
Bab 633 Akhirnya Bertemu Wanita Bercadar Merah.
#Kerajaan Bawah Tanah Kegelapan!
Banyak malaikat saat ini bertempur melawan sekelompok makhluk dengan bentuk seperti Gorila berbulu Ungu, tetapi monster gorila itu memiliki tangan empat dan tingginya sekitar 12 kaki.
Malaikat itu memiliki perawakan seperti manusia hanya saja di punggungnya ada 4 sayap dan tubuhnya berwarna putih kekuning-kuningan dan sedikit ada warna gold.
Wajahnya tidak terlalu terlihat karena semua malaikat menggunakan setelan baju prajurit. Meskipun begitu, malaikat itu bukanlah malaikat sesungguhnya karena, jika malaikat sesungguhnya menampakkan diri dengan bentuk tubuh yang asli niscaya seluruh alam semesta akan hancur karena tubuhnya memenuhi seluruh alam semesta.
Akan tetapi dunia artefak yang dimiliki Long Fai di dalam tubuhnya sungguh sangat luas dan tak terhingga sehingga ribuan ras malaikat yang asli akan sangat leluasa untuk bergerak.
Kini Long Fai yang keluar dari atas langit dengan terjatuh sangat cepat menghantam monster gorilla ungu dan sebagaian malaikat, seketika dia mahluk itu langsung hancur dan meninggal.
Bam!
Bam!
Tubuh Long Fai menghantam tanah sangat keras mengakibatkan ledakan gelombang begitu sangat menakutkan sampai menghempaskan seluruh malaikat beserta monster gorila Ungu yang sedang bertarung dalam kedua kubu.
Roar!
Eakk!
Hantaman tanah itu, juga mengakibatkan beberapa batu kecil dan sedikit besar terhempas sangat cepat menyerang tanpa sengaja ke segala arah yang dituju sehingga hanya dalam sekejap mata, dalam area itu suku malaikat maupun monster gorilla berbulu Ungu tiba-tiba meninggal.
Long Fai Tentu saja tidak mengetahuinya, begitu mendarat di tanah sangat cepat dan mengabaikan debu-debu bertebaran dia melompat untuk menghindari tempat area ini sekitar seratus meteran.
Setelah mendarat dan menemukan tubuhnya tidak ada luka, Long Fai melihat dari kejauhan langit seluruh area terdapat pasukannya datang untuk menemui sumber ledakan yang diakibatkan oleh dirinya.
Bom!
Bom!
Tanah bergetar dan dua kubu melihat sekeliling menemukan bahwa seluruh pasukan Malaikat maupun monster gorila ungu, sudah tergeletak tak bernyawa, alhasil mengerutkan keningnya.
Long Fai melambaikan tangannya dan tiba-tiba ada penghalang tipis yang memungkinkan mere tidak menemukan keberadaannya.
"Kamu membunuh seluruh pasukan kami, cara tercela apa yang kamu gunakan!” Wanita cantik yang dibelakangnya membawa gada besar berteriak kepada prajurit pemburu artefak dewa dengan ganas.
”Seharusnya saya yang mengatakan itu, Raja Anda sudah menggunakan domain tak terkalahkan sehingga ratusan monster kami hilang dan meninggal!”
Bom!
Kedua belah pihak berubah menjadi serbekas cahaya yang sangat cepat menyerang satu sama lain, dan ada letakkan kekuatannya sangat menakutkan.
Long Fai yang bersembunyi dari penghalang ruang langsung meninggalkan pertempuran itu sekitar jarak 1 km.
Dari atas langit ada dua malaikat mati menukik jatuh akan menimpanya, hanya saja Long Fai menggunakan seruling hitam untuk memukul malaikat yang hampir menimpanya, dengan sekali pukul langsung meledak menjadi kabut darah.
Bahkan baju perang yang digunakan oleh para malaikat hancur menjadi bubuk hanya terkena pukulan dari seruling hitam milik Long Fai.
“Tunggu siapa kamu!” dalam remang-remang karena banyak kabut debu bertebaran ada beberapa orang yang melihat pemuda berpakaian gelap yang berjalan di tengah Medan pertempuran.
Sosok itu tidak memiliki jiwa kultivasi, sehingga pemuda berpakaian emas itu langsung berlari untuk menyelamatkan Long Fai.
Long Fai hendak ingin melawan, tapi pemuda tersebut berteriak: “Di sini berbahaya banyak pertempuran yang ganas, ayo kamu ikut dengan ku biar kamu selamat!”
Menangkap tubuh Long Fai, tangan satunya menggunan pedang yang sangat bagus lalu, menebaskan pedang ke udara seketika ada retakan ruang dan pemuda itu membawa ke tempat yang aman.
“Fuyuuh di sini adalah tempat yang aman, dewa kematian tidak bisa menembus domain tak terkalahkan. Karena raja Zhang Gong sekarang dalam keadaan sangat buruk, maka domain tak terkalahkan menjadi berkurang hanya menyisakan kota istana di mana Raja dan permaisuri tinggal.” Pemuda itu menjelaskan kepada Long Fai jika dulu kerajaan bawah tanah seluas pelanet, karena diakibatkan kesehatan Zhang Gong menurun domain tak terkalahkan menjadi kecil dan sudah ratusan manusia maupun perjurit setengah dewa pada tewas.
Long Fai mengangguk dan melirik ke sekeliling dan menemukan banyak prajurit memiliki mata lemah tak berdaya.
Setelah itu dia menarik long Fai untuk pergi ke istana, karena Long Fai tidak memiliki kekuatan hanya bisa dianjurkan untuk melayani Raja maupun permaisuri seperti mencuci pakaian dan membersihkan hal keperluan raja dan permaisuri.
Dunia fantasi sangat sulit mencari manusia biasa yang tidak memiliki kekuatan, maka dari itu setelah dia melihat long Fai matanya berbinar-binar dan dianjurkan untuk melayani Raja maupun permaisuri.
Long Fai pun mengangguk, tidak menyangka perjalanannya sangat mulus. Dia ingin mendekati ke raja Zhang Gong, tapi tidak disangka akan melakukan begitu sangat cepat.
Akhirnya Long Fai di bawa terbang untuk menemui Sang Permaisuri.
Dalam sekejap, Long Fai sudah memasuki istana yang sangat berwarna warni, ada ornamen yang sang bagus tentunya para penjaga begitu sigap dan memiliki kekuatan dewa ada dalam tubuhnya.
Memasuki tempat singgasana Zhang Gong, Long Fai di kejutkan oleh sosok wanita berbaju merah yang seluruh tubuhnya di tutupi dengan cadar.
Long Fai terkejut bukan main, karena wanita yang ada dihadapannya adalah wanita yang sudah membuat Xiao Chen terluka parah. Dia adalah wanita musik.
Dulu dirinya sempat ingin mencari wanita bercadar tersebut, dan sekarang setelah Long Fai melupakannya tiba-tiba sekarang ditakdirkan untuk bertemu.
Dia sangat cantik, bahkan walaupun memakai penutup cadar, aura kecantikannya masih begitu mengagumkan. Wanita Long Fai sendiri juga cantik dan kecantikannya setara permaisuri musik yang ada didepannya. Hanya saja wanita Long Fai memiliki kecantikan transenden karena terkena efek dari harta yang dimilikinya. Tapi permaisuri musik itu cantik murni dari bawaannya.
Ini membuat Long Fai iri dan melihat Zhang Gong dengan bertanya-tanya. Dia adalah pria yang sangat beruntung, dan memiliki wanita yang sangat cantik di sampingnya.
Permaisuri Song Xiaorou menatap Long Fai juga, bahkan ada keterkejutan diwajahnya karena dia sudah sangat lama baru pertama kali melihat Pemuda yang sangat tampan melebihi Zhang Gong ketika di masa muda.
Hanya saja Zhang Gong dan pemuda di depannya sama-sama manusia biasa, bahkan jika Zhang Gong mati dan artefak itu diberikan kepada Long Fai, dirinya akan melihat di ratusan tahun yang mendatang wajah Long Fai jadi keriput.
Song Xiaorou mengangguk lembut dan berkata dengan nada menyihir, “Kamu adalah seribu tahun manusia biasa yang datang ke sini untuk bekerja. Jangan lewatkan hidupmu, dan aku akan memberikan pekerjaan ringan kepada mu.”
Long Fai mengangguk dan bersujud sopan.
“Permasuri terimakasih atas Rahmat yang kamu berikan kepadaku.”