Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Yuner Kamu Sangat Ganas


Bab 144 Yuner Kamu Sangat Ganas


Jendral kaisar Utara terjatuh seperti layaknya layang-layang putus.


“Tidak mungkin... ini tidak mungkin.. pasti palsu...! Ini benar, aku sedang ilusi’’ Jendral kaisar Utara itu, menggelengkan kepalanya terus menerus. Bahkan dia menatap ke arah Yun Che dengan cara yang mengerikan.


“Tidak ada yang tidak mungkin. Kamu bilang semua Seni bela diri semuanya memiliki kekurangan. Ini benar kekurangan jurus yang kamu miliki adalah, kamu tidak bisa mengalahkan tinju yang sedang aku gunakan untuk memukul kamu.”


“Sekarang aku melihat kepercayaan diri kamu hilang seseolah sudah tertelan buih. Ini membuat aku tidak bisa berkata apa-apa, sungguh menyedihkan.”


“Baiklah.. aku tidak akan berlama-lama untuk mengulur musuh karena aku ingin menyantai menikmati kehidupan, lebih baik kamu matilah dan semoga raja Yama, mengampuni kamu haha!”


“Ahhh kamu .. jangan..! Bahkan jika aku mati dan menjadi hantu, aku masih menaruh kebencian ini kepada kamu.!”


“Ahhhhhh!”


Yun Che mengabaikan coletah jendral kaisar Utara. malahan dia langsung meninju kepala jendral kaisar Utara hingga kepala meledak seperti semangka 🍉 . Bahkan, otak-otak langsung berhamburan kemana mana.


“Jendral brengsek akhirnya mati kamu!” Teriak Yun Che sangat garang dengan pose semangat juang yang tinggi.


"Wooooooww!"


Saat itu, akhirnya semua penduduk wilayah Naga Azhure pada bersorak sambil melompat-lompat sangat kegirangan.


“Hahaha rasakan itu, jendral perang? Kamu akhirnya mati..!”


‘‘Berani, memprovokasi kerajaan Naga Azhure, maka ini adalah akibatnya.!”


“Huh.. bahkan jika jendral lain, dan pada akhirnya sama saja menjadi mayat.”


“Hahah hidup Yun Che! Hidup Naga Azhure!”


“Hidup Raja Xiandi!”


“Semoga, wilayah Naga Azhure akan selalu diberkati oleh surga hahaha!”


Teriakan penduduk itu, seperti sedang menonton bola di stadion. Sangat bergemuruh dan sangat berisik.


Namun begitu, semua penduduk wilayah Naga Azhure khususnya di pegunungan Zhu, tidak ada yang terganggu oleh suara berisikan itu.


Tentu saja entah kenapa Yun Che terharu tanpa sadar dia menangis bahagia. Yun Che berkata kepada diri sendiri, ini adalah yang aku rasakan perasaan ini, sungguh menyukai!


Karena jendral kaisar Utara sudah meninggal, seluruh perajurit pihak musuh sudah di tarik mundur.


Namun di pihak kerajaan Naga Azhure dia masih meningkatkan kewaspadaan dengan menyisakan berapa perajurit.


Walau sebagian perajurit saja, tapi kekuatannya merata seperti Gou Peng.


Yun Che kembali turun dari terbangnya. Setelah itu, dia mencari tempat duduk yang nyaman.


“Ahh ini benar apa yang di katakan oleh Long Fai, menjalani hidup, menikmati hidup adalah kebahagiaan yang sesungguhnya nya.” Yun Che setelah duduk, dia mengambil minuman teh dan langsung meneguk penuh kenikmatan.


Hanya meminum teh anda sedikit demi sedikit kekuatan mengikat, jika seperti ini, bukankah tidak perlu berkultivasi? Yun Che mengangguk diam-diam.


Saat ini, Yun Che minum teh dengan berapa orang salah satunya adalah Gou Peng.


“Paman Gou Peng minumlah, menjalani hidup yang santai adalah kenikmatan dan kedamaian bagi hati kita.” Kata Yun Che dia menyerahkan gelas dengan kualitas peri kepada Gou Peng. Dan orang lainnya.


“Kamu benar, menikmati hidup adalah puncak dari pada mengejar umur panjang.’’


“Baiklah.. ayo kita merayakan kemenangan atas kematian Jendral kaisar Utara...!”


“Baikk...’’ Seluruh orang yang sedang menikmati teh berteriak serempak penuh semangat. Bukan hanya itu saja, selama meminum teh kadang Yun Che dan lainnya juga berdiskusi tentang hal yang sepele maupun yang serius.


#Wilayah Xinping.


Setelah Jiang Feng memukul mundur raja Tanguan, saat sore hari sampai menjelang malam 🌃 , dia mereformasi seluruh perajurit wilayah Xinping. Bahkan Long Fai sendiri sudah memberikan pakaian identitas suku Naga Azhure.


Pakaian itu berwarna random. Namun di punggung ada logo Naga yang mengitarinya sehingga ketika para penduduk Naga Azhure baik di wilayah Xinping dan lainnya di seluruh alam tidak akan begitu sulit untuk mengenalnya.


Long Fai sudah merencanakan bahwa Naga Azhure baik penduduk biasa maupun bangsawan sudah tidak ada dan sekarang sama rata tidak ada sekte, karena sekte itu sudah tidak berguna mengingat kemampuan para penduduk Naga Azhure yang aneh dan menyeramkan.


Setelah mergernasi penduduk Naga Azhure seharian akhirnya malah tiba.


“Ahhh siall.. ini sungguh melelahkan kan..!’’ Long Fai berteriak nyaman sambil merentangkan tangan. Kemudian setelah itu, berkata lagi: “Ok terimakasih kepada kalian Jiang Feng dan Hu Mulan atau bantuannya dan kamu Yuner heheh. Aku sungguh berterimakasih.’’


“Baik aku juga sungguh ingin tidur...!’’ Kata Jiang Feng.


“Aku juga sungguh tidak tahanan untuk membenamkan ke tempat tidur yang lembut! Uhh!” Balas Hu Mulan.


Kemudian mereka berdua pergi meninggalkan Long Fai dan Xiao Yun.


Setelah itu, Long Fai juga menatap kearah Xiao Yun terus berkata. “Baiklah Yuner aku pergi ke kamar dulu aku sungguh ingin tidur!”


Kemudian Long Fai pergi meninggalkan Xiao Yun. Namun Xiao Yun cemberut: “Hei tunggu..!”


“Ada apa lagi?” Long Fai tidak tahu.


Xiao Yun cemberut langsung menghampiri Long Fai langsung meraih lengan Long Fai dan memeluknya: ‘‘Bukankah kita sudah suami istri? Ayo kita tidur bersama.”


“Ini..?” Long Fai menggaruk kepalanya. Kemudian dia berkata lagi: “Baiklah ayo, kamu tidur di kamar aku apa kamu?’’


“Bebas.” Kata Xiao Yun lembut. Namun di wajahnya ada rona merah.


“Baiklah di kamar aku.” Long Fai mengangguk dan tidak tahu apa yang terlintas dalam otak Xiao Yun.


Selang beberapa menit, akhirnya mereka berdua sudah berada di kamar.


“Burug!” Suara Long Fai meluncur ke kasur.


“Ahhh sungguh melelahkan aku ingin tidur..!” Long Fai berteriak bahagia.


Melihat Long Fai sudah tidur, Xiao Yun tanpa malu-malu langsung menghampiri Long Fai dan tidur bersama bahkan dia langsung memeluk dan membenamkan kepalanya di bahu kanan Long Fai.


“Apakah kamu cape Yuner?” Kata Long Fai dia sambil mengusap-usap punggung Xiao Yun.


“Hmm ini sungguh melelahkan!” Xiao Yun membalas sangat lembut.


“Baiklah, kamu tidur biarkan aku yang memeluk kehangatan agar kamu cepat terlelap.” Kata Long Fai lembut.


“Baik,” Xiao Yun menuruti dan langsung memeluk lebih erat sambil mencoba memejamkan matanya.


Di sisi Long Fai dia masih mengusap-usap punggung Xiao Yun agar cepat tidur.


Empat menit berlalu....


Satu jam berlalu.....


Sudah lusinan jam, Xiao Yun tidak tertidur. Karena dia berharap bahwa Long Fai akan memanjakan tubuhnya ketika seperti di malam pertama. Namun ketika dia melihat bahwa Long Fai sudah tidur lelap akhirnya dia bangun dan menatap ke arah Long Fai penuh cemberut.


“Ini...!” Xiao Yun menggaruk kepalanya sangat keras karena marah. Dia ingin sekali melakukan hubungan intim dengan Long Fai tapi, dirinya sedang melihat dia sedang tidur.


"Kamu sialan Long Fai!” Xiao Yun menggertakkan giginya dia sudah tidak tahan sehingga alat vitalnya sudah basah.


Kemudian Xiao Yun mencari cara...


Berapa menit kemudian matanya cerah.


“Kfufufu.. suami jangan salahkan jika aku jahil.” Xiao Yun tersenyum menawan dan wajahnya sangat merah.


Setelah itu, tangan yang kecil dan lembut seperti susu, tiba-tiba menyusup ke bagian alat vitalnya Long Fai.


“Heheh!” Kemudian Xiao Yun tersenyum menawan sambil memainkan Tintin sehingga berdiri tegak dan besar.


[Tintin adalah alat vital pria]


Di saat itu, Long Fai yang sedang tidur merasakan ada yang aneh sehingga membuka matanya.


Ketika membuka mata dia melihat bahwa tangan Xiao Yun sedang memainkan Tintin.


“Yuner apa yang sedang kamu lakukan?” Long Fai bingung dia merasa bahwa Xiao Yun adalah wanita ganas.


“Ini suami, tubuh aku tidak tahan dan sangat panas!’’ Xiao Yun langsung menerkam Long Fai dan mencium langsung.


“Mmmm!!” Mata Long Fai melotot tajam.


Saat ini, Xiao Yun mencium bibir Long Fai penuh nikmat sambil memainkan Tintin Long Fai. Dan karena itulah akhirnya Long Fai malam ini, di perkosa oleh Xiao Yun.