
Bab 330 Kolam Merah
Dalam perjalanan, akhirnya hanya membutuhkan beberapa menit mereka berempat sudah tiba tempat dimana mereka semua di pindahkan dari berbagai dunia.
Saat ini Long Fai menatap ke arah Ming Xiaru dan lainya.
“Ayo kita berpencar kebetulan di sini di dalam reruntuhan kuno ini memiliki beberapa jalan pintas, oh iya aku akan memberikan biji bunga ini kepada kalian. Jika kalian dalam keadaan berbahaya langsung buang biji ini, niscaya akan menumbuhkan pohon sulur yang akan menolong kalian.” Setelah itu, Long Fai memberikan satu persatu biji yang sebesar kelereng kepada ke-empat rekan.
Akhirnya mereka berempat mengangguk kepalanya dan semuanya berpencar satu demi satu.
Sementara itu, Long Fai yang terakhir memasuki pintu tersebut. Setelah sekiranya sudah melihat bahwa Xu Rongfei dan lainya sudah hilang dalam penanganannya, baru saat inilah dia memasuki pintu tersebut.
Long Fai yang sudah memasuki pintu tersebut, akhirnya hanya melihat kegelapan yang melanda di matanya. Kebetulan dia juga sudah membuat lilin dengan bahan sarang lebah di dunia Artefak lantai 1 dan tidak lupa lilin itu di campur rumput racun sehingga efeknya bisa langsung membuat pingsan hewan seperti nyamuk dan sebagainya.
Ketika sudah memasuki lorong yang gelap, Long Fai tahu bahwa sepertinya di kegelapan ini adalah ruangan yang sangat luas hanya saja minim pencahayaan, sehingga mata Long Fai menyipit.
Banyak tulang-tulang monster yang sudah mati di sekitar. Bahkan berjumlah sangat banyak, saat ini kesempatan yang telah di temua Long Fai tidak akan melewatkan.
Tangan kanan Long Fai, cincin itu berkedip-kedip merah langsung mengeluarkan aura yang jahat dan memasuki ke tulang-tulang yang sudah mati.
Akibatnya tulang monster itu, langsung berubah menjadi mayat hidup dan semuanya meraung, langsung memasuki ke dalam cincin Ahli Nujum.
Para Undead yang memiliki perawakan besar langsung memasuki ke cincin Nujum dan hanya sebagaian seperti monster mayat hidup yang sebesar beruang yang mengikuti terus menerus di belakangnya.
Long Fai walaupun petang, masih ada pencahayaan dari lilin tersebut namun, sayangnya sepertinya tidak ada tanda-tandanya monster hidup yang secara tiba-tiba menyerang.
“Aneh? Bagai mana mungkinkah ruangan yang seram ini sungguh sangat sepi? Apakah monster-monster yang ganas sudah mati semua?” Long Fai menggelengkan kepalanya tidak berdaya. Setelah itu, karena sudah menganggap bahwa di area tersebut tidak ada bahaya sama sekali, akhirnya Long Fai memasukkan semua mahluk Undead ke dalam cincin Nujum.
Namun apa yang tidak di sangka Long Fai adalah, dari awal detik dia menyalakan lilin, sampai sekarang juga, semua monster yang sudah sangat lama mendekam di tempat ini tiba-tiba pingsan tidak sadarkan diri akibat efek sapa lilin itu.
Dan Long Fai juga tidak mengetahui sehingga, sampai berlalunya waktu, dia berjalan-jalan di ruangan yang gelap dan menjijikan sangat santai.
Tidak sedikit juga ada para praktisi manusia yang sudah tewas di reruntuhan ini. Cara tewas para praktisi ini sungguh sangat ada yang tinggal separuh badan, dan ada yang kepalanya tidak ada.
Tapi menurut Long Fai sungguh aneh, karena tidak menemukan beberapa monster ganas yang sudah membunuh para praktisi tersebut.
Sampai pada suatu saat dia sudah tiba di tempat yang sangat aneh seperti Altar. Long Fai melihat sekelilingnya hanya menemukan Altar yang di dinding-dinding batu itu terdapat patung yang sangat besar seperti raksasa.
“Altar apa ini?” Long Fai sungguh sangat bingung, akhirnya langsung mendekati meja batu yang begitu sangat besar dan dia melihat ada sebuah batu merah delima yang seperti piala masih tertancap di tengah-tengah meja tersebut.
Long Fai meraih batu merah delima seperti piala itu, sungguh sangat mudah. Padahal sudah jutaan mahluk hidup yang tewas akibat terkena jebakan harta Karun merah delima tersebut.
Long Fai meraih karena bentuknya sangat antik, jika Anda masih di bumi, dan Anda melihat harta karun seperti itu, nilai harga harta Karun tersebut bisa membeli 7 unik mobil Koenigsegg.
Dari segi jantung pacu, hypercar buatan pabrikan Swedia ini mempunyai spesifikasi mesin V8 berkapasitas 5.0 L twin-turbocharged. Bekal kekuatan dari rangkaian mesin V8 itu, Koenigsegg menyebut kekuatannya mencapai 1.360 Hp dengan torsi puncak sebesar 1.371 Nm.
Tapi sayangnya benda merah batu delima yang berbentuk piala hanya terdapat di dunia kultivator, dan di dunia Bumi sama sekali tidak ada.
Di sisi lain...
Long Fai seharusnya setelah mengambil benda merah yang seperti piala, seharusnya terkena serangan jebakan yang sudah di buat oleh pemilik pada jaman dahulu.
Tapi entah kenapa, jebakan itu tidak berfungsi, malahan Long Fai sangat mudah mengambil benda itu, seperti sedang mengambil gelas untuk di minum.
Ketika sudah mengambil benda merah itu, langsung bercahaya. Seketika di hadapan Long Fai ada pintu yang terbuka cukup lebar sekitar 2 sampai 3 meter.
Long Fai memasuki ke dalam tempat itu, dan seketika melihat ada ruangan yang isinya adalah kolam yang berwarna merah darah.
“Apa ini?” Long Fai ingin tahu, seketika langsung mendekati kolam darah tersebut.
Ketika sudah dekat di kolam darah ada suara yang membuai lewat pikiran.
“Masuklah dan mandilah di kolam ini!„
Suara itu terngiang-ngiang terus di benak Long Fai, akhirnya tanpa berlama-lama langsung mencelupkan semua badan bahkan baju itu tidak tersisa, langsung di celupkan semuanya.
Suara itu berbisik lagi.
“Tahan sekitar 2 menit!„
Long Fai tidak takut sama sekali, di akhirnya menuruti apa yang di instruksi kan oleh suara misterius.
Dalam hitungan itu, kolam itu bergejolak dan bercahaya merah seperti lampu neon.
Bahkan bukan hanya itu saja, kolam itu sungguh sangat luas seperti danau, dan air merah itu tiba-tiba menyusut memasuki ke dalam tubuh Long Fai tanpa sepengetahuannya.
Tapi, sayangnya Artefak Naga mengalihkan air merah itu ke tempat dunia Lantai 1 yang berisi hewan Monster-monster.
Di Artefak Naga lantai satu, Artefak itu membuat danau agar air yang memasukkan ke dalam tubuh Long Fai langsung di arahkan ke danau yang tepatnya persis di batang pohon Dunia.
Pohon Dunia didalamnya ada tubuh asli Long Fai yang bersemayam di dalamnya.
Sudah dua menit berlalu, tiba-tiba suara misterius itu berkata lagi.
“Bukaklah matamu dan bangunan lah!„
Long Fai mendengarkan suara itu langsung bangun dari kubangan air merah itu. Tapi sayangnya ketika dia bangun sudah tiba di tempat yang berbeda.
“Ehh di mana ini..?”