
Wang Xun tidak ingat sudah berapa lama dia tidak sadarkan diri. Terakhir kali, dia sedang berburu Obat Spiritual di lingkaran dalam. Tiba-tiba dia mendengar suara pekikan dari arah belakangnya.
Berhubung dia adalah ketua dari Aliansi Qilin, dia harus memperhatikan keselamatan anggotanya. Jadi saat dia mendengar suara pekikan, tubuhnya secara refleks langsung bergerak menuju suara itu.
Saat dia memasuki sumber suara, dia mendapati murid perempuan yang sedang bergetar ketakutan. Wajahnya memucat sambil menutup kedua matanya. Tangannya menunjuk pada benda hitam yang ada di tanah.
Wang Xun melihat seekor ular berwarna hitam yang melingkar di dekat kaki murid perempuan. Karena khawatir, dia tidak memperhatikan apa jenis ular itu. Dia secara langsung mengambil ular hitam dengan tangan kosong.
Setelah memperhatikan dari dekat, kedua pupilnya langsung menyusut. Dia baru menyadari jika ular yang ada ditangannya adalah ular kalajengking yang mematikan.
Dengan cepat dia menyalurkan qi spiritual ke tangannya untuk menghancurkan ular kalajengking. Namun semuanya sudah terlambat. Ekor ular kalajengking sudah bergerak terlebih dahulu untuk menusuk tangannya.
Rasa sakit yang menyengat segera melumpuhkan organnya. Tubuhnya langsung ambruk ke tanah begitu saja. Pandangannya menjadi gelap sedikit demi sedikit. Setelah itu dia tidak ingat lagi apa yang terjadi selanjutnya.
Saat ini dia sudah kembali tersadar. Dia tidak pernah membayangkan untuk bisa kembali hidup setelah terkena racun ular kalajengking. Hatinya merasa sangat bersyukur saat mengetahui dia masih selamat.
"Akhirnya kamu mau bangun." Qing Yue'er berkata dengan tenang. Dia tentu saja sangat senang saat pertaruhannya menang. Namun dia masih harus mengendalikan citranya di depan orang lain.
"Siapa kamu?"
Wang Xun menatap Qing Yue'er dengan heran. Bocah lelaki itu duduk sambil menyangga kepalanya di atas meja dengan lesu. Kedua matanya terlihat memerah, sepertinya orang itu sedang mengantuk?
Dia sedikit mengernyitkan dahinya. Dalam ingatannya, dia tidak pernah mengenal bocah ini. Kenapa tiba-tiba dia bisa berada di dalam kamarnya?
Namun sebelum dia mendapat jawaban dari pihak lain, dia merasakan sesuatu yang membuat hatinya terkejut. Tanpa peduli kepada bocah itu, dia langsung menutup matanya dan memeriknya keadaan dantiannya.
Wang Xun merasakan dantiannya memiliki qi spiritual dalam jumlah yang melimpah. Tanpa menunda lagi, dia langsung memasuki sesi kultivasi.
Qing Yue'er menghela nafas. Untuk memastikan keamanan, dia harus memeriksa kondisi Wang Xun. Tapi sepertinya dia harus menunggu lagi sampai pria itu menyelesaikan kultivasinya.
Wang Lin dan yang lainnya masih menunggu di luar dengan gelisah. Ini sudah hampir empat jam sejak Qing Yue'er menangani Wang Xun. Seharusnya itu hanya akan menghabiskan waktu satu atau dua jam. Tapi kenapa dia masih belum keluar juga?
"Kenapa anak itu sangat lama?" Wang Lin mengerutkan keningnya. Dia menjadi semakin tidak sabar, bahkan pikiran-pikiran buruk mulai melintas di dalam benaknya.
Tetua Ouyang bahkan memiliki wajah yang menakutkan. Dia menghentakkan kakinya dengan keras. "Aku tidak mau menunggu lagi, anak itu pasti bermasalah." Dia memaksa masuk kedalam kamar Wang Xun.
"Tunggu dulu. Apa itu tidak apa-apa untuk mengganggu Qing Yu?"
Wang Lin merasa tidak yakin. Walaupun dia meragukan Qing Yu, tapi dia tidak ingin mengganggu pemeriksaannya. Dia takut hal itu akan menghasilkan kegagalan yang fatal.
Tetua Ouyang mendengus. "Apa kamu masih berharap dengan kemampuannya? Wang Lin, jangan terlalu naif. Anak nakal seperti dia, bagaimana mungkin bisa menjadi dokter yang hebat?"
Tanpa menunggu lagi, dia menendangkan kakinya dengan kasar ke pintu. Dia akan melihat bagaimana anak nakal itu akan memberikan jawaban padanya.
Saat ini Wang Xun sedang memberikan penghormatan untuk penolongnya. Bocah di depannya ini walaupun masih kecil ternyata memiliki kemampuan yang menantang surga.
Beberapa saat yang lalu, dia telah berhasil mencapai sebuah terobosan ke tahap awal alam langit. Selama 3 tahun ini, dia telah mengalami kemacetan di puncak alam bumi.
Seseorang harus tahu, menerobos alam langit memerlukan qi spiritual yang berlimpah. Jadi dia merasa kali ini terobosannya sangatlah ajaib.
*braakkk
Tiba-tiba pintu kamar terbuka dengan kasar. Tetua Ouyang menyipitkan matanya untuk melihat keadaan yang ada di dalam kamar. Namun pada saat itu juga mulutnya terbuka lebar melihat adegan yang sedang terjadi.
Dia melihat Wang Xun yang sedang membungkuk di hadapan Qing Yu. Raut wajahnya begitu menghargai anak nakal itu.
"Ini ...."
Dia tidak tahu harus berkata apa. Bagaimana mungkin Wang Xun bisa menjadi segar bugar seperti itu? Bahkan dia tidak terlihat seperti telah menghadapi sekarat sama sekali.
"Tetua Ouyang, apa yang terjadi?" Wang Lin bertanya dari belakang. Dia berjalan kesamping Tetua Ouyang. Saat dia melihat keadaan di dalam kamar, dia memiliki reaksi yang sama dengan Tetua Ouyang.
"Saudara Xun, kamu ...." Dia tidak tahu harus berkata apa. Perasaannya saat ini benar-benar kompleks antara bahagia dan terkejut.
"Tidak mungkin. Anak itu tidak mungkin berhasil menyembuhkanmu bukan?" Tetua Ouyang berjalan ke arah Wang Xun setelah pulih dari terkejutnya. Tangannya dengan gesit membawa pria itu untuk kembali berbaring di ranjang.
Dia tidak akan percaya kalau bocah nakal itu bisa menyembuhkan Wang Xun. Pasti ada alasan lain kenapa dia bisa sembuh.
Dengan teliti, Tetua Ouyang memeriksa kondisi Wang Xun. Setelah beberapa saat, dia menemukan aura sesuatu yang sangat luar biasa dari tubuh Wang Xun. Tapi dia tidak dapat memastikan aura apa itu.
Dia menatap Qing Yue'er dengan curiga. Harta apa yang digunakan anak itu untuk menyembuhkan Wang Xun? Sepertinya itu akan menjadi sangat berharga.
Qing Yue'er yang ditatap hanya bisa terdiam pura-pura tidak tahu. Di dalam hatinya, dia merasa sedikit cemas. Tua berkabut itu tidak akan mendeteksi air Yin Yang kan?
Tetua Ouyang kembali memeriksa dan menemukan aura Wang Xun yang menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Kemudian tatapannya berubah menjadi lebih rumit. "Kamu mencapai terobosan?"
Wang Xun mengangguk. "Itu benar. Qing Yu mengatakan bahwa sisa-sisa racun ular kalajengking telah membantuku mencapai terobosan."
Tetua Ouyang mengerutkan kening. Omong kosong macam apa itu?! Dia sama sekali tidak mempercayai hal itu. Bagimana mungkin racun berbahaya bisa membantu meningkatkan kultivasi seseorang.
Metode macam apa yang telah Qing Yu gunakan? Bagaimana hasilnya menjadi sangat menakjubkan?
Tapi ada hal lain juga yang membuat dia ingin memuntahkan darah. Itu adalah masalah pertaruhan yang mereka buat. Apakah dia benar-benar harus mengorbankan 500 batu roh untuk anak itu?
"Qing Yu, metode jahat apa yang telah kamu gunakan?!" Tetua Ouyang menatap tajam pada Qing Yue'er. Dia tidak akan membiarkan anak itu menikmati tumpukan batu roh.
"Memangnya metode apa yang bisa aku lakukan? Bukankah kamu sudah melihat herbal-herbal yang aku minta?" Qing Yue'er masih memasang raut wajah yang tenang.
"Kamu pasti menggunakan teknik misterius yang kejam!" Kedua ahli alkimia juga ikut mengarahkan permusuhannya pada Qing Yue'er.
Wang Xun tidak memahami maksud dari Tetua Ouyang. Apakah mereka mencurigai jika Qing Yue'er menyembuhkannya dengan menggunakan teknik iblis? Tapi dia jelas-jelas tidak mencium sesuatu yang abnormal.
Qing Yue'er menatap Tetua Ouyang dengan tatapan menghina. "Apa yang kalian bicarakan? Bukankah kalian hanya tidak ingin memenuhi taruhan?"
Tetua Ouyang menyipitkan mata. Dia sangat tidak senang dengan nada Qing Yue'er. "Apa kamu pikir kita sangat miskin sehingga tidak dapat memberimu 500 batu roh?"
Qing Yue'er mengangkat alisnya. "Jika bukan itu lalu apa yang kamu inginkan?"