
Setelah melihat Nela pergi dari mansion Miranda, Robert segera masuk ke dalam kamar Miranda untuk berbicara empat mata dengan istri pertamanya itu.
"Ada apa lagi? Apa masih ada yang ingin kau bicarakan?" tanya Miranda saat Robert masuk ke dalam kamar. Sejujurnya ia enggan jika harus berdebat dengan pria yang masih berstatus sebagai suaminya itu, karena pikirannya masih kacau karena permasalahan Lara dan Edgar.
Robert hanya diam. Ia menatap istri yang sangat dicintainya itu dengan tatapan tak terbaca.
"Kenapa kau diam saja? Jika tidak ada yang ingin kau sampaikan keluarlah!"
Namun Robert masih diam berdiri ditempatnya, tak bergerak sedikitpun meski Miranda mengusir.
"Robert aku sedang tidak ingin bercanda. Aku lelah semalam tak tidur, dan—"
"Siapa pria itu?" potong Robert dengan cepat.
"Pria? Pria yang mana?" tanya Miranda tak mengerti dan mulai kesal dengan sikap aneh suaminya.
"Sudah sekian lama aku menahannya Miranda, aku tidak berani bertanya siapa pria itu karena hati ku masih sakit untuk menerima semua itu.Tapi sekarang kondisinya sudah seperti ini? Jadi jawab siapa pria itu? Siapa ayah kandung Lara?"
Deg.
Miranda mengerutkan keningnya dengan bingung. Omong kosong macam apa yang diucapkan suaminya? Apakah Robert mendadak gila karena permasalahan Edgar dan Lara, sampai bertanya sesuatu yang tidak masuk diakal.
"Sudah aku katakan jangan bercanda Robert, aku—"
Inilah yang paling dibenci dan dihindari Robert selama bertahun-tahun lamanya, yaitu menguak Scandal yang dibuat Miranda. Ya, selama ini Robert menutup mata dengan perselingkuhan yang dilakukan Miranda dan menerima Lara sebagai putrinya hanya karena rasa cinta dan rasa bersalahnya yang begitu besar pada wanita itu.
Robert merasa gagal sebagai kepala rumah tangga saat tahu Miranda selingkuh, namun di satu sisi dia pun tidak bisa menyalahkan Miranda karena sejatinya Robert lah yang lebih dulu berselingkuh dengan Nela. Karena itulah Robert memilih tinggal bersama Nela dari pada Miranda, karena ia masih belum bisa memaafkan tapi juga tidak bisa melepas Miranda. Terlebih Nela mengancam akan menguak Scandal yang dilakukan Miranda pada keluarga besarnya jika ia memilih tinggal bersama istri pertamanya itu, dan Robert tidak mau sampai berpisah dengan cinta pertamanya, yaitu Miranda.
Tapi sekarang situasinya berbeda, Lara dan Edgar terlibat scandal besar. Dan untuk membuat keputusan yang penting dia butuh kejujuran dari Miranda.
"Kau itu bicara apa Robert? Aku tidak pernah selingkuh darimu." Ucap Miranda semakin kesal. Setelah permalasahan yang terjadi pada Lara kini suaminya menuduh dia selingkuh dengan pria lain. Luar biasa sekali bukan hari yang dihadapi seorang Miranda.
"Kalau kau tidak selingkuh tidak mungkin ada Lara, dia bukan anakku Miranda."
"Cukup Robert! Aku tahu sejak dulu kau tidak suka dan kecewa dengan keberadaan Lara karena kau menginginkan anak laki-laki. Tapi bukan berarti kau berhak meragukan dia dan menuduhku berselingkuh."
"Karena kenyataannya seperti itu Miranda. Lara bukan anakku."
Plak
Miranda yang sangat marah menampar pipi Robert degan kuat, hingga meninggalkan jejak merah di pipi suaminya.
"Kau benar-benar keterlaluan, aku sangat membencimu!" umpat Miranda dengan penuh amarah.
Robert mengusap pipinya tak kalah emosi. Dengan cepat ia berjalan menuju ruang kerjanya untuk mengambil bukti tentang Lara, meninggalkan Miranda yang terlihat masih tak percaya dengan semua tuduhan Robert.