Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Selamatkan Aku!


Di halaman yang beku ini hanya tersisa tiga orang. Bai Yin Xue melihat kondisi ayah dan pamannya. Dia mengambil pil untuk memulihkan kondisi mereka. Xie Wuqing memandang gadis itu dengan rumit. Dalam sekejap dia bisa menghabisi seluruh pasukan dari sekte Hujan Darah. Betapa hebatnya itu!


"Ah, Yin Xue keberuntungan macam apa yang jatuh untukmu." Xie Wuqing menghela napasnya.


Bai Yin Xue terdiam berpikir dalam hatinya. Bukankah keberuntunganku sangat buruk? Tidakkah aku takut setengah mati untuk dikirim ke dunia yang antah berantah seperti ini?


"Ayah, paman tolong jangan bicarakan masalah phoenix itu pada orang lain." Bai Yin Xue berkata dengan tegas.


"Kamu bisa tenang."


Paman Wuqing tersenyum. Tiba-tiba dia menolehkan pandangannya ke langit dan menajamkan indranya. Tidak ada siapapun di sana hanya ada awan gelap. Dia mengerutkan kening. "Apa hanya perasaanku saja?"


Bai Yin Xue melihat pamannya yang mengerutkan kening. "Ada apa, Paman?"


Xie Wuqing menggelengkan kepala. "Tidak ada. Aku hanya merasa ada yang mengawasi kita. Tapi sepertinya hanya perasaanku saja."


Bai Yin Xue tidak terlalu memikirkannya. Dia lebih peduli dengan bagaimana mengatur posisi tahta kerajaan. Dia tidak akan membiarkan Ling Xiao naik tahta menjadi Raja.


"Ayah kalian kembali terlebih dahulu. Aku akan menangani sisanya."


"Apa kamu yakin? Bagaimana jika ada pasukan tentara kesini?" Bai Su berkata dengan cemas.


"Tidak apa-apa. Yin Xue bisa menanganinya." Paman Wuqing percaya pada kemampuan Bai Yin Xue. Dia menarik Bai Su untuk kembali.


Bai Yin Xue diam-diam menghela nafas dan menatap langit malam dikejauhan.


Saat ini seseorang berlari menuju halaman dengan tergesa-gesa. Dia melihat sekeliling dengan perasaan yang kacau. Dibelakangnya seorang pria berjubah putih mengikutinya, tapi dia terlihat lebih tenang.


"Ayah! Ayah dimana ayah?!" Ling Xiao berteriak dengan keras. Tapi bagaimanapun dia berteriak tidak ada yang meresponnya.


Dia berlari ke depan Bai Yin Xue. Dia mengacungkan jarinya menuduh kearah gadis itu dan berteriak lagi. "Dimana ayahku? Dimana diaa ?!! Apa yang kamu lakukan padanya?!"


"Oh, kamu ingin tahu? Ha ha ha apa lagi selain membunuhnya?" Bai Yin Xue menjawab dengan acuh.


Ling Xiao menggertakkan giginya, "beraninya kamu!"


"Bukankah kalian yang memaksaku?! Kamu pikir aku akan diam melihat ayah dan pamanku digantung diatas kayu bakar?"


Bai Yin Xue mengatakan setiap kalimat dengan dingin. Dia tidak ingin orang lain menggertaknya. Apalagi menyakiti orang yang dia sayangi.


Ling Xiao tersentak marah dan kehilangan rasionalitasnya. Dia berteriak seperti orang gila.


"Aku ... aku akan membunuhmu! Aku akan membunuhmu!"


Ling Xiao akan menerjang kearah Bai Yin Xue tapi sosok putih bergerak menarik lengannya.


"Jadilah baik. Jangan membuat kekacauan." Itu adalah pangeran ke-4, Ling Wuji.


"Kamu! Apa kamu gilaa?! Dia yang membunuh ayah kita!"


Ling Xiao meronta dari cengkraman Ling Wuji. Tapi dia tidak bisa melepaskan diri.


"Nona Bai, apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya?" Ling Wuji bertanya dengan santai. Dia sama sekali tidak mempermasalahkan kematian ayahnya sendiri!


Dia berpikir sejenak lalu tersenyum miring. Ling Wuji adalah rubah tua. Dia tidak ingin membalas dendam tapi dia ingin menjilat Bai Yin Xue dan memegangi pahanya.


Bai Yin Xue menatap kedalam Ling Wuji. Dia berjalan mendekat dan menggenggam tangan Ling Wuji sebentar.


"Kamu mengatasi sisanya dan tahta akan jatuh ke tanganmu."


Ling Wuji berkedip linglung dan menatap telapak tangannya. Di sana ada satu pil hitam bundar. Dia mengangkat alisnya dan tersenyum dalam.


"Baik. Serahkan ini padaku."


"Ling Wujii! Apa yang kamu lakukan!? Kamu bekerja sama dengannya?!"


Ling Xiao berteriak. Dia kehilangan akalnya. Bagaimana semuanya bisa seperti ini? Ayahnya mati bahkan tanpa mayat. Saudaranya sendiri berkolusi dengan musuhnya.


"Apa? Bukankah kamu sendiri yang meminta Hong Ming ******** itu untuk memaksa pernikahanmu?! Sekarang ayah kerajaan mati dan kamu ingin menyalahkanku?!"


"Cih, Ling Xiao apa kamu pikir kamu begitu hebat? Ini semua terjadi karena kamu sendiri. Kamu yang bertanggung jawab atas semua yang terjadi."


Ling Xiao menggelengkan kepalanya berkali-kali. Dia terjatuh ketanah dengan linglung. "Tidak ini bukan salahku!"


Ling Wuji mencengkeram rahang Ling Xiao dengan keras, membukanya dengan paksa dan memasukkan pil hitam yang diberikan oleh Bai Yin Xue. Ling Xiao terus menghindarinya tapi tidak bisa. Pil hitam itu meluncur ke tenggorokannya.


"B*jingan! Apa yang kamu masukkan!"


Ling Xiao mencoba memuntahkannya dengan panik. Tidak ada yang keluar dari sana. Rasa sakit membakar kulitnya. Dia berguling-guling di tanah kesakitan. Apa yang terjadi?


"Kamu ********!"


"Aahh! Yin Xue, selamatkan aku!"


Ling Xiao berteriak meminta tolong. Bai Yin Xue hanya menatapnya dengan dingin. Orang ini sudah mencoba menodainya bahkan melibatkan ayah dan pamannya. Tidak ada lagi pengampunan untuknya.


"Aahh!"


Teriakan kesakitan bergema di langit malam. Tubuh Ling Xia mulai berubah menghitam dan perlahan-lahan mulai membusuk. Semua daging di tubuhnya membusuk dengan cepat. Bahkan wajahnya membusuk menyisakan matanya yang memerah. Bau busuk langsung merembes di udara.


"Ling Wuji apa kamu tahu apa yang terjadi selanjutnya?" Bai Yin Xue bertanya dengan santai.


Ling Wuji mengangkat alisnya. "Apa itu?"


Bai Yin Xue tertawa lebar lalu mengatakan kalimat dengan tajam. "Kulitnya akan membusuk dan terus membusuk. Tapi ... dia tidak akan bisa mati."


Ling Wuji bergidik ngeri. Untungnya dia tidak menyinggung wanita iblis ini. Atau dia akan berakhir dengan tragis.


***


A.N/ mohon maafkan Yin Xue yang kejam 😁


mohon maafkan author juga jika ceritanya masih kacau ✌