Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Masih Meremehkan


Bab 312 Masih Meremehkan


Manusia kambing langsung menghampiri Long Fai sangat cepat kemudian dia berkata kepada Long Fai. “Rekan, terima kasih atas bantuanmu entah apa minuman yang kamu berikan kepadaku tapi itu sungguh sangat berharga dan jika aku membalas budi denganmu tentu saja tidak ada yang setara.”


Long Fai tersenyum. “jangan terlalu banyak berpikir, aku tetap ingin meminta belas kasih itu hanyalah murni untukmu lagi pula kamu sangat kelelahan sebagai obat penawar kelelahan aku memberikan minuman kepadamu dengan gratis.”


Manusia kambing sungguh sangat berterima kasih dia tidak tahu jenis apa yang untuk membalas kebaikannya tapi dia langsung berlutut dengan bersujud. Kemudian berkata.


“Terima kasih sifat dermawan mu akan kuingat sampai aku menutup mata.”


"Baik!"


Long Fai mengganggukan kepalanya kemudian dia melangkah maju ke tangga nomor 11. ketika dirinya sudah memasuki anak tangga nomor 11 kebetulan di sampingnya ada manusia yang menetap ke arah dirinya dengan tetapan beringas.


Pria itu berkata: “Brengsek.. mungkin kamu curang bisa-bisanya manusia biasa tanpa ada jejak Aura yang terpancar masih mudah melangkah ke anak tangga nomor 11 itu tidak mungkin.”


Teriakan itu terdengar oleh Long Fai. Namun sayangnya Long Fai langsung mendorong menggunakan jari telunjuk sangat ringan di bahu pria yang memarahinya.


Seketika hanya dorongan ringan pria itu terpental sejauh kurang lebih 20 meteran. Bahkan akibat dorongan itu sampai orangnya tidak sadarkan diri.


Chu Fang dan Xu Rongfei terkejut kedua orang itu sudah menebak bahwa long Fai adalah orang yang sangat kuat dia hanya berpura-pura lembut dan berpura-pura.


Bagai mana bisa hanya dorongnya sangat ringan menurut dirinya sampai menghempaskan pria itu sampai 20 meteran.


Saat ini, mereka berdua menatap terus menerus Long Fai bagai mana dia bisa bertahan di Tugu kemenangan itu.


Di sisi lain pria itu yang habis terhempas setelah 2 menit kemudian langsung tersadarkan diri. dia menatap ke arah Long Fai yang sedang berjalan pelan di Tugu kemenangan.


Dia sangat tidak mempercayainya Bahkan dia sangat marah Langsung melompat terbang untuk membunuh Long Fai. pria itu mengeluarkan celurit yang sangat panjang bahkan chord itu berkedip berwarna ungu seperti listrik.


“Hiya... Kamu Bajingan berani sekalinya mendorongku kamu bisa hidup hah..!” Pria itu berteriak sangat keras.


Tapi, sayangnya Long Fai hanya menatap secara ringan dan mengeluarkan kipas hitam itu berada di pinggangnya langsung ditampar ke tubuh pria itu.


"Plak!"


"Bam!"


Hanya satu kali tamparan pria itu langsung patah tulang dan meluncur tajam menukik ke bawah sehingga memunculkan kawah raksasa.


Long Fai setelah menampar langsung berkata: “Kata-kata mu tidak sebanding dengan usaha mu. Sungguh sangat lemah..!”


Setelah lebih teliti Long Fai melihat wanita itu yang sedang memejamkan matanya sungguh sangat cantik. Tapi, di sekelilingnya ada jejak kekuatan energi merah sehingga dan mungkin saja energi itu adalah melindungi agar dirinya tidak tersentuh oleh pria tak tahu malu.


Long Fai dan jarak dengan wanita itu, sekitar di atas seratus lantai. Dari perjalanan dirinya banyak para monster dan manusia seseorang tidak menyukainya sehingga mencoba menyerang dirinya.


Tapi tetap saja serangan itu tidak berhasil sama sekali Long Fai sangat mudah menghalau serangan kelompok itu hanya sekali tampar.


Para praktisi yang melihat Long Fai memanjat anak tangga sedikit demi sedikit melihat bahwa ada hukum langit, yang ingin menyerang Long Fai. Tapi sayangnya Long Fai seperti ada taman yang tidak terlihat sehingga ketika serangan hukum langit menyerang itu tidak berguna.


Dan serangan itu hanya satu kali saja, dan selanjutnya ketika Long Fai menaiki anak-anak tangga tidak ada efek sedikit sekali. Hukum langit, seseolah hukum langit sudah tidak berfungsi kepada Long Fai


“Apa yang terjadi? Bagai mana manusia biasa itu bisa lolos dari hukum langit?” Para partisi yang gagal melewati tugu kemenangan dari kalangan manusia dan monster saling berbisik, karena ada manusia biasa bisa melewati Tugu kemenangan itu dengan sangat mudah.


“Itu bahkan mustahil mungkin dia melakukan hal curang..” Para monster ada yang tidak terima bahkan ada yang berteriak-teriak akibat melihat manusia Biasa dengan sangat mudahnya melewati tangga satu sampai beberapa tangga tanpa ada halangan.


“Hei bajingan kamu pasti curang bagai mana kamu melakukannya hah.. bedebah..!” Ada salah satu lagi kelompok yang sangat marah karen begitu iri melihat Long Fai sangat mudah mendaki anak tangga seperti bernafas.


Long Fai tidak peduli, dia langsung mengeluarkan seruling hitam dan memainkan seluruh itu dengan sangat merdu.


Seketika ketika suling itu dimainkan tiba-tiba hukum langit langsung keluar tapi yang anehnya hukum langit itu berubah menjadi naga emas yang mengitari tubuh Long Fai, seseolah sedang memberkati atau mengikuti lantunan sruling yang dimainkan oleh Long Fai.


“Itu mustahil, bagai mana mungkin ada hal ajaib sperti itu..!” Para praktisi yang melihatnya sungguh tidak berdaya.


Yu Ru Meng juga menggelengkan kepalanya dia baru pertama hukum jasa langit memberkati langsung ke arah Long Fai, tentu saja kedua legenda itu belum pernah melakukan yang sama seperti Long Fai.


Yu Ru Meng sangat rumit, bahkan kata-kata tadi, yang dia ucapkan apakah dirinya akan menjadi wanita Long Fai ke 6, namun dia masih menghilangkan gagasan seperti itu.


Bagai mana mungkin dia menjadi suaminya, bahkan dia belum mencapai ke lantai 150, sehingga Yu Ru Meng berkata kepada diri sendiri. “Huh.. walaupun kamu memiliki pemandangan ajaib, tapi kamu belum bisa melangkah sampai 150 lantai.”


Suasana hati Yu Ru Meng akhirnya menjadi tenang dia bahkan sudah tidak memiliki perasaan rumit. Baginya, kedua legenda itu yang paling terbaik daripada Long Fai.


Di sisi Long Fai, dia masih mengabaikan keterkejutan para orang dan para monster yang melihat dirinya bermain seruling.


Bahkan ketika hukum langit berubah menjadi Naga emas, Long Fai langsung melompat ke atas naga itu dan terbang pelan untuk menaiki anak tangga sedikit demi sedikit.


Seketika para praktisi yang melihatnya langsung melotot tajam ke arah Long Fai, bahkan ada yang mengusap-usap matanya beberapa kali karena seseolah tidak percaya apa yang dia lihat sekarang.


Dan pada saat ini, wanita yang sedang bersilat tiba-tiba langsung membuka matanya karena dia merasakan ada aura yang agung turun dari langit.


Ketika dia membuka matanya tiba-tiba wanita itu, langsung menyusut. Karena dirinya melihat ada pemuda yang sedang menaiki Naga emas yang sangat mendominasi seperti raja.