Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Jiang Yini


Tepat ketika malam datang, kelompok Qing Yue'er berhasil turun gunung dan mulai memasuki kota Chang. Kelompok itu menyusuri jalanan kota yang tampak ramai walaupun hari sudah gelap.


"Ayo pergi mencari penginapan!" Ji Fan berkata dari depan.


Mereka berempat berputar beberapa kali sebelum Qing Yue'er menghentikan kudanya di depan sebuah toko pakaian.


"Little Yue, apa yang akan kamu lakukan?"


"Tunggu sebentar." Qing Yue'er meninggalkan mereka yang penuh tanda tanya.


Tidak lama kemudian seorang pria muda muncul di depan mereka. Pakaiannya terlihat sangat sederhana. Wajahnya juga terlihat sangat biasa sehingga jika di tempatkan di keramaian, itu tidak akan terlihat mencolok.


"Halo, perkenalkan namaku Qing Yu." Suaranya tidak terdengar jantan sama sekali, tapi itu juga tidak feminim.


Kelompok Ji Fan tercengang.


"Qing Yue'er? Wah aku hampir tidak bisa mengenalimu!" Bai Fu'er adalah yang pertama bersuara.


"Kamu terlihat sangat nyata."


Qi rong menatap Qing Yue'er dari atas ke bawah, lalu berputar beberapa kali untuk memastikan tingkat penyamaran gadis itu.


"Hah aku juga ingin menyamar. Tunggu aku!" Ji Fan berlari menuju toko yang baru dimasuki Qing Yue'er.


"...."


Setelah beberapa saat sebuah kecantikan yang memukau keluar dari toko. Dia mengenakan jubah berwarna biru muda. Bibirnya tampak semerah ceri. Bagian depannya tampak bulat menggoda yang entah itu terbuat dari apa. Dia benar-benar kecantikan yang menggairahkan.


Qing Yue'er, "....."


Qi Rong, "....."


Bai Fu'er, "...."


Pada dasarnya ketampanan Ji Fan adalah jenis yang tergolong 'lembut.' Tubuhnya tinggi sekaligus ramping. Saat memakai pakaian wanita seperti saat ini, dia terlihat sangat nyata.


Ji Fan bergerak mendekati Qi Rong, tapi pria yang di dekati segera bersembunyi di dekat Qing Yue'er. "Jangan mendekat! Kamu terlihat menakutkan seperti itu!"


"Bukankah aku sangat cantik?" Ji Fan berkata dengan suara yang lembut membuat Qi Rong bergidik ngeri.


Bai Fu'er tidak bisa menahan tawanya. Dia mulai terbahak tanpa henti.


"Gadis siapa namamu?" Qing Yue'er bertanya pada Ji Fan.


"Tuan muda Qing Yu, aku adalah Ji Mei." Suaranya sangat menggoda. Bai Fu'er kembali tertawa terbahak.


"Baiklah, Mei kecil ayo ikut gege bersenang-senang." Qing Yue'er berkata dengan senang seolah dia benar-benar seorang tuan muda yang akan membawa pulang kecantikan.


Qi Rong hanya bisa melebarkan matanya melihat mereka bertindak sangat natural. Mendapati temannya seperti itu akan membuatnya gila.


Dia segera menaiki kudanya. "Ayo pergi."


Setelah berjalan sebentar, mereka menemukan sebuah penginapan yang cukup bagus.


Mereka memesan dua kamar karena kebetulan setiap kamar memiliki dua tempat tidur.


"Tuan, berikan kami makan malam juga."


Ji Fan memberikan keping emas kepada pemilik penginapan. Dia mengerlingkan matanya menggoda pemilik penginapan. Bos itu segera terpesona dan segera terbatuk malu.


Qing Yue'er menggelengkan kepalanya. "Mei kecil, jangan menggoda orang sembarangan."


"Oh." Ji Fan mengangguk dengan cemberut.


Kemudian mereka menunggu di ruang makan lantai bawah. Di sana banyak pengunjung sedang menikmati makan malam.


"Hey tahukah kamu? tuan muda dari klan besar Feng akan memasuki akademi tahun ini."


"Maksudmu Feng Yuan? Aku dengar dia seorang jenius yang muncul dalam seratus tahun."


"Iya benar, dia baru 17 tapi sudah mencapai level 5 alam bumi."


"Bukan hanya itu, putri ke dua dari keluarga Jiang juga baru datang kemari. Aku sempat melihatnya. Surga, dia adalah kecantikan yang menjatuhkan kota!"


"Benarkah?"


Qing Yue'er yang mendengar diskusi mereka hanya menggelengkan kepala. Dia tidak peduli dengan jenius atau kecantikan yang lain. Dia hanya fokus membangun kekuatan.


"Cih dibandingkan Feng Feng atau siapa itu, Yue'er kita jauh lebih menakjubkan." Ji Fan mencemooh dengan keras.


Orang-orang yang sedang mengobrol menoleh melihat siapa yang berbicara. Salah satu dari mereka langsung mencibir. "Nona, siapa dia? Jika dia sangat menakjubkan kenapa namanya tidak terkenal?"


"Karena Yue'er sangat rendah hati tentu saja."


Qing Yue'er "...."


Terima kasih, aku sangat tersanjung.


Orang-orang itu segera terbahak mendengarnya. "Nona, mulutmu sangat pandai. Tapi, kamu juga sebuah kecantikan."


Uhuk!


Qi Rong terbatuk mendengar kalimat itu. Kecantikan pantatmu!


"Ya, tentu saja." Ji Fan tersenyum bangga.


"Benar, ah siapa namamu?" Seorang pria melihat Ji Fan dengan air liur.


"Dia milikku, jangan mencoba menggodanya." Qing Yue'er berkata dengan datar. Matanya melotot menatap Ji Fan. Orang ini terlalu mencolok.


"Ehe, Yue'er jangan menatapku seperti itu." Ji Fan berbisik dengan malu, "mereka menyarankanku untuk memakai dada buatan ini. Aku pikir ini sangat bagus."


"Kamu gila." Qi Rong berkata dengan suara rendah.


Qing Yue'er mengabaikannya dan segera memakan makanan yang baru datang. Dia sudah merasa lapar sejak lama.


"Lihat siapa yang datang!"


Bisik-bisik segera berhenti. Mereka semua menolehkan perhatiannya pada kecantikan yang sedang menuruni tangga.


"Itu adalah Jiang Yini, orang yang baru saja aku sebutkan. Bukankah dia sangat cantik?"


Jiang Yini adalah putri ke dua dari klan besar Jiang di kerajaan Xirei. Gadis itu memakai pakaian merah muda, terlihat mencolok. Tatapan matanya sangat arogan, seolah-olah dia adalah wanita paling hebat di dunia.


Saat dia melihat kecantikan Ji Fan, matanya memandang dengan sinis. "Cih, seorang penghibur."


"Siapa penghibur! Katakan sekali lagi!" Ji Fan segera berseru dengan marah. Namun suaranya masih tampak feminim.


"Bukankah itu kamu?" Jiang Yini menatap Ji Fan dengan sinis.


Bai Fu'er menepuk jidatnya. Apa gadis itu cemburu dengan kecantikan pria?


"Kamu berani? Kemari, biarkan ibumu ini mengajari sopan santun!"


"Betapa sombong! Kamu pikir kamu layak berpikir untuk mengajariku?" Jiang Yini mencemooh. Karakter acak seperti Ji Fan bagaimana mungkin memenuhi kriteria untuk mendidiknya?


Sebelum Ji Fan menjawab, gadis itu sudah melancarkan serangan. Mereka bertukar pukulan beberapa kali sebelum Ji Fan mulai dipukul mundur.


Jiang Yini berada di level 4 alam bumi, dua tingkat diatas Ji Fan. Tidak sulit untuk menjatuhkannya.


"Kamu lebih rendah dari padaku tapi bertindak arogan di depan Nona ini? Aku akan memberimu pelajaran!"


Gadis itu menggunakan qi spiritual untuk kembali menyerang Ji Fan. Tapi saat serangan akan mendarat di tubuh Ji Fan, sebuah sumpit melayang menabrak tangan gadis itu dan menghentikan serangannya.


Sumpit itu menusuk telapak tangan Jiang Yini. Darah segar segera menetes ke lantai. Rasa sakit segera menyengat tangannya.


"Siapa?!" Jiang Yini segera berteriak marah. Matanya menatap kelompok Qing Yue'er.


"Kamu mengganggu makan malamku." Qing Yue'er berkata dengan datar. Tatapannya masih terpaku pada piring didepannya. Tangannya memegang satu sumpit yang tersisa.


Jiang Yini segera merasakan amarah yang membuncah. Dia adalah putri terhormat dari klan besar. Dia banyak dipuja di negara Xirei. Sejak kecil siapa yang berani tidak hormat kepadanya? Siapa yang berani menyinggungnya?


Tapi pria kecil itu berani menyinggungnya, bahkan melukainya!!


Dia merasakan penghinaan datang di hatinya. Dia selalu diidamkan oleh pria manapun. Jangankan melukai, bahkan mereka akan mengelap sepatunya dengan suka rela.


Tapi pria kecil itu bahkan tidak meliriknya sama sekali!


"Kamu.. aku akan membunuhmu!!"