Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Melakukan Aksi


Selama istirahat Qing Yue'er mengambil ransum kering dan memakannya bersama dengan rekan-rekan yang lain. Mereka cukup menikmatinya karena udara di sana cukup nyaman untuk mereka beristirahat.


Hari pun mulai sore. Mereka harus mencari tempat yang cocok untuk bermalam. Di sana terlalu banyak semak-semak, itu mungkin tidak baik jika mereka bermalam di sana.


Kelompok Qing Yue'er akhirnya memutuskan untuk pergi mencari tempat yang cocok. Mereka berjalan bukan semakin dalam, melainkan mengambil arah ke kanan. Jika mereka masuk ke dalam hutan maka pasti ada herbal yang lebih banyak dan itu akan terganggu dengan kedatangan manusia. bagaimanapun tenaman itu sangat rentan dengan keberadaan manusia.


Setelah berjalan beberapa saat akhirnya mereka menemukan tanah datar yang cukup terbuka. Beberapa pohon tinggi memiliki dahan-dahan yang sangat cocok digunakan untuk berbaring.


Itu bukan hal yang mudah. Untuk berbaring di dahan pohon, seseorang harus memiliki tingkat keseimbangan yang baik. Atau mereka akan segera terjatuh dari ketinggian. Bukankah itu tidak lucu?


"Teman, kalian bisa menggunakan herbal spiritual untuk memenuhi dantian kembali. Setidaknya kalian besok harus memenuhi tenaga yang normal," ucap Zu Ruochu yang ditanggapi oleh anggukan. Semua orang menjadi senang karena akhirnya mereka akan menggunakan herbal yang mereka tangkap.


Qing Yue'er tidak segera menyempurnakan herbal spiritual di tangannya, melainkan dia langsung mencoba untuk berbaring di dahan. Dia ingin mencoba untuk menyeimbangkan tubuhnya.


Teman-teman yang lain mengabaikan apa yang Qing Yue'er lakukan. Mereka semua mulai menyempurnakan herbal spiritual sedikit demi sedikit.


Di saat orang lain mulai berkultivasi, Qing Yue'er lebih memilih untuk tidur. Ternyata itu tidak begitu sulit untuk bisa berbaring di dahan pohon. Dia perempuan, tapi kadang-kadang dia melupakan sisi feminimnya.


"Apa kita harus membangunkannya?" tanya Zu Ruochu.


"Tidak perlu, aku rasa nanti dia juga akan terbangun sendiri untuk mengisi ulang energinya," ucap Wang Lin.


Sebenarnya ucapan Wang Lin memang benar. Di saat hari sudah mulai larut, orang-orang sudah tertidur. Pada saat itu Qing Yue'er tiba-tiba membuka matanya. Dia menguap lalu menoleh ke kanan dan kiri untuk memeriksa orang lain. Ternyata semua orang sudah tertidur.


Qing Yue'er melompat turun dari pohon. Dia membuka kantong di mana herbal spiritual berada. Di bawah temaram rembulan dia bisa melihat cahaya samar yang berpendar dari herbal spiritual itu. Kelihatannya memang sangat menakjubkan.


Dia pun mengambil beberapa helai dan mulai menyempurnakannya untuk mengisi dantiannya. Ketika dia mulai menyempurnakan, herbal spiritual itu mengeluarkan desisan samar, seperti suara benda yang terkorosi.


Qing Yue'er mulai menyempurnakan satu demi satu sampai akhirnya dia menghabiskan sebanyak 20 helai tanaman. Ini benar-benar sangat boros, bahkan itu belum membuatnya merasa penuh. Tidak bisa seperti ini, dia harus mencari cara lain.


Akhirnya dia manatap ke kedalaman hutan. Dia memiliki ide yang cukup menakjubkan tapi juga cukup curang. Tangannya bergerak untuk membuat formasi pembatas dan persembunyian untuk melindungi rekan-rekannya. Kemudian dia sendiri mulai bergerak masuk ke kedalaman hutan.


Malam hari adalah waktu yang benar-benar menguntungkan. Dia harus memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan aksinya.