Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Dia Sangat Fierce


Bab 416 Dia Sangat Fierce


Long Fai yang keluar dari tempat semula di mana bekas dirinya dan Qingua bertemu, hanya menggelengkan kepalanya.


Untung saja Qingua sudah tidak ada sehingga dirinya langsung melanjutkan perjalanan lagi dan berjalan-jalan dengan bypass di kerajaan Shin.


Long Fai sudah sampai di tempat keramaian dan berjalan secara pelan-pelan. Sebenarnya, dia ingin sekali mencicipi masakan khas dari wilayah Qingua. Akan tetapi, Long Fai menemukan bahwa makanan yang diolah di wilayah ini, sepertinya sungguh sangat menjijikkan karena didominasi dari suku selain manusia.


Seperti masakan ulat yang berukuran mentimun, makanan cacing yang direbus sangat banyak, Long Fai yang melihatnya bukan hanya berhenti lapar malahan serasa ingin mual.


“Memang benar, makanan manusia adalah makanan yang enak walaupun tingkat kualitasnya berbeda-beda daripada makanan yang diolah dari suku lain sungguh sangat menjijikan,” ucap Long Fai tampangnya tidak berdaya.


Kini Long Fai yang sudah berjalan-jalan cukup lama sambil mencari daerah pemukiman manusia, sampai sekarang Long Fai belum menemukan sedikit sama sekali.


Walaupun Long Fai tahu bahwa Qingua memiliki perwujudan manusia, itu hanyalah perwujudan mungkin saja dia seperti suku Orc yang sudah memiliki evolusi sehingga pemandangannya menjadi sedikit cantik dan anggun.


Long Fai tidak tahu bahwa sekarang dirinya sedang dicari-cari oleh badan pengamanan wilayah Qingua menyiksa bokong-bokong para penduduk di wilayah provinsi Qingua.


Karena tidak mengetahui, Long Fai ketika tiba-tiba dihentikan oleh salah satu suku yang berbentuk manusia tapi ada tanduk kancil.


“Hei berhenti! Kamu berhenti!”


Kemudian suku bertanduk kancil, langsung berlari untuk mendekati Long Fai. Saat ini Long Fai setelah dihentikan oleh suku aneh, dengan polosnya langsung berhenti dan menunggu mereka datang mendekati.


“Halo Tuan? Apa ada hal yang lain ingin disampaikan kepadaku?” Long Fai bingung melihat dia yang sedang menatap ke arah dirinya dengan tatapan yang sangat sengit.


“Kamu adalah orang yang telah menyiksa bokong penduduk wilayah provinsi Qingua 'kan?” Suku kepala tanduk kancil seketika tanpa berbasa-basi mendesak Long Fai.


“Bukan, kamu salah orang,” balas Long Fai sambil mengerutkan dahinya.


“Sial! Kamu jangan terlalu banyak omong kosong Aku tahu dari penampilan wajah yang telah diidentifikasi dari para warga yang telah disiksa bahwa perawakannya memiliki wajah yang sangat tampan,”


“Bahkan ketampanannya melebihi dari Raja Shin Jing itu sendiri!” Suku kepala tanduk kancil seketika menyadari bahwa kata-katanya sangatlah salah besar sehingga langsung melanjutkan perkataannya lagi, “Sial aku keceplosan!”


Dahi Long Fai dan matanya menatap lurus ke arah suku tersebut. “Aku sungguh sangat bangga sekali ketika aku dipuji bahwa ketampananku melebihi rajamu hehehe.”


“Sial kamu diam mulutmu! Cepat kamu harus mengatakan yang sebenarnya jika tidak maka aku akan menghukummu dan menyiksanya!” pekik kepala suku kancil.


“Aku tidak berbohong, bukan aku mungkin saja orang lain,” ucap Long Fai sambil mengangkat bahu kemudian, langsung berjalan lagi dan mengabaikan suku berkepala kancil.


Mulut suku berkepala kancil itu, tiba-tiba mulutnya berkedut hebat karena diabaikan dan manusia itu sungguh berani kepada perintah nya. Karena merasa diabaikan dia sungguh sangat marah langsung tangan kanannya mengeluarkan aura yang sangat kuat untuk menekan bahu Long Fai.


“Kamu sungguh lancang di kerajaan ini jika tidak ada yang patuh terhadap perintah maka akan tahu akibatnya!”


"Wosh!"


Aura yang sangat mengamuk dari tangan kepala tanduk kancil itu, sepertinya akan mendarat di bahu Long Fai. Saat ini, Long Fai seketika membalikkan badannya meraih tangan itu dan menarik ke depan setelah sudah ditarik tangan kirinya langsung menampar wajah suku berkepala tanduk kancil.


"Plak!"


Di tampar oleh Long Fai, seketika terpental menyamping ke kanan dan berputar sebanyak 6 kali dan mendarat di ranjang besar yang dijual dari pasar-pasar.


"Bruak!"


Gigi dan hidungnya tetap berdarah dan copot. Bukan hanya itu saja, akibat tamparan itu yang sangat keras seketika langsung pingsan di tempat.


Tiga pengawas dari daerah provinsi Qingua, akhirnya yakin bahwa manusia yang di depannya adalah manusia yang sedang dicari-cari keberadaannya.


“Ahhh kamu tidak bisa mengelak lagi nyatanya kamu yang telah dicari-cari dari pihak kami!"


“Ayo kita bertiga langsung menyerang manusia sembrono itu!”


Ketiga badan pengawas, meloncat terbang dan menggunakan jurus-jurus yang telah dipelajari untuk melumpuhkan Long Fai.


Akan tetapi, ketika dia sedang terbang hanya membutuhkan 6 langkah untuk mendekati Long Fai, tiba-tiba kekuatannya langsung dipenjara tanpa sebab sehingga dia menjadi makhluk biasa yang tanpa kekuatan.


Akhirnya karena kekuatannya dipenjara langsung terjatuh dari terbangnya.


"Bug!"


"Aduh!"


Ketiga pengawasan itu, terjatuh dan merenges kesakitan setelah terjatuh langsung menatap ke arah Long Fai.


“Apa yang kamu lakukan, manakah kekuatan kami hilang!”


Long Fai hanya berjalan dengan mantap Langsung menghampiri mereka bertiga dan menendang seperti bola.


"Bang!"


"Crack!"


Ketiganya meluncur sangat jauh akibat ditendang Long Fai, suara retakan patah tulang yang sangat renyah terdengar di telinga semua yang menonton.


Kekacauan itu, masih berlanjut Dari keempat yang melawan ada beberapa lagi yang melawannya. Akan tetapi, Long Fai sangat mudah untuk melawannya.


Siapapun yang ingin melawan maka sudah dipastikan menjadi karung pasir.


Para penonton dan para warga yang melihatnya tentu saja bergidik merinding bagaimana mungkin ada manusia yang sangat kuat seperti itu bahkan Ini baru pertama kali melihatnya.


“Sial manusia itu sangat Fierce! Bagaimana penduduk kita melawannya!”


“Aku juga tidak tahu, kekuatan manusia itu sungguh diluar nalar, tidak ada para penjaga wilayah ini yang bisa melawannya.”


Para warga sungguh sangat bingung untuk menindaklanjuti dari kekacauan tersebut. Tetapi, ada satu warga yang diam-diam langsung pergi ke pusat untuk melapor ke Nona Qingua Bowo di daerah ini ada pengganggu manusia yang menyiksa pantat para warga.


~


~


#Di Dalam Kamar Qingua.


Saat ini, walaupun dia sudah menjelaskan bahwa dirinya tidaklah mengalami pingsan secara mendadak melainkan pergi dari gerobak kereta kuda kepada pengawal yang melihatnya.


Akan tetapi para pengawal bahkan penjaga yang mengendarai dan mengendalikan kereta kuda tersebut menemukan Qingua sedang terbujur lemas terjatuh karena pingsan.


Karena masalah seperti itu, akhirnya Qingua dari selamat beberapa saat saling berdebat dengan para pengawal.


Qingua yakin bawah pada waktu itu sedang bersama Long Fai sambil menunggu ikan umur panjang Untuk dipanggang. Jika dirinya sedang Long Fai, lalu siapa sosok yang pingsan yang telah menyerupai dirinya?


Qingua kalau memikirkan peristiwa tersebut, tiba-tiba otaknya merasakan pusing karena memikirkan hal yang tidak masuk logika.


Tepat ketika sedang memikirkan hal yang sangat rumit ada salah satu penjaga yang datang ke arahnya dan berkata bahwa d daerah yang telah diperintahkan wilayahnya ada satu manusia yang mengganggu dan menyiksa bokong para warga.


Karena mendengar isu yang sangat memalukan, akhirnya Qingua langsung marah.


“Manusia rendahkan beraninya, kalian mesum kepada warga Shin Jing!"


“Ayo kita pergi ke TKP!”


Qingua langsung menghilang di udara tipis sudah tiba di wilayah yang sedang diisukan tadi.