Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Beruang Ying Yang


Menyadari kesalahannya, Qing Yue'er pun langsung menyembunyikan auranya. Dia tidak tahu apakah ini hal yang menguntungkan atau merugikan, tapi sepertinya memiliki aura yang kuat tidaklah buruk.


Sekarang dia berjalan menuju keramaian. Perutnya merasa lapar, sudah lama dia tidak memakan sesuatu sejak memasuki Jurang Iblis. Untuk kultivator yang berada di bawah alam duniawi, itu adalah hal yang cukup sulit mengingat mereka masih membutuhkan makanan.


Qing Yue'er meninggalkan perkampungan dan berjalan menuju pinggiran hutan. Dia melihat ada sungai dengan aliran air yang sangat jernih. Itu adalah hal yang bagus untuk melepaskan rasa dahaganya.


Dia pun meraup air dan meminumnya. Rasanya sangat segar ketika air dingin membasahi tenggorokannya. Setelah itu dia juga mencuci wajahnya agar terlihat lebih manusiawi.


"Ah, bukankah aku pernah mempelajari mantra dari Mo Jingtian?" Qing Yue'er bergumam. Dia ingat dulu di akademi dia pernah belajar mantra-mantra dasar tentang kehidupan manusia. Dan saat ini adalah waktu yang tepat untuk menerapkannya.


Qing Yue'er langsung merapalkan mantra ringan. Seketika itu penampilannya yang berantakan langsung kembali rapi seperti semula. Dia memeriksa penampilannya kembali dan mengangguk puas. Ini benar-benar sangat berguna.


Pakaian putihnya yang kotor dan robek-robek sudah kembali rapi dan menjadi seputih salju. Rambut dan kulitnya yang kusam pun sudah segar kembali.


Dia iseng memandang ke arah hulu sungai. Tiba-tiba matanya menangkap warna merah yang mengalir di air jernih. Dia ingin mengabaikannya, tetapi ada hal lain juga yang mengiringi darah tersebut. Itu adalah bulu-bulu berwarna cokelat yang agak panjang.


Qing Yue'er mengangkat kedua alisnya. Dia pun mengambil bulu-bulu itu. Rasanya begitu lembut di tangan. "Bulu ini begitu halus."


Ying Jun yang ada di dalam dimensi langsung menyipitkan matanya. Setelah itu matanya berubah menjadi binar kesenangan.


"Sepertinya itu adalah bulu Beruang Ying Yang," ucap Ying Jun.


"Benarkah? Mungkinkah dia sudah tertangkap oleh orang-orang?" Qing Yue'er bergumam sendiri. Kamudian dia memutuskan untuk mencari tahu. Dengan gerakan yang cepat dia mulai melompat menyusuri sungai untuk lebih naik ke hulu sungai.


Semakin naik ke atas, dia melihat jejak darah yang menjadi semakin banyak. Kemudian tak selang lama dia mendengar banyak orang-orang yang tertawa penuh kesenangan.


"Oh, jadi ini adalah Beruang Ying Yang. Bukankah kau begitu hebat? Kenapa sekarang kamu mau menggelepar di depan kami?" ejek seseorang.


Beruang Ying Yang menatap kelompok manusia itu dengan penuh kebencian. Sebagian bulu-bulunya telah rontok dan basah oleh air. Selain itu ada darah juga yang telah bercampur dengan air.


Sebelum bertemu dengan kelompok manusia ini, dia memang sudah terluka. Bukan karena bertempur dengan makhluk lain melainkan karena dia telah melahirkan dua bayi beruang. Tentu saja kondisinya masih lemah pasca melahirkan.


Namun manusia-manusia ini datang pada saat yang tidak tepat. Dia diserang, dan demi melindungi bayinya dia sengaja menjadi umpan untuk mengalihkan perhatiannya dari bayi-bayinya yang masih kecil.


Qing Yue'er mengamati dari jauh. Dia masih berpikir apakah dia harus mengambil alih beruang itu atau membiarkan manusia-manusia itu mendapatkan semuanya.


Namun dia mengerutkan kening ketika merasakan energi beruang itu. Sepertinya bukan hanya karena luka yang diciptakan oleh kelompok manusia itu, melainkan ada hal lain yang mempengaruhinya. Pasalnya energi di tubuh beruang itu benar-benar lemah.


"Eh, apa dia baru saja melahirkan?" gumam Qing Yue'er. Dia sedikit terkejut setelah mendapati bahwa beruang itu adalah beruang betina. Dan kemungkinan melahirkan adalah tebakan yang muncul di otaknya.


Beruang Ying Yang merasakan aura yang bergerak ke arahnya dan berhenti di suatu tempat. Aura itu tersembunyi, tetapi dia masih bisa mendeteksinya. Terutama karena auranya terasa berbeda dari orang lain.


Dia mengedarkan pandangannya ke sekililing. Pada saat itulah dia melihat gadis yang sedang mengamatinya juga dari jauh. Gadis itu menyunggingkan senyum ketika pandangan mereka bertemu.


Apakah dia sedang meminta pertolongan?


Qing Yue'er merasa ini sedikit aneh. Kenapa beruang itu meminta pertolongan padanya? Apa dia tidak takut kalau Qing Yue'er akan memanfaatkan kesempatan itu untuk membunuhnya juga?


Setelah berpikir beberapa saat akhirnya Qing Yue'er keluar dari persembunyiannya. Di pinggiran sungai dia menatap santai pada kelompok manusia yang sedang mengerubungi Beruang Ying Yang.


Dia terkekeh dan menyapa mereka semua. "Ah, aku pikir ada sesuatu yang sedang terjadi, jadi aku memutuskan untuk datang ke sini dan ternyata itu benar."


Mereka menatap Qing Yue'er dengan waspada. Kekuatan gadis itu tidak dapat dideteksi, jadi lebih baik mereka berhati-hati. Jangan sampai beruang yang sudah mereka tangkap dengan susah payah akan direbut begitu saja.


"Anak muda, ini bukan sesuatu yang harus kau pedulikan. Cepat pergi dari sini," ucap salah satu dari mereka.


Qing Yue'er terkekeh. "Bagaimana mungkin? Melihat beruang itu terluka seperti ini aku benar-benar merasa sedih. Haruskah aku menolongnya?"


Mendengar ucapan Qing Yue'er tentu saja membuat mereka mendengus tidak senang. Sudah bisa ditebak kalau gadis itu menyimpan niat tersembunyi. Benar-benar tidak bisa dibiarkan.


"Jangan ikut campur! Kamu hanya gadis kecil, jangan berpikir kamu bisa merebut beruang ini dari kami!"


"Ah, aku malas berbasa-basi," ucap Qing Yue'er. Dia masih merasa lelah jadi lebih baik dia menyingkat perdebatan yang ada. Akhirnya dia langsung melepaskan aura tajamnya dari level 8 alam langit.


Orang-orang itu terkejut. Karena kultivasinya lebih rendah dari Qing Yue'er, mereka tidak dapat memahami seberapa tepatnya tingkat kekuatan Qing Yue'er. Mereka hanya tahu kalau kekuatan gadis itu jelas lebih tinggi, terlihat dari tekanan yang mereka rasakan.


"Apa kita menyerah saja?"


"Tidak, bagaimana kita bisa menyerahkan beruang secara cuma-cuma? Kita susah bekerja keras untuk menangkapnya."


"Iya benar, kita sudah menguras banyak energi hanya untuk menangkapnya."


Qing Yue'er mendengar mereka yang sedang berdiskusi. Namun dia tidak memedulikan diskusi itu, dia melambaikan tangan dan kekuatan yang kuat langsung menerbangkan orang-orang itu pergi.


Sudah dibilang dia tidak mau berbasa-basi. Dia merasa lapar dan tidak mau terlalu lama menunda makan lebih lama lagi.


Kelompok manusia itu menatap Qing Yue'er dengan ngeri. Meskipun mereka tahu bahwa gadis itu memang lebih kuat, tapi mereka tidak berpikir kalau dia akan sekuat itu. Dengan mudahnya melemparkan mereka hanya dengan lambaian tangan, bukankah itu terlalu mengerikan?


Qing Yue'er mengabaikan reaksi orang-orang itu. Dia langsung mendekati Beruang Ying Yang dan memeriksa keadaannya. Dia terkejut ketika tiba-tiba ada transmisi suara yang masuk ke benaknya.


"Bawa aku pergi dari sini untuk menemui anak-anakku. Setelah itu aku akan memberikan sesuatu yang sepadan."


Tentu saja Qing Yue'er tidak pernah menduganya. Dia memandang beruang yang sedang meringkuk itu dengan rumit. Baiklah, dia akan berbuat kebaikan untuk kali ini. Lagipula jika memang ada bayi-bayi beruang yang ditinggal, itu akan sangat disayangkan.