperti akan runtuh semua organ dalamnya.


"Ahhhhh tidak akan kalah!”


"Brengsek!"


Seluruh tubuhnya langsung diselimuti cahaya pink langsung berubah menjadi monster Bobby yang sangat besar tetapi monster itu memiliki kulit berwarna pink semua langsung ingin meninju Ji Yao.


Alhasil Ji Yao langsung menjentikkan jarinya ke arah senar Guqin. Seketika jentikan senar itu, mengeluarkan tangan besi berwarna emas langsung menghalau tinju dari perwujudan monster babi berwarna pink.


"Dentang!"


"Wik Wik!" Monster Babi itu, menjerit putus asa seperti akan disembelih.