
Bab 118 Binatang Kilin Api
Sudah lima jam telah berlalu. Mereka berempat bangun dari tidurnya. Entah karena tidak nyenyak tidur, apa jam tubuh sudah terbiasa, di kegelapan ini dia bungun serempak.
"Apakah kamu tidur nyenyak?" Long Fai berkata kepeada Hu Mulan.
"Ini lumayan." Kata Hu Mulan, dia dalam hati ingin sekali menampar kedua pria ini karena mendengkur amat keras.
"Baiklah..aku juga tidur sangat nyaman." Long Fai tersenyum.
"Ughh nyaman nenekmu..!" Hu Mulan berkedut bibirnya, dia memarahi Long Fai di hatinya.
"Baiklah Binger ayo kita melanjutkan perjalanan." Kata Long Fai tanpa bersalah.
Mereka ber empat akhirnya memulai perjalanan kembali. semakin ke dalam, semakin panas dan gerah. Untung saja jubah sarjana, serba guna sehingga dia tidak memikirkan masalah ini.
Adapun Jiang Feng dan Hu Mulan dia di bantu oleh Long Bing menggunakan hukum esnya.
Semakin memasuki ke dalam, semakin hawa panas yang dia raskan.
"Sungguh panas, ini aku tidak tahan..!" Jiang Feng masih kepanasan walau dia sudah di bantu hukum es oleh Long Bing.
Bahkan Long Bing berkeringat dikit.
"Mengaum!"
Tiba-tiba ada raungan yang menggelegar sangat melekik di telinga. Long Fai dan lainya terkejut dia ingin tahu sumber suara tersebut. Tapi semakin lama dia ke tempat tujuan, semakin kuat rasa panas yang begitu menyengat.
"Brengsek...apakah kamu tidak merasakan panas..!" Jiang Feng menatap Long Fai dia tidak bisa berkata apa-apa.
"Jika kamu tidak kuat, maka kamu tunggulah di sini." Long Fai tersenyum. Baginya dia jika tidak memakai jubah sarjana, dia tidak akan merasa kepanasan. Karena pintu nadai sudah max 1000 yang sudah di buka.
"Baiklah kalau begitu kamu berhati-hatilah.!" Kata Hu Mulan.
Long Fai berjalan pelan langsung menelusuri. Namun, tiba-tiba dunia seperti berubah karena ketika dia memasuki lebih dalam, dia menemukan lautan lava yang sangat luas dan sangat membara-bara.
Dan Long Fai juga melihat bahwa pintu tempat dirinya masuk sekarang di tutup.
"Roar!"
Ada raungan suara lagi yang menggema di lautan lava ini. Long Fai yang mendengarkan, tentu saja mencari sumber sosok suara tersebut.
Sehingga pada suatu saat, dari lava api, munculah hewan reptil dengan kepala sebesar truk. Setiap sisik itu, memiliki sinar cahaya merah yang menyala-nyala.
Setelah Long Fai melihat, dia bisa mengetahui. Hewan itu adalah hewan Kilin api. Salah satu mahkluk jaman mitos. Tentu saja, Long Fai di dunia lantai satu memiliki lusinan hewan kilin yang tersebar di berbagai tempat.
Long Fai tidak terkejut sama sekali. Dia hanya berkata ringan sambil menunjuk ke arah monster kilin api. "Aku bertanya kepada kamu, aku hanya mencari jalan pintas yang lebih cepat agar menemukan santo pelindung."
"Hahahah sangat lancang, bagus, bagus sangat bagus, aku baru pertama kalinya melihat manusia rendahan seperti kamu sangat berani lancang kepada dewa ini." Kata monster kilin api.
"Oh ternyata bisa bicara." Long Fai berseru. Di bandingkan hewan milik dirinya, baru pertama kali melihat hewan bisa berkata. Dan alasan Long Fai mengatakan kepada kilin api adalah hanya sebuah gertakan. Jika anda mau, Artefak Naga, akan memberikan jalan untuk menuju santo pelindung.
"Bajingan kamu nak...berani sekali kamu mengabaikan dewa ini..!" Kilin api mengeram marah dia langsung menyemburkan api panas yang membara-bara ke Long Fai.
Namun dengan ajaibnya api itu membelah seseolah menghindari agar Long Fai tidak terkena serangan api tersebut.
"Huh, jadi ini. Jadi ini kamu bisa tenang di hadapan aku, tapi sayang aku adalah dewa kamu bakalan mati...!" Kilin Api mengamuk langsung terbang mencoba menerkam Long Fai.
Namun Long Fai mengambil seruling hitam langsung dia pukul ke kepala kilin api.
"Pak!"
"Swosh!"
"Bom!"
Kilin api, langsung di pukul layaknya bola kasti sehingga dia terpental seratus meter dan menabrak dinding. Dia sebenarnya ingin terbang lebih tinggi. Namun ada rantai yang melilit di sekujur tubuh hewan klin itu.
Long Fai, tentu saja melihatnya dan berkata: "Jadilah hewan peliharaan aku, maka kamu akan bebas semau kamu yang inginkan. Jika kamu tidak maka kamu akan sengsara di penjara. Ayo pikrkanlah sematang kamu."
"Ayo kilin kentut... Maju sini...!" Kata Long Fai sambil mengacungkan jari tengahny kepada kilin api.
"Aaaa mati kamu manusia rendahan, aku tidak mungkin tunduk di bawah kaki kamu..!"
"Roar!"
Sekarang, kilin api tidak menyemburkan api. Melainkan menyemburkan lava yang sangat panas yang bisa membakar Long Fai hidup-hidup.
Setelah menyemburkan lava, dia mencob menebas kepala Long Fai menggunkan cakar raksasa milik sendiri.
"Sring!"
Namun Long Fai sangat mudah menahan mengunkan sebuah seruling hitam.
"Dentang!"
Suara seruling dan cakar kilin api sangat keras yang bertabrakan sampai mengeluarkan percikan kembang api dan gelombang kejut.
"Bom!"
Ketika Long Fai terkena gelombang kejut, dia tidak seperti dulu akan terpental ribuan mill. Namun dia masih berdiri secara tenang layaknya pohon kuno.
Sementara itu, kilin api terhempas menjauh dan menabrak pembatas dinding.
"Bang!"
Goncangan itu, mengangetkan seluruh reruntuhan kuno. Sehingga semua orang yang berada di situ semuanya berseru.
"Ayo kita keluar...!"
"Ini sangat berbahaya, tempat ini seperti ingin runtuh..!"
Semua orang yang sedang berada di dalam reruntuhan kuno, semuanya panik bahkan ada juga yang pergi meninggalkan tempat ini.
"Long Bing, bagai mana nasib Long Yu?" Hu Mulan panik.
"Aku tidak tahu, aku mencari dan menelusuri tepat di mana Long Fai masuk, sudah hilang." Kata Long Bing. Dia tidak tahu apakah Long Fai bisa menyelamatkan dirinya. Dia hanya mengira Long Fai adalah manusia biasa tanpa ada jejak kekuatan di dalam tubuhnya.
"Apakah kita menunggu di sini..!" Jiang Feng berteriak.
"Baik kita menunggu di sini, kita tidak boleh pergi sebelum Long Fai kembali." Jawab Hu Mulan.
"Baiklah..! Kamu akan selamat jika berdekatan dengan aku." Kata Long Bing.
Di sisi pertempuran Long Fai dan Kilin Api.
"Bagai mana, apakah kamu menyerah." Long Fai terbang seperti kapuk menghampiri Kilin Api yang sedang kesakitan karena di jadikan karung pasir. Sisik yang sudah rontok akibat kena pukulan seruling yang di lakukan Long Fai.
"Kamu... Kamu siapa sebenarnya kamu..!" Kilin api ingin menangis, dia tidak tahu jenis apa seruling yang di gunakan bocah itu, sungguh keras.
"Kamu bisa menyebut aku Long Xiandi." Kata Long Fai.
"Wkokwowkwo kamu Xiandi.. Mustahil, Xiandi hanya sebuah legenda tidak ada Xiandi di dunia ini mesti kamu pembohong." Kilin api menghina dan mencibur.
"Ok terserah kamu. Jika kamu tidak percaya apakah kamu meminta sesuatu kepada aku agar kamu percaya." Long Fai tersenyum. Dia juga tidak tahu apa itu Xiandi yang terpenting dia hanya omong kosong saja.
"Hmmp jika kamu Xiandi, maka datangkan kilin api di hadapan aku, jika tidak bisa kamu pembohong...!" Kata kilin api. Dia sudah tahu bahwa hanya ada dirinya yang tersisa dan sekarang sedang di penjara di tempat yang tidak di ketahui.
"Apakah kamu serius.." Long Fai menyringai dalam hati. Lalu dia berkata lagi: "Baiklah jika kamu begitu, maka akan aku lakukan."
Kemudian Long Fai memanggil hewan kilin dengan sepesies api yang berbeda seperti. Klin api merah, api biru, api putih api biasa dan api hitam.
Seketika ruangan di area ini mebuka celah dan dari celah ruang itu, munculah kepla kilin yang Long Fai panggil.
"Tidak mungkin....!"