
Qing Yue'er tiba di depan pintu yang tertutup rapat. Kemudian dia mengangkat trisulanya tinggi-tinggi. “Iblis akan bertemu dengan iblis,” gumamnya. Seringai dingin muncul di bibirnya. Kemudian dia mengayunkan trisula dan hanya dengan sekali hentakan, pintu yang tertutup rapat langsung terbuka dengan keras.
Baanngg!
Suara ledakan terdengar akibat pintu yang didobrak terbuka. Pemandangan yang ada di dalam langsung terpampang di hadapan Qing Yue'er. Itu bukan ruangan luas, melainkan lorong gua yang entah menuju ke arah mana.
Di sana ada banyak makhluk-makhluk iblis yang langsung menatap Qing Yue'er. Itu bukan iblis seperti manusia, tetapi masih makhluk-makhluk jelek yang belum bertransformasi. Qing Yue'er yakin pasti ini hanya golongan iblis yang lemah, sedangkan yang kuat mungkin ada di dalam sana.
Iblis-iblis itu tampak terkejut melihat seorang gadis yang tiba-tiba muncul dengan kasar di depan pintu mereka. Tidak peduli bagaimana mereka melihat, gadis itu tampak sangat mungil meskipun ada banyak keberanian di matanya.
“Kalian ....” Qing Yue'er menunjuk mereka semua. “Datang dan hadapi aku!”
Iblis-iblis itu merasa tertantang mendengar ucapan Qing Yue'er. Ada juga yang menjilat bibir karena melihat makanan yang datang ke pintunya. Mereka saling menatap untuk membuat kesepakatan. Kemudian tanpa menunggu lama langsung datang secara bersamaan.
Whoossh!
Qing Yue'er berlari ke depan mencengkeram trisula dengan erat. Setelah itu pertempuran jarak dekat pun langsung terjadi. Trisula di tangan Qing Yue'er diayunkan ke segala arah untuk menghantam tubuh lawan. Tubuhnya bergerak membabi buta untuk menyerang dan menghindar.
Sejak awal Qing Yue'er tidak banyak memiliki teknik yang teratur. Dia hanya menggunakan intuisi dan kekuatan deteksi dari kekuatan rohnya. Jadi, hampir tidak ada pertempuran berdasarkan teknik tertentu.
Iblis yang jumlahnya lebih dari 50, berkali-kali mencoba menyentuh Qing Yue'er. Cakar mereka melayang tanpa henti, tetapi gadis itu terlalu lihai. Dia seakan memiliki mata di setiap anggota tubuhnya.
Boomm, boomm!
Suara ledakan keras terdengar beberapa kali. Iblis jelek mulai terlempar jauh menghantam dinding gua. Qing Yue'er saat ini tidak akan berbuat lunak. Dia akan menggunakan cara paling cepat dan efisien agar iblis yang ada di bagian dalam gua tidak merasakan tanda-tanda bahaya.
Qing Yue'er melapisi tubuhnya menggunakan kekuatan roh untuk menghindari apa pun yang tidak terduga. Apalagi darah ungu mereka memang cukup berbahaya.
Satu persatu iblis mulai tertusuk trisula hingga benar-benar mati. Ini terasa lebih mudah, mungkin karena Qing Yue'er memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari mereka.
Hanya dalam waktu yang singkat, jumlah iblis sudah berkurang drastis. Ketika jumlah mereka hanya tersisa sepuluh, Qing Yue'er langsung menghentakkan trisulanya ke tanah. Hempasan energi yang sangat kuat langsung keluar dan menghantam para iblis hingga mereka terpaksa harus terlempar jauh.
Qing Yue'er mengeluarkan api spiritual di telapak tangannya. Iblis yang masih hidup langsung merasa waspada. Namun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa ketika Qing Yue'er melemparkan api itu ke arah mereka.
Bzzzzz.
Api itu awalnya hanya sedikit, tetapi semakin lama menjadi semakin besar dan merambat membakar semua iblis, tidak peduli yang sudah mati atau masih hidup. Suara jeritan keras bergema di dalam gua yang sudah penuh dengan kobaran api.
Qing Yue'er segera berlari meninggalkan mereka dan bergerak semakin dalam. Di sepanjang jalan dia akan bertemu dengan iblis yang berkelompok dan dia pun melenyapkan mereka tanpa berbicara atau menjelaskan apa pun.
Jika orang lain melihat ini mungkin Qing Yue'er tampak seperti seseorang yang sedang pergi untuk membalaskan dendam. Namun, sebenarnya sama sekali tidak seperti itu. Dia hanya ingin memusnahkan mereka semua. Bagaimanapun juga Celestial bukan tempat untuk para iblis.
Langkah kaki Qing Yue'er tidak pernah berhenti. Penampilannya sudah terlihat berantakan. Rambutnya yang diikat tinggi mulai menurun. Pakaian putihnya sudah memiliki beberapa robekan. Namun, percayalah saat ini dia justru merasa sangat bergairah.
Qing Yue'er menelusuri gua hingga akhirnya mencapai sebuah tempat yang sangat luas. Ruangan itu tampak seperti pusat dari cabang-cabang gua karena dia bisa melihat ada beberapa lorong gua lain di sisi yang berbeda. Jumlah lorong gua ada lima yang entah mengarah ke mana.
Tentu saja ini membuat Qing Yue'er mengerutkan kening. Dia tidak mungkin memeriksa lorong gua satu persatu, itu akan terlalu lama. Qing Yue'er menggosok dagunya sambil berpikir. Setelah beberapa saat akhirnya dia menemukan solusi yang baik.
Qing Yue'er membuka mulutnya dan segera berteriak dengan lantang, “Hei, ada manusia datang ke sini! Apa ada yang mendengarku?!”
Untuk beberapa saat hanya ada keheningan. Akhirnya Qing Yue'er kembali berteriak, “Ayo dataanngg! Aku ingin melihat pemimpin kalian!”
Setelah itu, tanah tiba-tiba bergetar cukup kuat. Qing Yue'er mendengar ada banyak langkah kaki yang mulai mendekat dan semuanya berasal dari arah yang berbeda-beda. Perasaan Qing Yue'er menjadi lebih waspada. Dia menatap semua lorong-lorong gua. Setelah beberapa saat akhirnya dia melihat pasukan iblis yang sedang menuju ke arahnya.
Qing Yue'er merasa cukup terkejut melihat jumlah mereka. Itu benar-benar sangat banyak. Dan yang lebih menarik adalah penampilan mereka yang tampak seperti manusia pada umumnya. Hanya saja mereka sedikit lebih eksentrik. Misalnya beberapa rambut mereka yang berwarna hijau atau merah, lalu hidung yang lebih besar dari ukuran manusia biasa.
“Kau! Kupikir orang yang datang ada banyak sehingga bisa memenuhi perut kami. Ternyata hanya ada satu,” keluh salah satu iblis wanita yang baru datang. Penampilannya sangat luar biasa hingga membuat Qing Yue'er cukup tercengang.
Bukan karena begitu cantik, tapi karena ukurannya terlalu besar! Maksudnya ukuran dada dan pantatnya, itu terlalu berlebihan. Bukannya menarik tapi justru membuat Qing Yue'er ingin tertawa. “Oh, aku benar-benar tidak bisa menahan tawa!” Akhirnya dia benar-benar tertawa terbahak-bahak.
Wanita iblis itu menatap marah pada Qing Yue'er. Bibir tebal nan merahnya tampak mengerucut. Dia tidak tahu apa yang ditertawakan Qing Yue'er. Namun, itu terdengar sangat mengejek di telinganya.
“Manusia bodoh! Kenapa kau membuat keributan di sini, hah? Seolah kau bisa mengalahkan kami saja!” ketus iblis yang lain.
Qing Yue'er berhenti tertawa. “Tentu saja. Apa kalian ingin melihat?” Dia tidak terlihat takut sama sekali.
“Cih! Gadis manusia yang sombong!” Iblis wanita yang ditertawakan oleh Qing Yue'er mendecih. Dia merasa gadis yang baru datang itu hanya gadis gila. Bagaimana mungkin seorang manusia muda seperti itu datang ke sarang iblis hanya seorang diri? Apa lagi namanya jika bukan gila?!
“Di mana pemimpin kalian?” tanya Qing Yue'er.
“Apa kau berharap akan bisa bertemu dengannya? Jangan bermimpi!”
Qing Yue'er menyunggingkan senyum tipis. “Baik. Sepertinya hanya dengan cara memusnahkan kalian aku bisa melihat seperti apa pemimpin ras iblis.” Dia mengetukkan trisulanya.
“Dasar kau mencari kematian. Semuanya, cepat kalahkan gadis sombong itu!” perintah salah satu iblis. Kemudian mereka mulai mengeluarkan niat membunuh yang kuat. Rombongan ras Iblis itu berlari ke depan bersiap untuk merobek-robek kulit Qing Yue'er.
“Ya, Taotie, kau harus keluar sekarang,” ucap Qing Yue'er. Seringai liciknya langsung terlihat. Tentu saja dia tidak akan menggunakan kekuatannya sendiri. Jika ada cara yang lebih mudah kenapa dia harus menggunakan cara yang sulit?
Qing Yue'er melesat ke langit-langit. Kemudian sosok makhluk sebesar gunung tiba-tiba muncul dan menggantikan tempat Qing Yue'er. “Hahaha .... Akhirnya aku bisa makan sekarang!” seru Taotie dengan suara yang terdengar begitu menggelegar.
Iblis-iblis itu seketika langsung menghentikan langkah secara mendadak. Mereka menatap horor ketika melihat kemunculan Taotie yang terlalu tiba-tiba. Siapa yang tidak akan terkejut jika melihat monster itu muncul? Bahkan dewa tidak mampu membunuhnya apalagi mereka para iblis biasa?
Saat itu juga Taotie memelotot tajam. Kemudian dia membuka mulutnya lebar-lebar. Iblis-iblis itu mulai melangkah mundur sebelum akhirnya menjadi kalang kabut mencoba melarikan diri.
Mulut Taotie memiliki daya tarik yang luar biasa. Sejumlah iblis langsung ditarik masuk ke dalam mulut dan lenyap begitu saja. Hal ini membuat iblis yang lain menjadi semakin ketakutan. Jeritan yang terdengar ramai langsung memenuhi ruangan.
Qing Yue'er berdiri di atas kepala Taotie sambil tertawa terbahak-bahak. Menyaksikan bagaimana para iblis ketakutan dan ketakutan membuatnya merasa cukup terhibur.
Mulut Taotie adalah jurang tanpa dasar. Sebanyak apa pun dia menelan, sepertinya tidak akan ada penuhnya. Iblis-iblis itu berterbangan seperti ditarik masuk oleh pusaran. Hanya dalam beberapa saat saja pasukan iblis yang jumlahnya ratusan langsung berkurang banyak dan nyaris habis.
Qing Yue'er menonton ini sampai Taotie menyelesaikan acara makan besarnya. Saat itu tiba-tiba cahaya hitam melesat dari salah satu lorong gua dan berhenti tepat di depan Taotie. Qing Yue'er menyipitkan matanya untuk melihat siapa yang datang.
Cahaya hitam mulai berubah wujud menjadi pria berjubah hitam yang terlihat asing. Rambutnya hitam lurus seperti air terjun. Kulitnya putih pucat, tidak seperti kulit manusia pada umumnya. Penampilannya terlihat seperti pemuda di usia 20-an, tetapi Qing Yue'er yakin usia aslinya jauh lebih tua dari itu.
Kemudian pria itu mendongak menatap Qing Yue'er yang berada di atas Taotie. Bola matanya hitam pekat dan terlihat cukup menakutkan. Aura yang melingkupi tubuhnya juga terasa berat dan gelap.
“Kenapa kau datang ke sini dan membuat kekacauan?” Suaranya sangat dalam, ada kemarahan yang tersembunyi di balik nadanya.
Qing Yue'er mengangkat alisnya. Sepertinya pria itu adalah pemimpin iblis di sini. Dia pikir pemimpin iblis akan terlihat menakutkan dengan cakar atau taring yang panjang. Namun, yang ini tidak seperti itu. Justru penampilannya cukup tampan dan nyaman dipandang.
“Gadis, jaga matamu baik-baik!” Tiba-tiba Qing Yue'er mendengar peringatan di kepalanya. Oh, itu Mo Jingtian. Qing Yue'er tidak bisa menahan kekehannya. Baru kali ini pria itu memberikan peringatan seperti ini.
“Jangan khawatirkan itu, Jingtian,” balas Qing Yue'er.
Kemudian dia menatap pria pemimpin iblis selama beberapa saat sebelum akhirnya dia melompat turun. “Kenapa? Karena aku tidak menerima iblis masuk ke Celestial,” jawab Qing Yue'er. Kali ini ada sedikit kedinginan di matanya.
Pria itu mendengkus dingin. “Aku tidak mungkin melepaskanmu. Jangan katakan omong kosong, terima seranganku sekarang!” Tiba-tiba dia melesat secepat kilat ke arah Qing Yue'er. Kuku-kuku panjang muncul dan hampir merobek lengannya. Beruntung Qing Yue'er bisa menghindar tepat waktu.
Kedua mata Qing Yue'er menyipit. Tugas Taotie sudah selesai. Kali ini dia yang akan bertempur secara langsung.