
Bunyi ledakan serta tanah yang bergetar terjadi hingga beberapa kali. Pada akhirnya Qing Yue'er tidak melakukan pertempuran berlama-lama. Dia hanya ingin mengukur kekuatan kedua orang itu saja.
Dengan gerakan yang sederhana dia menghentikan serangannya dan menghentikan pertempuran itu. Sebuah dinding kekuatan roh terbentuk untuk menghentikan Bai Fu'er dan Ji Fan.
Tentu saja kemunculan dinding kekuatan roh yang muncul itu membuat Bai Fu'er merasa heran. Kenapa orang itu juga memiliki kekuatan roh?
“Heheh, aku kembali tapi kalian menyambutku dengan cara seperti itu?” Qing Yue'er tertawa.
Bai Fu'er menatap Qing Yue'er dengan penuh selidik. “Siapa kamu sebenarnya?”
“Kamu masih tidak bisa mengetahuinya?”
“Meskipun kamu memang mirip dengan Qing Yue'er, tapi aku tidak yakin kamu memang benar-benar dia. Lagi pula ibuku mengatakan seseorang sedang menyamar menjadi Qing Yue'er, itu pasti benar bukan?”
Bai Su menghela napas. Akhinya dia yang tidak sabar pun membuka suaranya. “Yue'er palsu sudah diringkus. Yang ini adalah yang sebenarnya.”
Bai Fu'er menatap ayahnya tidak percaya. “Bagaimana mungkin? Jadi, kamu adalah ....”
“Ya, ini aku.” Qing Yue'er mengangguk. Dia tersenyum dan menyingkirkan dinding kekuatan rohnya.
Bai Fu'er terdiam selama beberapa saat. “Kenapa kamu tidak buru-buru menyanggahnya? Dan, Ayah, kenapa Ayah tidak mengatakan kalau dia adalah Yue'er yang asli?” protes Bai Fu'er yang merasa tidak terima.
“Bukankah kamu yang sejak tadi memotong pembicaraanku?” Bai Su balas memprotes tuntutan Bai Fu'er. Sudah jelas-jelas tadi dia ingin mengutarakan kebenaran tapi Bai Fu'er yang terus memotong ucapannya. Bagaimana dia tidak kesal?
Bai Fu'er menjadi malu sendiri. Dia menatap Qing Yue'er dengan canggung. Meskipun begitu dia juga merasa senang. Akhirnya gadis itu benar-benar kembali, walaupun situasinya malah jadi seperti ini.
“Maaf, aku tidak tahu itu kamu,” ucap Bai Fu'er sambil berjalan mendekati Qing Yue'er. Kemudian mereka pun saling berpelukan untuk melepas kerinduan.
“Tidak apa-apa. Lagi pula aku juga ingin melihat seberapa mampunya kamu,” kata Qing Yue'er.
Sementara itu Ji Fan menyaksikan mereka berdua dengan senyum mengembang. Sayang sekali ini masih belum lengkap. Akan lebih baik jika ada Qi Rong di sini. Kenapa lelaki itu tidak bersama Qing Yue'er? Bukankah niat Qi Rong pergi adalah untuk menyusul Qing Yue'er?
“Sudah, sudah. Kenapa kaum wanita selalu melankolis seperti itu?” ucap Ji Fan untuk menghentikan acara reuni kakak beradik itu.
“Apa yang kamu tahu?” Bai Fu'er sedikit menggerutu, tapi Ji Fan tidak mendengarkannya. Lelaki itu malah mendekati Bai Su dan berbicara beberapa hal, mungkin untuk berbasa-basi.
Qing Yue'er tersenyum. “Selamat untuk pernikahan kalian,” ucapnya.
Bai Fu'er tertawa sambil menggelengkan kepalanya. Kemudian dia berkata, “Jangan membuatku malu. Itu sudah lama berlalu.”
Qing Yue'er tidak mengatakan apa-apa lagi. Di mendengar Bai Fu'er yang mencetuskan pikirannya. “Bagaimana kalau kita mengadakan perjamuan? Ini ide yang bagus bukan? Aku akan menyiapkannya.”
“Benar, kita harus mengadakan perjamuan,” ucap Bai Su yang mendengar usulan Bai Fu'er. Sedangkan Qing Yue'er tidak mengatakan apa-apa. Itu tidak masalah baginya. Lagi pula ini akan menjadi perpisahan untuk mereka lagi.
Setelah itu kediaman Bai langsung menjadi sibuk untuk menyiapkan perjamuan. Acara itu akan dilakukan di malam hari, di halaman kediaman. Berita itu lalu menyebar di kerajaan Linxiang. Hal ini menjadi sensasi hangat yang diperbincangkan.
“Kasim Lu, siapkan beberapa hadiah untuk dibawa ke kediaman Bai. Pastikan itu bukan hadiah yang sembarangan!” perintah Ling Wuji.
“Baik, Yang Mulia.”
Sementara itu di Perserikatan Alkemis, Penatua Su yang sedang bermain dengan tungku obatnya terkejut ketika seseorang datang dari arah belakang.
“Bisakah kamu lebih pelan? Bagaimana jika aku merusak tungku kuali kesayanganku ini?!” seru Penatua Su untuk memarahi seseorang yang baru datang itu.
“Maaf, saya tidak bermaksud seperti itu,” ucap bawahan itu sambil membungkuk. Kadang-kadang orang tua di depannya ini memang mudah marah. Beruntung dia sudah sedikit terbiasa.
“Hmm!” Penatua Su mendengus. “Jadi, kenapa kamu datang ke sini?”
“Kediaman Bai akan mengadakan perjamuan. Ternyata Qing Yue'er yang lalu itu hanya seorang penipu dan—”
“Apa?! Jadi gadis yang aku temui kemarin itu seorang penipu? Bagaimana mungkin! Dan sekarang keluarga Bai malah ingin mengadakan perjamuan? Betapa konyolnya mereka!”
Bawahan itu menatap Penatua Su dengan sedikit kesal. “Bukan begitu. Memang yang kemarin itu adalah Qing Yue'er palsu, tapi sekarang Qing Yue'er yang asli sudah kembali. Jadi, mereka akan mengadakan perjamuan untuk merayakan kepulangan Qing Yue'er.”
“Kamu tidak sedang menipuku, 'kan? Jadi, Qing Yue'er benar-benar pulang? Muridku itu? Gadis yang tak tahu malu itu kembali?” tanya Penatua Su dengan mata yang berbinar. Dia bahkan melupakan tungku kualinya.
Bawahan itu segera mengangguk dengan yakin. “Ini dijamin berita yang benar.”
“Kalau begitu aku juga harus datang ke sana!” seru Penatua Su dengan antusias. Kemudian dia pun meminta bawahannya itu untuk menceritakan bagaimana kejadian yang sebenarnya.
***
Qing Yue'er tidak tahu kalau orang-orang penting di kerajaan Linxiang sedang sibuk untuk mempersiapkan diri ikut perjamuan. Dia sendiri sedang sibuk meracik anggur. Benar, dia ingin meracik anggur yang pastinya akan berbeda dengan anggur lainnya.
Di halaman belakang dia melakukan semuanya sendiri. Memang dia sengaja tidak membiarkan orang lain membantunya. Ini adalah racikan rahasia.
Ketika Qing Yue'er sedang fokus, tiba-tiba dia mendengar langkah kaki dari arah belakang. Dia tidak menoleh, mencium baunya saja dia sudah tahu siapa yang datang.
“Akhirnya kamu mau keluar juga,” ucap Qing Yue'er tanpa menoleh.
“Biarkan aku membantumu,” ucap Mo Jingtian yang berhenti di samping Qing Yue'er.
“Aku tidak yakin kamu bisa melakukannya.”
“Kenapa tidak?”
“Baiklah. Kalau begitu letakkan ini di sini. Aku pikir ini akan lebih istimewa jika ditambah dengan air Yin Yang, bisakah kau ambilkan untukku?” tanya Qing Yue'er tanpa merasa sungkan.
Mo Jingtian tidak menjawab. Namun, dia benar-benar melakukan apa yang diminta Qing Yue'er. Itu membuat gadis itu merasa senang. Setidaknya pria itu memang bertindak sesuai dengan ucapannya.