Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Klone Dewa Wisnu


Bab 558 Klone Dewa Wisnu


Baru saja Cu Liu Fan mengejek, tiba-tiba dia tidak bereaksi seketika langsung ditampar sangat keras sampai jauh ratusan meter.


Bang!


Bang!


Bang!


Cu Liu Fan menabrak gunung-gunung beberapa kali sampai Gunung itu yang diterjang oleh tubuh kloning Cu Liu Fan, langsung runtuh beberapa kali seperti gugurnya longsor.


Setelah menampar, patung raksasa karena sudah merasakan tidak ada bahaya langsung duduk lagi melakukan bersemedi seolah menjadi patung asli dan tidak bergerak.


Bomm!


Bomm!


Cu Liu Fan langsung memukul batu-batuan yang menimpa dirinya sangat banyak sehingga seluruh batu menjadi hancur berubah menjadi serpihan batu kecil.


”Hahaha aku tidak mengira ada patung yang memiliki kekuatan sangat hebat bahkan sampai bisa menghantam tubuh kelamin sampai beratus-ratus meter.” Cu Liu Fan tertawa terbahak-bahak Dia melompat untuk melesat tajam ke arah patung yang sudah menempar dirinya.


Erikson juga sungguh sangat kaget dengan kekuatan tamparan patung raksasa itu, apalagi yang ditampar berupa Dewa yang dirinya sembah.


Tetapi Erikson juga melihat bahwa Cu Liu Fan sedang melesat sangat cepat menuju ke patung yang sedang bersemedi lagi, sehingga dia langsung gembira terlebih lagi dia melihat tubuh Cu Liu Fan tidak memiliki goresan yang terlihat jelas dari pandangannya. Ini membuktikan bahwa kekuatan fisik Cu Liu Fan sudah sangat keras melebihi patung itu.


“Ahh Tuan Dewa Anda sungguh hebat! Anda setelah ditampar sangat keras masih memiliki tubuh yang tidak penuh luka!” sanjung Erikson sambil berteriak.


Dia juga ikut terbang membantu Cu Liu Fan untuk menghadapi patung raksasa itu. Hanya saja dia belum melangkah lebih jauh lagi, ada beberapa sekumpulan zombie langsung melesat tajam mencoba menyerangnya.


Slash!


Slash!


Para Zombie dari pergelangan tangannya mengeluarkan panah tulang yang sangat cepat untuk membombardir Erikson.


Erikson seketika mengaktifkan taman sihir melingkari keseluruh tubuhnya, tetapi tetap saja kekuatan dari zombie peliharaannya Long Fai masih bisa menembus pertahanan taman sihir yang diucapkan mantra oleh Erikson.


Dang!


Dang!


Dang!


Awalnya ketika serangan Billah tulang itu mengenai tameng dari Erikson, tidak memiliki retakan seperti kaca. Hanya setelah dibombardir cukup lama meratakan itu semakin jelas dan semakin nyata sehingga Erikson seketika langsung panik.


“Sial! Aku adalah paus yang keberadaannya sudah cukup kuat Kenapa aku masih kalah dengan para antek penjaga perbatasan yang statusnya masih rendah tidak mungkin!’’ Erikson mengeluarkan cahaya suci langsung menerjang ke segala arah jarak 40 meter.


Bang!


Wushh!


Para Zombie langsung terhempas tetapi tidak memiliki luka karena serangan sihir suci dari Erikson tidak berarti apa-apa bagi mayat hidup. Bahkan sihir suci yang dikeluarkan oleh Erikson seperti perasaan digigit semut bagi para mayat hidup.


Tiba-tiba mayat hidup itu berubah menjadi lebih besar dan tingginya dua kali lipat dari mayat hidup biasa. Dia meraung sungguh sangat keras langsung berlalu untuk membunuh Erikson.


Raar!


Dentang!


Zombie yang berubah menjadi besar melompat langsung ingin menginjak tubuh Erikson sungguh sangat keras.


Bam!


Erikson menghindari sambil berguling-guling ke kiri beberapa kali hanya saja tindakan itu tidak ada gunanya dari dia berhenti berguling-guling untuk menghindari serangan zombie raksasa, tiba-tiba di dalam tanah mengeluarkan tangan langsung mencekram kepala Erikson dan mencekik sampai patah dan hancur kepalanya.


Bam!


Erikson mati dengan tubuh tanpa kepala karena kepalanya sudah meledak akibat diremass oleh Zombie raksasa.


Kemudian kita kembali ke di mana Cu Liu Fan melesat sangat cepat untuk meninju patung raksasa itu sekali lagi dengan kekuatan penuh.


“Kamu hanyalah patung. Tidak mungkin sebagai patung yang terbuat dari tangan manusia bisa mengalahkan Dewa ini!" Cu Liu Fan papa tanya sungguh sangat kejam langsung tangan kanannya berubah menjadi merah bercahaya seketika menghantam kepala patung raksasa itu.


Bang!


Tiba-tiba pada energi paksaan yang keluar dari patung tersebut sehingga Cu Liu Fan belum selesai menyentuh kepala patung raksasa itu langsung terjatuh karena paksaan yang sangat kuat.


"Engah! Paksaan apa ini! Gila paksaannya sungguh sangat kuat melebihi para dewa di atas. Sial! Kamu patung babi jika aku menggunakan pupuk asli kamu sudah hancur menjadi berkeping-keping!”


Bacot!


Ada dengusan keluar dari kesadarannya sepertinya rumusan itu berasal dari patung yang sedang bersemedi.


Hanya suara dengusan seketika tubuh kloning Cu Liu Fan langsung terpental sangat jauh sampai tiba di kerajaan Radiant.


Wus!


Wus!


Bang!


Cu Liu Fan mendarat sungguh sangat tersiksa bahkan tulang-tulangnya hancur menjadi serpihan kaca di dalam tubuh itu. Karena Cu Liu Fan adalah seorang Dewa dia bisa meregenerasi seluruh tubuhnya hancur dengan menggunakan energi imannya.


“Ahh bajingan kamu!" Cu Liu Fan langsung meledakkan kekuatan imam yang sangat cepat sehingga area di sekitar langsung menghilang berubah menjadi padang pasir Karena energi imamnya sangat kuat dan sifatnya merusak.


Tiba-tiba patung itu langsung bergerak dan tangan itu langsung berubah menjadi 6 tangan dia berdiri sambil tangan satunya menunjuk ke arah di mana Cu Liu Fan sedang berada.


“Kamu tidak ada kualifikasi untuk menghadapi saya. Anda hanyalah dewa yang peringkatnya paling rendah seperti kentut berani sekali berhadapan dengan saya.” Dewa Wisnu terbang dengan tubuh patung yang dikendalikan untuk menghajar kloning Cu Liu Fan.


Wush!


Ketika patung dewa Wisnu terbang Untuk menghampiri Cu Liu Fan, Cu Liu Fan seperti kedatangan planet dengan jumlah ribuan ingin menghantam tubuhnya.


Ahhhh!


Cu Liu Fan langsung meledakkan lagi kekuatan imam untuk patung yang sudah dirasuki dewa yang dirinya tidak diketahui. Bahkan jika dia Dewa, seharusnya Cu Liu Fan akan mengetahui. Akan tetapi, darinya Tidak mengenali siapa dulu itu bahkan kekuatannya sungguh sangat menakutkan Sehingga jika dirinya menggunakan tubuh asli akan kalah dan meninggal.


Bam! Ledakan kekuatan iman langsung mengenai tangan raksasa dari Dewa Wisnu.


Hanya saja telapak tangan dewa Wisnu langsung menampar energi itu seolah Dia sedang menampar lalat.


Plak!


“Ahhh bajingan bagaimana mungkin!” Cu Liu Fan muntah darah.