
“Itu badai pasir!” teriak salah satu pria pada suatu kelompok.
“Cepat mundur! Kita harus menjauh!” sahut yang lain.
Kelompok itu awalnya sedang beristirahat. Namun, melihat badai pasir yang bergerak mendekat membuat mereka merasa waspada dan harus segera menghindar. Mereka mengemasi barang bawaan lalu bersiap untuk mengubah arah tujuan.
Whoossh!
Angin kencang tiba-tiba berembus, bayangan hitam tampak melintas dengan kecepatan kilat. Pasir berhamburan dan menyebar di udara. Hal ini membuat kelompok itu mengernyit heran. “Benda apa itu tadi?”
Mereka langsung mencari tahu apa yang baru saja melintas. Setelah beberapa saat akhirnya mereka melihat kuda hitam yang berlari cepat menuju arah badai. Di atasnya duduklah dua orang yang wajahnya tidak bisa dilihat, yang satu pria dan satunya lagi adalah perempuan.
“Apa mereka gila?! Bagaimana mungkin mereka tidak menghindari badai, tetapi justru menuju ke sana?”
“Biarkan saja. Itu bukan urusan kita. Ayo, kita harus pergi!”
Mereka pun mengangguk dan segera menaiki pedang masing-masing. Hanya dalam sekejap mereka sudah melesat untuk menjaga jarak dari badai.
Sementara itu Qing Yue'er bersama dengan Mo Jingtian terus bergerak untuk menembus badai. Ada sedikit rasa gugup karena menurut sepengetahuannya jika seseorang memasuki badai pasir maka dia bisa berakhir di tempat yang tidak diketahui.
Meskipun begitu dia tetap merasa penasaran. Napasnya terembus dan gairahnya mulai terbakar. “Heilong, lebih cepat!” seru Qing Yue'er. Kemudian kuda hitam itu langsung mempercepat gerakan kakinya.
Whoossh, whoossh.
Qing Yue'er melihat gelombang udara cokelat yang membubung tinggi hanya tinggal beberapa meter jaraknya. Mo Jingtian tiba-tiba memegang tangan Qing Yue'er, lalu ketika badai pasir sudah tiba di depan mata dia langsung membawa gadis itu melompat masuk.
Whoossh.
Pandangan Qing Yue'er merasa sedikit terganggu. Beberapa kali dia merasakan perih ketika butiran pasir memasuki matanya. Dengan cepat dia mengeluarkan kekuatan roh untuk melindungi diri.
Tubuh Qing Yue'er berputar-putar tidak menentu mengikuti ke mana badai itu akan membawa. Bersama dengan Mo Jingtian dia membiarkan kekuatan badai mengambil alih arah tujuannya.
Waktu berlalu cukup lama ketika badai melemparkan tubuh Qing Yue'er dan Mo Jingtian ke sembarang arah. Kekuatan badai sangat kuat dan membuat Qing Yue'er benar-benar harus berhati-hati.
Bruukk!
Qing Yue'er berhasil mendarat tanpa kehilangan kesadaran. Dia menoleh ke kanan dan melihat Mo Jingtian yang juga sedang menatapnya. “Apa kau baik-baik saja?” tanya pria itu.
“Tentu sa—” Belum juga Qing Yue'er menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba dia merasa kakinya ditarik ke bawah. Ketika dia menunduk, matanya langsung terbelalak. Dia tidak sempat berbicara lebih lanjut karena sebuah kekuatan misterius sudah menariknya melalui pasir hisap.
Tentu saja melihat ini membuat Mo Jingtian merasa terkejut. Dia mencoba menggapai tangan Qing Yue'er tetapi tidak bisa. Gadis itu benar-benar menghilang. “Apa ini?”
Dia mencoba menggali sedikit, tetapi yang ada di sana hanya pasir biasa. Pasir hisap yang sebelumnya muncul sudah menghilang tanpa jejak. Ini membuat keningnya berkerut.
Mo Jingtian menekan pasir itu dan memejamkan matanya sejenak. Ketika kembali terbuka, dia langsung tersenyum mengejek. “Jadi ada dimensi lain. Mereka benar-benar pintar,” gumamnya. Meskipun keberadaan Qing Yue'er belum bisa dipastikan, Mo Jingtian tidak terlalu cemas. Dia percaya gadis itu bisa menghadapi apa yang terjadi.
“Heilong, pergilah cari pasir hidup yang lain! Kita harus masuk juga.”
***
Sebuah dimensi lain. Qing Yue'er benar-benar terkejut setelah menyadari di mana dia mendarat. Ini sudah bukan lagi padang pasir seperti sebelumnya, melainkan lahan luas yang sudah rusak. Ada banyak tulang-belulang yang tersebar dengan usia yang berbeda-beda.
Ini bukan situasi yang asing. Qing Yue'er tersenyum lebar penuh dengan kemenangan. Ini adalah tempat tujuannya!
Tidak peduli apakah di sana ada Mo Jingtian atau tidak, Qing Yue'er tidak merasa takut. Dia mengedarkan pandangannya dan merasakan aura iblis yang cukup kuat. Ini benar-benar sarang iblis.
“Seandainya di sini ada bahan peledak mungkin aku bisa langsung menghancurkan tempat ini,” ucap Qing Yue'er. Dia mengangkatnya kedua tangannya, lalu bola cahaya berwarna hijau muncul di masing-masing telapak tangan. “Tapi yang ini akan lebih baik.”
Qing Yue'er tidak akan membuang waktu lama. Dengan segera dia melemparkan bola cahaya yang terbentuk dari kekuatan rohnya. Ketika bola cahaya mendarat, ledakan yang besar langsung terjadi.
Tubuh Qing Yue'er melayang di udara, lalu dengan cepat dia melesat ke segala arah sambil melemparkan ratusan bola cahaya. Ledakan besar terdengar hingga berkali-kali. Tanah di bawah langsung terguncang dengan hebat.
Tentu saja apa yang dilakukan oleh Qing Yue'er memiliki dampak yang sangat besar. Iblis-iblis yang berada dalam keadaan tidak siap terkena serangan ledakan dan menyebabkan banyak kematian.
“Malaikat kematian sudah datang.” Qing Yue'er menyeringai kejam. Kali ini dia juga tidak akan memberi ruang bagi mereka untuk hidup lebih lama.
***
Halo, pembaca semua ....
Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu ya. Maaf akhir-akhir ini author jarang update bab 🙏
Hari ini author bawa kabar baik nih. Jadi, novel Ancient Realm Goddess ini akan segera DITERBITKAN alias DIBUKUKAN.
Kalau yang bergabung di group chat atau yang ngikutin Instagram author pasti sudah tahu ya 😁
Hayoo, siapa nih yang pernah bilang pengin beli kalau ada bukunya? Keinginan kalian terkabul loh 🤣
Agar tidak ada salah paham atau tanda tanya, author mau menjelaskan terlebih dahulu. Untuk cerita yang dibukukan itu sudah tamat yaa, dengan jalan cerita yang dibuat sedikit berbeda.
Nah, untuk cerita yang ada di Mangatoon/Noveltoon, kalian jangan takut, jangan resah dan jangan gelisah 😆 Cerita ini akan update seperti biasa dan pasti akan tamat pada waktunya. Understand ya ....
Jadi, siapa nih yang mau peluk novel Ancient Realm Goddess? Kalau sudah baca versi online, pastinya baca yang versi cetak juga doong 🤭
Yuk, curi start sebelum resmi PO! Pesan lebih awal, peluknya juga bakal lebih awal. Tentunya ada harga spesial juga. Silakan DM Instagram author @anayuliana_17
Atau bisa langsung hubungi;
Wa Author : 0857-2564-3806
Wa Penerbit : 0877-9693-6984 (Lumiere Publishing)
Terima kasih ❤️