Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Bab 507


Bab 507


“Baik, apakah kamu seseorang penyihir?” Grace berkata kepada Long Fai penuh ingin tahu.


“Nona kami hanyalah manusia biasa, belum melihat luasnya dunia ini.” Long Fai menjawab sambil menggarukkan kepalanya.


‘Cih, sudah ditebak bahwa dia adalah manusia biasa mungkin ketika aku pingsan di sini ada beberapa penyihir yang baik hati mencoba menolong dan membasmi sekomprotan penyihir jahat.’ Dalam hati Grace, dia menghina terus-menerus kepada Long Fai.


Huf!


Grace langsung berpura-pura menghela nafas dia langsung mengeluarkan sabuk ajaib untuk membawakan Long Fai untuk terbang dan pergi ke wilayah Kadipaten Hill.


“Hehehe di tempat rumahku, ada bola kristal yang bisa mendeteksi sihir di dalam tubuh. Mungkin bola kristal itu, sungguh sangat berguna untuk mendeteksi Apakah kamu memiliki bakat penyihir.” Grace ketika sedang terbang menjelaskan untuk menyarankan agar Long Fai mencoba menggunakan bola kristal untuk mendeteksi Apakah mempunyai sihir.


Karena walaupun dia manusia biasa, tetapi sangat jarang orang yang tidak memiliki mana sihir. Hampir 80% penduduk Arcadia memiliki mana sihir walaupun setiap orang berbeda-beda.


Jumlah mana sihir yang paling rendah dimiliki oleh rata-rata manusia biasa. Untuk para bangsawan rata-rata memiliki mana sihir yang sedikit tinggi daripada kalangan biasa.


Pada bangsawan, percaya bahwa jika 2 insan yang berbeda menikah dengan kedua belah pihak memiliki mana yang tinggi maka akan mewariskan anak yang memiliki bakat tinggi juga. Tetapi itu juga sebaliknya jika manusia biasa menikah dengan manusia biasa akan melahirkan produk gagal.


Para bangsawan menghindari akan hal itu sehingga banyak bangsawan walaupun baik atau jahat, sangat enggan untuk berkumpul bersama penduduk biasa.


Namun, para bangsawan kebanyakan membenci manusia biasa itu sepenuhnya tidak benar, karena di sudut dunia Arcadia, pasti ada bangsawan yang rendah hati dan baik.


Tidak membutuhkan sekitar satu jam, akhirnya Grace dan Long Fai sudah tiba di tempat Kadipaten yang diperintahkan oleh ayah Grace, yang memiliki nama Gim Luminas.


Long Fai melihat istana yang begitu sangat megah Seperti kerajaan abad pertengahan Eropa seketika matanya kagum dan mengingat serial televisi Harry Potter.


Grace lihat tatapan Long Fai Yang sepertinya baru pertama kali melihat istana yang begitu sangat merdeka akhirnya di dalam hatinya tidak bisa menahan cibiran. Meskipun begitu, dia harus berpura-pura kepada Long Fai toh, sudah merawat di dalam kamar beberapa menit.


Alhasil, Long Fai motor makan apa yang akan kata-kata dirinya umpankan, walaupun sebenarnya Long Fai masih berpura-pura sebagai manusia bodoh.


“Jika kamu hanya satu bulan satu kali kembali ke rumah, lantas gimana kamu kesehariannya?” ucap Long Fai kepalanya sedikit bingung.


“Hehehe aku sebenarnya murid akademi sihir


Konstantinoburn. Konstantinoburn adalah akademi yang di mana semua muridnya adalah para bangsawan.” Grace sungguh sangat bangga sekali bahkan gaya tubuhnya sungguh sangat tegak seperti sedang memandang rendah Long Fai.


Long Fai, yang melihat bahwa wanita itu sedang bermain api dengannya, tiba-tiba hanya tersenyum sinis. Jika kamu bangsawan lalu apa gunanya bagi Long Fai? Long Fai tidak membutuhkan gelar seperti itu karena jika Long Fai mau detik ini juga, Long Fai bahkan bisa menjadi Raja.


“Woah.. akademi yang di mana muridnya semua adalah bangsawan. Sungguh sangat keren sekali! Andai saja aku bisa bersekolah di akademi itu, mungkin aku bisa menaikkan statusku yang biasa-biasa saja menjadi sedikit tinggi.” Long Fai kemudian memperagakan akting yang sangat bagus sehingga jika akting ini diterapkan di bumi mungkin dia mendapatkan piala Oskar aktor terbaik di dunia.


‘Hahah sampah rendahan manusia biasa sepertimu bagaimana mungkin bisa memanjat menjadi bangsawan, cuih! Sungguh mimpi!’ batin Grace menghina Long Fai karena dia sungguh tidak tahu ketinggian langit.


Tidak ada hal seperti kodok menjadi angsa. Begitu sebaliknya seperti Long Fai, Dia adalah manusia rendahan tidak akan dan sangat mustahil untuk memanjat menjadi bangsawan.


“Dengan kegigihan mungkin yang awalnya mustahil menjadi tidak mustahil. berusahalah mungkin di masa depan kamu menjadi bangsawan yang terpopuler.” Kemudian Grace menganggukan kepalanya sambil mengutuk Long Fai di dalam hatinya.


“Aku tahu, tidak ada yang mustahil. Ketika aku masih kecil mendengar ada pepatah dari orang yang tua; selama hutan masih luas seperti lautan maka kamu tidak akan takut untuk kehabisan kayu bakar, ayo! Bakar-bakar! Potong!" Long Fai berpura-pura semangat.


“Benar ada baiknya jika berlatih dengan semangat tetapi bakat juga menentukan Bagaimana seseorang itu akan menjadi penyihir. Kamu belum pernah melihat luasnya dunia karena inilah aku akan memberikan kamu bola kristal untuk mengetes bagaimana jumlah mana yang kamu punya di dalam tubuh," ucap Grace seperti wanita yang lembut dan anggun. Walaupun di dalam hatinya dia seperti Mak Lampir yang terus-menerus menghina Long Fai.


“Baik tunggu apa lagi, ayo kita masuk ke dalam istana aku," pinta Grace dia membawakan langsung Long Fai ke tempat tes sihir bagi pemula.


Long Fai mengikuti dari belakang sambil menyringai diam-diam.