Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Seni Mencuri Langit Kendalikan Matahari


Bab 152 Seni Mencuri Langit, Kendalikan Matahari


“Bagai mana aku akan memberikan hadiah kepada kamu?” Long Fai bertanya balik.


“Itu, terserah kamu yang terpenting aku bisa menjaga diri sendiri.” Hu Mulan berharap dia mempunyai bakat yang menakjubkan layaknya Jiang Feng dan Mei An. Walau dia tidak tahu jenis pencerahan yang menyinari tubuh Mei An, dia sudah yakin bahwa apa yang di intruksi oleh Long Fai sebenarnya jalan menuju ke abadian.


“Hmmmp mari kita coba pikirkan kan? Apa yang kamu sukai dalam seni beladiri, apakah teknik pedang, aray, atau yang lain?” Long Fai berkata sambil memegang dagu.


“Kamu, tidak perlu berpikir keras, selama aku bisa menjaga diri sendiri jenis manual seni beladiri apapun aku akan terima.” Hu Mulan mengangguk.


“Baiklah.. baiklah...” Long Fai tanpa berlama-lama mengeluarkan satu set pedang, yang dia tempa selama 100 tahun di dunia Artefak lantai dua dengan bahan tulang naga melahap. Dan dia juga memberikan satu buku dengan teknik metode domain jiwa.


”Nahhh.. terimalah..” Long Fai menyerahkan dia benda yang sangat berharga kepada Hu Mulan.


“Hahhh terimakasih....!” Hu Mulan sangat senang sekali, namun dia ingin berkata lagi: “Long Fai, pedang apakah ini, kenapa seperti menakutkan?”


Long Fai mengangguk dan menjelaskan kepada Hu Mulan: “Ini adalah pedang dengan ahli penempa yang sangat bagus, dan bahan pedang ini, terbuat dari tulang Naga melahap.”


“Jika kamu menggunakan pedang itu untuk melawan musuh maka setiap serangan pedang mengenai musuh sampai berdarah maka pedang itu akan melahap energi lawan dan di gunakan oleh pemilik pedang itu sendiri.”


“Semakin banyak musuh yang terkena tebasan pedang melahap, makan semakin kuat pemilik pedang itu sendiri.’’


“Dan buku yang aku berikan kepada kamu itu taktik domain jiwa. Teknik domain jiwa itu, mengandalkan langit dan matahari untuk mencuri esensi dan di gunakan untuk berkultivasi, semakin panas terik matahari, semakin kuat orang yang menggunakan seni ini.”


“Menurut rumor, orang yang menggunakan seni domain jiwa, dia orang bisa membunuh dewa hanya satu pukulan.”


“Namun manual buku itu, memiliki kekurangan. Ketika orang yang menggunakan jenis seni itu, maka kekuatan akan melemah ketika malam hari.”


“Oleh sebab itu, aku memberikan pelengkap. Pedang melahap agar bisa memaksimalkan kemampuan kamu untuk melawan musuh di malam hari.”


~Dari penjelasan itu, manual seni beladiri seperti Anime Deadly Sins yang peran utamanya Escanor~


Hu Mulan bengong, setelah mencerna informasi yang di lontarkan kepada Long Fai. Tidak salah lagi barang yang anda berikan adalah butiq!


Dengan gemetar, dia akhirnya memiliki kekuatan yang hebat dan tentu saja, dengan jurus yang di berikan oleh Long Fai maka dia bisa melawan penjahat.


Tiba-tiba Long Fai berkata: “Cepat teteskan darah kamu kedalam dua benda itu agar tidak di curi oleh orang lain karena apa yang kamu tahu, benda yang ada di tangan kamu adalah menentang surga!” Long Fai mengangguk.


”Hmmmm baiklah!“ Kembali Hu Mulan meneteskan darah itu ke sebuah pedang dan buku.


"Ledakan!"


Seketika buku dan pedang itu, berubah menjadi cahaya dan memasuki tubuh Hu Mulan. Ledakan di dalam pikiran Hu Mulan sangat intens karena sedang mencerna informasi teknik domain jiwa.


Semua informasi yang terkandung dalam buku itu semuanya telah di serap oleh otaknya dan semua tubuh Hu Mulan juga mengalami transformasi akibat manual itu sedang menyerap esensi matahari.


”Aku tidak tahu!“ Long Fai tersenyum pahit. Ini adalah pengaturan dari Artefak Naga yang memungkinkan tidak di ijinkan menembus ranah ke tingkat tinggi. Namun begitu kekuatan tidak boleh di sepelekan.


~Sebenarnya author males dan pusing memikirkan tingkatan kultivasi, makanya di bikin simpel aja....~


”Baiklah, tidak apa-apa. Yang terpenting kekuatan ini sungguh hebat.“ Hu Mulan tidak memusingkan masalah ini.


“Ok baik.. ayoo.. kita lanjut mencari makanan yang lebih enak, aku merasa masih lapar dan gara-gara kedua orang itu merusak suasana.” Long Fai akhirnya mengajak kedua orang itu untuk mencari makanan lagi. Tentu saja, Long Fai tidak lupa memberikan baju identitas Naga Azhure kepada Hu Mulan karena dia sudah menjadi bagian dirinya.


Tapi apa yang tidak tahu dari mereka adalah Yan Ming sudah mengirim bantuan kepada keluarga Yan untuk membalas kan dendamnya kepada dirinya atas kematian Yan Kai tepat dirinya sebelum pingsan.


Sehingga satu menit Long Fai pergi tiba-tiba ada sosok penjaga yang sangat garang dan di mata itu ada garis luka dangkal yang terlihat siapapun yang melihat.


“Hei kamu berhenti....!”


Sosok penjaga keluarga Yan berteriak kepada gerombolan Long Fai, yang sedang berjalan bahagia.


Akhirnya Long Fai dan lainnya berhenti dan menoleh ke arah penjaga garang itu. Kemudian Long Fai berkata: “Apakah kamu mengenal aku, paman?”


Penjaga yang berwajah garang namanya adalah Ta Kong. Dia hanya bekerja untuk melindungi nona putri Yan.


”Iya kamu... menurut informasi, dari nona Yan, kamu telah membunuh tuan muda Yan Kai. Apakah itu benar?“ Ya kong berkata nada martabat.


”Benar aku telah membunuh tuan muda Yan Kai. Ada apa? Apakah kamu ingin perotes?“ Long Fai berkata membalikkan.


”Maafkan kami atas tidak kesopanan pihak kami, karena tuan muda dan nona ini, sudah membuat kamu tidak senang. Tapi karena aku juga bekerja untuk nona Yan, maka jika terjadi sesuatu dengan nona itu, aku sebagai pengawal harus membuat tindakan.“ Ta Kong juga berkata lagi.


Long Fai tersenyum dan berkata sangat tenang: “Ok aku mengerti.. aku mengerti. Dari kesimpulan kamu, apakah kamu ingin memberikan pelajaran kepada aku ini?”


“Tepat sekali!” Ta Kong membalas hanya dua kata.


“Baiklah, tapi aku sangat menghargai kamu karena telah bekerja dengan baik. Kalo boleh tahu siapa nama paman ini?” Long Fai sungguh memandang ke arah Ta Kong dengan tatapan yang sangat baik walaupun dari penampilan dia sangat garang.


”Paman ini kamu bisa memanggil dengan sebutan Ta Kong.“ Ta Kong membalas sangat ringan. Bahkan dia juga sebenarnya di dalam lubuk hati yang terdalam, sedikit ada rasa gembira karena putra Yan mati sehingga anak sendiri wanita satu satunya aman sehat dan santosa tanpa ada ancaman mata serigala dari Yan Kai.


”Baik paman Ta Kong, jika kamu ingin melawan aku, setidaknya kamu harus bisa mengalahkan pengikut aku.“ Kata Long Fai sambil menunjuk jarinya ke arah Mei An.


”Apa.. aku...!“ Mei An panik. Walau dia merasa kuat, namun dia tidak pernah untuk bertarung dan ini baru pertama kalinya.


”Tapi..tapi..“ Mei An tergagap.


“Cepat kamu maju, adik kecil, jika kamu gagal maka akan aku tampar bokongmu..!” Long Fai mengerucutkan bibirnya.