Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Ikuti Peraturan


Bab 356 Ikuti Peraturan


Fuxi ingat dulu ketika sedang mengintip wanita mandi, tiba-tiba karena persembunyian di ketahui akhirnya melarikan diri, karena terjatuh ke jurang yang sangat dalam, mungkin dalam pikiran wanita yang sedang mengejar Fuxi, sudah mati.


Sayangnya, Fuxi masih hidup dan bertahan sampai tiga hari di jurang tersebut. Dalam waktu tiga hari, Fuxi kelaparan dan tidak bisa memanjat ke atas akibat tebing curam.


Karena rasa lapar, akhirnya Fuxi hanya meraih rumput yang sekiranya bisa di makan. Tapi dia tidak pernah berfikir bahwa rumput yang di makan adalah rumput abadi, bahkan para monster kino akan mencuri dan membunuh orang yang memiliki harta rumput tersebut.


Setelah Fuxi memakan rumput tersebut, tiba-tiba tubuhnya merasa aneh dan selama satu bulan tidak makan masih bertahan.


Bahkan di jurang tersebut sebenarnya dia sudah putus asa, karena selalu mendapatkan monster predator yang hendak memakan tubuh dirinya.


Akan tetapi, tiba-tiba dia mengetahui bahwa entah bagaimana dia terbunuh, Fuxi akan bangun di tempat yang berbeda walaupun masih di jurang yang angker.


Karena peristiwa yang sungguh ajaib ini, akhirnya Fuxi mengingat ketika terakhir dia memakan sesuatu yaitu, dia ingat memakan rumput biasa. Setelah memakan rumput itu, entah kenapa sampai sekarang dia tidak pernah merasakan kelelahan dan kelaparan.


Karena hanya kesimpulan itulah yang masuk akal, akhirnya dia menyebut bahwa rumput itu rumput keabadian seperti yang di sebutkan legenda, walaupun legenda masih simpang siur.


Tapi jika Fuxi tahu Long Fai yang mempunyai rumput keabadian yang sangat liar di dunia Artefak, mungkin akan muntah darah. Pasalnya, rumput abadi itu sungguh sangat banyak bahkan ada suatu ketika Long Fai di dunia Artefak lantai 1 ada danau yang sangat luas sebesar pulau Kalimantan, dan di pinggiran danau tersebut, ada Padang rumput yang sangat luas dua kali lipat danau tersebut, bukan hanya itu saja Long Fai mengamati rumput tersebut kebetulan sedang berbunga.


Bunga rumput abadi seperti bunga sayuran kangung, tapi memiliki rasa yang manis. Saat itulah Long Fai mengambil bunga tersebut dan dicampurkan dengan air danau untuk di minum bersama monster Belut Raksasa.


Sekarang sudah beribu abad telah berlalu setelah Fuxi memakan rumput abadi akhirnya kekuatan menjadi sangat kuat dan tidak ada yang bisa membunuh tanpa kecuali Shen Long dan Fenghuang Lin.


Fuxi seumur hidup belum merasakan dan melihat bentuk asli dari suku pertama dalam prasejarah, tapi suku generasi dua juga sudah mebakutkan dan dia dipastikan bukan tandingannya.


Untuk suku Fenghuang generasi dua hanya melihat di buku-buku legenda dan bentuk itu juga masih simpang siur.


Akan tetapi, rasa Aura yang tadi di keluarkan di dunia Naga ini, sungguh baru merasakan apa itu ketakutan setalah Fuxi hidup ribuan tahun.


Fuxi menghela nafas, “Aku sungguh ingin melihat dengan mata kepala ku sendiri, aku tidak sabar untuk melihat langsung.”


”Kamu ingin pergi ke tempat itu?” Fenghuang Lin berkata kepada Fuxi.


“Benar, aku ingin pergi,” kata Fuxi kemudian langsung bangun dan melangkah kedpan seketika tubuhnya hilang di udara tipis.


Fenghuang Lin tidak berkata lagi, kemudian kedua mata menutup rapat langsung tubuh itu di senderkan ke kursi yang empuk.


“Aku juga tidak ada kegiatan lain, mungkin mencari udara segar di luar sana akan naik juga?" Fenghuang bergumam.


Namun, dia memiliki sayap yang berwarna-warni akan menarik perhatian, akhirnya Fenghuang Lin menggunakan jubah emas untuk menutupi semua badan agar tidak terlihat.


“Hmmm? Mungkin ini sudah lebih baik," kata Fenghuang Lin kemudahan sosoknya menghilang di udara tipis seketika sudah tiba di daratan Naga.


~


~


~


#Toko Kelontong.


Akhirnya Qin Shi terbangun dan sepertinya dia tertidur sangat panjang.


“Uhhh! Dimana ini?” Qin Shi bingung sejenak tapi beberapa saat akhirnya sadar dan berteriak, “Ahhh leluhur Naga!”


“Naga sudah hilang, satu batang dupa berlalu kamu harus membayar 1000 keping emas,”


Qin Shi tidak berkata lagi, dia akhirnya mengeluarkan sejumlah uang kepingan emas sejumlah 1000, dan langsung diserahkan kepada Long Fai.


“Ini, aku membayar dan transaksi berhasil,” ucap Qin Shi dia masih mengingat hal yang begitu horor.


“Baik, Fang Yuan! Terimalah dan simpan di tempat yang aman?” Long Fai berkata dengan suara di tingkatkan sedikit.


"Baik!"


Fang Yuan setuju akhirnya menerima kepingan emas yang cukup banyak dengan tangan gemeter.


Su Ming yang sudah terbangun dari pingsan, menatap ke arah Qin Shi seseolah sudah setuju akan tindakan yang akan dilakukan selanjutnya.


Su Ming berkata, “Tuan Long, kami akan memesan makanan lagi, dengan nasi kepal beserta satu telor.”


Lomg Fai menggelengkan kepalanya, “Peraturan setiap pelanggan, hanya mendapatkan satu makan. Jika kalian ingin menambah makanan datanglah besok."


Qin Shi berkata terlebih dahulu, “Bagai mana ada peraturan seperti ini, bukankah semakin banyak emas yang kamu ambil dari keuntungan toko tersebut bukankah akan lebih baik juga?”


“Ini peraturan ku, jika kamu ingin menambah makanan lagi, datanglah besok!” Mata Long Fai terpejam sambil berkata.


Qin Shi mengepalkan tangannya sangat erat, akhirnya karena pemilik toko adalah Raja, sebagai pelanggan tidak akan memaksa lagi.


Kemudian Qin Shi berkata: “Baik, aku akan kembali besok akan memesan makanan yang banyak!”


Long Fai menggelengkan kepalanya, “Tidak, satu orang hanya bisa memesan satu porsi makanan dan tidak dilebih kan.”


“Aku akan membayar dua kali lipat?”


“Tidak,”


“Tiga kali lipat!"


"Tidak."


Qin Shi menawar harga paling tinggi, “Aku akan membayar 1 tahun pendapatan kerajaan ku!”


”Yang mulia Ratu, apakah kamu bercanda!” Su Ming berteriak mengingat kan, bagai manapun jumlah pendapatan 1 tahun tergolong cukup fantastis.


“Kamu diam!” Demi harta yang berharga, uang bukan segalanya.


Akan tetapi, Long Fai berkata sangat tenang, “Tidak aku tetap menolak, patuhi peraturan toko,"


Wajah Qin Shi pucat, akhirnya tidak ada yang bisa ditawar lagi seketika langsung menatap ke arah Long Fai.


"Baiklah!"


Qin Shi pergi beserta rombongan pengawal kerajaan.


Fang Yuan yang melihat dari samping hanya bingung entah apa pengaturan Long Fai, karena jumlah kepingan emas begitu banyak, tapi menolak.


Apalagi jumlah yang sangat fantastis bisa menyewa wanita malam untuk memuaskan hasratnya Fang Yuan. Memikirkan tersebut Fang Yuan tiba-tiba meneteskan air liur dari mulut.