
Kediaman keluarga Bai saat ini tampak lebih sibuk. Perdana Menteri Bai sedang sakit dan membutuhkan pengawasan yang lebih ketat. Nyonya Bai sendiri saat ini sedang berdiri di tepi jendela dengan napas yang terhela panjang hingga berkali-kali.
“Nyonya, kenapa Nyonya terlihat begitu gelisah?” tanya seorang pelayan bernama Ah Cai yang sudah bekerja di sana sejak lama.
Nyonya Bai menghela napas panjang lagi. Dia terdiam beberapa saat hingga akhirnya berbalik menatap pelayannya itu dengan serius. “Ah Cai, apa kamu pikir ada sesuatu yang aneh?” tanya Nyonya Bai dengan lirih.
“Aneh? Ah Cai tidak mengerti maksud Nyonya,” ucap Ah Cai dengan kepala tertunduk.
“Entahlah. Aku juga tidak bisa memastikannya, tapi gadis itu sedikit aneh. Apa mungkin itu hanya pemikiranku saja?”
“Apa maksud Nyonya adalah Nona Muda Qing?” tanya Ah Cai.
Nyonya Bai mengangguk. Dia memastikan tidak ada seseorang pun yang menguping pembicaraan mereka. Biar bagaimanapun juga orang yang akan dia bicarakan adalah seseorang yang masih belum diketahui identitasnya dengan pasti.
“Ah Cai, kamu harus tahu meskipun aku memperlakukannya dengan buruk tapi aku masih bisa memahami karakternya dengan baik. Entah itu saat Yue'er masih bodoh atau saat tiba-tiba berubah menjadi jenius, dia jelas tahu bagaimana cara peduli pada orang lain.”
Ah Cai mendengarkan penuturan Nyonya Bai dengan serius. Dia mendengar Nyonya Bai kembali melanjutkan, “Sebelum dia pergi ke akademi Xinfeng, dia memang cukup kejam dan menakutkan. Namun, aku masih merasa orang yang ini memiliki udara yang lebih gelap.”
“Sebenarnya kemarin Ah Cai sempat melihat Nona Muda Qing pergi ke halaman belakang di tengah malam. Dan dia terlihat seperti lebih berhati-hati dan waspada,” ungkap Ah Cai sambil mengingat apa yang kemarin dia lihat.
“Apa yang dia lakukan di tengah malam?” tanya Nyonya Bai dengan heran.
“Ah Cai tidak tahu karena tidak memperhatikan lagi. Nona Qing adalah orang yang sudah lama tinggal di sini jadi Ah Cai tidak mencurigainya lebih lanjut.”
Nyonya Bai menggelengkan kepalanya. “Kamu tahu, suamiku sudah diperiksa oleh tabib tapi mereka tidak bisa menemukan apa sumber sakitnya itu. Aku tidak yakin kalau itu adalah penyakit orang di usia tua. Bai Su jelas sehat sebelum-sebelumnya,” keluhnya.
“Jadi, Nyonya curiga kalau semua ini mungkin ada kaitannya dengan Nona Qing?” tanya Ah Cai.
“Itu benar. Aku sudah mengirim pesan pada Fu'er. Aku ingin dia cepat kembali dan membantu menyelidiki kebenarannya.” Nyonya Bai berkata sambil berjalan ke tempat duduk. Udara malam cukup membuatnya kedinginan jadi dia harus meninggalkan jendela.
“Nyonya, apakah tuan tidak pernah merasa curiga? Pasti tuan lebih mengetahui banyak hal mengenai Nona Qing,” ucap Ah Cai.
“Tidak ada yang tahu. Kalaupun dia curiga, apa yang bisa dia lakukan? Bawahan gadis itu terus mengawasi suamiku.” Nyonya Bai menghela napas panjang. “Sejak kapan rumah ini berada di bawah kuasa Qing Yue'er yang masih diragukan identitasnya itu?”
“Sepertinya aku datang di waktu yang tepat.” Sebuah suara datang ketika tiba-tiba pintu ruangan yang awalnya tertutup rapat kini sudah terbuka.
Melihat siapa yang datang Nyonya Bai langsung menjadi waspada. “Yue'er?” gumamnya. Apakah gadis itu mendengar semua yang barusan dia katakan?
“Ya, sudah lama kita tidak bertemu, Nyonya Bai. Bagaimana kabarmu?” tanya Qing Yue'er yang akhirnya menyunggingkan senyum tipis.
“Kamu ....” Nyonya Bai tidak bisa berkata-kata.
“Kudengar seseorang telah mengaku sebagai Qing Yue'er. Oh, betapa lucunya ini?” Qing Yue'er berjalan mendekati Nyonya Bai. Sudah lama dia tidak bertemu dengan orang ini. Wajah Nyonya Bai terlihat lebih tua sedikit, tapi tetap saja dia masih terlihat cantik untuk ukuran wanita biasa.
“Jadi, apakah kamu ....” Nyonya Bai menatap Qing Yue'er dengan mata melebar. Dia tidak percaya akan ada Qing Yue'er lain yang muncul di depannya. Apakah yang ini adalah Qing Yue'er yang asli? Atau malah dua-duanya palsu? Ini benar-benar membuatnya harus lebih berhati-hati dalam memercayai siapa pun.
Qing Yue'er tersenyum lebar. “Aku adalah gadis yang dulu pernah menjebakmu dan juga kakak Fu'er pada saat undangan makan malam perjamuan. Saat itu aku memang sengaja menaruh racun di gelas yang ada di hadapanku. Kemudian ayah meminumnya. Apakah Nyonya Bai masih ingat?” Qing Yue'er mengungkapkan trik busuknya di masa lalu.
“....”
Nyonya Bai menatap Qing Yue'er dengan mulut terbuka lebar. Tentu saja dia ingat kejadian lama ini. Gara-gara masalah itu akhirnya perbuatan busuknya dan Bai Fu'er terungkap.
Nyonya Bai tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis. Gadis ini datang mengatakan kebenaran yang kadang-kadang masih dia pertanyakan. Dan sekarang terungkap, semua kejadian di malam perjamuan itu memang perbuatan Qing Yue'er.
Sekarang dia percaya, gadis ini adalah Qing Yue'er yang asli. Dan yang beberapa hari ini tinggal di kediaman keluarga Bai adalah Qing Yue'er palsu.
“Sekarang aku percaya padamu. Kamu pasti Qing Yue'er yang sebenarnya,” kata Nyonya Bai. Dia tersenyum hangat dan memeluk Qing Yue'er dengan hangat.
Qing Yue'er balas memeluk wanita paruh baya itu. Untuk meyakinkan Nyonya Bai, dia perlu mengungkapkan sesuatu yang hanya dia sendiri yang tahu. Bahkan A'Qing tidak benar-benar mengetahui masalah perjamuan itu, kecuali Xiao Gu, penjaga bayangan yang dulu sempat membantunya.
“Kamu benar-benar tumbuh menjadi gadis yang luar biasa cantik. Meskipun penyamar itu memang mirip tapi tetap saja dia kalah darimu,” ucap Nyonya Bai dengan jujur.
Qing Yue'er tersenyum, tidak membalas ucapan itu. Kemudian dia menatap Nyonya Bai dengan serius. “Di mana dia sekarang?”
“Aku tidak tahu, mungkin berada di kamarnya atau bisa juga di kamar ayahmu.”
“Bagus. Aku akan menemuinya sekarang,” ucap Qing Yue'er dengan sorot mata yang menggelap. Bibirnya terangkat membentuk senyum dingin.
“Tapi tidak ada yang mengetahui tingkat kekuatannya. Tiak ada yang tahu identitas dan apa tujuannya. Apa kamu yakin?” Nyonya Bai yang merasa cemas tidak bisa tidak bertanya.
Aura Qing Yue'er bahkan berubah menjadi lebih dingin. Kemudian dia berkata, “Tidak ada yang bisa menjadi diriku. Itu adalah kesalahan terbesar bagi siapa pun yang melakukannya.”
***
Jangan lupa like dan vote.