Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tendangan Bokong


Bab 565 Tendangan Bokong


Kemudian setelah menghina, Long Fai langung menendang Li Aotian sampai patah tulang. Padahal mereka semua melihat tendangan Long Fai kepada Li Aotian tidak menggunakan kekuatan alias lemah lembut. Tetapi setelah kaki itu mengenai tubuh Li Aotian, seketika lansung mendapatkan dampak yang sangat menakutkan, semua tulang patah dan sendi-sendi tulang bergeser tidak semestinya seperti; persendian pinggang memelintir sehingga penampilannya menjadi aneh.


Otomatis Li Aotian kesakitan sampai meraung karena persendian bergeser.


Wush!


Dia terjatuh dan dia mencoba menggunakan kekuatannya untuk mengembalikan tempat persendian tulang agar kembali seperti semula.


Li Aotian setelah menyembuhkan tulang yang bergeser, akhirnya berdiri sambil menatap Long Fai dari jauh.


Ini benar. Sepertinya Long Fai sangat kuat melebihi Yang Chen itu sendiri. Dan para penjaga gapura akhirnya paham kenapa pihak Naga Azhure hanya membawa Yang Chen saja. Karena dengan satu pengawal, itu sudah cukup untuk meratakan musuh hanya sekali tinju.


Long Fai menatap Li Aotian dari kejauhan, “Sepertinya Anda memiliki kekuatan yang hebat dalam regernasi. Ini kebanggaan Anda sehingga menjadikan Anda sombong. Tetapi sepertinya penyebab Anda sombong bukan karena hal ini, tetapi ada hal lain walaupun saya tidak mengetahuinya.”


“Hahaha kamu tidak mengetahui karena kamu bodoh!” Li Aotian tertawa menghina. Teknik boneka memang canggih sehingga tidak bisa membunuh tubuh asli. Bahkan jika semua boneka sudah gugur, tubuh Li Aotian tidak akan mengalami luka yang serius.


Tidak dipungkiri Long Fai tidak mengetahui keberadaannya. Akan tetapi Long Fai tidak peduli siapa kamu dewa atau bukan, yang pastinya Long Fai pernah membunuh dewa tanpa sengaja yang dalam mode nyamuk.


Lalu Li Aotian bukan dewa atau iblis, tentunya sangat mudah untuk menyingkirkannya hanya sekali sentil.


“Mari kita coba, apakah saya bisa membunuh Anda,” katanya langsung menggunakan telapak Budha emas seketika dari pandangan Li Aotian, ada kekuatan mistis yang sangat menakutkan sehingga entah kenapa tubuhnya menggigil tak terkendali sampai ke tulang-tulangnya.


Bomm!


Li Aotian menggunakan jurus yang memungkinkan di tanah-tanah tersebut langsung mengeluarkan batu yang keras dan runcing untuk menahan serangan dari Long Fai.


Bang!


Crack! Hanya saja kekuatan telapak Budha emas sungguh menakutkan sehingga ketika benteng batu yang keras dari jurus Li Aotian, tidak bisa menahan serangannya.


Ahh!


Mustahil!


Li Aotian meluncur sangat jauh sambil terseret telapak Budha Emas dan orang-orang yang melihat sungguh kagum dengan telapak Budha emas raksasa yang menyeret Li Aotian sangat jauh.


“Hei lihat orang yang terkena jurus keren itu ... Bukannya dia adalah tukang sapu yang dibelakang kita pada waktu itu?” tanya paman tersebut yang sedang mengintip wanita mandi.


“Diam ... jangan keras-keras! Apakah kamu ingin membuat wanita itu murka sehingga kita akan ketahuan!” bentak satu paman lagi dengan nada lirih takut wanita yang sedang mandi itu, akan mengetahui bahwa mereka sedang mengintip.


“Aku tahu! Tapi aku juga sungguh terkejut! Bagaimana pemuda tukang sapu bisa berhadapan dengan telapak tangan yang menakutkan itu!” Dia cemberut sambil mengalihkan pandangannya ke wanita yang sedang mandi.


“Baik ... Ayo kita lanjutkan lagi untuk melihat wanita itu." Satunya mengangguk dengan serius. Sehingga mereka berdua langsung memalingkan wajahnya ke arah tempat dimana wanita sedang mandi.


Hanya saja ketika kedua wajah itu menoleh, tiba-tiba wanita itu langsung sudah dihadapannya.


“Bajingan tua Bangka! Mati kamu!”


Sring!


Ahhh!


“Sial ... ini gara-gara kamu! Jika kamu tidak berteriak, maka wanita itu tidak mengetahui gerak-gerik kita!”


“Sial jangan berpikir demikian! Ayo kita lari! Sepertinya wanita itu ingin memotong Tintin kita!”


Akhirnya mereka berdua langsung lari terbirit-birit sambil memegang Tintin masing-masing takut terpotong oleh cambuk yang digunakan wanita itu.


Di pertempuran!


Li Aotian sudah memiliki punggung yang mengerikan akibat terseret sangat jauh. Bahkan dia tidak menyangka bahwa jurus telapak itu mengrikan dan dia juga baru pertama kali melihat jurus tersebut.


Untung saja Li Aotian menggunakan boneka sehingga tubuh aslinya yang berada di dalam pohon besar masih akan sehat sentosa.


Kemudian dengan energi yang disalurkan oleh batangan besi yang menancap di punggung Li Aotian, akhirnya Boneka itu pulih dengan kecepatan mata telanjang.


Dia melompat langsung mendekati Long Fai. Dia seketika menembakkan batangan besi agar bisa menjadikan Long Fai boneka selanjutnya.


Sring!


Sring!


Hanya saja batangan besi sudah mendekati Long Fai, sontak hancur seperti menjadi debu hitam. Bahkan bukan Long Fai saja, batangan besi hitam juga ditujukan kepada Yang Chen.


Hanya saja batangan besi hitam mengenai kulit Yang Chen seketika terpental seolah kulit Yang Chen sungguh keras dan benda itu tidak bisa menyakitinya.


“Apa ... mustahil!” Li Aotian tersesat sejenak dia akhirnya mengurungkan niat untuk menjadi mereka berdua sebagai boneka karena itu sangat susah.


Dia masih tidak takut, selagi tubuh utama tidak ditemukan, maka Li Aotian bisa kembali lagi dengan tubuh boneka terbaru.


Hanya saja berapa kali kamu mencoba mencelakai Long Fai, kamu tidak akan menang karena mustahil. Seorang Long Fai bisa kalah, makaa dunia akan kiamat.


Li Aotian mendengus terbang menggunakan kekuatan kekosongan untuk menghilangkan Long Fai dan Yang Chen. Akan tetapi sepertinya mereka berdua tidak tergerak hanya saja Yang Chen lah yang memiliki mata berkedip.


“Yang Chen! Hajar dia!” pinta Long Fai sambil berteriak.


“Baik!” Yang Chen meloncat tanpa terpengaruh oleh hukum kekosongan langsung menendang pantat Li Aotian sampai tulang pinggul patah.


Bang!


Ahhh!


Sosok Yang Chen kemudian berlari untuk mengejar Li Aotian.


Bang!


Sekali lagi Li Aotian ditendang bokongnya sehingga bokongnya langsung merasakan mati rasa.


“Mampus!" Yang Chen menghinanya dan tendangan ke tiga, akhirnya menghancurkan bokong Li Aotian sepenuhnya sampai berdarah.


Kyaaa! Li Aotian menjerit dia jatuh seperti balon kempes.


Bom!


Li Aotian sungguh kesakitan. Walaupun dia tidak masalah jika terbunuh karena tubuh yang dia pakai adalah boneka, tetapi apakah ada yang tahan merasakan rasa sakit setiap saat? Tentu saja tidak.


Inilah yang sedang dirasakan oleh Li Aotian, walaupun tidak takut jika mati, tapi dia tak tahan merasakan rasa sakit setelah di tendang bokongnya tiga kali.


Li Aotian meregenerasi dengan kecepatan tinggi dia langsung menggunakan armor yang dia temui di reruntuhan kuno bermaksud untuk melindungi dari tendangan yang tak masuk akal mengerikan dari Long Fai maupun Yang Chen.


“Brengsek kamu! Apakah kamu tidak mengetahui bahwa bokong ku sakit!” seru Li Aotian sangat marah dia terbang sekali lagi untuk menghajar Yang Chen karena dia yang telah menendang bokongnya.