Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Bahaya Mendekat


Setelah menyelesaikan masalah tentang makanan Taotie, Qing Yue'er memutuskan untuk berkultivasi. Dia harus bisa menembus alam langit dalam beberapa hari. Sepertinya akhir-akhir ini dia sudah sangat melonggar sehingga dia masih tidak dapat melakukan terobosan.


Keadaan kolam menjadi sunyi. Taotie dan Ying Jun sedang berdebat di luar gua. Ketika Qing Yue'er sedang berkultivasi, energi spiritual dalam udara dan air terjerat menjadi satu. Aliran energi spiritual membentuk gelombang yang berputar mengelilingi tubuhnya.


Meridiannya bekerja keras untuk menyerap energi spiritual dan mengirimnya kedalam dantian. Arus energi yang terus-menerus mengalir membuat dantiannya bergejolak dengan cepat.


Meskipun begitu, menerobos tidak akan semudah itu. Qing Yue'er harus bisa mendobrak penghalang yang hanya bisa dirasakan olehnya.


***


Klan Jiang, kerajaan Xirei.


Seorang pria paruh baya sedang memandang gadis cantik yang terbujur kaku di tempat tidur. Walaupun matanya terbuka, gadis itu tidak bisa mengatakan apa-apa. Bukan hanya tidak bisa berbicara, dia juga tidak bisa bergerak. Tubuhnya telah lumpuh sejak kejadian tiga bulan yang lalu.


Klan mereka sudah mencari berbagai cara untuk mengobatinya, mulai dari mengundang tabib kelas rendah sampai dari kelas atas. Namun tetap saja mereka tidak dapat menyembuhkan kelumpuhan putrinya.


Mereka bahkan mengatakan jika kelumpuhan itu sangat tidak masuk akal. Bukan tanpa alasan, itu karena mereka tidak dapat menemukan dimana letak kesalahan dalam tubuh Jiang Yini.


Pria paruh baya yang tidak lain adalah Jiang Shu, ayah Jiang Yini mendekati putrinya. "Xiao Yi, aku sudah pernah mengirim dua orang untuk membalaskan dendammu. Namun satu orang itu mati di tangan pria misterius. Kemungkinan pria misterius itu memiliki hubungan yang dalam dengan bocah Qing Yu yang telah membuatmu seperti ini."


"Sejak saat itu aku masih belum melakukan apa-apa lagi. Tapi ...." Dia melirik pada pria paruh baya yang baru saja masuk ke dalam kamar Jiang Yini.


"Tapi kita akan bekerja sama. Aku juga akan membalaskan keluhan dari Yuan'er putraku," ucap pria paruh baya yang baru saja masuk.


Dia adalah Feng Ming, kepala klan Feng yang memiliki kedudukan sama dengan Jiang Shu. Mereka berdua adalah teman lama dari generasi yang sama. Bahkan Feng Ming awalnya sudah merencanakan perjodohan antara Jiang Yini dengan Feng Yuan. Hanya saja karena kondisi gadis itu yang lumpuh, Feng Ming mengurungkan niatnya.


Mendengar kerja sama mereka, kedua mata Jiang Yini langsung berbinar. Dia adalah gadis yang tidak akan mudah melupakan keluhan begitu saja. Entah itu dendam atau rasa syukur, dia akan mengembalikannya kepada orang lain.


"Untuk pria misterius itu, aku sudah menyelidikinya. Tidak ada orang lain yang pernah melihatnya. Kemungkinan besar dia tidak berada di akademi," ucap Jiang Shu meyakinkan.


Belum lama ini dia masih tetap menyelidiki Qing Yu. Bahkan dia mendengar tentang hukuman yang sedang dijalani oleh anak itu. Hanya saja apa penyebabnya, dia masih kurang tahu. Ada yang mengatakan jika anak itu dihukum karena sudah melukai leluhur, ada yang mengatakan karena dia menghianati para penatua.


Semua itu hanya berita yang dia dapatkan dari para murid akademi. Namun memang selama beberapa hari dibawah pengawasannya, Qing Yu tidak pernah keluar dari asrama. Bahkan ada beberapa pihak akademi yang menjaga pintu kamarnya.


Feng Ming memiliki seringaian seram di bibirnya. Seringkali dia merasa tidak berdaya ketika Feng Yuan mengirim surat tentang keluhannya terhadap Qing Yu. Sekarang akhirnya dia memiliki rekan untuk berbagi tujuan yang sama. Mereka akan segera merencanakan pembalasan kepada b*jingan kecil itu.


Ketika mereka sedang diskusi, tiba-tiba seorang pelayan datang menyela pembicaraan mereka. Pelayan itu masuk diikuti oleh pria asing misterius yang mengenakan jubah abu-abu hingga menutup sebagian wajahnya.


"Aku tidak akan berbasa-basi. Aku mengetahui tentang permusuhan kalian dengan murid akademi. Aku akan memberi kalian akses untuk melakukan pembalasan itu." Suara pria berjubah itu terdengar berat.


Feng Ming dan Jiang Shu saling melirik. Mereka tidak tahu dari mana datangnya pria misterius itu dan bagaimana dia bisa mengetahui tentang permusuhannya dengan murid akademi. Namun jika orang itu memang bisa membantu, sepertinya itu bukan ide yang buruk.


"Jika boleh tahu, siap gerangan Tuan ini?" tanya Jiang Shu dengan nada sopan. Karena pria misterius itu berani datang menghadap langsung kepadanya, itu berarti dia memiliki kekuatan yang membuatnya tidak takut terhadap klan Jiang.


"Kalian tidak perlu mengerti identitasku. Tapi kalian harus memastikan untuk membuat anak itu menderita." Setelah itu dia melambaikan lengan bajunya dan selembar kertas langsung meluncur ke arah Jing Shu.


Dengan satu sentakan Jiang Shu langsung mengambil kertas itu dan membacanya bersama dengan Feng Ming. Beberapa saat kemudian mereka saling memandang sebelum senyum miring muncul di bibir masing-masing.


"Baik, kita menyetujuinya."


Pria misterius itu terkekeh dan berbalik pergi tanpa mengucapkan apa-apa lagi.


***


Sudah beberapa hari sejak Qing Yue'er melakukan kultivasi. Udara di sekitarnya sudah bergejolak mengikuti aliran energi spiritual yang terserap kedalam meridiannya.


Kali ini dia tidak menggunakan harta apapun jadi dia membutuhkan waktu lama untuk terobosan. Bahkan keefektifan air Yin Yang semakin berkurang jika tingkat kultivasinya semakin tinggi.


Hal ini benar-benar menyulitkannya mengingat bagaimana dantiannya yang sangat serakah. Namun dia tidak putus asa. Selama dia mencoba pasti dia akan bisa menerobos tanpa menggunakan harta lainnya.


Boomm boomm boomm!!


Suara ledakan terdengar di telinganya. Kedua mata Qing Yue'er terbuka dengan kilatan tajam. Auranya terasa jauh lebih kuat jika dibandingkan dengan sebelumnya.


Dia mengembuskan napasnya dengan puas. Akhirnya setelah beberapa hari mencoba mendobrak penghalang, sekarang dia telah berhasil memasuki level 1 alam langit!


*


Kunjungi My IG @fairylychee


Xiexie ^-^