
Bab 435 Suku Fang Menyerang Lagi
Long Fai dan Fang Molin saling memeluk sangat erat. Sehinga, mereka berdua tidak menyadari bahwa sedang memanggang tusuk sate pantat babi.
Long Fai langsung melepaskan ciuman itu sehingga air liur itu menetes.“Bau apa ini? Ahh kita melupakan sesuatu, kita sedang memanggang daging babi!”
Fang Molin juga langsung tersadar sambil menyekap air liur yang melumuri bibirnya langsung berkata: “Ahh apakah daging itu tidak apa-apa?”
Fang Molin melihat daging itu hanya beberapa bagian yang selamat.
Long Fai menyingkirkan tusuk sate yang sudah gosong kemudian diganti yang baru. Dia tidak akan begitu gegabah untuk melewati memanggang daging karena suatu hal yaitu ciuman.
Fang Molin tersenyum lembut sambil menatap Long Fai yang sedang membolak-balikkan daging itu dengan sangat serius.
Karena tidak tahan, Fang Molin langsung meluncur untuk memeluk Long Fai.
“Minggir dulu, apakah kita akan melakukan kesalahan lagi,” ucap Long Fai sedikit cemberut.
Akan tetapi, Fang Molin yang sekarang sepenuhnya menjadi wanita dia tidak peduli langsung memeluk dan mencium bau badan yang dikeluarkan Long Fai. Bau badang Long Fai sungguh sangat maskulin.
Long Fai hanya bisa tersenyum sambil membolak-balikkan tusukan sate pantat babi dengan sedikit kesusahan.
“Ayo Lin'er ku menyingkirlah, sebentar lagi kita akan menyelesaikan oke,” kata Long Fai.
“Biarkan aku sedikit lama memeluk kamu. Entah kenapa ketika aku memeluk kamu hatiku merasa damai tanpa sebab yang sangat jelas,” ujar Fang Molin dia sambil mencium keringat Long Fai.
Long Fai tersenyum kemudian berkata seperti ini: “Itu memang efektif, akan tetapi masih ada yang kurang.”
“Apa yang kurang?” Fang Molin sepertinya bingung dengan pertanyaan Long Fai.
“Aku bilang, walaupun kamu memelukku dan sepertinya ada perasaan damai di dalam hatimu, tetapi perasaan itu masih ada yang sedikit mengganjal. Untuk memantapkan hatimu dan memasuki ke tingkatannya lebih damai lagi Kamu harus seperti ini.” Long Fai Kemudian menatap wajah cantik Fang Molin yang seperti Kaguya Otsutsuki. Kemudian langsung berkata lagi dengan mantap, “Kamu menatap wajahku dengan serius setelah itu katakanlah bahwa suami aku mencintai kamu.”
Fang Molin sedikit tersipu akan tetapi dia menuruti perkataan Long Fai sehingga pada saat itu, Fang Molin menatap wajah Long Fai dan saling berhadapan. Kemudian, Fang Molin berkata sangat penuh kasih, ”Suami aku mencintaimu, aku tidak bisa jauh dengan mu, bisakah kita seperti ini selamanya? Terimakasih juga atas antusias kamu karena telah menyembuhkan penyimpangan ku.”
“Aku ingin mendalami laut yang dalam bersama mu, dan menjaring ikan bersama-sama."
Fang Molin kemudian setalah mengatakan apa yang dikeluarkan dari hatinya yang begitu sangat tulus langsung sekali lagi mencium bibir Long Fai dengan lembut.
"Cup!"
Hanya satu kali kecupan kemudan lambung berlari menjauh untuk kembali duduk.
Akhirnya Long Fai sudah menyelesaikan tugas yang diberikan Artefak Naga, sehingga Fang Molin seutuhnya menjadi wanita dan dia juga menjadi sangat mencintai kepada dirinya.
"Bom!"
Pada saat itu tiba-tiba ada informasi yang mengalir ke dalam pikirannya bahwa dunia lantai empat telah terbuka.
Seketika Long Fai langsung terpana, dia tidak mengira bahwa tugas yang kecil ini akan membuka pintu Artefak lantai empat!
Long Fai sungguh sangat gatal ingin sekali dirinya menghilang ke tempat Artefak lantai empat.
Beberapa saat kemudian, akhirnya sate pantat babi sudah matang sepenuhnya kini, Long Fai langsung menyajikan masakan itu kepada Fang Molin.
Long Fai mendekati Fang Molin dan berkat: “Biarkan aku yang menyuapkan makanan ini kepadamu, kamu tidak perlu repot-repot untuk mengeluarkan keringat.”
“Hmm!” Fang Molin hanya mengganggukan kepalanya kemudian mulut itu membuka secara imut langsung menerima suapan dari Long Fai.
“Aku juga ingin memberikan makanan ini kepadamu,” kata Fang Molin tangannya meraih beberapa tusuk untuk dimakan dan disuap kepada Long Fai.
Mulut Long Fai membuka dengan lebar langsung menerima beberapa gigit tusuk sate pantat babi, dan mengunyahnya.
Akhirnya mereka beberapa saat lamanya sedang bermesraan seperti Dunia milik mereka berdua sehingga pada saat itu darah, malaikat memberikan kabar.
“Tuan Xiandi, wilayah Qingua dan hutan perbatasan provinsi Benimaru, ada suku Fang yang marah dan meluluh lantahkan hutan itu dan wilayah Qingua.
Long Fai seketika langsung serius dan menatap ke arah Fang Molin.
Fang Molin melihat perilaku yang berubah tiba-tiba dari raut wajah Long Fai, seketika langsung berkata: “Ada apa? Apakah ada sesuatu?”
Long Fai kemudian menjelaskan secara singkat. “Suku Fang mu telah datang. Mungkin sedang mencari keberadaanku. Tidak kemungkinan akan datang ke sini karena kamu juga suku Fang.”
Pada saat itulah, Fang Molin memiliki perasaan yang sangat rumit. Dia pada awalnya sungguh sangat membenci kepada Long Fai. Bahkan dia ingin sekali menghisap seluruh harta tertinggi yang ada di artefak lantai satu. Setelah apa semuanya sudah diambil dijadikan tenaganya, barulah dia menikam Long Fai.
Akan tetapi, semuanya berubah setelah dirinya keracunan Tintin Long Fai yang begitu sangat perkasa, bahkan dia ingin sekali meminta berhubungan seperti itu jika ada waktu.
Karena itulah dia sungguh sangat rumit.
Long Fai sudah tahu Fang Molin memiliki perasaan yang sangat rumit. Akan tetapi dia tidak peduli. Long Fai hanya ingin menyisakan Fang Molin dan selain dia maka berani mendekat, maka akan mati.
Long Fai berkata: “Ayo ikutlah denganku untuk mendekati suku Fang mu. Kamu tidak perlu takut,”
“Masalahnya peraturan suku Fang untuk menikah dengan berbeda suku. Suku Fang hanya diizinkan menikah dengan sesama sukunya.” Dalam pernyataan Fang Molin sungguh tidak berdaya.
“Tidak ada peraturan seperti itu, pada dirimu. Kamu sudah mendapatkan kekasih yang ideal seperti aku.” Long Fai menjawab sambil memiliki pose yang sangat narsis.
Fang Molin banyak menggelengkan kepalanya kemudian dia mendekati Long Fai langsung meraih pergelangan tangannya.
“Aku menyukaimu dari sifat percaya dirimu, aku setelah mendapatkanmu tidak takut kepada dunia.” Fang Molin berbisik di telinga Long Fai.
Kemudian Long Fai dan Fang Molin langsung menghilang di udara tipis untuk pergi menuju ke tempat bagian Qingua.
Begitu melihat Qingua satu kecamatan sudah menjadi Padang api yang membara.
Long Fai saat ini melihat ada sosok tinggi seperti menara tower. Semua tubuhnya lapisi besi yang memiliki corak seperti tato dan bercahaya cahaya kemudian di dada itu ada warna biru tua yang sedang bercahaya.
Matanya menyala merah dan ada tanduk di kepalanya.
Sosok raksasa itu, membawa kapak raksasa untuk meluluhkan berbagai sesuatu yang dilihat.