Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Wang Tianji


Saat ini Qing Yue'er sedang berada di luar asrama Wang Xun. Dia mengambil satu mutiara batin dan menghancurkan di tangannya. Setelah itu dia langsung memasuki jajaran komunikasi dengan Zu Tiankong.


"Guru, semuanya seperti yang telah diduga. Apa yang harus aku lakukan?"


Setelah beberapa saat dia mendengar jawaban Zu Tiankong. "Ho ho tetap awasi Wang Xun. Sepertinya akan ada pertempuran disini."


Qing Yue'er mengangkat alisnya. Dia ingin tahu pertempuran apa yang akan terjadi dan siapa yang akan saling bertentangan? Namun dia berusaha menekan rasa penasarannya dan tetap berada di sana untuk mengawasi Wang Xun.


Sementara itu di dalam aula pertemuan, para penatua menanti kedatangan kepala akademi dengan tidak sabar. Mereka ingin tahu seberapa kuat orang itu sekarang.


Bahkan masalah tentang Ouyang Feng telah mereka kesampingkan. Tentu saja orang tua itu merasa senang. Mungkin dia akan segera terlepas dari hukuman.


Setelah beberapa saat, mereka semua merasakan sebuah aura kuat yang mendekat. Aura ini terasa sangat mendominasi bahkan ketika orang itu belum tiba disana. Sepertinya kepala akademi telah berhasil melakukan terobosan.


Pintu terbuka dan sosok pria yang terlihat berusia kepala empat masuk kedalam ruangan. Wajahnya yang masih tampan terlihat sangat berwibawa. Semua orang langsung membungkuk untuk memberi hormat kepadanya.


Orang itu melambaikan tangannya untuk melupakan formalitas. Matanya melirik sekilas pada Ouyang Feng.


"Apa yang terjadi?"


"Long Shi, sesuatu telah terjadi. Ouyang Feng melepaskan ular kalajengking di kediaman para penatua," ucap penatua Zhou. Semua orang menyetujui ucapannya, beberapa bahkan mulai mencibir pada Ouyang Feng.


"Itu bukan aku, Long Shi," ucap Ouyang Feng dengan cepat.


Wajahnya sama sekali tidak panik. Saat ini dia merasa kemenangan yang sudah memihaknya. Jika Tuan Long yang menanganinya tentu saja dia pasti akan terbebas dari kesalahan.


Long Shi menghela nafasnya. Dia menatap Ouyang Feng dengan ekspresi yang tidak bisa dikatakan.


"Apakah semuanya sudah terbukti? Jangan sampai kita menangkap orang yang salah," ucapnya dengan datar.


Beberapa penatua langsung menganggukkan kepala. Mereka menunjukkan kotak kayu yang berisi ular kalajengking kepada Long Shi.


Wajah Long Shi menggelap. Dia menatap Ouyang Feng dengan kemarahan. "Ouyang Feng, kamu berniat untuk mencelakai para penatua?!"


Wajah Ouyang Feng yang sejak tadi sangat tenang berubah menjadi tegang. Tuan Long pasti sedang bermain trik lagi kan? Dia tidak mungkin membiarkannya dihukum kan?


"Long Shi-"


Sebelum dia selesai berbicara, Long Shi sudah bergerak untuk mengirimkan serangan padanya. Qi spiritual yang sangat terang bergerak cepat melesat kearahnya.


Itu sangat cepat bahkan Ouyang Feng tidak diberi kesempatan untuk menghindar. Orang yang menyaksikan sudah tahu hasilnya, sepertinya dia tidak akan selamat.


*Boomm!


Ledakan terdengar di tengah-tengah ruangan. Asap tebal tersebar setelah ledakan terjadi. Pandangan semua orang menjadi tidak jelas.


"Apa yang terjadi?"


Para penatua merasa waspada, mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi. Hanya Zu Tiankong yang masih duduk dengan nyaman. Tangannya membelai janggut putihnya dan bersiap menunggu pertunjukan selanjutnya.


Setelah beberapa saat kabut asap pun mulai memudar. Mereka dapat melihat Ouyang Feng yang masih baik-baik saja di tempat semula. Namun ada orang lain yang berdiri di sebelahnya.


Itu adalah wanita dengan tubuh yang ramping. Wajahnya yang dewasa terlihat sangat cantik. Aura yang dipancarkan dari tubuhnya terasa sangat anggun seperti seorang abadi.


Semua orang menahan nafas saat melihatnya. Dia adalah wanita yang terkenal karena kekuatannya yang misterius. Tidak ada yang tahu asal usulnya, namun kekuatannya tidak bisa diragukan lagi.


"Wang Tianji ...."


Long Shi bergumam dengan lirih. Seluruh udara dominasinya langsung meredup. Matanya berubah menjadi gelap. Dia tidak berharap wanita ini akan langsung muncul di tempat ini.


"Long Ye, aku tidak peduli kejahatan apa yang kamu lakukan di luar sana, tapi kamu harus tahu satu hal. Seseorang yang berani menyentuh muridku ... aku tidak akan pernah melepaskannya."


Wang Tianji berkata dengan suara yang dalam. Dia sudah tahu apa yang terjadi selama dalam pengasingan. Orang ini, sungguh sangat berani berpikir untuk menycelakai Wang Xun.


Seandainya tidak ada bocah kecil Qing Yu yang menyelamatkannya, mungkin tidak ada lagi murid bernama Wang Xun. Dan hal ini sama sekali tidak boleh terjadi.


Long Shi berusaha untuk menjaga ketenangannya. Saat ini dia benar-benar ingin menyiksa wanita ini, menyiksanya sampai dia berteriak dan memohon kepadanya. Setelah itu dia akan menarik tubuh halus itu ke dalam pelukannya.


Namun Wang Tianji sangat sulit untuk dihadapi, sangat sulit untuk ditaklukkan. Bahkan jika dia menyiksanya sampai darahnya mengering, mungkin wanita ini tidak akan pernah memohon kepadanya.


"Jangan berpura-pura tidak mengerti. Ouyang Feng adalah bawahanmu selama bertahun-tahun. Kamu yang telah memerintahkan dia untuk membuat Wang Xun tersengat bisa ular kalajengking. Apa kamu pikir aku buta?!"


Wang Tianji merasa sangat marah. Dia sudah sangat lama dibuat menderita oleh Long Ye. Namun dia menahannya selama bertahun-tahun. Dia menahan penderitaannya mulai dari hari dimana mereka berpisah.


Dia merasa lelah dengan semuanya. Rasanya ingin pergi melepaskan segalanya, namun ada seseorang yang membuatnya tetap tinggal. Seseorang yang membuatnya harus menjadi wanita tangguh.


"Ha ha ha ...."


Long Shi tertawa terbahak-bahak. Dia telah kehilangan rasionalitasnya di depan semua para penatua.


"Wang Tianji Wang Tianji ... kamu masih sama kerasnya seperti sebelumnya."


Kakinya melangkah mendekati Wang Tianji. Namun wanita itu sama sekali tidak bergeming. Sepertinya dia sama sekali tidak takut terhadap Long Shi.


Zu Tiankong tersenyum melihat hal ini. Kemudian dia menggunakan segel tangan untuk berkomunikasi dengan Qing Yue'er.


"Qing Yu, datang kesini bersama Wang Xun."


Dia mendengar jawaban dari Qing Yu. Setelah itu nafasnya terhempas dengan lembut. Mungkin ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki hubungan kedua pasangan ini.


Antara Wang Tianji dan Long Ye, Zu Tiankong tahu mereka berdua masih saling mencintai. Namun karena suatu kesalahan yang tidak disengaja, hubungan mereka menjadi hancur.


Wang Tianji pergi selama bertahun-tahun sebelum memutuskan kembali ke akademi. Sejak saat itulah Long Ye menjadi semakin gila saat wanita yang sangat dicintainya tidak lagi dapat dia gapai.


Bahkan jika mereka berdiri saling berhadap-hadapan Long Ye masih tidak dapat menggapainya. Semakin tahun berjalan, Wang Tianji menjadi semakin jauh dari genggamannya.


Semua hal ini adalah sesuatu yang tabu. Penatua di akademi bahkan tidak mengetahui cerita sepenuhnya. Tentu saja Zu Tiankong adalah pengecualian. Semua hal yang menyangkut akademi dia akan tahu dengan pasti.


"Long Ye, kamu juga masih sama kerasnya seperti sebelumnya."


Setelah mengatakan itu langkah kakinya mulai mundur. Dengan tangan terjulur di udara, sebuah busur panah yang cantik muncul di tangannya. Busur itu berwarna perak dengan ukiran ranting willow yang terkesan nyata.


Ketika busur panah itu muncul, udara di sekitar menjadi tertekan. Sudah bisa dipastikan jika benda ini adalah harta yang berharga.


Para penatua yang melihat busur perak itu mendadak menahan nafas.


Busur Willow Perak!


Kenapa dinamakan Busur Willow Perak adalah karena busur itu terbuat dari kayu pohon Willow Perak. Pohon jenis ini merupakan harta berharga yang sangat langka.


Kayu dari pohon Willow Perak memang digunakan khusus untuk pembuatan senjata. Jika senjata dibuat dari kayu ini maka kekuatannya akan menjadi lima kali lebih kuat dari senjata biasa.


Long Shi mengerutkan keningnya. Dia tidak menyangka Wang Tianji akan melawannya menggunakan Busur Willow Perak. Busur itu mungkin sangat kuat, namun seseorang yang menggunakannya juga harus memiliki kekuatan memadai.


Jika pengguna busur itu tidak memiliki kekuatan yang mencukupi maka umur dari pengguna akan dikonsumsi oleh busur itu sendiri. Ini juga alasan kenapa Wang Tianji hampir tidak pernah menggunakan busur itu.


Kebetulan Qing Yue'er baru saja tiba di aula besar ini. Dia menyaksikan busur perak di tangan Wang Tianji dengan penuh kekaguman. Sungguh senjata yang luar biasa!


Wang Xun dan Wang Lin yang ada di samping Qing Yue'er merasa cemas terhadap gurunya. Dia takut jika Guru Wang tidak akan bisa menghadapi Long Shi dan berakhir dengan sesuatu yang tidak diinginkan.


Mereka ingin menghentikannya. Namun bahkan penatua disini tidak ada yang bisa menghentikannya, apalagi mereka yang hanya seorang junior?


***


Note


Terima kasih untuk kalian yang telah bertahan di cerita ini mulai dari awal-awal chapter. Mungkin kalian sudah menyadari perubahan yang terjadi, saya benar-benar merasa senang dengan hal itu . Kedepannya saya masih akan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi.


Author Leci ingin mengucapkan selama natal bagi yang merayakan dan selamat tahun baru untuk semuanya.