Ancient Realm Goddess

Ancient Realm Goddess
Sesuatu Yang Menakutkan


"Sebenarnya aku ingin mengangkatmu menjadi murid langsungku," ucap Zu Tiankong.


Setelah mendengar ucapan itu, semua orang yang mendengar tidak bisa tidak terkejut. Zu Tiankong walaupun menjadi guru untuk cabang kekuatan roh, dia tidak pernah mau untuk memiliki murid langsung.


Mereka semua berpikir kalau Zu Tiankong mungkin hanya akan mewariskan ilmunya kepada cucunya, Zu Ruochu. Namun sepertinya penilaian mereka salah. Orang tua itu bukannya tidak mau, hanya saja dia belum memiliki kandidat yang tepat.


Tapi memangnya apa yang spesial dari Qing Yu? Dia terlihat sangat rapuh dan lemah. Mungkin dia akan langsung terjatuh jika terkena badai. Bagaimana mungkin Zu Tiankong tertarik dengan orang seperti itu?


Qing Yue'er tidak tahu bagaimana menyikapi hal ini. Sebenarnya buku tentang teknik formasi roh yang dia dapatkan dari manusia mumi memiliki isi yang sangat padat dan jelas. Dia hanya perlu mempelajarinya dan dia pasti akan bisa menguasai teknik formasi roh setidaknya sampai level biru.


"Bagaimana? Apa kamu mau menjadi muridku?" tanya Zu Tiankong.


Qing Yue'er melirik Zu Tiakong yang saat ini memiliki antisipasi dalam sorot matanya. Jika dia menolaknya, mungkin itu akan mengecewakannya. Akhirnya dia memutuskan untuk menerimanya. Mungkin dia bisa mempelajari hal yang lebih banyak lagi dari pada buku teknik formasi roh.


"Baik, murid ini bersedia." Qing Yue'er membungkuk untuk memberikan penghormatan sebanyak tiga kali.


Zu Tiankong merasa sangat puas. Akhirnya dia telah menemukan murid yang cocok untuk mewariskan teknik formasi rohnya. Dia sudah tidak muda lagi, masalah hidup dan mati tidak bisa diramalkan oleh manusia.


Dia hanya khawatir jika ilmu dan pengalaman yang dia dapatkan selama hidupnya tidak bisa diwariskan ke orang lain. Jika teknik bisa diteruskan maka teknik itu tidak akan mati. Itu berarti usaha seseorang tidak menjadi sia-sia.


"Kalau begitu datanglah tiga hari setelah ini ke tempatku. Aku akan mulai mengajarimu saat itu juga."


Setelah mengatakan itu, Zu Tiankong berjalan pergi. Namun sebelum itu, dia berbalik menatap murid-murid yang masih berkerumun dengan bisikan-bisikan di mulutnya.


"Apa kalian masih belum puas menonton? Cepat kembali! Benar-benar tidak disiplin!"


Mendengar teriakan Zu Tiankong, mereka langsung membubarkan diri. Lagi pula pertunjukan juga sudah berakhir jadi tidak ada lagi hal yang bagus untuk ditonton.


Setelah menyelesaikan semua keributan, Qing Yue'er kembali ke asramanya. Dia sudah mendapatkan batu roh yang melimpah, sebagian juga sudah dia berikan kepada Qi Rong. Bagaimanapun juga pria itu yang sudah membawanya untuk menyembuhkan Wang Xun.


Saat ini langit sudah menggelap. Qing Yue'er memasuki dimensinya untuk menemui Ying Jun. Tiba-tiba dia merindukan makhluk kecil yang menggemaskan itu.


Saat dia memasuki gua, dia melihat Ying Jun yang sedang berbaring di atas batu. Tangannya digunakan sebagai bantalan kepalanya. Nafasnya terlihat sangat teratur. Sepertinya dia sedang tertidur.


Apakah makhluk mitos sepertinya bahkan masih membutuhkan tidur? Ck, orang ini hanya tidak tahu bagaimana menghabiskan waktunya.


Qing Yue'er akhirnya turun ke kolam untuk berendam. Dia membuka jubah luarnya dan langsung memasuki air. Sensasi yang menyegarkan meresap ke tubuhnya, membebaskan dia dari kelelahan yang telah menghinggapinya.


Saat matanya terpejam, cahaya bulan masuk dari lubang di atas gua. Tubuhnya diselimuti oleh sinar bulan yang lembut. Jika orang lain melihatnya, mereka akan berdecak kagum dengan pemandangan yang indah ini.


Qing Yue'er berendam dalam waktu satu jam. Saat ini tubuhnya terlihat sangat bercahaya. Jika dibandingkan dengan pertama kali dia melihat tubuh ini, itu memiliki perbedaan seperti langit dan bumi.


Ketika pertama kali dia melihat tubuh yang disinggahinya, itu sebenarnya membuat dia merasa kecewa. Bagaimana tidak? Dulu di bumi tentu saja dia adalah seorang gadis yang sangat cantik. Namun ternyata dia dikirim masuk ke tubuh yang hanya bisa dikatakan standar. Itu akan terasa tidak baik, bukan?


Tapi sekarang dia kembali merasa senang. Berkat air suci Yin Yang yang sering digunakan, tubuhnya banyak mengalami perubahan yang sangat menakjubkan. Ini tidak berlebihan, semuanya memang sangat nyata.


Wajahnya yang awalnya hanya biasa saja sekarang sudah bisa dikatakan sebagai kecantikan yang menjatuhkan kota. Bahkan dia tidak menyadari sejak kapan tubuhnya telah berkembang menjadi lebih mempesona.


Sekarang jika dia harus menyamar sebagai laki-laki, dia harus memperketat bungkusan dadanya. Mungkin itu akan sedikit menyesakkan untuknya. Tapi ini masih lebih menyenangkan baginya dari pada harus menggunakan cadar untuk menutup wajahnya.


Saat dia sedang serius memperhatikan tubuhnya, tiba-tiba suara yang memekakkan telinga bergema di seluruh gua. Suara itu membuat qi spiritual dalam tubuh Qing Yue'er melemah. Dia bisa merasakan aura berbahaya yang menyebar dari dalam kolam.


Dengan cepat dia melompat mendarat di tepi kolam. Dia mengerutkan alisnya dalam-dalam. Suara apa itu? Mungkinkah ada sesuatu di dalam kolam?


Selama ini dia tidak pernah menemukan hal yang abnormal. Walaupun kolam ini cukup dalam tapi dia masih bisa melihat dasarnya. Semuanya terlihat sangat biasa, tidak ada sesuatu yang mencurigakan.


Ying Jun yang sebelumnya terlelap langsung membuka matanya. Dengan secepat kilat tubuhnya yang mungil melayang di atas kolam. Dia tidak pernah berharap sesuatu yang telah ada disana selama lebih dari 1000 tahun masih memiliki permusuhan yang kuat.


"Tuan, konsentrasi. Jangan sampai suara itu mengalihkan kesadaranmu. Aku akan turun kebawah," ucap Ying Jun dengan ekspresi yang sedingin es.


Qing Yue'er menganggukkan kepala. "Berhati-hatilah."


Dia merasa sedikit cemas. Sebelumnya dia belum pernah melihat wajah Ying Jun yang sedingin es. Orang itu selalu menjadi acuh tak acuh diluar pengawasan Mo Jingtian. Mungkinkah hal yang ada di dalam memang sangat menakutkan?


Ying Jun meluncur masuk kedalam kolam. Saat dia tiba di dasar kolam, tangannya melakukan segel tangan yang sangat aneh. Itu terlihat sangat rumit, namun kekuatan yang terpancar benar-benar membuatnya takjub.


Walaupun dia sudah pernah menggunakan segel tangan ini selama beberapa kali, dia masih merasa heran dengan kekuatannya. Orang yang menciptakan segel ini harus menjadi sangat luar biasa.


Setelah menyelesaikan segel tangan, seuntai cahaya ungu melesat keluar dari tangan mungil Ying Jun. Cahaya itu melebar dan melapisi dasar kolam membentuk pola yang agung. Pola itu sangat sulit untuk digambarkan.


"Kamu tidak berhak untuk memberontak!" Dia berteriak dengan kasar.


Namun tiba-tiba Ying Jun merasa tubuhnya melemah. Pandangannya menjadi buram saat kesadarannya mulai menghilang. Setelah itu dia tidak bisa lagi merasakan apa yang terjadi.