Seni Naga Kuno Taiko

Seni Naga Kuno Taiko
Apakah Aku Hamil?


Bab 219 Apakah Aku Hamil?


Mu Hanyan langsung tersadar dari lamunannya. Kemudian berkata: “Hmmm baik...”


Kemudian Mu Hanyan memakan makanan yang telah di hidangkan oleh petugas paviliun wanjie. Karena semakin banyak pelanggan yang berdatangan untuk mendapatkan harta yang berharga, akhirnya pihak kerajaan Naga Azhure menambahkan pekerja di paviliun wanjie di cabang Wudang.


Di samping itu, Qin Luo yang melihat perilaku Mu Hanyan akhirnya angkat bicara: “Sebaiknya kamu tidak perlu repot-repot untuk memikirkan bagaimana caranya pergi melarikan diri dari sini. Sekeras apapun kamu untuk melawan, kamu pada akhirnya tidak berdaya.”


“Lebih baik kamu mengikuti saran aku. Dan hidup bahagia layaknya sepasang kekasih. Oh iya ngomong-ngomong aku pada waktu itu keluar di dalam, sehingga aku takut jika kamu hamil, aku takut terjadi apa-apa dengan kamu dan janin.”


“Bisakah kamu tidak membicarakan hal yang memalukan seperti itu..” Mu Hanyan menggerutu sambil tersipu malu.


“Hahah tidak ada yang perlu di permalukan, karena ini adalah kesempatan aku berbicara denganmu, jika di waktu kerja kamu tidak berkata kepadaku sepatah sedikit sama sekali.”


“Di sini kesempatan aku untuk berkata apa yang ingin ku utarakan.” Sambil memakan hidangan lezat, Qin Luo berkata dengan percaya diri.


Mu Hanyan hanya menuduk malu sambil menggertak giginya setelah itu, dia tanpa sadar mengusap-usap perutnya yang masih kurus.


‘Apakah aku akan hamil?’ Mu Hanyan bingung. Jika dia hamil, maka harapan untuk pergi meninggalkan tempat ini, akhirnya pupus. Dia akan menjadi wanita rumahan selamnya.


“Aku melihatmu sepertinya tidak setuju jika kamu hamil dan menjadi wanita rumahan. Aku bilang jika kamu menjadi wanitaku kamu akan hidup bahagia. Di bandingkan menjadi pembunuh bayaran itu akan mengacam kehidupanmu.” Qin Luo menjelaskan.


Namun penjelasan Qin Luo hanya di dengar saja tanpa ada jawaban tertentu dari Mu Hanyan. Di samping Mu Hanyan dia yang sedang melahap makanan, sepertinya sedang merasakan rasa kekuatan yang melonjak dari tubuhnya.


Tapi, anehnya ketika kekuatan seperti melonjak bertambah kuat, tidak terpengaruh dalam peningkatan kultivasinya. Sehingga membuat aneh dan mengerutkan keningnya terus-menerus.


Memikirkan keanehan tersebut akhirnya dia juga menyadari bahwa ketika dia meremehkan kekuatan Qin Luo karena basis kultivasinya sangat lah di atas rata-rata, itu hanyalah kepalsuan belaka. Dan aslinya kekuatan Qin Luo sangatlah menakutkan.


Bahkan bukan hanya itu saja, selain Qin Luo semuanya yang bekerja di paviliun wanjie juga memiliki kekuatan yang menakjubkan.


Bahkan ketua pembunuh bayaran sudah di pastikan tidak bisa melawan para pekerja paviliun wanjie.


Bahkan karena kejadian aneh tersebut, dia sendiri menjadi ingin tahu tentang Negara Azhure yang konon katanya kerajaan baru yang di dirikan oleh pemuda yang umurnya masih lima belas sampai dua puluh tahun.


Ketika dia sedang memakan sambil melamun, Qin Luo berkata lagi: “Kita sekarang akan melakukan perjalan kembali pulang untuk merilekskan semua anggota badan. Aku harap kalian bekerja lebih baik.”


“Baik.. ” Para pekerja yang sedang memakan mengangguk serempak. Setelah itu, Qin Luo melanjutkan perkataannya lagi: “Sekarang karena aku akan pergi ke kampung halamanku, aku akan mengajak kamu. Aku akan memperlihatkan kepadamu keindahan kerajaan Naga Azhure...”


“Kamu akan mengajak aku untuk mengikuti kamu..?’’ Mu Hanyan sepertinya salah mendengar. Dia sempat memikirkan bagaimana kerajaan Naga Azhure dan ingin mengetahui bagai mana situasinya, namun tanpa sangka Qin Luo berkata kepada dirinya untuk mengajak ke kerajaan Naga.


“Benar aku ingin mengajak kamu untuk pergi ke kampung halamanku. Kenapa? Apakah kamu tidak mau...” Qin Luo berkata terus terang.


“Baik.. tapi aku ingin berkata kepadamu, apakah kamu tidak akan takut jika aku melarikan diri dari penglihatanmu..” Mu Hanyan berkata sambil menatap ke arah Qin Luo sangat serius.


“Aku percaya kepada kamu Yaner.” Qin Luo tersenyum tipis.


Tapi dia di gombalin di rayu dengan kata-kata manis selama kurang lebih lima hari apakah tahan? Tentu saja tidak, sekarang dia di goda terus menerus oleh Qin Luo sepertinya benang tipis pertahanannya sedikit demi sedikit ingin putus, akibat godaan Qin Luo terhadap dirinya.


“Baik.. aku akan pergi satu jam mendatang, lebih baik kita bergegaslah untuk menghabiskan makanan ini kita akan pergi.” Qin Luo mengangguk.


"Baik!"


Akhirnya Qin Luo dan lainnya memakan hidangan sangat lahap. Bhkan sudah ada monster tunggangan yang sangat besar sudah di siapkan di belakang paviliun wanjie.


Untuk melakukan perjalanan luamayan jauh, dia harus menggunakan tunggangan monster yang lebih praktis. Walau tanpa tunggangan monster dia bisa terbang sendirinya, tapi entah kenapa lebih nyaman menggunakan hewan tunggangan.


~


~


~


#Wilayah Naga Azhure....


Lin Fan dan lainnya setelah menghajar ketiga wanita itu, akhirnya sudah tiba di depan Aula istana. Kebetulan mereka bertiga melihat Bai An yang sedang duduk santai sambil mengangkat kaki erlangnya penuh kenyamanan.


“Oi... aku baru pertama melihat ada jendral yang sangat santai sepertimu dan tidak ada lagi selainmu.” Yun Che berkata sedikit di tingkatkan nadanya.


“Apa boleh buat, semua penduduk di sini bisa menjaga dirii tanpa bantuan pihak kerajaan.” Bai An menghela nafas panjang sambil menikmati keindahan Surga yang di pandang di depannya.


Yun Che menambahkan: “Kamu benar, bahkan tidak petugas kerajaan, semua penduduk akan hudup bahagia. Sekarang semuanya sudah berkumpul hanya Qin Luo yang belum muncul hidungnya.”


“Qin Luo ya?” Bai An menggelengkan kepalanya dia takut jika sifat Arogan yang di lakukan oleh Qin Luo akan muncul lagi. Bahkan dia dulu sungguh mesum ingin merebut Nalan Hu untuk di perkosa dan melepaskan masa lajangnya.


Setelah memikirkan itu, Bai An berkata lagi: “Mungkin berapa hari mendatang dia akan sampai untuk berkumpul di sini. Jadi, tunggu saja.”


“Baiklah... setelah berkumpul suasana akan menjadi hidup.” Yun Che mengangguk.


Setelah itu Tun Ri berkata kepada Lin Fan: “Ayo kita pergi untuk menemui Long Fai saipa tahu dia sudah memulihkan energinya.”


“Baiklah..” Lin Fan menjawab.


Kemudian Tun Ri dan Lin Fan pergi meninggalkan mereka berdua untuk menemui Long Fai. Bahkan dirinya juga tidak akan berlama-lama untuk tinggal di sini karena akan pergi ke dunia atas untuk mengelola dua wilayah bersama Lu Change.


“Mungkin aku di sini tidak lama, aku akan kembali ke atas untuk mengelola wilayah aku dulu dan sekarang wilayah Iblis wilayah Ye Fan sudah menjadi milik Naga Azhure. Aku dan Wanita aku akan mengelolah. Kapan kamu akan pergi ke dunia Batian lagi?” Tun Ri berkata kepada Lin Fan.


“Aku tidak tahu, basis kultivasiku sudah hilang. Bahkan penampilanku sekarang sudah berubah. Apakah pihak wilayah Batian masih mengingat aku?” Lin Fan bingung. Mungkin saja dia akan pergi ke dunia atas juga.