Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Identitas 1


Seharian ini Bai Yin Xue hanya berbaring di tempat tidur. Luka di dadanya sudah membaik tapi dia masih ingin berlama-lama di tempat tidur.


Di malam hari Bai Su dan paman Wuqing mengunjungi Bai Yin Xue. Raut wajah mereka terlihat sangat serius, membuat Bai Yin Xue merasa ada sesuatu yang salah.


Bai Su duduk di samping putrinya. Dia menatapnya dengan senyum mengembang.


Gadis di depannya itu sudah tumbuh semakin dewasa. Parasnya semakin terlihat cantik. Tapi hal yang membuat dia terharu adalah perubahan sikapnya dalam satu bulan terakhir.


Bai Yin Xue adalah gadis yang dia jaga dari kecil. Bagaimana sikapnya, dia tahu dengan sangat jelas. Dulu gadis itu adalah seorang pengecut yang hanya akan berlari menuju kesenangan duniawi. Hanya akan menghamburkan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Gadis itu sangat malas untuk membangun kekuatannya sendiri.


Saat ini dia melihat cahaya yang berbeda dari gadis itu. Dia melihat matanya yang sangat hidup. Gadis itu berubah menjadi semakin kuat setiap harinya. Dia melakukan hal-hal yang mustahil dilakukan oleh orang lain.


Awalnya dia terkejut dengan perubahannya. Mungkinkah matahari terbit dari barat? Entah itu barat, utara atau selatan tapi sepertinya bukan dari timur.


Dia berpikir, gadis itu seperti berubah menjadi orang lain. Semua sikapnya sudah benar-benar terbalik. Tapi dia juga merasa senang dengan hal itu.


Namun, tanah kerajaan Linxiang tidak dapat menahan bakatnya. Gadis itu harus tumbuh menjadi lebih kuat lagi. Kemampuannya tidak bisa dibatasi dengan hanya hidup di tempat terpencil seperti ini.


Hanya saja, sebelum itu Bai Su ingin mengatakan suatu kebenaran yang sudah terpendam jauh selama hampir 15 tahun. Kebenaran yang membuat dia harus melepas gadis itu pergi.


Bai Su menghela nafasnya. Dia menatap Bai Yin Xue dengan hati-hati.


"Xue'er sekarang sudah tumbuh semakin dewasa."


Bai Yin Xue melihat ayahnya dengan diam. Dia tidak tahu kenapa ayahnya berkata seperti itu.


"Aku punya sesuatu yang ingin dikatakan." Bai Su sedikit memejamkan matanya. Dia mengambil nafas dalam-dalam.


"Ayah, katakan saja." Bai Yin Xue memegang tangan ayahnya dengan lembut.


Bai Su menoleh melihat paman Wuqing, lalu yang dilihat hanya menganggukkan kepalanya.


"Aku senang bisa menjagamu dengan baik selama 15 tahun. Selama ini maafkan aku jika banyak perlakuan yang tidak berkenan di hatimu."


"Ayah apa yang kamu katakan? Jangan bicarakan hal yang melankolis seperti ini."


Bai Yin Xue sedikit mengerutkan alisnya. Dia tidak mengerti apa yang ingin dikatakan Bai Su. Tapi dia bisa merasakan kalimat yang tidak menyenangkan akan keluar dari mulut Bai Su.


"Dulu aku bertemu dengan ibumu saat berkunjung ke negara lain. Saat itu aku sedang dalam perjalanan pulang ketika ada penyergapan di dalam hutan. Aku hampir mati jika ibumu tidak menolongku."


Bai Yin Xue mendengarkan dengan seksama.


"Ibumu adalah wanita yang sangat baik dan berbudi luhur. Dia sosok yang sangat misterius. Dia sangat kuat, mungkin seluruh lautan bisa terbalik dibawah tatapannya. Hanya dengan lambaian tangan, semua penyergap langsung hancur menjadi genangan darah."


"Saat pertama kali aku melihatnya, aku merasa ketakutan naluriah. Semua orang langsung berlutut saat itu juga. Bahkan kami memiliki keinginan untuk bersujud di depannya. Aku adalah pria arogan yang tidak akan berlutut dengan mudah. Tapi pada saat itu dia hanya menatap kami tanpa bicara dan aku sudah bisa merasakan rasa hormat yang begitu dalam."


"Ini mungkin sangat lucu bagi hidup kami. Dia tidak menakutkan, dia tidak bertindak kejam. Namun auranya adalah sesuatu yang tidak bisa dibayangkan. Itu bukan kekejaman, tapi sesuatu yang sangat suci sehingga terasa tak tersentuh.


Bai Yin Xue kagum mendengar cerita Bai Su. Dia belum bertemu dengan ibunya, tapi dia bisa membayangkan sosok wanita tangguh yang berdiri dengan kokoh di medan berdarah. Kekuatannya bisa membalik langit dan bumi dengan mudah. Dan Bai Yin Xue ingin menjadi seperti wanita itu.


"Saat itu ibumu sedang terluka tapi dia tetap menyelamatkanku. Aku sangat kagum dengan karakternya." Bai Su berhenti sejenak.


"Dan setelah para penyergap dibersihkan, aku baru mengetahui kalau dia ternyata sedang mengandung." Sampai titik ini Bai Su melirik Bai Yin Xue.


"Dia terlihat sangat lemah saat itu. Dia meminta bantuanku untuk membawanya pulang. Aku tidak berani menolaknya."


"Aku segera mengiyakan permintaannya. Dia meminta untuk pergi mengikutiku sampai dia melahirkan. Dia tidak memberi tahuku banyak hal. Aku tidak tahu dari mana asalnya tapi aku bisa menebak, itu sesuatu yang tidak akan tergapai oleh orang rendahan sepertiku."


Sampai disini Bai Yin Xue menjatuhkan hatinya. Tanpa banyak berpikir dia sudah bisa menebak dengan mudah.


"Aku membuat pernyataan palsu tentang hubungan kami sebagai suami istri. Aku tidak keberatan dengan hal ini, justru aku merasa terhormat bisa membantu wanita seperti dia."


"Lalu setelah 5 bulan, bayi yang dinantikan lahir. Itu adalah bayi perempuan yang sangat cantik. Dia menamai bayi itu sebagai Qing Yue'er."


Jantung Bai Yin Xue berdegup kencang. Yue'er adalah nama kecilnya di bumi! Tapi setelah kematian ayah dan ibunya saat dia berumur 5 tahun, sifatnya berubah menjadi lebih dingin terhadap orang lain.


Saat itu juga kakeknya mengubah namanya menjadi Yin Xue. Yin diambil dari Yin dan Yang, sedangkan Xue diartikan sebagai salju.


Dia tidak mengingat sama sekali apa yang terjadi selama masa kecilnya. Dan saat usianya menginjak 20 tahun dia dikirim ke dunia ini dengan nama yang sama, yaitu Bai Yin Xue.


Kenapa ada kebetulan seperti ini?


Mungkinkah dia memang ditakdirkan untuk menjelajah di dunia ini? Atau mungkin ada faktor lainnya?


Bai Yin Xue menekan perasaannya saat dia bertanya, "kenapa Qing Yue'er?"


Bai Su menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tahu, dia mengatakan nama itu akan menjadi satu-satunya cara untuk mengingat suaminya . Mungkin Qing adalah marga suaminya."


"Tapi setelah 3 bulan Nona Xie Yingfei tiba-tiba pergi. Dia menitipkan bayi itu padaku. Dia berpesan sebelum pergi, nama bayi itu harus diganti menjadi Bai Yin Xue. Namun jika bayi itu mengalami perubahan sikap setelah dewasa, nama Qing Yue'er akan di pakai lagi."


Pada saat itu, dia merasa terkejut di hatinya. Meskipun dia sudah menebak bayi itu adalah dia, hatinya masih terguncang tanpa henti. Dia tidak pernah berpikir bahwa namanya bahkan sudah ditentukan oleh ibunya.


Dia kembali berpikir keras, tapi semuanya sangat absurd.


Di dunia ini Qing Yue'er berganti nama menjadi Bai Yin Xue, lalu di bumi Bai Yue'er diganti menjadi Bai Yin Xue.


Lalu kenapa ibunya tahu sikap bayi itu akan berubah setelah dewasa?


Atau mungkinkah dia tau anaknya akan ditukar dengan jiwa lain?


"Pada saat itu bagaimana aku bisa menolak? Tentu saja aku berjanji padanya. Dia memintaku menjaga anak itu dengan baik, jangan membiarkannya dalam bahaya itu adalah yang terpenting."


"Sekarang kamu sudah dewasa, aku merasa kamu layak untuk kembali menggunakan nama Qing Yue'er." Bai Su mengelus rambut Bai Yin Xue dengan lembut.


Pada saat itu di dalam hati Qing Yue'er terdapat banyak pertanyaan besar. Semakin dia mengerti, semakin dia menemukan bahwa identitasnya begitu rumit. Pasti ada sesuatu tersembunyi dibalik itu semua.


Terlalu banyak kebetulan yang tidak bisa dia cerna. Kepalanya mulai berdenyut. Tapi pada saat itu juga sesuatu yang sangat tenang menembus di kedalaman jiwanya. Itu terasa seperti kebenaran antara jiwa, keluhan dan raga yang menyatu seperti seharusnya.


Bai Yin Xue tertegun dengan perasaan tenang itu sebelum kemudian tangannya memeluk Bai Su.


"Apapun itu, kamu masih menjadi ayahku yang telah menjagaku selama ini. Terima kasih."


Bai Su terkejut dengan pelukan itu. Tapi dia segera membalasnya dengan senang hati. Dia tidak berpikir gadis itu akan menerima semuanya dengan tetap tenang. Dia sudah bersiap dengan segala respon yang akan diberikan gadis itu, tapi ternyata dia hanya berpikir terlalu banyak.


T/N: untuk chapter selanjutnya saya akan memakai nama Qing Yue'er untuk MC. Selain karena alur cerita, saya merasa banyak pembaca yang salah dalam pengucapan nama MC sebelumnya mungkin karena terlalu rumit.