Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Qing Yue'er


Dalam ruangan yang luas, para penatua sedang berlutut di lantai dengan tubuh yang bergetar. Mereka tidak mengatakan apa-apa meskipun beberapa orang merasa tidak puas. Di kursi tinggi bagian depan Leluhur Yin sedang menatap mereka dengan penuh kemarahan.


Dia belum lama terbangun dari ketidaksadaran dan langsung disuguhkan dengan berita tentang hukuman Qing Yue'er. Bagaimana dia tidak marah? Mereka bahkan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, namun dengan gegabahnya menghukum gadis itu.


Tapi dia tidak bisa terlalu menyalahkan para penatua karena mereka tidak berada di tempat kejadian. Untungnya gadis itu tidak marah, atau dengan bantuan Blue Phoenix dia bisa melenyapkan akademi dengan sangat mudah.


Leluhur Yin mengembuskan napasnya dengan kasar. Setelah dia jatuh tak sadarkan diri, dia tidak mengetahui apa yang terjadi selanjutnya. Apakah Taotie ditinggalkan di dalam pusaran atau Qing Yue'er melakukan hal lain padanya.


Dia berdiri dari duduknya dan melangkah pergi. Bagaimana pun juga dia ingin mengetahui apa yang terjadi di puncak ke delapan.


"Leluhur, tolong jangan terlalu lelah. Sebaiknya memulihkan diri terlebih dahulu," ucap para penatua secara bersamaan. Leluhur mereka baru saja pulih sehingga harus lebih banyak beristirahat.


"Aku baik-baik saja. Sebaiknya kalian segera meminta maaf pada anak itu," ucap Leluhur Yin dengan datar.


Beberapa penatua menjadi canggung. Meminta maaf pada seorang murid? Bagaimana mereka harus merendahkan diri untuk meminta maaf? Tapi mendengar nada bicara Leluhur Yin, sepertinya dia tidak menerima penolakan.


Namun ada juga orang lain yang mengangguk setuju. Tentu saja ada yang berpikir lebih maju kedepan dan malah berniat untuk memeluk paha Qing Yue'er untuk mengambil keuntungan.


Leluhur Yin tidak peduli dengan respon mereka. Dia hendak melangkah pergi, tapi tiba-tiba dia menyadari sesuatu yang kurang. "Aku tidak melihat Tang Huanyu dan Zu Tua, ke mana mereka?"


Beberapa penatua saling melirik dengan kebingungan. Mereka adalah orang-orang yang tidak tahu kemana dua orang itu pergi. Namun ada juga yang hanya menunduk diam, dan tentu saja itu adalah kelompok yang mengetahui tentang kejadian hilangnya Bai Fu'er.


Saat mereka sedang memikirkan jawaban, seorang lelaki tua menghampiri Leluhur Yin. Dia adalah Sikong Yuan, penatua yang sudah biasa mereka lihat di asrama putra.


"Leluhur ...." Sikong Yuan sedikit ragu akan mengatakannya atau tidak.


"Ada masalah lain?" Leluhur Yin menyadari keraguan Sikong Yuan. Dia mengerutkan kening dan menatap pria tua itu dengan tajam.


"Aku baru saja mendapat berita bahwa gadis itu telah melarikan diri dari asrama karena kakak perempuannya telah diculik oleh seseorang. Saat ini Zu Tiankong sedang mencarinya."


Wajah Leluhur Yin yang sudah sedikit tenang akhirnya kembali gelap. "Kapan hal ini terjadi?"


"Sejak pagi ini."


Mendengar jawaban Sikong Yuan, Leluhur Yin mendengus dengan dingin. Seharusnya hal seperti itu akan diketahui oleh penatua. Apalagi jika itu menyangkut Qing Yue'er yang sebelumnya dituduh sebagai tersangka.


Tapi kenapa dia tidak mendengar apa pun? Apakah para penatua sengaja membiarkan masalah ini atau memang mereka tidak mengetahuinya?


Dia berbalik dan menatap para penatua dengan wajah yang gelap. "Apa kalian tahu apa yang sedang terjadi?"


"Ehm ...." Mereka tidak tahu bagaimana harus menjawab. Orang yang mengerti tentang kejadian itu sebenarnya sengaja untuk tidak menangani lebih lanjut. Mereka lebih memilih membiarkan anak itu pergi dan setelah itu Qing Yue'er pasti akan ditangkap dengan hukuman yang lebih kejam.


Sayangnya mereka tidak tahu jika itu adalah kesalahan yang cukup besar. Leluhur Yin sangat menghargai Qing Yue'er, jadi tentu saja dia tidak akan membiarkan masalah ini begitu saja.


Leluhur Yin menatap dingin pada orang-orang bodoh itu. "Chen, Zhou, pergi cari anak itu dan lindungi dia! Sisanya aku tidak akan mengatakan banyak hal, sepertinya ini bukan tugasku untuk mengurus masalah hukuman kalian."


Brraakk!!


Baru saja dia memerintah tiba-tiba pintu ruangan dibuka secara kasar membuat semua mata mengalihkan perhatiannya. Apa yang muncul kemudian membuat mereka tercengang. Apakah ini serius?


Zu Tiankong berjalan masuk diikuti oleh seorang gadis cantik. Lalu tangan kanannya memegang leher Tang Huanyu yang sudah lemas dan segera melemparkannya ke tengah-tengah ruangan.


Tubuh Tang Huanyu sudah seperti ****, dipenuhi dengan bekas pukulan dimana-mana. Lalu mulutnya berkali-kali mengutuk Zu Tiankong dengan keras. "B*jingan! Jika kamu yang berada di posisiku pasti kamu akan melakukan hal yang sama denganku!"


Tang Huanyu menatap penuh kebencian pada Zu Tiankong. Bertarung melawan orang gila itu benar-benar tidak menguntungkan untuknya. Meskipun tingkat kultivasi mereka sama tapi Zu Tiankong adalah spiritualis dunia!


Melawan spiritualis dunia benar-benar bukan hal yang mudah. Mereka seolah memiliki mata di setiap jengkal tubuhnya. Setiap kali melakukan serangan maka mereka bisa langsung mendeteksinya. Benar-benar kemampuan yang menakutkan.


Leluhur Yin mengabaikan konflik Zu Tiankong dan Tang Huanyu. Dia lebih memilih untuk mengamati gadis yang berada di samping Zu Tiankong.


"Kemarilah," ucapnya sambil mengisyaratkan Qing Yue'er untuk mendekat.


Para penatua menatap takjub pada gadis yang yang saat ini berjalan mendekati Leluhur Yin. Umurnya terlihat hanya lima belas atau enam belas tahun, tapi auranya terasa cukup kuat.


Jubah putihnya terlihat sangat cocok dengan kulitnya yang seputih salju. Lalu tanda sesuatu berwarna biru kristal yang ada di dahinya membuat dia terlihat semakin memesona. Siapa gadis itu?


Qing Yue'er membungkuk memberi salam kepada Leluhur Yin. Dia merasa lega setelah melihat wanita itu baik-baik saja. Saat itu dia lupa untuk memberikan air Yin Yang kepadanya. Jika dia tidak lupa mungkin Leluhur Yin akan pulih lebih cepat.


"Bagaimana aku harus memanggilmu? Bai Yin Xue? Qing Yue'er atau Qing Yu?" tanya Leluhur Yin dengan sedikit bercanda.


"Leluhur cukup memanggilku Qing Yue'er," jawab Qing Yue'er dengan sopan.


Leluhur Yin menghela napas. Dia melirik Zu Tiankong dan Tang Huanyu yang saat ini masih beradu argumen. Setelah itu dia bertanya lagi dengan lirih. "Apa yang sebenarnya terjadi?"


"Aku yang telah melumpuhkan Tang Wuming dan membunuh kelompok lain. Aku juga menyinggung dua klan besar di kerajaan Xirei sehingga membuat mereka ingin mencelakaiku." Qing Yue'er mejelaskan secara terbuka. Saat ini tidak ada yang perlu dia khawatirkan.


Leluhur Yin tersenyum mendengar jawaban Qing Yue'er. Dia tidak pernah menduga gadis itu akan begitu jujur padanya. Tapi sekarang dia tidak merasa terlalu bahagia karena sepertinya dia harus melepasnya pergi.


Ya. Qing Yue'er adalah gadis yang berbakat. Dia tidak mungkin menahannya tetap di wilayah kecil ini. Jenius sepertinya harus bisa mencapai wilayah yang lebih luas dan tinggi. Maka di masa depan Akademi Xinfeng memiliki kebanggan sendiri karena telah mendidik seorang seperti dia.


"Sekarang kamu sudah tumbuh semakin banyak. Awal kamu masuk akademi, ada di tingkat mana kultivasimu? Dan sekarang hanya beberapa bulan saja kamu sudah menginjak alam langit."


"Aku tidak akan menahanmu jika kau ingin melangkah ke tempat yang lebih tinggi. Aku hanya akan memberimu nasihat, jangan pernah lupakan siapa orang-orang yang telah memberi pengaruh pada hidupmu. Jika itu baik maka balas juga dengan kebaikan, lalu jika buruk? Itu terserah padamu."


Qing Yue'er terkejut mendengar ucapan Leluhur Yin. Dia tentu saja ingin menjelajah ke tempat yang lebih luas karena dia harus mencari kebenaran tentang identitasnya. Hanya saja dia tidak menyangka akan melakukannya dalam waktu yang singkat. Mungkin setelah ini dia akan segera meninggalkan akademi dan kembali menjelajah untuk meningkatkan kekuatan.


***


**Halo semua yang tetap menunggu crita ini! Sekarang aku lagi kerjain novel kolaborasi loh, jadi aku mau promosi dulu 😂



Three Mba Getir, kolaborasi dengan author JimMiine & TikaLiesmana


Brohmance, kolaborasi dengan author JimMiine


The Bridesmaid, kolaborasi dengan author JimMiine. (Ini menutup crita lama yg berjudul My Beautifull Wife)



Oh iya nanti juga akan ada satu novel baru dengan genre humor. Mungkin ini dalam beberapa hari akan segera publish.


Yang berminat boleh dicek yak 😊**