Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Tiba Di Istana Ratu Ho Tu


Bab 169 Tiba Istana Ho Tu


Tubuh Que Li yang gosong akibat terkena sambaran petir akhirnya langsung di ambil oleh Ximen Li. Dia menarik tubuhnya lalu dia di serahkan kepada Li Xuaner.


“Kakak ketiga, apakah bagus juga tubuh ini di jadikan boneka.” Ximen Li menatap ke arah Li Xuaner.


“Bagus... semakin banyak pion yang aku punya dari boneka, maka semakin kuat daya tempur aku.” Li Xuaner ucapnya sambil memasang mata yang sangat berbinar-binar.


“Hahaha baiklah aku serahkan kepada kamu..” Ximen Li meringis.


“Baik..” Li Xuaner mengangguk. Kemudian dia, membuat gerakan cepat kepada kedua tangannya, gerakan itu sangat rumit tapi Ning Xue yang melihatnya rasa penasaran menjadi tinggi. Dia hanya ingin tahu saja apakah anak yang bernama Li Xuaner mempunyai kemampuan unik?


Mata Ning Xue terpana ketika dia melihat setelah Li Xuaner sudah selesai membuat tak-tik yang sangat rumit, otomatis di sekitarnya jasad Que Li ada ukiran garis cahaya yang menyala-nyala.


Ketika cahaya yang sedang menyala, tubuh Que Li yang sudah mati bergetar hebat, seketika semua tubuh itu berubah menjadi hitam dan sedikit kurus.


“Hukum wayang...” Ning Xue akhirnya terkejut. Hukum wayang hanya ada di jaman kuno dan sekarang dia tidak menemukan para penggarap seperti hukum wayang.


Dia sangat beruntung ketika dia melihat pengguna hukum wayang tepat di depan mata sendiri.


Walau hukum wayang tergolong sangat sulit di temukan dan berspekulasi sudah punah, namu tidak menutup kemungkinan ada penggarap yang tersebar di dunia ini walau itu sangat sedikit dan bersembunyi.


Sekarang dia melihat orang dengan kemampuan hukum wayang. Terlebih lagi dia masih anak kecil Ning Xue sangat tidak tahan, dia ingin semua merekrut ke enam anak ini agar menjadi murid pribadinya, dengan itu dia bisa melambung tinggi menjadi guru yang di hormati karena pencapaian yang di lakukan oleh ke enam anak ini.


Memikirkan ini, dia sangat senang. Namun kenyataannya terbaik dari apa yang sedang di pikirkan oleh Ning Xue Yaitu, ke enam anak ini sudah jelas-jelas akan menolak menjadi murid sekte tersebut.


“Siall..” Ning Xue ingin menangis tanpa air mata, dia sangat kesal karena banyak harta Karun di depan mata tapi, dia tidak bisa menjangkau.


Setelah mereka selesai membersihkan pengganggu, mereka akhirnya melanjutkan lagi untuk memasak daging.


...----------------...


#Di Depan Istana Ratu Ho Tu


“Ini...ini...benar...kamu adalah tunangan Ho Tu!” Akhirnya Hu Mulan berseru kagum. Dia ketika sedang memasuki istana yang sangat megah dia tidak bisa tercengang terus menerus.


“Apa kamu percaya sekarang?” Long Fai tersenyum tipis. Kemudian melanjutkan perkataannya lagi: “Baik.. ayo ikutlah bersama aku, akan aku hidangkan makan yang enak hahaha!”


Mendengar soal makanan, mereka berdua tersenyum gembira dan langsung mengikuti Long Fai dari belakang.


Ketika Long Fai sudah memasuki istana, tiba-tiba Xia Fei langsung mencium bau tubuhnya dua langsung bergegas keluar.


“Ada apa kamu? Kenapa kamu mengendus-endus seperti hewan?” Tanya Ho Tu ingin tahu.


“Hei aku mencium tubuh Long Fai sudah kembali...” Jawaban Xia Fei terburu buru dia langsung pergi meninggalkan Ho Tu di sampingnya.


“Oi.. bisakah kamu tidak seperti itu..?” Long Fai meringis tidak berdaya.


Xia Fei mengabaikan langsung berjalan cepat dan memeluk Long Fai.


“Kiyaa... suami aku sungguh rindu kepadamu..!” Xia Fei membenamkan kepalanya ke tubuh Long Fai sambil mengendus-endus.


Long Fai menatap ke arah Hu Mulan dan Mei An dengan tampang tidak berdaya.


Hu Mulan sekali lagi terbatuk-batuk dia akhirnya percaya apa yang di katakan oleh Long Fai bahwa Ratu Ho Tu dan Xia Fei adalah wanitanya.


Kemudian Long Fai memperkenalkan Hu Mulan dan Mei An kepada Xia Fei.


“Dia adalah rekan aku ketika pergi berpetualang.” Kata Long Fai sambil menujuk ke dua orang itu.


“Yah... aku Xia Fei..” Xia Fei juga mengangguk lembut dan berkata lagi: “Ayo kita masuk ke dalam dan beristirahatlah sejenak.


“Baik nyonya..!” Jawaban Hu Mulan sangat hormat.


Kemudian Hu Mulan dan Mei An mengikuti Xia Fei yang sedang memeluk tangan Long Fai terus menerus. Dia sedikit curiga ilmu apa yang Long Fai gunakan untuk menghasut Nyonya Xia Fei untuk menjadi budak cinta kepada dia?


Dia hanya mengetahui dari mulut ke mulut bahwa pemilik wanita bodir adalah nyonya dengan kecantikan atas yang masih terjaga. Dan dia sangat terkenal dengan kesombongan.


Bahkan sudah ribuan tahun menurut rumor, nyonya Xia Fei tidak ada yang bisa menaklukkan hatinya, tapi... sekarang anda melihat sendiri di depan mata bahwa Nyonya yang di sebut sebagai kebanggaan dan kesombongan sekarang seperti budak cinta yang selalu menjilat paha Long Fai.


pada awalnya apa yang dikatakan Long Fai adalah sebuah kata-kata yang mengada-ngada. namun sekarang dia akhirnya menyadari bahwa apa yang dikatakan dia adalah sebuah kebenaran dan tidak ada sebuah kebohongan manapun.


Di sisi lain ketika long pai dan bertiga orang itu memasuki tempat di mana Ho Tu sedang duduk di singgasananya, dia langsung terpanas Ingin rasanya bangun dari duduknya sambil berlari memeluk Long Fai.


Namun saat ini Ho Tu masih membuat pose gengsi. karena apa yang anda tahu adalah pada awalnya mereka berdua hanya sepakat untuk, melakukan pertunangan dia dan Long Fai hanya sebatas kontrak.


Namun, lambatnya hari lambatnya jam kedepannya tahun dia sepertinya menelan ludah sendiri. Dari dari awal dia menemukan di paviliun Wanjie Dia sangat meremehkan Long Fai.


Dia meremehkan karena pada awalnya dia mengira bahwa Long Fak itu adalah orang biasa dan tidak memiliki bakat spiritual sedikitpun. tapi ketika dia melihat kekuatan yang dilakukan oleh Long Fai dia sungguh terpana.


Long Fai adalah pria yang tampan dia adalah pria yang memiliki kekuatan yang luar biasa dan sangat misterius. Karena sebab ini, dia memutuskan mengikuti secara diam-diam untuk mengetahui di mana letak orang itu tinggal.


Ho Tu mengikuti sampai di mana Long Fai tinggal, dia dengan perhitungan yang matang langsung mendekati dan meminta kepada Long Fai untuk tujuan yang dia inginkan yaitu dia ingin Long Fai membantu dirinya untuk menjadi tunangan sementara baginya.


Long Fai hanya dijadikan umpan meriam bagi Ho Tu. Tapi, entah kenapa dia sepertinya memiliki benih-benih cinta dalam hatinya sehingga apa yang direncanakan pada awalnya dia malah melenceng dari perhitungan yang dia lakukan pada waktu itu.


Pada saat ini, dia akhirnya menyesal seharusnya, apa yang dia inginkan adalah memiliki hati Long Fai seutuhnya. Walaupun dia menjadi permaisuri atau selir itu tidak masalah yang terpenting dia bisa memiliki hati Long Fai seutuhnya.


Bahkan, ketika dia mengetahui bahwa Xia Fei sudah tidak perawan dia akan nekat untuk mengatakan isi hati sesungguhnya kepada Long Fai.