Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Acara Pertunangan (1)


Bab 187 Acara Pertunangan (1)


Satu hari sudah berlalu, akhirnya acara akbar yang begitu gemilang tiba juga.


Pertunangan antara permaisuri Ho Tu dan Long Fai membuat gempar seluruh daratan yang di perintahkan oleh Ho Tu.


Semua keluarga yang memegang hegomoni, akhirnya turun tangan untuk melihat bagaimana rupa calon tunangan Ho Tu.


Ada yang berharap bahwa calon tunangan permaisuri ini seharusnya pemuda yang sangat kuat sejajar dengan gelar permaisuri. pertunangan antara permaisuri Ho Tu dan seseorang yang menurutnya misterius masih dipertanyakan karena dia tidak pernah melihat calon tunangannya.


Ada juga yang berasumsi tunangan Ho Tu adalah pria dari dunia lain sehingga sewajarnya kita sebagai rakyat permaisuri Ho Tu tidak mengetahui.


Namun desas-desus keingintahuan bagi rakyat permaisuri Ho Tu sangatlah besar sehingga ketika acara pertunangan yang sangat Akbar diselenggarakan semua wilayah penduduk berbondong-bondong untuk menemui istana permaisuri Ho Tu.


Hu Mulan dan Mei An dia juga menghadiri acara pertunangan tuannya yang begitu besar dan meriah.


Di samping Li Jeju, dan semua keluarga Ta Kong tidak dipungkiri semua sedang berbondong-bondong untuk pergi melihat acara pertunangan meriah dari pemimpin kerajaan.


Ta Kong tiba-tiba teringat bahwa pada saat itu, Long Fai menyebutkan dirinya akan bertunangan dengan Permaisuri Ho Tu. Kata-kata ini masih terngiang-ngiang di benaknya.


Sehingga untuk memastikan apakah kata-kata dari Long Fai itu memang benar, apakah sebuah kepalsuan?


“Ayo nak... kita harus cepat-cepat pergi untuk menghadiri acara pertunangan sang ratu.” teriak Ta Kong kepada anaknya bahkan dia sambil menggerutu karena istrinya terlalu lama sehingga menunggu cukup lama.


“Kenapa kamu seperti itu tunggu sebentar...!” Kata Hua Qin setelah meminum air teh yang memiliki rasa lemon penampilannya sedikit lebih muda daripada waktu itu. Untuk menggambarkan dia adalah kecantikan dewasa.


“Sebentar tapi ini sudah cukup lama ayo cepat....” Ta Kong tidak berdaya kepada istrinya. Setelah istrinya kembali muda dia bingung mencari pakaian yang menurut dirinya bagus.


“Sebentar lagi....!” Hua Qin menjadi gugup karena suaminya terus-menerus untuk lebih cepat.


“Kamu tidak perlu banyak berpikir sekarang kamu masih cantik bahkan pakaian yang kamu gunakan terlihat bagus...” Ta Kong mencoba merayu istrinya.


“Sighhh..!” Hua Qin tersipu dia akhirnya mendekati suaminya sambil berkata lagi: “Aku tahu kamu sedang merayu aku jadi aku tidak terkecoh apa yang dikatakan kamu...!” Setelah mendekati suaminya, akhirnya dia memegang tangan Ta Kong dan berkata lagi: “Ayo cepat jika tidak cepat kita akan ketinggalan acara yang begitu meriah..!”


“Kamu...!” Ta Kong mulutnya berkedut hebat entah kenapa sekarang dirinya yang kena marah-marah dari istrinya.


Walaupun mereka bertiga menggunakan baju biasa tapi di setiap baju itu ada logo yang bertulisan Naga Azhure di setiap bajunya.


Di sisi Ning Xue dia sudah tiba di acara meriah permaisuri Ho Tu lebih awal. Bahkan dia cukup terkejut karena dia melihat ada dua wanita yang satu seumuran 16-20 tahun yang satunya sekitar umur 7 sampai 12 tahun yang mengenakan baju yang membuat kesal bagi dirinya.


Kemudian Ning Xue mendekati ke arah kedua wanita itu entah kenapa dua hari ini dia menemukan orang-orang yang aneh dari kelompok Naga Azhure. Setelah dia mendekati ke arah dua wanita itu, akhirnya Ning Xue berkata seperti ini: “Maaf apakah kamu dari kelompok Naga Azhure?”


“Benar aku adalah salah satu kelompok tenaga ahli salam kenal nama aku Hu Mulan dan dia adalah adikku bernama Mei An.” Kemudian Hu Mulan menjawab sangat hormat. Dari apa yang dikatakan Long Fai, dia harus hormat dan sopan kepada orang yang berbicara sopan kepada dirinya.


“Jadi ini benar....” Ning Xue menggelengkan kepala terus menerus.


Melihat keanehan dari Ning Xue akhirnya Hu Mulan mengerutkan keningnya: “Maaf kalau boleh tahu, kenapa kamu memasang ekspresi yang seperti itu?”


“Ahhh... ! tidak apa-apa aku hanya berkata ingin tahu saja dengan kamu.” Ning Xue berkata sejarah langsung dan gugup.


“Hmmmm... kebetulan pemimpin kita adalah calon tunangan permaisuri ini.’’ Hu Mulan menjelaskan sambil menganggukkan kepalanya.


“Uhukkkk!” Seketika dia terbatuk lagi karena apa yang dijawabkan oleh wanita itu sama persis apa yang dikatakan oleh murid yang nakal yaitu Li Jeju.


“Kamu bilang pemimpin Kamu adalah calon tunangan permaisuri ini?” Kata Ning Xue dia mencoba menstabilkan suasana hatinya agar terlihat tenang dan senatural mungkin.


Ketika Hu Mulan ingin menjawab, tiba-tiba sudah diinstruksi oleh Mei An. “Kakak apa yang dikatakan dia adalah benar pemimpin Naga Azhure ingin bertunangan dengan Ratu wilayah ini. pasangan ini sungguh serasi seperti pasangan dari surga yang sengaja dijodohkan.”


“Di samping pemimpin kita menjadikan permaisuri ini sebagai tunangannya, ada juga satu wanita lagi yang bernama Xia Fei yang tak kalah cantik sudah terjatuh di pangkuan tuannya.”


Kata-kata yang diucapkan Mei An membuat Ning Xue terjatuh hingga terhuyung-huyung karena pemimpin Naga Azhure terlalu ambisius, bahkan dirinya sama sekali tidak percaya sebelum melihatnya.


karena menurut apa yang dia ketahui Xia Fei adalah nyonya dari pemilik rumah bordir yang sangat terkenal bahkan statusnya sangat sulit dicapai di kalangan cultivator tingkat tinggi. Namun ada anak kecil yang secara terang-terangan bahwa pemimpin dari kelompok itu sendiri memperoleh wanita yang statusnya sangat tinggi seperti Nyonya dari pemilik rumah bodir.


Wanita itu adalah nyonya Xia Fei.


Karena dia menemui perjamuan pertunangan yang sangat meriah, dia harus menunggu untuk memastikan apakah kelompok Naga Azhure adalah kelompok yang berkata omong kosong? Dia ingin melihat apakah yang dikatakan wanita Ini adalah sebuah kebenaran.


Dia harus memastikan dengan mata telanjang sendiri.


ketika dia sedang serius akan permasalahan ini dia melihat dari kejauhan ada Ta Kong dan istrinya yang sedang menghampiri di tempat acara pertunangan ini.


walau perjalanan cukup jauh, tapi karena dia adalah orang kultivator hanya terbang saja sudah melesat ke tempat istana permaisuri tidak membutuhkan waktu yang sangat lama.


Bahkan Ta Kong melihat Ning Xue yang sedang menatap kearah dirinya dari kejauhan. Ta Kong sengaja menghindar mencari tempatnya sedikit jauh dari guru Ning Xue. karena dia terlalu malas dengan guru itu dia tidak ingin berdebat lagi alasan perekrutan murid-murid.


“Ayo nak, kita untuk menjauhi dariku itu...!” walaupun takut ingin menyapa Hu Mulan dan Mei An tapi karena ada guru Ning Xue yang sangat menyebalkan akhirnya dia mengurungkan terlebih dahulu.”


“Baik ayah..” Ucapnya Ta Mei seperti ada rasa tidak senang karena dia baru pertama kali melihat kelompok naga asli selain ayahnya.