Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Fenghuang Lin Gila


Bab 364 Fenghuang Lin Gila


Jiwa naga tersebut auranya sungguh sangat menakutkan seperti gelombang kejut nuklir Hiroshima Jepang. Akan tetapi, setelah gelombang kejut tersebut mengenai Long Fai, tidak ada perubahan dari raut wajah Long Fai yang signifikan.


“Kamu bagaimana mungkin? Humpp mungkin ini kebetulan,” ucapnya Fenghuang Lin Dia mengira bahwa jiwa yang dikeluarkan untuk menyerang Long Fai tidak berefek karena kebetulan saja. Namun, dia mencoba lagi untuk mengeluarkan gelombang aura yang lebih dahsyat lagi agar Long Fai akan terpental, sayangnya itu sama seperti pertama yakni dia tidak berkutik terkena serangan gelombang aura tersebut.


Fenghuang Lin akhirnya kaget bagaimana mungkin ada orang yang sungguh sangat kuat bahkan sepertinya manusia yang sedang bertatapan dengan dirinya adalah manusia biasa, tapi memilih kekuatan aneh dan tak terduga.


Fenghuang Lin masih tidak percaya langsung memukul Long Fai sangat kuat,


"Bom!"


Pukulan itu, masih tidak bisa mengguncang pertahanan Long Fai, bahkan sekarang Fenghuang Lin langsung ditendang perutnya sehingga terpental sangat jauh kembali ke tempat dimana Song Chufeng berada.


"Wosh!"


"Dar! Dar! Dar!"


Fenghuang Lin berguling-guling lagi sampai dalam pandangan Song Chufeng terlihat. Song Chufeng mengerutkan keningnya karena tiba-tiba, melihat Fenghuang Lin kembali dengan babak belur yang lebih parah sehingga dengan asumsinya mungkin saja di seberang hutan itu ada seseorang yang lebih kuat darinya.


Song Chufeng tidak peduli langsung menghampiri Fenghuang Lin, “Gadis kecil, itu salahmu karena menjadi tidak sopan dan selalu arogan, jika saja kamu tidak memiliki sifat yang seperti itu mungkin situasinya tidak seperti ini.”


Fenghuang Lin masih mengejek, ”Seharusnya Kamu harus hormat kepada kami karena kamu tahu kami adalah suku Fenghuang yang sudah lama tidak muncul berjuta-juta ribu tahun. Kamu adalah manusia rendahan dan berani sekali melukai suku kami, sebaiknya untuk meminta maaf dan tidak memperpanjangkan masalah ini kamu bekerjalah denganku dan jadilah bawahanku,”


Song Chufeng hanya tersenyum tipis dan menasehati: “Gadis ini masih sama seperti tadi tidak belajar dari kesalahan sama apa salahnya menjadi rendah hati, Jika kamu ingin menjadikan ku sebagai bawahanmu, maaf aku menolak.”


“Tentang masalah apakah kamu berasal dari suku Fenghuang yang generasi sudah lama hilang aku tidak peduli, suku Fenghuang yang kamu sebutkan hanyalah kentut di mata pihak Xiandi.”


Kemudian Song Chufeng mengeluarkan baju berukuran tebal seperti jaket yang terbuat dari bulu burung Fenghuang yang sangat kuno.


Jaket sebut dibuat ketika sedang memancing ke daerah Kerajaan Naga Azhure dibagian bersalju yang amat dingin dia mengumpulkan bulu-bulu burung Fenghuang yang terkadang-kadang keluar dari dunia Dewa Xiandi untuk mengelilingi beberapa saat.


Bahkan burung Fenghuang setelah mengepakkan sayapnya kadang-kadang ada beberapa bulu yang jatuh ke tanah dan itu setiap hari ada saja berbagai monster yang keluar dari dunia artefak untuk mengelilingi Kerajaan Naga Azhure beberapa saat dan terlalu sering.


Tentu saja monster itu, keluar hanya di kerajaan milik Long Fai bukan terlepas di dunia tong Tian saja tapi, wilayah yang tersebar.


Selain wilayah yudrikasil Long Fai sampai mati pun orang bukan dari bagian naga Azhure tidak pernah melihat monster legenda yang mengitari wilayah Long Fai, karena seperti ada sihir yang mengarungi dimensi yang berbeda.


Kini Fenghuang Lin melihat jaket yang terbuat dari bulu berwarna-warni langsung kaget karena dia melihat bulu itu memiliki kandungan yang sangat luar biasa dalam jejak auranya.


Satu helai bulu nenek moyang monster kuno burung Fenghuang, bisa menaikkan level jiwanya beberapa kali lipat.


Tapi, sekarang dia melihat pria tua tersebut membawakan baju yang terbuat dari bulu tebal burung Fenghuang, dan itu sungguh ingin sekali merebut jaket tersebut.


“Tidak semudah itu Ferguson.” Song Chufeng menggelengkan kepalanya kemudian langsung memasukkan jaket itu ke dalam cincin penyimpanan. Setelah itu melanjutkan lagi perkataannya, “Ini adalah barang milikku untuk menghangatkan tidur Ketika dingin yang melanda.”


Fenghuang Lin tersenyum jelek, “Bagus, berarti kamu menolak tawaranku baik! Baik! kalian semua serang dia!”


Akan tetapi begitu teriakan Fenghuang Lin keluar, semua prajurit tersebut hanya menyisakan beberapa saja Bahkan prajurit itu tidak mau mengikuti perintah dari Fenghuang Lin tanah Masih menghargai kehidupan, apalagi dia baru keluar dari hibernasi yang sangat panjang.


Untuk menghargai hidup maka Annda sebaiknya pergi ke dunia yang luas ini untuk melihat betapa indahnya dunia tersebut.


“Kamu!” Fenghuang Lin ingin pingsan, kemudian tangannya meraih beberapa prajurit untuk membunuh karena tidak mengikuti aturan suku Fenghuang.


Perajurit itu ingin meminta tolong kepada Song Chufeng, akan tetapi sudah terlambat langsung dibunuh oleh tangan Fenghuang Lin dengan begitu entengnya.


"Bom!"


Perajurit yang tersisa menjadi kabut darah sehingga membasahi tanah menjadi merah.


Song Chufeng yang melihatnya tidak tergerak sama sekali, dia hanya berkata ringan, “Ini membuktikan bahwa kamu gadis yang mengandalkan kecantikannya saja, dan hatimu sungguh berbahaya seperti iblis.”


“Apakah kamu takut setelah melihat ku membunuh bawahan tanpa ampun?” Fenghuang Lin tersenyum.


“Aku takut, tidak ada yang perlu ditakuti hanya sang Raja yang berhak ku takutkan, untuk membayangkan nafasnya saja aku sudah gemetar, dan kamu hanyalah kentut dimata Raja ku,” balas Song Chufeng mengejek secara halus.


“Bajingan kamu pikir siapa manusia rendahan beraninya berkata lancang kepada ku! Ahh!” Fenghuang Lin mengamuk langsung ada susano berbentuk monster burung dan terbang langsung ke atas meliuk-liuk.


Sura pekikan burung tersebut sangat keras, sehingga monster yang tersembunyi ketakutan. Namun Long Fai yang mendengarkan seperti suara radio rusak sehingga langsung bergegas terbang untuk melihat asal suara yang jelek itu.


Monster Burung susano Fenghuang melancarkan sinar laser ke arah Song Chufeng, tapi sangat mudah dihindari dengan meloncat mundur beberapa kali.


Kemudian Song Chufeng mengeluarkan alat pancing langsung di lemparkan kail itu ke susano burung Fenghuang.


Fenghuang Lin melihatnya, dia menggunakan kekuatan Fenghuang untuk membuat dinding agar kail pancing tersebut tidak mengenainya.


Akan tetapi, kail pancing tersebut menembus pertahanannya langsung meluncur kedalam susano Fenghuang dan menuju ke tubuh aslinya.


"Sikat!"


Kail pancing tersebut memasuki dalam tubuh Fenghuang Lin setelah itu, Song Chufeng menarik sehingga kekuatan perwujudan dari susano Fenghuang langsung hilang karena diambil bahkan entah kenapa jurus yang sudah tertanam di otak Fenghuang Lin cara-cara menjadi susano akhirnya lupa.


Susano Fenghuang hilang dan Fenghuang Lin terjatuh dengan mulus dan menatap ke arah Song Chufeng, “Kembalikan jurus itu kepadaku! Manusia rendahan!”


Fenghuang Lin marah karena jurus itu sudah dilatih sudah sangat lama, dan sekarang tiba-tiba pengetatan itu dan pengalaman di ambil paksa secara spontanitas tidak terima.