Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Dewa Pohon Menyerang


Bab 127 Dewa Pohon Menyerang


"Ok baiklah, aray ini sudah di pasang di tempat para penduduk. Namun aray ini tidak menjangkau seluruh Xinping, jika semua wilayah Xinping terkena aray pelindungan, maka aku takut mengakibatkan penduduk menjadi malas karena tidak pernah bertarung."


"Maka dari itu, wilayah yang di naungi aray, hanya bertujuan sebagai zona perlindungan jika penduduk Xinping tidak bisa melawan musuh yang tidak bisa kamu lawan." Kata Long Fai dia suaranya menggema di wilayah Xinping.


"Baikk Tuan!" Para penduduk paham. Akhirnya Long Fai membuat pengaturan. Bagi penduduk di bawah umur 10 tahun tidak di ijinkan keluar dari wilayah hutan lindung.


Dan penduduk umur 10 tahun ke atas dia di tugaskan di luar hutan lindung, untuk membuat pemukiman baru dan mencari pengalaman.


Sekarang, para penduduk di atas 10 tahun keluar dari hutan lindung sangat semangat. Bahkan para monster yang masih satu wilayah Xinping, tidak ganas melainkan dia berhibernasi.


Alasan hibernasi karena para monster itu, sekarang tidak memakan daging dan berburu. Melainkan menyerap aura yang terkandung di tanah Xinping.


Bahkan para monster wilayah Xinping, sekarang hidup rukun tanpa ada predator. Para monster juga akan membantu wilayah Xinping jika suatu saat ada musuh yang tidak bisa lawan oleh penduduk di sini.


"Ahhhgrt!"


Semua monster hibernasi dan memasuki tidur yang amat panjang.


Sementara itu, Long Fai yang sudah bersama ke tiga orang itu, akhirnya berjalan-jalan di daerah luar hutan lindung. Mata Long Fai melihat para penduduk sedang memasang bendera kerajaan Naga Azhure, dan pembangunan patung yang tersebar di Xinping.


Wilayah Xinping yang di huni manusia sekiar tiga kali lipat dari luasnya wilayah jakarta. Dan selebihnya, masih berupa hutan yang lebat seluas daratan korea.


"Ok tunggu di sini, aku akan melakukan sesuatu." Kata Long Fai membuat ijin kepada ke tiga orang.


"Kamu mau kemana suami?" Kata Xiao Yun.


Long Fai merasa tidak nyaman dengan sebutan suami: "Ummm Xiao Yun, bisakah kamu tidak perlu memanggil aku dengan sebutan suami, aku merasa aneh."


Xiao Yun tersenyum: "Kamu adalah suami aku, jadi sepantasnya aku memanggil seperti itu bukan?"


"Tidak, kita baru bertemu sebentar, akan merasa aneh jika langsung seperti itu." Long Fai menjelaskan.


"Aku tidak mau, walau kamu tidak menganggap aku ada, tapi aku masih memantapkan hati aku. seratus tahun, seribu tahun, aku akan menunggu kamu untuk mengaku kepada aku." Xiao Yun tersenyum.


"Ini benar, wanita ini adalah versi lain dari Xia Fei ohh tidak Lanlan, aku tertekan sebenarnya kamu yang terbaik!" Long Fai menjerit di dalam hati. Hanya sifat Wang Roulan lah yang lurus dan masih menggunakan akal sehatnya.


Long Fai khawatir jika ketiga wanita ini di perintahkan untuk menghancurkan pelanet akan menurut.


"Uhh baiklah-baikah terserah kami, aku pergi dulu..!" Long Fai terbang sangat cepat. Dia pergi ke tempat ibadah suku Xinping.


Long Fai sudah datang. Dia melihat pohon merambat yang sangat besar, namun segi kualitas sangat buruk.


"Apakah ini adalah dewa yang suku Xinping sembah sebelum aku datang?" Long Fai berguman sambil memegang dagu. Setelah itu, Long Fai berkata: "Jika di wilayah Xinping semua penduduk sudah beralih menyembah aku, bukankah dewa ini kehilangan nilai iman?"


"Hehehe!" Long Fai menyringai setelah itu, dia merusak pohon itu menggunakan buah beracun di dunia lantai tiga.


Buah itu seperti tomat. Namun memiliki warna yang sangat gelap. Ketika Long Fa memeras buah ini, anda akan melihat ada warna merah yang keluar dari buah gelap.


Air sari buah itu, langsung memasuki ke batang tumbuhan itu, sehingga tanpa Long Fai sadari racun itu menyebar ke sebagian seluruh dunia yang di tumbuhi pohon keabadian.


Di suatu tempat, rungan yang sangat gelap tiba-tiba ada mahkluk raksasa yang di seluruh tubuh di selimuti tumbuhan yang menyatu dengan tubuhnya.


Mata mahkluk itu membuka dan berkata: "Siapa yang berani merusak tanaman aku? Sangat lancang!"


Kemudian mahkluk itu, mengintip dari kehampaan. Setelah itu, dia melihat ada pemuda yang sedang tertawa lebar karena telah membunuh bibit tumbuhan yang dia sebar.


"Kamu manusia rendahan, beraninya kamu merusak tanaman aku..!" Mata mahkluk itu, menyusut tajam seperti akan menembak Long Fai secara instan.


Mahkluk itu, adalah dewa tumbuhan. tubuh yang tinggi seperti bulan, dan setiap punggung di tumbuhi ribuan jenis tumbuhan.


"Ok, karena kamu berani merusak tanaman aku, maka aku akan memberkan pelajaran." Dewa pohon, menjentikan jarinya. Setelah itu, tiba-tiba Long Fai yang sedang menyringai di tarik pohon yang merambat keluar dari udara tipis.


Long Fai yang di tarik, dia tidak panik, malahan membiarkan dirinya di tarik. Alhasil, Long Fai menghilang karena memasuki celah ruang.


Long Fai yang kakinya di tarik, tiba-tiba dia sudah berada di tempat dunia yang seisinya hanyalah ribuan pohon hijau yang kuno dan tinggi pohon itu, seseolah menembus langit.


Setelah Long Fai masuk di dunia aneh ini, dia yang kakinya masih di ikat langsung di lemparkan ke depan sehingga tubuh Long Fai, menabrak pohon kuno yang sangat besar.


Akibat lemparan yang di lakuakan tmbuhan yang melilt kakinya, Long Fai yang terpental menabrak pohon kuno. Akibat tubuh dirinya yang sangat menakutkan, akhirnya pohon itu patah dan rusak karena tidak bisa menahan tubuh Long Fai yang begitu keras.


"Swosh!"


"Bom!"


"Bom!"


Long Fai sambil berputar-putar di udara, dia langsung berenti di udara sangat tenang.


"Apakah ini dunia milik dewa pendahulu Xinping?" Long Fai mengerutkan keningnya. Setelah di serang oleh pohon merambat yang misterius, bahkan dia tidak panik sama sekali.


Ketika Long Fai sedang berpikir. Tiba-tiba dari ke jauhan ada tumbuhan meramabat raksasa mencoba menembak ke arah dirinya.


Namun dia masih tenang, Long Fai mengambil kipas langsung dia kibaskan ke arah tumbuhan merambat yang mencoba menyerang dirinya.


Kipas itu melambai ke udara. Tapi mengeluarkan angin bencana yang sangat dahsyat, bahkan pohon raksasa itu langsung lepas seperti bulu yang berterbangan di langit.


"Woshhh!"


"Gemuruh..!"


"Bam!"


"Bam!"


Ribuan pohon raksasa langsung jatuh ke tanah lagi setelah di kipas Long Fai sangat tenang.


Clone dewa pohon terkjut sehingga dia bertanya lewat indra spritual.


"Siapa kamu..!"


Suara itu sangat agung yang terngiang-ngiang di benak Long Fai. Long Fai bertanya balik sangat tenang: "Seharusnya aku bertanya kepada kamu, kenapa kamu menyerang aku?"


"Aku adalah dewa pohon. Aku melihat kamu merusak tanaman aku, apa magsud kamu!" Dewa pohon, berkata marah.


Tiba-tiba, Long Fai tertawa: "Hahahah jadi kamu dewa pohon! Haha kenapa kamu tidak menunjukan diri? Apakah wajah kamu jelek!"


Dewa pohon marah karena di ejek.


"Lancang kamu bocah kepada dewa ini..!" Dewa pohon langsung keluar dari sarangnya. Namun yang keluar hanyalah tangan yang mencoba menampar Long Fai.


Long Fai tersenyum dia mengunakan pedang yang di punggungnya langsung menebas ke tangan yang hendak menampar dirinya.


"Sring!"


"Sring!"


Seketika tangan itu terbelah menjadi dua. Namun gelombang kejut yang di hasilkan tebasan pedang Long Fai, menghancurkan planet yang di lalui.


"Sial...aku menghancurkan pelanet tanpa sengaja..!"